Asep dan Hayati

Iris tertunduk lesu melihat Bonar memakan jantung Palpale dan berpikir nasibnya juga akan seperti itu. Air matanya pun bercucuran membasahi wajahnya, ia sangat takut mati dan masih ingin hidup ratusan tahun lagi karena usia Lemurian itu sangat panjang—bisa mencapai seribu tahun.

Bonar menyeka darah dari mulutnya dan tersenyum menatap Iris.

“Ih, Bos Bonar jorok sekali!” gerutu Hinata—karena perutnya terasa mual.

“Bukankah dulu kamu juga menghisap darah Lemurian agar bisa berevolusi?” sahut Bonar sembari mendekati Iris. “Lemurian menganggap kita ternak... mengapa kita tak melakukan hal yang sama pada mereka agar mereka merasakan kalau teror dari manusia itu sangat mengerikan!”

Manusia adalah Ras yang tangguh dan melalui berbagai masa dengan Perang, Perang dan Perang. Bahkan setelah Perang Dunia Kedua berakhir, Bumi belum lah aman dari namanya Perang, karena di berbagai tempat di Bumi tetap terjadi Perang skala kecil dan beberapa Perang cukup besar juga walaupun tidak sebesar Perang Dunia. Namun, itu sudah membuktikan bahwa Manusia adalah makhluk yang tangguh dan pantang menyerah walaupun tahu mereka sangat lemah.

“Huh... terserah Bos sajalah!” sahut Hinata berbalik badan sembari mengayunkan Pedang ke arah Ras Beast yang mencoba mendekat ke arah mereka.

Para Ras Beast langsung mundur dengan ekspresi wajah terkejut, padahal mereka sudah membantu para Manusia ini menghadapi Gangster Zero Nine. Namun, para Manusia malah berbalik mengarahkan senjata pada mereka.

Pria berkepala Singa yang lengannya telah hancur berkata, “Kenapa kalian belum melepaskan Nyonya Iris?”

Bonar tersenyum dan berkata, “Hah... apa aku pernah mengatakan itu, Lerenia?”

Lerenia mengerutkan keningnya, Bonar benar-benar berperan sebagai penjahat yang totalitas, bahkan Beast malang ini pun dikelabuinya—padahal ia awalnya mengira Bonar hanya membenci Lemurian saja. Namun, semua akan ia lakukan asal tujuannya tercapai walaupun itu harus dengan cara-cara kotor.

“Hmm, aku juga tak mendengar!” sahut Lerenia yang membuat Pria berkepala Singa menggertak kan giginya karena Bonar cuma hanya memaafkan mereka saja.

Bonar tak peduli lagi dengan para Ras Beast dan ia segera mencengkram pipi Iris dengan kencang, sehingga Sihir Iris aktif dengan sendirinya; kadang-kadang ia menghilang, kemudian kembali lagi ke bentuk wanita Lemurian dan begitu seterusnya.

“A-ampuni Aku tuan! Tolong... aku akan menyerahkan Manusia-ku dan memberikan informasi berharga untuk kalian!” Iris memohon ampunan sembari menangis tersedu-sedu.

Bonar merasa gertakannya sudah cukup dan segera melepaskan Iris yang langsung bernafas lega.

“Cepat panggil Asep dan Hayati!”

Iris berteriak pada Ras Beast—karena takut Bonar berubah pikiran dan melenyapkan dirinya seperti yang terjadi pada Palpale.

Salah satu Beast segera berlari ke dalam rumah 099 yang setengahnya telah hancur. Dia mengangkat beberapa puing bangunan agar bisa masuk ke dalam—karena tujuannya adalah dapur yang terletak di bunker bawah tanah agar kedua Manusia ini tidak kabur, sebab Segel budak tidak terpengaruh pada mereka.

...***...

“Apa yang terjadi di atas sana, Sonia?” Hayati bertanya pada Succubus yang juga menjadi Koki di tempat Pelacuran milik Iris ini.

“Kata Ras Beast, ada Manusia yang datang menyerbu dan kini sedang bertarung melawan Nyonya Iris serta Gangster Zero Nine!” sahut Sonia ketakutan Rumah 099 akan hancur menimpa mereka.

“Manusia?”

Hayati terkejut mendengarnya, bahkan Asep yang sedang mencuci piring segera menghampiri mereka karena ia juga terkejut mendengar kabar itu.

