Pagi ini, keluarga kecil kami memutuskan untuk makan bersama. Ayah dan Ibu kami berada di kursi yang saling bersampingan sedangkan aku bersebelahan dengan Chiyuki.
Makanan yang disajikan pagi ini sangat menyusahkan. Entah kenapa aku sangat kesulitan jika memakan binatang air yang memiliki sisik atau cangkang. Melepas daging dari duri-duri kecil sudah cukup membuatku kerepotan apalagi dengan binatang yang memiliki cangkang keras. Kenapa aku harus makan sesuatu yang merepotkan seperti ini?
Rasanya enak.. tapi sangat merepotkan untuk memakannya.
“Tidak biasanya kau bangun pagi, Karl?” pertanyaan itu keluar dari mulut Ibu ku.
“Aku hanya sedikit memikirkan sesuatu” balas ku.
Itu tidak salah, aku memang memikirkan sesuatu.
Kenapa aku hidup kembali? Seingatku, aku mati dalam kondisi epik.
Apakah hidup setelah kematian itu memungkinkan?
Pikiran itu yang merasuki kepala ku hingga mengorbankan waktu tidur ku.
“Onii-sama, apa kau mau jalan-jalan bersama ku di taman?” Chiyuki menatap ku dengan tatapan yang penuh harapan.
Seingat ku, di usia ku yang saat ini tidak terlalu sibuk dengan urusan yang merepotkan. Aku sudah muak dengan pelatihan-pelatihan yang akhirnya tidak berguna karena aku mati lebih awal sebelum mengemban gelar ‘Duke of Flora’.
Setidaknya, ingatan kecil dan kejadian yang akan terjadi masih ada dikepalaku.
Konspirasi dan pengkhianatan untuk menghancurkan kekuatan dari ‘Duke of Flora’. Kejadian itu masih membekas di ingatanku karena.. aku yang berusaha membereskan setiap masalah itu!
Musuh kami bukan hanya satu orang melainkan kerajaan ini sendiri. Siapa yang menyangka jika kerajaan ini dipimpin oleh orang bodoh yang tamak.
Di usia ku yang sekarang ini, selain mengurusi adik ku yang abnormal ini. Aku perlu mengasah senjata yang saat ini masih berada di wilayah kekuasaan ‘Duke of Flora’.
“Mau berjalan-jalan bersama ku?” aku menanggapi pertanyaan adik ku.
Senjata ampuh yang begitu menakutkan ada di dekat ku.
Kakak macam apa yang menjadikan adik kecilnya sebagai senjata? Itu adalah aku!
Jika itu bisa membuatku bertahan hidup lebih lama, kenapa tidak digunakan?
Aku harus menjalani hubungan yang baik dengannya.
Chiyuki tersenyum dan bersenandung lagu kecil. Dari ekspresinya itu, ia terlihat sangat senang. Sebagai kakaknya, aku paham dengan kondisinya yang saat ini. Dia hanyalah adik kecil yang polos dan butuh kasih sayang.
Makan pagi ini selesai tanpa ada masalah.
Sesuai dengan perkataan ku, aku mulai mengajak Chiyuki berjalan-jalan menyusuri taman yang ada ditempat tinggal kami. Aku sangat jarang memperhatikan tempat ini sampai Ayah kami memberitahu adanya rute pelarian rahasia yang terletak di dalam taman. Sebenarnya aku pernah menggunakan rute pelarian itu untuk lari dari adik ku tapi.. aku mati terlalu cepat.
Yep, aku tahu apa yang kalian pikirkan. Aku sangat lemah bukan? Mau bagaimana lagi. Kekuatan ku di kehidupan sebelumnya hanyalah ‘Alter Dream’. Kemampuan untuk melihat mimpi dunia lain dan itu sangat tidak berguna di dunia ini karena perbedaan teknologi.
Bayangkan saja! Dunia ini memiliki kereta kuda sedangkan mimpi yang kulihat adalah kereta kuda yang ditarik tanpa kuda melainkan besi-besi kecil yang berputar sebagai penggeraknya.
