Kematian jamilah

Dalam rumah sakit jantung libra terasa

berdegup kencang, setelah mendengar suara tangis ketika membuka pintu ruangan, dimana tempat ibunya telah

di rawat. Bungkus nasi yang dia bawa

tak terasa terlepas dari tangannya.

Dia berdiri lunglai menatap tempat tidur, di mana wajah ibunya yang terlihat damai, telah menjadi pucat dan menutup mata untuk selamanya.

Walaupun libra tidak terisak, tapi air

mata cukup deras meluncur dari sudut matanya. Perlahan dia berjalan

mendekati jamilah dan duduk di sisi ibunya yang telah terbujur tak bernyawa.

"Kenapa tidak menungguku? " Ucap

libra lirih seraya memeluk erat tubuh itu

seakan tak ingin melepaskannya. Jiwa

libra sekarang telah terbelenggu

dalam kesedihan yang amat dalam.

"Sudahlah libra, ikhlaskan ibumu, ini

sudah takdir dari Tuhan. Berdoalah

untuk kedamaian ibumu di sana" Naira

coba menghibur dan membuat tenang

hati libra yang sedang di rundung

kesedihan.

"Benar libra, kau harus mengikhlaskan

ibumu. Dia telah lama menderita oleh

penyakit leukemia yang ada di dalam tubuhnya" timpal dokter nadin.

Libra mendongakkan kepala setelah

mendengar apa yang di katakan dokter

nadin padanya.

"Apakah ibuku telah lama menghidap penyakit ini? " tanya libra pada dokter nadin.

"Ya" balas dokter nadin.

"Lalu kenapa ibu tidak pernah

mengatakannya padaku? tanya libra

lagi.

" Sebab ibumu sangat menyayangimu.

dia tidak ingin kau cemas dan khawatir

setelah mengetahuinya " jelas dokter

nadin. Kemudian dia melanjutkan.

"Oleh sebab itu ikhlaslah, dia sudah lama menahan deritanya untukmu,

berdoalah untuknya. Semoga dia

mendapat kedamaian atas

kebaikannya padamu. Sekarang ini yang bisa kita lakukan untuknya

hanyalah mengurus jenazahnya

dengan baik. Dengan begitu jiwa

ibumu akan merasa tenang dan damai di sana".

* * *

Di tempat lain. Di sebuah Vila yang megah bak istana di ibukota. Seorang

pria berjas berumur empat puluhan yang memiliki wajah yang tampan tapi terlihat dingin dan sangar, memukul meja dan berteriak marah.

Dia adalah Arendra Wijaya. Seorang pengusaha terkenal di ibukota, pemilik perusahaan tambang emas dan minyak. Tapi di balik semua itu, dia juga seorang ketua dari organisasi mafia terbesar di ibukota.

Dialah ketua dari organisasi kelompok mafia Tiger wolf yang terkenal sadis dan kejam itu. Kelompok itu adalah mafia besar yang memiliki jaringan hingga keluar negeri.

"Katakan apa yang telah terjadi" Suara bariton Arendra Wijaya memecah kesunyian ruangan sambil menatap dingin wajah Baron yang tertunduk lesu.

"Maaf bos.. Atas ketidak mampuanku

menguasai kota M.

Aku terlalu lemah untuk memperluas daerah kekuasaan hingga kesana.

Seorang pemuda telah menggagalkan rencanaku untuk menghancurkan kelompok Srigala api. Aku mendapat informasi kalau pemuda itu adalah cucu dari Daris pratama ketua dari kelompok Elang putih " Kata baron takut takut.

"Huh.. menghadapi kumpulan kecil dan seorang pemuda saja kau tidak mampu" Gerutu arendra wijaya sambil menghembuskan asap rokok ke udara.

Pada hari ini, semua bos para mafia yang berada di bawah naungan Tiger wolf mengadakan pertemuan.

Mereka datang dari dalam dan luar kota, bahkan hari ini terdapat tiga orang perwakilan dari kelompok mafia di luar negeri.

Mereka adalah;

Wilyam ; Dari Perancis

Bram wilis ; Dari Jerman

Karasuka azumi ; Dari Jepang

Arendra Wijaya duduk dengan gagah sambil menatap tajam orang orang yang duduk berjejer di hadapannya.

Dengan di temani seorang gadis cantik yang sedang menuangkan minuman keras ke gelasnya.

Arendra meraih gelas itu, lalu menenggak minuman beralkohol berdosis tinggi itu dengan elegan. Lalu dia berkata pada baron.

"Besok bawa orang lebih banyak ke kota M. Kuasai daerah itu, hancurkan siapa saja yang menghalangimu. Dan kalian.. " Arendra menatap para bos mafia yang bernaung di bawah kekuasaannya.