“Kenapa mereka menyerang tempat ini, apakah mereka datang untuk menyelamatkan kami?” Asep berharap itulah tujuan Manusia itu—karena ia sangat rindu dengan Kota Bandung dan selalu memikirkan bagaimana nasib keluarganya di sana.

Pria berusia 45 tahun itu ditangkap oleh Prajurit Lemurian di hari pertama invasi mereka dan saat itu ia tertangkap ketika perjalanan pulang ke rumah.

Lain lagi dengan Hayati, mahasiswi cantik Universitas Gajah Mada itu tertangkap di hari ketiga di Gunung Kidul bersama rekan-rekannya, walaupun mereka sudah bersembunyi di dalam gua kecil tetapi tetap terendus oleh Prajurit Lemurian.

Asep dan Hayati kabur dari peternakan ketika terjadi kekacauan di sana dan keduanya juga telah berevolusi. Namun, mereka tertangkap lagi oleh Polisi Lemurian, tetapi bukan dikembalikan ke Peternakan mereka malah dijual ke tanah terlarang ini. Nasib baik menyertai keduanya, karena Iris tidak memakan mereka sebab keduanya mengaku bisa memasak masakan khas Bumi—sedangkan nasib Manusia lainnya yang juga tertangkap kabarnya telah menjadi santapan Lemurian yang membeli mereka.

“Asep dan Hayati... cepat ikut aku!”

Beast yang disuruh Iris berteriak di pintu masuk dapur, nafasnya tersengal-sengal karena berlari dengan cepat serta berusaha menyingkirkan banyak puing bangunan agar cepat menemukan kedua Manusia yang diinginkan oleh Manusia-Manusia kejam di luar sana.

Asep tersenyum bahagia dan segera menarik lengan Hayati yang masih bingung.

Sonia tersenyum masam melihat sahabatnya itu akan meninggalkan dirinya sendirian di dapur ini, karena ia adalah satu-satunya Succubus yang tidak dijadikan sebagai Pelacur—sebab dirinya bisa memasak masakan Khas dari Planetnya dan kini ia hanya akan berkerja dengan Koki Lemurian yang selalu memandang jijik dirinya karena ia adalah Succubus.

“Eh, Kang Asep... bagaimana dengan Sonia?” Hayati menoleh ke arah Sonia.

“Kamu pergilah Hayati... tetaplah hidup dan kembali ke Jogja,” sahut Sonia memaksakan diri tersenyum.

“Ras kita berbeda dengannya, lagi pula dia masih memiliki banyak teman Succubus di sini!” kata Asep yang sudah tak sabar ingin meninggalkan tempat terkutuk itu.

Hayati menoleh lagi ke belakang dan melihat Sonia menyeka air matanya—sehingga Hayati merasa dadanya sesak karena tak tega meninggalkan Succubus baik hati itu. Namun, ia juga merindukan keluarganya di Bumi dan para Manusia di luar sana pasti tidak mau membawa Ras lain bersama mereka—karena membawa Manusia saja butuh perjuangan berat.

Lima menit kemudian, Beast yang disuruh Iris keluar dari Puing bangunan rumah 099 bersama Dua Manusia yang menjadi Koki di tempat Pelacuran Iris ini.

Asep dan Hayati sangat senang melihat Iris telah dikalahkan oleh Pria yang mirip dengan orang Indonesia seperti mereka, di sebelah Pria itu ada Wanita berpakaian Sekolah dari Jepang serta Pria Bule dan wanita Lemurian yang sepertinya berteman dengan mereka.

“Aku sudah menepati janjiku tuan ....” Iris berkata pelan agar Bonar tidak marah.

“Oh, masih kurang satu lagi!” sahut Bonar dengan seringai tipis terpancar dari sudut bibirnya.

Hayati merasa Bonar seperti karakter jahat dalam Film sinetron yang tayang di televisi dan berpikir apakah ia akan baik-baik saja nantinya bila mengikuti mereka—karena sifat Manusia itu banyak macamnya, bahkan banyak Manusia yang menindas keluarga mereka sendiri.

“Polisi Lemurian pasti sudah mendeteksi keributan yang terjadi di sini, karena Gangster Zero Nine itu peliharaan salah satu anggota Dewan Lemurian. Sebaiknya kalian segera pergi atau kalian akan menyesalinya,” kata Iris sembari mundur selangkah takut Bonar tersinggung dengan ucapannya.

