18

mencoba kembali mengirimkan pesan, dan ternyata tidak ada satupun balasan, hari-hariku terasa hampa tanpa pesan darimu.

Aku memutuskan untuk lebih fokus pada usahaku, menyemangati diri sendiri, lebih mendekatkan diri pada tuhan, mendengarkan tausiah-tausiah yang dapat memotivasi diri untuk bangkit kembali.

karena mungkin tuhan tahu yang terbaik untukku, tuhan memisahkan kita agar kita bisa saling introspeksi diri. belajar memahami tentang kehidupan, belajar mencintai diri sendiri, membahagiakan diri sendiri.

pagi hari, aku mengantarkan anakku sekolah dan langsung menuju tempat kamu bekerja untuk mengisi stock barang ditoko. sesampainya di depan tokomu, aku memarkirkan mobil aku lihat kamu ada didepan toko.

aku masuk sambil tersenyum kepada kamu tetapi tidak saling menyapa. ketika sedang di depan kasir handphone ku berdering dan ada panggilan masuk dari nomor tidak dikenal.

"Hallo assalamu'alaikum. " aku menjawab.

"waalaikumsalam, ini a Rangga. mau ngobrol sesuatu. "

"A Ranggamana? "

aku melihat kedepan dan merasa heran, aku melihat kamu tidak memegang handphone, lagi cek barang belanjaan orang. mungkin ada orang iseng.

Aku menghampiri kamu dan duduk disamping mu, sayang nya kamu hanya terdiam dan tersenyum tidak ada satu kata pun yang kamu ucapkan padaku.

tidak menyapa sama sekali apalagi ngobrol, padahal teman-temanmu menggoda kamu, mengajak kamu bercanda.

tapi kamu tidak merespon hanya diam dan tersenyum. akhirnya aku pergi menuju mobilku, aku nyalakan mesin mobil ku lalu aku mengirimkan pesan.

"pulang ya. "

"iya. "

"kenapa diem aja, ga mau ngobrol? "

"bingung ngobrol apa. "

"dasar, semangat ya kerjanya. "

Dari balik kaca mobilku aku melihat kamu tersenyum, aku pun berlalu pulang.

hari berganti hari aku menunggu pesan darimu untuk sekedar mengetahui kabar, ternyata tidak ada satupun pesan. yang ada malah pesan dari Ditto mantan suami ku dia bilang.

"Jarel lagi apa? gimana keadaan toko sekarang?"

"Belum pulang, baru mau dijemput. Barang toko abis. "

aku jawab dengan sedikit kesal. karena yang aku tunggu bukan pesan darinya.

"Omset gimana? Pajak sama service mobil gimana? "

aku jawab

"Omset terjun bebas, karena barangnya berkurang. uangnya diambil cicilan dua bulan sama pajak tahunan mobil. service ga bisa, ga ada uang. "

"Apa rumah mau dijual aja, buat lunasin cicilan. "

"Jangan, cicilan Mau aku usahain semampu aku."

"Ya udah, semangat. Aku percaya kamu bisa. Aku sih pengennya kalo rumah mau dijual, kamu yang beli. Biar tenang aku de. Syukur-syukur nanti ada suami baru, bisa bantu kamu."

"Amin, do'ain aja, susah nemu laki-laki yang sanggup. beban aku terlalu banyak, pikir dua kali laki-laki yang mau nikahinnya juga."

"Insya Allah ada, di do'ain ko. ntar kabarin kalo udah bareng jarel aku mau nelpon."

"Jarel nya ga mau ngomong."

Semenjak ayah nya pergi dari rumah anakku ga mau kenal lagi dengan ayahnya. dia selalu bilang, ayah pergi pake motor bawa tas besar dua. bawa selimut bedcover dan bantal dari kamar ayah, salaman sama aa. ga bilang mamah, ga bilang kakek, pergi aja ga tau mau kemana.

ayahnya udah ga sayang sama aa, udah ga sayang sama mamah. Ayah nya jangan pulang lagi kerumah, silahkan pergi aja.

Ditto pun membalas pesannya.

"Ga boleh gitu jarel. Tolong kamu kasih penjelasan ke anaknya, jangan malah dijauhin, masalah ini ga ada urusannya sama jarel. jelasin sampe dia ngerti, sampe kapanpun jarel tetep anak aku. "

aku tidak mengerti anakku Jarel Arsenio Ariwibowo perasaannya begitu peka padahal usianya baru 5 tahun. Bahkan nama panjang pemberian ayahnya pun tidak mau dia pake.

"Mamah bilang bu guru nama aa Jarel aja, jangan panjang-panjang. "

"Ga boleh gitu aa, itu kan ada nama ayahnya. kalo cuma panggilan boleh jarel aja. "

"Ga mau, buat apa? kan udah pisah, ayahnya juga pergi, mamahnya juga dikasih talaknya 3. Ayah udah ga sayang sama kita, mamah. "

Aku ingin menangis mendengarkan ucapan anakku, entah dia tau darimana. Padahal aku selalu mencoba terlihat kuat didepan anakku. Dia terlalu dini untuk merasakan rasa sakit yang dirasakan ibunya.

Terpopuler

Comments

Fa Rel

Fa Rel

usaha sendiri donk jd wanita kok ngandelin doank.ta kabur yg qm.taksir hadeh

2022-06-05

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!