"Siapapun di antara kalian yang ikut membantu menguasai kota M, maka aku akan memberikan ganjaran yang sangat besar pada kalian"

Kemudian ada dua orang bos yang tertarik dengan ajuan arendra, dan mereka langsung mengajukan diri untuk ikut membantu baron menguasai kota M.

Mereka adalah Argan dan Arbeto, masing-masing ketua dari mafia yang berada di bawah naungan Tiger wolf.

Tiger wolf adalah organisasi mafia yang berbasis segalanya. Tidak peduli itu legal atau ilegal, selama masih bisa menghasilkan uang yang banyak, pasti mereka akan melakukannya.

"Tuan arendra.. Saya datang dari Jepang mewakili organisasi kami untuk melakukan bisnis. Nama saya Karasuka azumi, saya di perintahkan untuk melakukan pembicaraan mengenai barang yang akan tuan arendra kirimkan. Sebagai gantinya. Tuan bisa meminta barang apa saja yang bisa kami kirim dari negara kami."

"Waw.. kalau begitu aku sangat senang bisa berbisnis dengan kalian" Balas arendra.

Matanya begitu tajam menatap kecantikan Karasuka azumi.

*Gadis ini jauh lebih cantik bila di bandingkan dengan wanita di sebelahku. Kecantikannya bak peri maupun dewi yang turun dari

langit. Aku sungguh tergoda dengannya* Gumam arendra.

Karasuka memang memiliki kecantikan yang luar biasa, setiap lelaki pasti akan tergoda jika melihatnya, tapi jangan main-main dengannya. Dia adalah anggota mafia dari Jepang yang memiliki kemampuan beladiri yang luar biasa dan seorang yang ahli menggunakan pedang samurai.

Begitu juga dengan Wiyam dan Bram wilis. Mereka mewakili kelompok

mafia yang berada di negara masing masing, untuk melakukan negosiasi

bisnis antara kelompok mereka.

* * *

Keesokan harinya. Libra terduduk lesu dan sedih di atas kursi, yang di temani arumi dan zalia dalam rumah sederhana milik almarhum ibunya. Dia tidak mau bicara dan melakukan apapun setelah kembali dari pengebumian ibunya kemarin.

"Jangan terus seperti ini libra. Kau harus tetap kuat menjalani hidupmu, seandainya saja ibumu tau apa yang kau lakukan sekarang ia pasti akan sangat marah padamu. Makanlah nasi ini, kau belum makan dari kemarin, aku telah memasaknya untukmu".

Arumi memasak nasi untuk libra dan membujuknya untuk makan. Tanpa mereka tau, sesuatu telah terjadi dalam kediaman keluarga Aleksander yang sedang dalam keadaan berduka setelah kematian tiga orang ahli keluarganya.

Kelompok mafia milik baron. Yang di bantu oleh kelompok argan dan arbeto telah mengalahkan dan menawan sebagian anggota mafia serigala api.

Dan sekarang mereka sedang bergerak kearah kediaman keluarga Pratama.

Daris pratama yang telah mengetahui kejadian itu, setelah mendapat telepon dari geri aleksander. Langsung melakukan antisipasi.

Dia memanggil semua anggota keluarganya dan mengumpulkan semua anak buah dari kelompok mafia Elang Putih. Untuk mengadakan perlawanan.

Naira yang mendengar akan ada penyerangan dalam keluarganya oleh kelompok mafia dukungan Tiger wolf, menjadi sangat cemas dan diam diam menelepon arumi.

"Drrrt drrrt"

Suara handphone arumi terdengar dan bergetar di atas meja di dekatnya. Kemudian dia meraih handphone itu dan melihat nama momy tertera di layar hpnya.

"Halo mom.. ada apa? Kata arumi bertanya setelah menekan tombol Oke pada hpnya.

" Apa kau masih di rumah libra? " Tanya

naira.

"Ia mom.. memang kenapa? Balas arumi.

" Tidak ada apa apa, baguslah kau masih di sana, jangan pulang hari ini ".

Arumi terkejut naira memutuskan sambungan telepon secara tiba tiba, ia heran dan penuh tanda tanya dalam hatinya. Tidak pernah ibunya melakukan tindakan seperti itu padanya.

" Ada apa denganmu arumi, kenapa wajahmu terlihat cemas seperti itu " Tanya zalia.

"Entahlah.. aku merasa ada sesuatu yang aneh pada momyku". Balas arumi.

Terpopuler

Comments

neng ade

neng ade

semakin seru dan tegang sekaligus sedih karena ibu yg selama ini merawat dan membesarkan Libra dngn penuh kasih sayang telah tiada
😢😢

2022-10-08

0

auliasiamatir

auliasiamatir

seru nya..

