Aku terbangun dari tidur nyenyak ku dengan badan yang penuh rasa nyeri.
Oh, sedikit ku koreksi. Bukan tidur melainkan pingsan.
Aku terbangun dari pingsan nyenyak ku dengan badan yang penuh rasa nyeri.
Nah, lebih cocok untuk kondisi ku yang sekarang bukan?
Pelukan erat itu seperti ikatan tali yang mengunci diri ku. Aku bisa merasakan kulit ku yang tertarik sepanjang malam. Padahal aku berencana mengisi malam ini dengan merancang mekanisme sihir baru untuk Mercedes tapi aku terpaksa tidur oleh pelukan erat Ibu ku.
Sedikit mengecewakan memang dan kejadian ini di luar rencana ku. Tapi berkat itu, aku sedikit lebih bertenaga setelah mengalami kelelahan di latihan berat sebelumnya.
Yah, mungkin itu penyebab tubuh ku terasa nyeri. Kurangnya olah raga membuat tubuh ku sangat lemah. Aku lebih suka menghemat tenaga ku dan mencurahkan sisa tenaga ku itu untuk menjalankan otak ku mengatur situasi.
Kepribadian dan kebiasaan dari kehidupan sebelumnya sangat susah untuk dirubah.
Bahkan aku jarang mendapatkan waktu untuk tidur dan beristirahat.
Apa karena aku sekarang memiliki tubuh yang lebih muda dari sebelumnya sehingga tubuh ku lebih bertenaga?
Mungkin..
Aku segera melepaskan pelukan Ibu ku dan bergegas keluar dari kamar ku.
Tiba-tiba saja ada seseorang menabrak ku dan itu adalah adik ku.
“Chiyuki?”
“Onii-sama?”
“Apa kau baik-baik saja? Maaf aku tidak melihat mu sebelumnya” aku segera menarik tubuh Chiyuki yang masih jatuh di lantai. Rambut dan wajahnya masih berantakan, mungkin dia bergegas ke kamar ku untuk membangunkan diri ku.
Kurasa, aku harus terbiasa bangun pagi setelah kami kehilangan beberapa tenaga tambahan untuk mengurus rumah ini. Pembersihan yang kami lakukan benar-benar profesional dan berhasil mengurangi tenaga kerja rumah ini hingga 88%.
Keluarga kami sangat tidak toleran untuk perkara pengkhianatan. Segala bentuk koneksi yang mengarah ke pelaku bisa menjadi indikator penyebaran perilaku pengkhianatan. Sama seperti penyakit keras menular, jika itu sudah merusak dan menyebar maka akan sangat susah untuk mengobatinya dan keluarga kami mengambil skema pencegahan penyakit itu.
“Mau mandi bersama?” tanya ku.
“Heeeh?!!” Chiyuki terkejut saat mendengar undangan ku.
Ah, ya.. bercanda di pagi hari benar-benar menyegarkan. Aku tidak menyangka jika ekspresi Chiyuki menjadi merah padam dan salah tingkah.
“Apa tidak apa-apa?” balas Chiyuki.
Oh, tidak.. jangan bilang dia menganggap serius ajakan ku ini.
Tiba-tiba kami dikejutkan dengan munculnya Sebastian. Satu-satunya butler yang tersisa di keluarga kami. Tikus-tikus itu tampaknya tidak mampu mengajak Sebastian bergabung bersama koloni mereka.
Itu sebuah keuntungan bagi kami karena keluarga Sebastian sangat setia dengan kami. Berkat serum kejujuran yang ku buat, kami berhasil mengumpulkan beberapa bawahan yang profesional dan setia.
“Karl-sama.. Mercedes-sama telah datang” Sebastian memberikan hormatnya pada ku.
Akhirnya, sesuatu yang kutunggu-tunggu datang juga. Seseorang yang ku butuhkan untuk membuat beberapa unit mata-mata kecil yang setia.
“Ah, sambut dia dengan keramahan keluarga Duke of Flora dan buat dia terasa nyaman di lingkungan ini, Sebastian!” perintah ku.
Tidak ada yang spesial dengan itu, hanya saja.. Mercedes perlu mengetahui situasi yang sedang kami alami. Dengan begitu, negosiasi dengannya akan sedikit lebih mudah.
“Siap dilaksanakan, Karl-sama” Sebastian memberikan hormatnya sekali lagi dan bergegas pergi menyambut tamu penting yang ku butuhkan.
Dengan ini.. beberapa rancangan awal rencana untuk persiapan mendesak keluarga kami terpenuhi.
“Chiyuki.. kita akan sibuk hari ini.”
“Em!” Chiyuki yang semula masih mengantuk dan berpenampilan berantakan tiba-tiba mengeluarkan aura seriusnya.
Aku tidak tahu apa yang ada di kepalanya, tapi semangatnya membuat ku ikut bersemangat.
Kita harus membersihkan diri kita dahulu sebelum bertemu dengan tamu.
“Onii-sama? Mercedes ini seorang perempuan kan?” tanya Chiyuki.
“Benar, memangnya kenapa?” jawab ku.
“Tidak apa-apa, apa boleh aku bersama Onii-sama sepanjang hari ini?”
“Tentu saja, memangnya kena-“ belum sempat aku melengkapi kata-kata ku. Aku bisa melihat senyum dan mata Chiyuki yang dipenuhi aura kegelapan.
Tanpa sadar, aku menelan ludah ku dan menyadari seberapa kering tenggorokan ku.
Ketakutan ini..
Dan aura yang menekan ini..
Membuat pagi ku merinding, bukan karena cuaca yang dingin melainkan kepribadian lain adik ku yang menakutkan ini.
Sepertinya.. aku harus segera terbiasa dengan aura mengerikan dari Chiyuki.
[...]
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 102 Episodes
Comments
alfy
,🤗🤗🤗🤗
2022-06-11
0
π°Kuro•Shino×π
afakah adeknya brocon
2022-05-02
0