Cahaya pagi yang menyambut wajah ku terasa begitu hangat.
Aku bisa merasakan kelopak mata ku berwarna hitam, rasanya sudah lama aku tidak merasakan mimpi buruk yang terasa nyata seperti ini.
Oh, biar kuluruskan..
Itu memang mimpi buruk!
Adik kecil ku yang imut ini perlahan bergerak, gerakan kecilnya itu menutup wajahnya dari sorotan sinar mentari pagi yang terlihat begitu elegan dan menawan.
Jika saja dia gadis kecil yang normal!
Aku bisa merasakan pelukan eratnya di tanganku sepanjang malam. Itu bukan tenaga yang normal untuk ukuran gadis kecil seperti ini loh! Rasanya aku seperti dikurung pada jeruji besi dan tak bisa bergerak bebas.
Melihat keindahan wajah imutnya, tanpa sadar tangan ku mengelus pipi mungilnya. Sangat lembut dan kenyal untuk ukuran gadis kecil.
Jika aku melihat ukuran tubuhnya, kurasa aku kembali di usia ku yang menginjak 10 tahun.
Aku dan adik ku memiliki selisih waktu satu tahun. Ya, tidak ada spesialnya bagiku. Yang kutahu saat ini hanyalah dia hanyalah gadis kecil yang abnormal dengan kekuatannya yang luar biasa. Berbanding terbalik dengan ku yang hanya seorang penerus keluarga yang lemah.
Aku menarik-narik pipi yang mengemaskan itu hingga tatapan mata merah menyala ada dihadapanku.
Di pagi hari ini, tubuh ku menggigil bukan karena udara dingin melainkan tatapan merah tajam yang penuh dengan nostalgia. Tatapan dimana ia memandang seseorang seperti sampah yang tidak berarti.
“Muuu~ Onii-sama?”
Namun, tatapan merah yang ada dihadapanku ini lebih ramah dan bersahabat.
Hey! Kemana perginya tatapan menakutkan yang membunuh ku itu!
“Selamat pagi!” dengan nada canggung ini, aku memberanikan diri untuk menyapanya.
“Selamat pagi, Onii-sama” adik ku tersenyum.
Sebuah senyum yang entah kapan aku bisa melihatnya kembali, senyum itu terasa begitu hangat dan nyaman.
Tentu saja itu berbanding terbalik dengan senyum di malam itu.
Aku paham sekarang, dia hanyalah gadis normal. Sesuatu telah merubahnya hingga menjadi iblis bertubuh manis di malam itu.
Tapi apa penyebabnya?
Aku perlu mencari tahu hal ini demi kelangsungan hidup ku!
Untuk keluarga? Mari kita masukkan itu ke dalam rencana opsional terakhir.
Nyawa ku lebih penting untuk saat ini!
“Onii-sama.. kenapa bagian bawah mata mu menghitam?”
“Ah.. aku hanya kurang tidur saja”
Tatapan mata merah itu perlahan berubah menjadi merah darah. Saat itu juga tubuh ku bergetar hebat setelah melihat senyum tipis yang menakutkannya di hadapan ku.
“Fufufu~ Onii-sama.. kurang tidur itu tidak sehat loh” adik ku dengan tawa kecilnya itu mulai mengelus kepala ku.
Aku sedikit merasakan rasa kantuk yang luar biasa dan membuat tubuh ku terasa lemas. Mata ku terasa berat dan ingin rasanya aku tertidur.
Aku perlahan mulai terlelap dalam alunan belaian tangannya hingga sebuah suara ketukan pintu membangunkan ku.
“Cih!” secara tidak langsung aku mendengar adik ku mengucapkan kalimat itu.
Heh?
Sejak kapan dia punya kepribadian seperti ini?
Apa dia sangat mengerikan sejak lahir?
Kenapa ini?
Apa yang salah di dalam kepalanya?
“Karl-sama.. Chiyuki-sama.. memohon ijin memasuki ruangan.”
Hampir saja aku lupa.
Saat ini, ruangan kami memang menjadi satu. Aku dan adik ku yang bernama Chiyuki ini memiliki ruangan yang sama dan berpisah setelah aku terlalu sibuk menjalani pelatihan sebagai penerus kepala keluarga.
Jika aku memikirkannya kembali, aku sangat jarang bertemu dengan adik ku setelah pelatihan itu.
Kurasa, aku harus lebih memperhatikan adik ku ini.
Jika anjing bisa dibesarkan dengan penuh kasih sayang, manusia juga bisa kan?
Baiklah, kita coba dengan kasih sayang yang umum terjadi dikalangan adik-kakak.
Aku perlahan memberanikan diri membelai rambut adik ku yang sedikit berantakan itu. sebuah sensasi yang sangat sulit dirasakan merasuki hati ku. Antara rasa takut dan juga ketagihan melihat senyum manis yang tercipta dari belaian tangan ku.
Senyuman manis yang mencuci mata ku dan dentuman lagu kecil yang riang mulai berselancar di telinga ku.
Kurasa, aku telah berhasil memperbaiki perasaan hatinya yang kacau.
Melihat senyumnya itu, aku tidak sengaja mencium pipinya.
Rasa kenyal dan empuk membuat ku sedikit menggigitnya. Saat melepasnya, aku bisa melihat seluruh pipi mungilnya yang berwarna merah menyala.
Lalu.. secara perlahan. Aku bisa melihat wajahnya yang ikut memerah.
“MOOOOOOOO~ Nii-sama BAKAAA!!!” Chiyuri lalu membenamkan seluruh wajahnya pada salah satu bantal dan berguling-guling sembari menutupi wajahnya.
Apa ini?
Adik ku memiliki kelemahan semacam ini?
Kurasa..
Aku harus mencari kelemahannya yang lain untuk meluruskan sifat dan perilakunya.
Demi mencegah hancurnya keluarga ini dan hilangnya nyawa ku!
Aku akan menjadi seorang kakak yang berada satu tingkat diatasnya!
[...]
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 102 Episodes
Comments
the skylord
info adik yandere gini🗿
2024-07-13
0
reedha
aku penggemar novel romcom, jarang banget baca novel genre misteri, horor atau fantasi tapi novel ini menarik, nagih buat terus baca
2022-07-16
6
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Adik kecil imut tapi sangat mengerikan rupanya... Ih... serem banget sih... 😬
2022-07-09
2