" Drrt Drrt " Terdengar suara handphone yang berbunyi dari arah saku celana libra, dengan cepat dia ambil handphone itu dan melihat nama yang tertera pada layarnya. " Rubi " Kata libra sambil mendekatkan handphone ke telinganya.
" Halo " Sambut libra.
" Halo libra.. Aku ingin beri tau sekarang kelompok tiger wolf telah sampai di bandara, mereka datang sangat banyak menaiki tiga jet pribadi dan sekarang bersiap untuk pergi meninggalkan bandara. " Tukas rubi.
" Tunggulah di situ aku akan mengirimkan orang untuk membantumu, aku menginginkan kalian untuk meledakkan ketiga jet pribadi itu hingga tak bersisa." Balas libra.
" Baiklah, aku akan menunggu di sini " Kata rubi seraya memutuskan panggilannya.
" Geri kau pergilah kebandara untuk membantu rubi, aku akan menghubungi nadia dan nadira untuk pergi
kesana, kau hubungi seno dan leo di markas suruh mereka datang membawa beberapa orang jangan lupa bawa senjata dan bahan peledak. Aku akan tetap di sini menunggu mereka. karena mereka pasti akan datang ke tempat ini. " Tukas libra.
" Baiklah. " Kata geri sambil bergegas pergi meninggalkan libra, beberapa hari sebelumnya dia sudah bersama libra
berjaga di kediaman keluarga
pratama, sambil mengendarai mobilnya geri menghubungi seno sesuai yang di perintah oleh libra.
Setelah selesai memberi perintah pada geri dia langsung menyiapkan peralatan yang telah di bawanya dari markas. dia memasang alat peledak di setiap sisi rumah kediaman keluarga pratama lalu duduk bersembunyi sambil mengisi amunisi mesin gan yang sudah di bawanya.
Kalian cari mati karena berani datang menemuiku, kalau kalian menganggap diri kalian iblis maka akulah raja
iblis. Cepatlah datang aku sudah tidak sabar menunggu kematian kalian, hari ini banjir darah akan terulang
kembali, membasahi tanah yang sudah terlihat tandus di rumah ini, he he setidaknya darah kalian akan menjadi penyubur di tanah milik kami.
Seringai iblis telah terlihat kembali di wajahnya dia nampak begitu semangat menanti kedatangan kelompok mafia tiger wolf itu.
# # #
Di tempat lain. Jonatan tampak telah menunjukkan jalan kearah kediaman keluarga pratama, dia berada dalam satu mobil bersama lazio dan karasuka, nampaknya dia telah bersekutu dengan kelompok itu.
" Coba ceritakan padaku apa kelebihan bocah itu " Tanya lazio seraya menatap Jonathan. " Dia memiliki kekuatan supranatural pada garis garis biru yang melekat di tubuhnya, garis garis biru itu akan dengan cepat mengobati luka pada tubuhnya. Aku hanya pernah melihat kelebihan itu padanya." Tukas Jonathan.
" Hm.. hanya begitu saja, aku dengar dia telah membunuh anakmu " Tanya
lazio. " Benar, dia memang telah membunuh roky anakku, oleh sebab itu aku ingin sekali melihat kematiannya di depan mataku." Balas Jonathan.
" he he .. tunggu dan lihatlah nanti, aku juga akan memberikan kesempatan padamu untuk menyiksanya. " ucap lazio sombong bersama seringai iblisnya.
Sedangkan karasuka hanya diam mendengar pembicaraan mereka, dia adalah seorang gadis kuat yang
kejam, terlahir dari garis keturunan mafia kelas atas di negaranya. Tapi dia tidak pernah meremehkan kemampuan orang lain apalagi orang itu adalah lawannya.
Aku sangat penasaran dengan pemuda ini, dia memiliki pelindung hingga mampu mengobati lukanya dengan cepat. Sedangkan aku tidak bisa terluka karena jubah pelindungku. Huh.. sepertinya kami lawan yang cukup setimpal, dia tidak bisa di lukai dan aku tidak bisa terluka. Karasuka bergumam dalam hatinya.
Kota ini lumayan luas, pantas saja tuan Arendra Wijaya ingin menguasai daerah ini, dia bisa menghasilkan uang banyak dengan membuka peluang bisnis yang besar. Gumam lazio.
" Apa perjalanan kita masih jauh?. " Tanya lazio pada Jonathan setelah menoleh padanya.
" Tidak, sebentar lagi kita akan
sampai. " Balas Jonathan.
Iring iringan mobil mewah mulai memasuki lokasi kediaman keluarga pratama, sepanjang perjalanan mereka selalu jadi pusat perhatian orang yang di lewatinya, mereka heran siapa dan dari mana mobil mobil mewah itu.
