Libra vs Karasuka 3

Sekarang libra telah berdiri tegak wajahnya agak mengerikan karena kekuatan pada tubuhnya telah kembali

pulih, garis-garis berwarna biru yang terang telah menyelimuti tubuhnya bersamaan matanya yang merah menyala. Dia menoleh kearah saudara sepupu dan anak buahnya dengan tatapan mata yang tajam kemudian mengatakan. " Pergilah "

lalu kembali berkata ; "Tadi aku dengar ada yang ingin membunuhku, datang dan cobalah kalau bisa."

Dia merentangkan tangannya sambil menyeringai kearah jonatan yang sedang menatapnya ketakutan.

"Hahaha.. Kenapa sekarang kau

takut? Ayolah bunuh aku" Teriak libra mengejek. Seketika wajahnya berubah pias, seperti bayangan dia bergerak sangat cepat meninju kepala jonathan hingga hancur tak bersisa. Mata semua orang terbelalak melihat tubuh jonathan yang jatuh tak berkepala, lalu dia berkata ; " Inilah balasan karena menghianatiku. "

Lalu matanya tertuju pada karasuka dan lazio " Kalian cari mati datang padaku." Lazio terlihat sedikit gentar melihat libra tapi tidak dengan karasuka, dia terlihat begitu tenang tanpa sedikitpun perubahan yang terlihat di raut wajahnya yang dingin. Dengan jubah putih rambut di ikat kebelakang dia berdiri kokoh seperti gunung es di antartika. Kewibawaan terlihat sangat jelas pada sosoknya.

Dengan tiba-tiba secepat angin libra merangsek maju meninju dada lazio dengan tenaga penuh hingga membuatnya terbang menembus tembok, tembok itu berlubang oleh kerasnya benturan tubuh lazio yang telah terbang di tinju libra. Kemudian dia berbalik seperti setan menyerang karasuka tapi dalam sekejap karasuka menghilang dari hadapannya.

' Huh.. gadis ini sangat cepat dan kuat tapi bagaimana dia bisa menghilang begitu saja dari hadapanku. '

Belum sempat dia selesai bergumam karasuka azumi telah datang meninjunya dari arah belakang tubuhnya.

" Bum "

Pukulan yang sangat keras dan bertenaga membuatnya terbang menabrak tiang beton penyangga bangunan hingga bangunan itu menjadi runtuh. " Sial gadis ini sangat kuat" dia sedang menggerutu saat bola matanya menangkap bayangan yang cepat menuju kearahnya. " Aku tidak lemah.." Gerutunya, kemudian dia bangkit dan menyerang secepat kilat kearah bayangan itu.

"Bum"

Dua kekuatan telah bertemu saling memberikan pukulan, mereka berdua terlempar jauh kebelakang menabrak apa saja yang ada di belakangnya.

"Uhuk uhuk" Seteguk darah keluar dari mulut karasuka sambil memegang dadanya. " Sial pukulannya sangat

kuat " Napasnya terengah-engah berdiri kembali sambil menarik pedang yang tersimpan dalam jubahnya.

"Duar"

Tembok batu di hadapannya hancur seketika saat libra menabrak dengan kuat, sekarang dia berdiri tepat di hadapannya.

"Bagaimana, apa itu sakit?" Ejek libra.

"Diam kau" Balas karasuka, Tiba-tiba dia menghilang dan muncul di belakang libra sambil menusukkan

pedangnya.

"Jlebb."

"Cobalah pedang ini, ia terbuat dari induk besi yang sangat keras dan tajam." Seringai buas karasuka.

"Ahk.." Erang libra menahan sakit sambil mendongak kebawah melihat perutnya telah terluka dan berdarah oleh tusukan pedang milik karasuka yang menembus tubuhnya.

Sesaat setelah itu rahangnya mengeras merentangkan tangan kanannya kebawah sambil membuka jari

jarinya, sejurus itu keluar sebilah pedang berselimut api dari dalam tangannya.

" Cobalah pedang ini, ia terbentuk dari api kemarahan " Seringai beringas libra. Sejurus itu dia berbalik dengan sangat cepat menebas kearah leher karasuka.

" Ting..ng..ng.. "

Suara keras dari benturan antara pedang libra dan karasuka yang menimbulkan percikan api, mereka berdua sama-sama memiliki kekuatan supranatural yang sangat kuat.

" Kau memang hebat." Seringai libra memuji karasuka.

"Kau juga." Balas karasuka

sambil tersenyum penuh

makna, mereka berdua kembali

saling menyerang. Apapun yang ada

di dekat mereka hancur terkena imbas dari pertarungan itu, hingga hanya menyisakan puing-puing dari runtuhan rumah keluarga pratama.