Terpopuler

Comments

Rhakean Djati

Rhakean Djati

Asep mah atuh bareng ceu onah.hehhee

2024-09-15

0

mas kus

mas kus

seperti di indo ya bang

2022-08-29

1

Wedus Gembel

Wedus Gembel

ternyata anggota dewan lemurian yg memelihara gangster zero nine sama dengan di sini ya banyak politisi yang memelihara gangster

2022-06-28

1

lihat semua
Episodes
1 Bangsa Lemurian
2 Evolusi
3 Menuju Kota Sirte
4 Perpustakaan Kota Sirte
5 Alex Reus
6 Perasaan Seperti Superhero
7 Menyelamatkan Alex Ruis
8 Klinik Kesehatan di Desa Kecil
9 Masa Lalu Alex Reus
10 Kota Baradal
11 Hinata Ozawa
12 Jenderal Randal
13 Rumah 099
14 Iris dan Palpale
15 Sihir Gravitasi
16 Gertakan Bonar
17 Asep dan Hayati
18 Succubus Sonia
19 Kemarahan Bonar
20 Kisruh di Peternakan
21 Perlawanan Manusia Yang Berhasil Berevolusi
22 Badai Petir Dari Eden
23 Bala Bantuan
24 Meteoroid Jatuh Dari Langit
25 Bonar Menghilang
26 Keadaan Bertambah Kacau
27 Jebakan Tanaman Merambat
28 Menuju Planet CC-077
29 Jenderal Sirte Mendekati Balaine
30 Berhasil Kabur
31 Bangsa Bunian
32 Aluaso
33 Lembah Raspur
34 Pendaratan Darurat
35 Lembah Raspur
36 Pengepungan Bonar di Lembah Raspur
37 Lubang Cacing Runtuh
38 Valana Tertimpa Batu
39 Piring Logam Besar
40 Mereka Masih Hidup
41 Markas Pasukan Revolusioner
42 Markas Pasukan Revolusioner II
43 Penyerbuan Markas Militer Bangsa Lemurian di Planet CC-077
44 Perang di Planet C-077
45 Perang di Planet CC-077 II
46 Perang di Planet CC-077 III
47 Perang di Planet CC-077 IV
48 Perang di Planet CC-077 V; Sonia Tersudutkan
49 Perang di Planet CC-077 VI ; Menyudutkan Lori
50 Perang di Planet CC-077 VII ; Situasi Medan Perang Yang Kacau
51 Perang di Planet CC-077 VIII
52 Perang Terakhir
Episodes

Updated 52 Episodes

1
Bangsa Lemurian
2
Evolusi
3
Menuju Kota Sirte
4
Perpustakaan Kota Sirte
5
Alex Reus
6
Perasaan Seperti Superhero
7
Menyelamatkan Alex Ruis
8
Klinik Kesehatan di Desa Kecil
9
Masa Lalu Alex Reus
10
Kota Baradal
11
Hinata Ozawa
12
Jenderal Randal
13
Rumah 099
14
Iris dan Palpale
15
Sihir Gravitasi
16
Gertakan Bonar
17
Asep dan Hayati
18
Succubus Sonia
19
Kemarahan Bonar
20
Kisruh di Peternakan
21
Perlawanan Manusia Yang Berhasil Berevolusi
22
Badai Petir Dari Eden
23
Bala Bantuan
24
Meteoroid Jatuh Dari Langit
25
Bonar Menghilang
26
Keadaan Bertambah Kacau
27
Jebakan Tanaman Merambat
28
Menuju Planet CC-077
29
Jenderal Sirte Mendekati Balaine
30
Berhasil Kabur
31
Bangsa Bunian
32
Aluaso
33
Lembah Raspur
34
Pendaratan Darurat
35
Lembah Raspur
36
Pengepungan Bonar di Lembah Raspur
37
Lubang Cacing Runtuh
38
Valana Tertimpa Batu
39
Piring Logam Besar
40
Mereka Masih Hidup
41
Markas Pasukan Revolusioner
42
Markas Pasukan Revolusioner II
43
Penyerbuan Markas Militer Bangsa Lemurian di Planet CC-077
44
Perang di Planet C-077
45
Perang di Planet CC-077 II
46
Perang di Planet CC-077 III
47
Perang di Planet CC-077 IV
48
Perang di Planet CC-077 V; Sonia Tersudutkan
49
Perang di Planet CC-077 VI ; Menyudutkan Lori
50
Perang di Planet CC-077 VII ; Situasi Medan Perang Yang Kacau
51
Perang di Planet CC-077 VIII
52
Perang Terakhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!