Senyum di wajah Palpale menghilang karena budak-budak yang ia beli mahal-mahal dari para penyelundup kini telah hancur berkeping-keping oleh serangan Bonar.
“Bunuh mereka semua!” teriak Palpale pada anak buahnya yang tersisa. Dia tidak peduli lagi kalau Iris sedang disandera oleh Bonar karena yang ada dipikirannya adalah menghancurkan Manusia di hadapannya—kemudian memakan tubuhnya mentah-mentah agar sakit hatinya terobati.
“Hei, para Beast... kalian harus membantu kami atau Lemurian seksi ini akan berubah menjadi seonggok debu!” ancam Bonar pada Ras Beast agar tetap membantunya melawan Gangster Zero Nine.
...***...
Penduduk tanah terlarang kini heboh setelah muncul Live Streaming di Layar Virtual mereka yang menunjukkan pertarungan antara Manusia melawan sang penguasa Tanah Terlarang; Gangster Zero Nine.
Mereka sangat terkejut ketika Bonar menggunakan Sihir Controller, padahal ia sudah menggunakan Sihir Seth agar Sihir Gravitasi Palpale tidak berpengaruh padanya dan dia juga menggunakan Sihir Demeter pada Iris.
“Bagaimana mungkin Manusia bisa menggunakan tiga Sihir sekaligus? Apakah Manusia yang berevolusi menjadi sangat kuat? Bukankah mereka menyerap kemampuan Sihir dari Lemurian yang mereka hisap darahnya?”
“Ya, ini sangat aneh... atau mungkin selama ini ada Lemurian yang memiliki berbagai jenis kemampuan Sihir, tetapi malang sekali nasibnya darahnya harus dihisap oleh Manusia itu!”
Para Lemurian yang ada di tanah terlarang berspekulasi dan mereka tidak mengetahui infomasi kalau Bonar sebenarnya menelan darah dari Lemurian Pertama Bangsa Lemurian. Namun, informasi itu sengaja ditutupi oleh Militer agar tidak terjadi kegemparan dan membuat para Lemurian menjadi takut pada manusia yang akhir-akhir ini banyak yang berevolusi setelah menghisap darah Lemurian.
Sebagian Lemurian sangat cemas dengan yang terjadi di jalan Pelacuran Succubus, akan tetapi sebagian lainnya justru sangat senang terjadi Chaos di tanah terlarang—sehingga mereka menjarah sesuka hati karena tak ada lagi pihak yang mengkontrol keamanan di sini.
...***...
Di Menara Harapan, Jenderal Randal dan Pasukan Khusus Divisi Ke-13 keluar dari cahaya putih telah kembali setelah dipanggil oleh Pemimpin Suci karena para Manusia yang berevolusi melakukan ulah di Planet Lemurian ini.
Jenderal Randal langsung meminta Lori untuk menyediakan Balaine—Pesawat terbang seperti Skiif tetapi besarnya Sepuluh kali Kapal Induk terbesar di Bumi.
Saking besarnya Balaine ini, ia dilengkapi oleh Puluhan Skiif, Ratusan Nie dan berbagai senjata lainnya dan mengangkut banyak logistik yang membuat Balaine mampu terbang selama berbulan-bulan tanpa berhenti.
“Apa kita akan membawa semua anggota Divisi Ke-13, Jenderal?” Lori keheranan kenapa mereka semua diberangkatkan mengejar Bonar yang telah dipantau oleh Jenderal Randal sejak ia ditugaskan oleh Pemimpin Suci untuk memberantas kekacauan yang diakibatkan oleh para Manusia yang berevolusi.
“Ternak liar ini yang paling berbahaya karena dia secara terang-terangan mengatakan akan menghancurkan Bangsa Lemurian, sementara ternak lainnya hanya berusaha bertahan hidup saja dan mereka tidak terlalu berbahaya, cukup Kepolisian saja yang mengatasi mereka!” sahut Jenderal Randal yang telah melakukan analisa siapa target pertama yang ia kejar dan target itu jatuh pada Bonar karena ia meminum darah Rataka Yang Agung.