Di sudut lain lazio terduduk lemas memuntahkan darah, napasnya terengah-engah sambil memegangi dadanya. " Gila.. bocah ini kuat sekali " Dia berusaha untuk bangkit namun kedua kakinya sudah tidak mampu menopang tubuhnya, dia sudah kehabisan tenaga dan kehilangan kekuatannya. akhirnya dia hanya bisa terbaring lemah di atas reruntuhan yang berantakan.

Sedangkan seno rubi zalia geri dan semua orang yang ada di situ, mereka tidak melakukan apapun selain menjadi penonton pertarungan dahsyat itu.

"Apa kita harus menolongnya?." Ucap zalia yang tampak bingung di wajahnya.

"Apa kau sudah gila? Memangnya apa yang bisa kita lakukan untuk melawan gadis itu, lihatlah kekuatannya setara dengan libra." Timpal leo.

"Jadi apa kita harus melihatnya

saja." Balas zalia.

"sudah kubilang tidak ada yang bisa kita lakukan selain melihat akhir dari pertarungan ini." Tegas leo.

# # #

' Sepertinya jubah itu bukan jubah

biasa, itu pasti jubah yang memiliki kekuatan supranatural yang mampu melindungi tubuh pemakainya dari terluka. Jubah itu jugalah yang membuat pemiliknya bisa menghilang sekejap mata, pantas saja pedangku tidak bisa menggores bahkan menyentuh kulitnya. Jika terus begini kekuatan pada tubuhku akan terus terkuras, aku harus memikirkan cara untuk mengalahkannya.' Gumam Libra.

"Apa yang sedang kau pikirkan? Apakah kau sedang mengagumi ku karena memiliki kemampuan yang setara denganmu walaupun aku seorang wanita. He he.. aku bukan gadis lemah seperti mereka, jadi berhati-hatilah denganku. " Karasuka tersenyum sinis tapi malah terlihat manis. " Setiap luka yang kuberikan akibat tusukan atau goresan dari pedangku, akan terus menguras kekuatan pada tubuhmu,

benarkan?." Lanjutnya. Kembali karasuka tersenyum serasa

mengejek libra.

Libra kesal, dia merasa di rendahkan seorang gadis. "Rasakan ini" Dengan geram dia menyerang karasuka membabi-buta, tapi tetap saja dia gagal untuk melukainya. Karasuka selalu saja bisa menghindar atau menangkis serangannya, bahkan di saat terdesak dia bisa menghilang dan muncul di sisi lain sambil menyerangnya. Sementara kekuatan yang melindungi tubuhnya terus berkurang akibat banyaknya luka akibat serangan pedang karasuka. " Sial kalau terus begini aku pasti akan kalah, harus ada cara untuk melukainya. Pedang tidak bisa menyentuh kulitnya, tapi tinju

pasti bisa membuat luka dalam padanya." Gumamnya.

Setelah memikirkan cara, dia memindahkan pedang ke tangan

kirinya. Agar dia dapat melakukan pukulan dari tangan kanannya, dia sengaja memberi peluang pada Karasuka untuk melakukan serangan terbuka dari depannya.

Rencananya berhasil, secepat kilat Karasuka datang menusukkan pedangnya ke jantung hingga menembus tubuhnya, tapi pada saat yang sama dia meninju keras ketempat yang sama di dada karasuka.

"Jlebb.."

"Bum.."

Karasuka terpental jauh menabrak apa saja yang ada di belakangnya akibat serangan tinju libra. Sedangkan libra terjatuh akibat pedang Karasuka yang telah menembus jantungnya, darah mengalir deras dari lukanya membanjiri lantai, dia terlihat lemah dan perlahan menutup mata. Wana biru pada garis-garis di tubuhnya mulai redup perlahan pudar.

Karasuka sendiri telah mengalami luka dalam yang sagat parah, dia terkulai lemah setelah libra meninju tepat di dadanya pada tempat yang

sama. Napasnya memburu seiring darah yang terus keluar dari rongga mulutnya, perlahan dia pingsan dan menutup mata.

Hiro dan yakuza berlari dengan kencang kearah Karasuka, begitu juga dengan arumi dan rombongannya, masing-masing terlihat cemas memikirkan orang yang telah jadi pemimpin mereka.