Sedangkan libra yang masih bersembunyi di dalam sudah mengetahui melalui kamera yang terpasang di pintu gerbang. Dia mulai menampakkan seringai iblisnya sambil bergumam ; " Datanglah pada kematianmu. "
Di luar lazio sudah turun dari dalam mobilnya meninggalkan karasuka yang masih di dalam, dia tersenyum mengejek setelah melihat kamera yang terpasang di pintu gerbang tidak jauh
darinya, kemudian dia menyingkir dari tempatnya lalu berkata pada anak buahnya ; " Tabrak gerbang ini " Teriak lazio sambil menunjuk gerbang itu.
Sebuah mobil tampak melaju dengan pelan untuk menepatkan posisinya, setelah merasa posisi itu sudah tepat. ia melaju dengan kencang menabrak gerbang itu.
" Duar " sesaat kemudian terdengar suara ledakan yang sangat keras dari sebuah bom yang telah di pasang libra di sisi gerbang. Gerbang itu hancur bersamaan mobil yang telah menabraknya.
Di dalam rumah di sebuah ruangan yang agak gelap libra tertawa puas sambil menyeringai. " Aku sudah katakan kalian cari mati datang
padaku hehe. " Kemudian dia berjalan keluar untuk mencari posisi yang tepat sambil membawa mesin gan dalam genggamannya.
Sementara di luar orang orang sangat terkejut begitu mendengar suara ledakan. Lazio yang terlihat begitu berambisi untuk membunuh libra malah tersenyum sambil bergumam.
' Anak pintar, nampaknya dia sudah menyiapkan segalanya '
Kemudian dia berjalan lebih dulu memasuki kediaman keluarga pratama di ikuti semua anak buahnya kecuali karasuka, hiro dan yakuza yang masih tetap berdiam diri di dalam mobilnya.
Saat itu libra yang telah mendapatkan posisi yang tepat di atas sebuah bangunan tingkat milik keluarganya sedang mengintai sambil mengarahkan moncong mesin gan kearah mereka yang ada di bawah.
" ded ded ded ded " Suara mesin gan terdengar keras menghancurkan apa saja yang ada di bawah, termasuk membunuh puluhan orang anak buah lazio yang tidak sempat untuk menghindar dari serangan mengejut yang di lakukan olehnya.
" Cepat menyingkir " Teriak lazio kepada anak buahnya untuk segera mencari tempat berlindung dari serangan itu.
" Di mana dia " Teriak lazio pada anak buahnya.
" Tidak tau bos, tapi sepertinya dia menembaki dari arah atas " Balas seorang anak buahnya.
Saat semua orang tengah sibuk dan kebingungan, karasuka azumi yang masih berada dalam mobil telah melihat posisi libra yang sedang bersembunyi. Kemudian dia keluar menuju arah mobil di belakangnya sambil berkata pada orang yang di dalam. " Keluarkan senjata itu. " Hiro keluar dari mobil itu di ikuti yakuza sambil memegang bazoka di tangannya lalu memberikan pada karasuka.
" Aku ingin lihat, apa kau masih mampu mengobati lukamu " Seiring itu dia langsung menarik pelatuk senjatanya.
" Duar " Ledakan keras terdengar dari tempat persembunyian libra.
# # #
Dan pada waktu yang sama di tempat lain geri leo seno rubi dan beberapa orang saudara sepupu libra bersama anak buahnya telah siap memasang bahan peledak setelah melumpuhkan semua para penjaganya.
" Kami sudah selesai memasang bom waktu di ketiga jet itu " Kata seno kepada geri.
" Bagus, kalau begitu mari kita tinggalkan tempat ini, kita harus pergi membantu libra di kediaman keluarga kalian. " Balas geri sambil berjalan ke arah mobilnya. Begitu juga dengan yang lainnya mereka masing-masing masuk kedalam mobil untuk meninggalkan bandara. Setelah tidak lama mereka meninggalkan tempat itu terdengar suara ledakan yang bertubi-tubi menghancurkan tiga jet pribadi milik Arendra Wijaya.
" Duar"
"Duar"
"Duar"
# # #
" Tempat ini sangat sepi, aku yakin para penghuninya telah pergi kecuali bocah itu, berhati hatilah dia pasti telah mempersiapkan segalanya untuk melawan kita. Pergi menyebar cari di mana dia bersembunyi. " Titah lazio pada anak buahnya.
Semua anak buahnya menyebar dengan menggenggam senjata di tangan mereka masing-masing untuk mencari keberadaan libra.
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 86 Episodes
Comments
Heri Anto
hancurkan semua 💪
2022-12-24
0
ketombee
👍☕☕
2022-07-28
0
dread lock
yah GK jdi balik kerumah nh pesawatnya udh hancur...bakal panjang nh urusan...👍👍
2022-06-29
3