2022-09-06

0

ketombee

ketombee

☕👍

2022-07-28

0

lihat semua
Episodes
1 Libra aeros
2 Dendam berkarat
3 bertemu orang tua kandung
4 pertarungan antar generasi
5 Srigala api dan elang putih
6 Kasih sayang seorang ibu
7 pesan untuk anak tersayang
8 harapan jamilah
9 Tiger Wolf
10 Pemimpin serigala api
11 Kematian jamilah
12 Serangan Tiger Wolf
13 Iblis
14 RTB
15 Markas di hutan
16 Karasuka azumi
17 pertempuran kedua
18 Libra vs Karasuka
19 Libra vs Karasuka 2
20 Libra vs Karasuka 3
21 bergabungnya karasuka dan lazio ke RTB
22 Motor kesayangan
23 Salsabila nastiti
24 Remaja Tangan Besi
25 Jubah pelindung
26 Balap motor
27 penyelamatan keluarga Aleksander
28 Enam pemuda pemberani
29 pulang ke markas
30 Balab mobil
31 pergi ke klub
32 Taruhan minuman
33 Karasuka azumi dan Salsabila nastiti
34 Kota M
35 Pergi kuliah
36 Air terjun
37 Air terjun 2
38 Air terjun 3
39 Kedatangan Platinum
40 Serangan Platinum kemutiara
41 Serangan Platinum kemutiara 2
42 Serangan Platinum kemutiara 3
43 Serangan Platinum kemutiara 4
44 Bangkitnya kemarahan Salsa
45 Salsa Vs Karasuka
46 Setan gila
47 Setan gila 2
48 Penthouse
49 One by one
50 One by one 2
51 One by one 3
52 Kehilangan
53 Hiu
54 Ikan Hiu
55 Manusia berdarah dingin
56 Cari makan
57 H2O
58 Libra
59 Tirex
60 Anisa malaya
61 Baku hantam
62 Baku hantam 2
63 Di culik
64 Bawah tanah
65 Bintang di atas langit
66 Pujaan hati
67 Berjumpa lagi
68 Pagi hari
69 Ingat kembali
70 Merindukanmu
71 Kampung nelayan
72 Kampung nelayan 2
73 Hamparan pasir
74 Pantai
75 Berbunga-bunga
76 Noda darah
77 Wanita kuat
78 Mereka lagi
79 Serum baru
80 Bocah tengik
81 Merah dan Hijau
82 Speechless
83 Begitu katanya
84 Pemuda kampung
85 Ketemu lawan
86 Draft. Melongo
Episodes

Updated 86 Episodes

1
Libra aeros
2
Dendam berkarat
3
bertemu orang tua kandung
4
pertarungan antar generasi
5
Srigala api dan elang putih
6
Kasih sayang seorang ibu
7
pesan untuk anak tersayang
8
harapan jamilah
9
Tiger Wolf
10
Pemimpin serigala api
11
Kematian jamilah
12
Serangan Tiger Wolf
13
Iblis
14
RTB
15
Markas di hutan
16
Karasuka azumi
17
pertempuran kedua
18
Libra vs Karasuka
19
Libra vs Karasuka 2
20
Libra vs Karasuka 3
21
bergabungnya karasuka dan lazio ke RTB
22
Motor kesayangan
23
Salsabila nastiti
24
Remaja Tangan Besi
25
Jubah pelindung
26
Balap motor
27
penyelamatan keluarga Aleksander
28
Enam pemuda pemberani
29
pulang ke markas
30
Balab mobil
31
pergi ke klub
32
Taruhan minuman
33
Karasuka azumi dan Salsabila nastiti
34
Kota M
35
Pergi kuliah
36
Air terjun
37
Air terjun 2
38
Air terjun 3
39
Kedatangan Platinum
40
Serangan Platinum kemutiara
41
Serangan Platinum kemutiara 2
42
Serangan Platinum kemutiara 3
43
Serangan Platinum kemutiara 4
44
Bangkitnya kemarahan Salsa
45
Salsa Vs Karasuka
46
Setan gila
47
Setan gila 2
48
Penthouse
49
One by one
50
One by one 2
51
One by one 3
52
Kehilangan
53
Hiu
54
Ikan Hiu
55
Manusia berdarah dingin
56
Cari makan
57
H2O
58
Libra
59
Tirex
60
Anisa malaya
61
Baku hantam
62
Baku hantam 2
63
Di culik
64
Bawah tanah
65
Bintang di atas langit
66
Pujaan hati
67
Berjumpa lagi
68
Pagi hari
69
Ingat kembali
70
Merindukanmu
71
Kampung nelayan
72
Kampung nelayan 2
73
Hamparan pasir
74
Pantai
75
Berbunga-bunga
76
Noda darah
77
Wanita kuat
78
Mereka lagi
79
Serum baru
80
Bocah tengik
81
Merah dan Hijau
82
Speechless
83
Begitu katanya
84
Pemuda kampung
85
Ketemu lawan
86
Draft. Melongo

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!