Bersambung

Terpopuler

Comments

auliasiamatir

auliasiamatir

beuh mantap, mudah mudahan nanti berjodoh ya mereka biar anak anak nya jadi penguasa ilmu bela diri

2022-12-28

1

Heri Anto

Heri Anto

siapa yang menang?🤔

2022-12-24

0

neng ade

neng ade

tegang .. kedua nya mempunyai kekuatan supranatural yg sama2 kuat .. apakah kedua nya akan selamat ?? hanya othor yg tau .. tp aku berharap Libra bisa diselamatkan ..😢

2022-10-09

0

lihat semua
Episodes
1 Libra aeros
2 Dendam berkarat
3 bertemu orang tua kandung
4 pertarungan antar generasi
5 Srigala api dan elang putih
6 Kasih sayang seorang ibu
7 pesan untuk anak tersayang
8 harapan jamilah
9 Tiger Wolf
10 Pemimpin serigala api
11 Kematian jamilah
12 Serangan Tiger Wolf
13 Iblis
14 RTB
15 Markas di hutan
16 Karasuka azumi
17 pertempuran kedua
18 Libra vs Karasuka
19 Libra vs Karasuka 2
20 Libra vs Karasuka 3
21 bergabungnya karasuka dan lazio ke RTB
22 Motor kesayangan
23 Salsabila nastiti
24 Remaja Tangan Besi
25 Jubah pelindung
26 Balap motor
27 penyelamatan keluarga Aleksander
28 Enam pemuda pemberani
29 pulang ke markas
30 Balab mobil
31 pergi ke klub
32 Taruhan minuman
33 Karasuka azumi dan Salsabila nastiti
34 Kota M
35 Pergi kuliah
36 Air terjun
37 Air terjun 2
38 Air terjun 3
39 Kedatangan Platinum
40 Serangan Platinum kemutiara
41 Serangan Platinum kemutiara 2
42 Serangan Platinum kemutiara 3
43 Serangan Platinum kemutiara 4
44 Bangkitnya kemarahan Salsa
45 Salsa Vs Karasuka
46 Setan gila
47 Setan gila 2
48 Penthouse
49 One by one
50 One by one 2
51 One by one 3
52 Kehilangan
53 Hiu
54 Ikan Hiu
55 Manusia berdarah dingin
56 Cari makan
57 H2O
58 Libra
59 Tirex
60 Anisa malaya
61 Baku hantam
62 Baku hantam 2
63 Di culik
64 Bawah tanah
65 Bintang di atas langit
66 Pujaan hati
67 Berjumpa lagi
68 Pagi hari
69 Ingat kembali
70 Merindukanmu
71 Kampung nelayan
72 Kampung nelayan 2
73 Hamparan pasir
74 Pantai
75 Berbunga-bunga
76 Noda darah
77 Wanita kuat
78 Mereka lagi
79 Serum baru
80 Bocah tengik
81 Merah dan Hijau
82 Speechless
83 Begitu katanya
84 Pemuda kampung
85 Ketemu lawan
86 Draft. Melongo
Episodes

Updated 86 Episodes

1
Libra aeros
2
Dendam berkarat
3
bertemu orang tua kandung
4
pertarungan antar generasi
5
Srigala api dan elang putih
6
Kasih sayang seorang ibu
7
pesan untuk anak tersayang
8
harapan jamilah
9
Tiger Wolf
10
Pemimpin serigala api
11
Kematian jamilah
12
Serangan Tiger Wolf
13
Iblis
14
RTB
15
Markas di hutan
16
Karasuka azumi
17
pertempuran kedua
18
Libra vs Karasuka
19
Libra vs Karasuka 2
20
Libra vs Karasuka 3
21
bergabungnya karasuka dan lazio ke RTB
22
Motor kesayangan
23
Salsabila nastiti
24
Remaja Tangan Besi
25
Jubah pelindung
26
Balap motor
27
penyelamatan keluarga Aleksander
28
Enam pemuda pemberani
29
pulang ke markas
30
Balab mobil
31
pergi ke klub
32
Taruhan minuman
33
Karasuka azumi dan Salsabila nastiti
34
Kota M
35
Pergi kuliah
36
Air terjun
37
Air terjun 2
38
Air terjun 3
39
Kedatangan Platinum
40
Serangan Platinum kemutiara
41
Serangan Platinum kemutiara 2
42
Serangan Platinum kemutiara 3
43
Serangan Platinum kemutiara 4
44
Bangkitnya kemarahan Salsa
45
Salsa Vs Karasuka
46
Setan gila
47
Setan gila 2
48
Penthouse
49
One by one
50
One by one 2
51
One by one 3
52
Kehilangan
53
Hiu
54
Ikan Hiu
55
Manusia berdarah dingin
56
Cari makan
57
H2O
58
Libra
59
Tirex
60
Anisa malaya
61
Baku hantam
62
Baku hantam 2
63
Di culik
64
Bawah tanah
65
Bintang di atas langit
66
Pujaan hati
67
Berjumpa lagi
68
Pagi hari
69
Ingat kembali
70
Merindukanmu
71
Kampung nelayan
72
Kampung nelayan 2
73
Hamparan pasir
74
Pantai
75
Berbunga-bunga
76
Noda darah
77
Wanita kuat
78
Mereka lagi
79
Serum baru
80
Bocah tengik
81
Merah dan Hijau
82
Speechless
83
Begitu katanya
84
Pemuda kampung
85
Ketemu lawan
86
Draft. Melongo

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!