* ibu kandungku terlihat seperti wanita yang baik, tapi kenapa dia tidak menginginkan ku? mungkinkah ada hal yang membuat dia melakukannya atau terpaksa, kalau memang benar. Siapa orang yang membuatku terbuang dari keluarga itu, seandainya saja aku tau, aku akan membuatnya menyesal
seumur hidupnya *
Kemudian libra beralih menatap seorang pria yang sedang berdiri di sebelah wanita yang telah dia yakini sebagai ibu kandungnya.
* Orang ini mungkin ayah kandungku aku merasa ada sedikit kemiripan wajahku dengannya, tapi anak laki yang hampir saja ku bunuh waktu itu jauh lebih mirip dengannya. Mungkin benar kata orang itu, pemuda itu adalah saudaraku. Tapi selama dia tetap memandang rendah padaku, aku juga tidak akan pernah menganggap dia sebagai saudaraku. Bukankah dulu mereka telah membuang ku?, Aku sudah terbiasa hidup sendiri bersama ibuku. Mereka itu tidak begitu berarti sama sekali dalam hidupku *
Libra terus bergumam di dalam hatinya, sampai pada saat ibunya menyentuh bahu hingga mengejutkannya. Dia lalu menoleh ibunya yang sedang tersenyum sambil memegang bahunya kemudian ia mengatakan ;
" Kau harus tau siapa orang tua kandungmu nak, orang yang sedang berdiri di hadapanmu inilah, ayah dan ibu kandungmu". Kata jamilah
Libra tidak tau harus berkata apa, dia
merasa canggung. Karena memang baru sekali ini dia bertemu dengan kedua orang tua kandungnya.
" Bawalah dia datang ke rumah kak" sambil tersenyum naira berkata pada jamilah.
"Ya.. nanti aku akan membawanya kesana" balas jamilah tersenyum ramah kearah naira.
Satu minggu sudah berlalu. Sekarang jamilah sedang membawa libra pergi menemui kedua orang tua kandungnya.
Sebenarnya libra sangat malas untuk pergi, tapi jamilah terus saja memaksa dirinya untuk pergi bersamanya.
Untuk menjaga perasaan ibunya, libra terpaksa mengalah dan dia tidak berani menolak kemauan hati ibunya.
Setibanya sampai di depan pintu gerbang rumah orang tua kandungnya. Libra merasa terkesima dengan rumah yang begitu luas dan besar, yang ada tepat di hadapannya.
Rumah itu sangat besar megah dan mewah.
Dari dalam pos penjaga pintu gerbang
yang ada di dalam. Terlihat enam orang bertubuh kekar menatap sinis dan bertanya seakan mengintimidasi .
Libra juga menatap tajam kepada enam orang itu. Setelah jamilah menjelaskan maksud kedatangan mereka, seorang penjaga telah
membukakan sedikit pintu gerbang itu
padanya.
Kemudian dia masuk terlebih dulu. Dan
dari luar libra menyempatkan untuk mengintip ke dalam, terlihat ada banyak mobil mewah yang berjejer di sana.
' Nampaknya sedang banyak tamu
di rumah ini ' pikir hatinya.
Lalu dia menghidupkan motornya untuk di bawa masuk , tapi seorang penjaga mencegah dan melarang Libra untuk membawa motornya masuk kedalam.
Dia mulai kesal dan marah pada keenam orang penjaga itu.
* Kalau saja aku tidak datang bersama dengan ibuku aku pasti akan menghajar kalian karena dua
kesalahan.
Pertama ; kalian berani menatap rendah padaku.
Kedua; kata kata kalian membuat ibuku takut.
Dengan semua kesalahan itu aku bisa mencongkel mata dan menghancurkan kaki kalian hingga remuk. Hari ini kalian bernasib baik tapi tidak untuk lain kali *
Libra menggerutu dalam hatinya dengan tangan gemetar, lalu dia mencoba untuk meredam kemarahannya untuk kali ini.
Kemudian dia menghidupkan motor lalu membawanya masuk melewati ibunya yang sedang berjalan. Tanpa mempedulikan enam penjaga yang sedang mencegahnya, keenam penjaga itu terlihat marah. Tapi terhenti ketika mendapat tatapan yang tajam dari matanya.
Keenam penjaga itu begitu terkejut mengingat sebuah tatapan yang begitu mematikan dari seseorang. Dan tatapan itu sekarang ada pada seorang pemuda yang ada di hadapan mereka.
Setelah di dalam, libra memarkirkan motornya di samping mobil mobil mewah yang telah terparkir rapi, dia tidak merasa malu sama sekali memarkirkan motornya di samping
mobil mobil mewah itu.
Tak lama setelah itu pintu gerbang kembali terbuka lebar, lalu masuklah
sebuah mobil mewah yang kemudian
berhenti tepat di samping motor libra.
Seorang gadis yang cantik turun begitu sombong dari mobil itu sambil menatap sinis kearahnya.
* Siapa pemuda gondrong ini, berani
sekali dia meletakkan motor busuknya
di deretan mobil kami* gumamnya.