Kau pikir aku mengetahui maksud dari mimpi itu?
Dunia ini tidak perlu pengetahuan dari kekuatan ‘Alter Dream’. Walaupun beberapa senjata telah kubuat dan disesuaikan dengan kondisi dunia ini tapi itu tidaklah murah. Mencari orang-orang berbakat dan sumber daya material sangat susah disini.
Persiapan ku sangat kurang untuk saat ini.
Kami menyusuri taman yang dipenuhi dengan bunga-bunga berwarna ungu. Tanpa disengaja, aku melihat maid yang ku kenal.
“Onii-sama!!”
Aku merasakan aura yang menakutkan disebelahku. Tatapan mata merahnya yang tajam itu menusuk tubuh ku dan membuat respon rambut-rambut kecil tubuh ku menjadi berdiri.
“Ah.. Chiyuki.. apa kau tahu mereka sedang melakukan apa?” menyadari tatapan tajam itu, aku berusaha mengalihkan pandangannya ke arah lain.
Di hadapan kami, sekelompok maid sedang melakukan sesuatu. Aku sangat ingat, maid-maid itu adalah mata-mata kerajaan yang sengaja dikirim untuk mengawasi keluarga kami.
Sebuah kesempatan kecil muncul di dalam pikiranku.
Mengubah kesetiaan mereka atau menggunakan mereka sebagai jembatan informasi palsu untuk kerajaan.
“Sepertinya mereka sedang melakukan sesuatu, mau ke sana?” tanya ku.
Kami pun bergegas menemui mereka.
Di depan kami terdapat bunga yang cukup familiar bagiku, sebuah bunga dimana racun mematikan bersarang di kelopaknya.
Ah! Jadi mereka menyiapkan racun-racun ini disini. Setidaknya, aku tahu sekarang.
Aku berjalan memetik bunga itu dan mencium aromanya. Untuk memproses racun di dalamnya, bunga ini harus dikeringkan lalu direndam pada air panas seperti membuat teh. Larutan air yang terkontaminasi racun bunga ini cenderung mematikan namun aku berhasil menciptakan variasi racun baru yang tidak sengaja tercipta.
Tak sengaja, aku melihat daun bunga ini dipenuhi dengan sekawanan ulat kecil.
“Padahal aku suka bunga-bunga ini” gumam kecil ku.
Mendengar gumam kecil ku ini, Chiyuki lalu memasang tatapan tajam dan warna merah matanya berubah menjadi merah gelap. Saat itu juga, tubuh ku benar-benar merinding. Menggunakan senyumnya yang menawan, Chiyuki berjalan menuju bunga-bunga itu lalu mengambil satu per satu ulat yang menempel,
Ditangan kecilnya itu, Chiyuki memutar kepala ulat kecil itu hingga terpisah dari badannya lalu meletakkanya di tanah untuk memancing ulat lainnya berkumpul dari aromanya.
“Makhluk menjijikan ini merusak bunga kesukaan Onii-sama?”
“Sadari tempat mu! Dasar makhluk menjijikan!”
Aku mengamati perubahan perilaku Chiyuki. Ia terlihat sangat senang saat menumpuk tubuh ulat kecil tanpa kepala.
Oh, aku hampir lupa jika adik ku seperti ini.
Kurasa, aku harus terbiasa dengan perubahan perilakunya yang tiba-tiba.
Sangat mengerikan!
[...]
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 102 Episodes
Comments
🎀⃝ Xia'er [𝐆𝐧𝐭𝐢 𝐀𝐤𝐮𝐧]
pemikiran yg membuatku tertarik
2024-08-08
0
ay
ad yg bisa jelas kn apa in kish Jepang onii.sma
2022-11-05
0
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Iya sih... Ribet... Meskipun beberapa orang menganggapnya enak cuma cara memakannya itu cukup banyak membuat orang lain merasa malas...
2022-07-09
0