"Hei.. siapa kau, beraninya kau memarkirkan motormu di sini, cepat singkirkan motormu itu dari tempatku" hardiknya.
Libra tetap berdiri tanpa bergerak dari tempatnya, dia merasa sedikit marah
dan tak peduli oleh ocehan gadis itu.
Hatinya sedikit bergetar menahan marah, dan wajahnya berubah sagat dingin, matanya menatap sangat tajam kearah gadis itu.
' ingin sekali aku mencekik tenggorokannya hingga pecah '
batinnya.
Gadis itu drastis terdiam, nyalinya menjadi ciut melihat tatapan pemuda yang ada di hadapannya.
' Bola mata itu.. aku seperti merasa tidak asing dengan tatapan bola
mata itu '
Gumamnya di hati sambil sedikit bergidik.
Sedangkan libra, dia dengan cepat menyembunyikan kemarahan di hatinya, dia kembali berwajah kalem saat menyadari ibunya telah berada di sebelahnya.
"Maaf nona, kami datang atas undangan tuan rumah ini" Jamilah tersenyum ramah dan merendah di hadapan gadis itu.
Sementara Libra mengeraskan rahang dan giginya karena marah, ia tidak suka melihat ibunya merendahkan diri di depan orang lain.
"Sudahlah bu, ayo kita pulang saja" kata libra kesal.
Jamilah tersenyum sambil memegang
kepalanya.
"Tidak boleh begitu nak, kita sudah sampai di sini" kata ibunya, dan dengan berat hati Libra terpaksa mengikuti kemauan ibunya.
"Siapa kalian kenapa ibuku mengundangmu ? " tanya gadis itu.
"Nama saya jamilah nona, dan dia
Libra anak saya, seminggu yang lalu
ibumu mengundang kami untuk datang
kemari" Balas jamilah.
Gadis itu mengeryitkan dahinya lalu
berkata.
"Hari ini ada pertemuan para tetua,
tapi karena kalian di undang oleh ibuku,
mari silakan ikut aku masuk"
Gadis itu mempersilahkan Libra dan
ibunya masuk, kemudian mereka bersama berjalan masuk kedalam rumah. Sambil berjalan gadis itu telah mengatakan kalau hari ini adalah hari pertemuan tahunan para tetua.
Setiap tahunnya, mereka akan mengadakan sebuah pertandingan bertarung antar generasi. Wajah Libra
jadi sumringah begitu mendengarnya, dia sangat suka tentang perkelahian.
Sepanjang berjalan, dia terus memerhati setiap jengkal rumah itu.
' Mereka ini benar benar keluarga yang
sangat kaya ' batinnya.
Setelah berapa lama mengikuti gadis itu yang berjalan di depan mereka.
Akhirnya mereka sampai pada lokasi yang agak lumayan lebar di belakang rumah itu.
Saat itu, ada dua kelompok orang
yang mencakup pria dan wanita sedang duduk di kursi saling berhadapan di setiap sisi lapangan.
Dan di tengahnya, terdapat dua orang pemuda yang sedang bertarung untuk saling mengalahkan.
Mereka itu adalah dua kelompok yang berbeda, masing masing adalah generasi penerus dari dua tetua yang bekerja sebagai mafia.
Dari jauh Libra mengenali seorang pria yang dia tau adalah ayahnya, dia juga melihat ibu kandungnya duduk di sebelahnya.
Libra dan ibunya duduk di teras belakang rumah itu sambil menyaksikan kegiatan tahunan yang
berada tidak jauh di hadapan mereka.
Sedangkan gadis itu terus berjalan mendekati naira, lalu entah membicarakan apa kemudian mereka
menoleh ke arah Libra dan jamilah.
Naira tersenyum cerah menatap ke arah libra. Kemudian dia berdiri dan berjalan menghampiri libra dan jamilah.
"Hai kak.. maaf aku tidak melihatmu dan libra duduk di sini" katanya ramah sambil tersenyum bahagia.
"Oh tidak apa naira, kami juga baru
sampai dan duduk di sini" balasnya.
"Gadis cantik itu yang membawa kami masuk kesini, tadi kami bertemu dengannya saat di depan"
Lanjut jamilah sambil menatap gadis yang tadi telah membawa mereka.
Naira menoleh kearah orang yang di maksud jamilah, kemudian ia tertawa kekeh sambil mengatakan ;
"Dia itu Arumi anak sulung ku kak"
"Wah.. pantesan cantik seperti ibunya"
kata jamilah sambil tersenyum memuji.
"Sudah kak, ayo kita duduk di sana"
Sambil tetap terkekeh, naira membawa libra dan ibunya untuk duduk bersama
dalam kelompok mereka.
bersambung.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 86 Episodes
Comments
Jimmy Avolution
Nice...
2022-10-08
0
auliasiamatir
berbeda ceritanya , jadi favorit aku ini
2022-09-06
0
ade prima
kurangi skip ny thor
2022-07-03
2