“Aku mengerti... baiklah, aku akan menyiapkan Balaine dan lima menit ke depan kita akan langsung mengudara!” Lori segera menghormat pada Jenderal Randal dan segera meninggalkannya yang berjalan ke arah ruangan Pemimpin Suci.
“Masuk saja Randal!” kata Pemimpin Suci—padahal Jenderal Randal baru akan mengetuk pintu.
Jenderal Randal bertekuk lutut dan menaruh tangan kanannya di dada. “Salam Pemimpin Suci!” sapanya.
“Aku tahu maksudmu ....” Pemimpin Suci menghela nafas dalam-dalam. “Apakah kita akan menyembelih semua ternak yang tersisa?”
Pemimpin Suci sebenarnya enggan menerima usul dari Jenderal Randal yang mengatakan agar semua Manusia disembelih dan jasad mereka disimpan di mesin pendingin agar tetap awet, karena menampung mereka di peternakan justru mengeluarkan biaya mahal belum lagi resiko beberapa ternak liar yang melakukan perlawanan terhadap Prajurit Lemurian yang berjaga, kemudian meminum darahnya sehingga mereka berevolusi dan konsekuensinya kini telah terjadi; banyak Manusia yang melakukan huru hara di berbagai tempat dan beberapa Manusia justru menjadi ancaman nasional seperti Bonar dan kawan-kawannya.
Awalnya Pemimpin Suci dan Dewan Lemurian berpikir bila Manusia ditaruh hidup-hidup di peternakan maka sebagian diantara mereka akan beranak—sehingga pasokan daging Manusia akan selalu ada walaupun Bumi telah dihancurkan apalagi daging Manusia sangat disukai para Lemurian, menurut mereka daging Manusia justru lebih enak dari Ras Beast yang sebenarnya lebih mirip binatang—makanya muncul ide peternakan manusia ini, tetapi kini malah menjadi boomerang bagi Bangsa Lemurian.
“Baiklah, aku akan mengirim pesan pada Jenderal Sirte agar melakukan eksekusi pada para Manusia!” kata Pemimpin Suci.
Jenderal Randal sangat senang mendengar ucapan Pemimpin Suci dan ia yakin Jenderal Sirte yang menjaga peternakan pasti sangat senang dengan kabar ini—karena banyak Prajuritnya yang menjadi korban serangan Manusia dan inilah saatnya melampiaskan amarah yang ia tahan-tahan selama ini.
...***...
Para Beast budak milik Iris berjuang dengan sekuat tenaga mereka melawan para Lemurian yang memiliki kemampuan Sihir, belum lagi mereka kalah jumlah—sehingga beberapa diantara mereka telah tewas maupun terluka.
Alex membantu para Ras Beast dari belakang menggunakan Laser Api dan ia dilindungi oleh Hinata yang menebas dengan Katana-nya setiap Lemurian yang mendekati Alex.
Alex adalah tipe petarung jarak jauh dan ia tak bisa bertarung secara langsung—sehingga ia cocok menjadi Support saja atau Mage dalam istilah Game Batelroyal.
“Aku penasaran dengan kemampuan Sihir Kak Lerenia, tetapi ia malah diam saja dan hanya menumbuhkan sayap berwarna hitam seperti Kelelawar!” Hinata berkata dengan suara rendah pada Alex.
“Aku juga penasaran dengan kemampuannya, tetapi ia tidak pernah menunjukkannya. Mungkin kamu harus bertanya pada Bos Bonar saja karena dialah yang pertama kali bertemu dengan Lerenia!” sahut Alex yang secara terus-menerus menembakkan Laser Api ke arah para Lemurian Gangster Zero Nine.
Bonar menyeringai menatap Palpale yang wajahnya sangat masam karena anak buahnya tampak kesulitan menghadapi Ras Beast, Alex dan Hinata. Belum lagi Bonar juga menembakkan senapan serbu ke arah mereka yang membuat pergerakan mereka terhambat karena harus menghindari Peluru bermaterial Nuklir tersebut.
Palpale berpikir keras bagaimana cara menaklukkan Bonar. Kalau ia menggunakan senjata maka itu percuma saja karena Bonar akan mengkontrol senjata itu.
“Mungkin hanya adu beladiri saja yang cocok melawannya?” Cuma itu yang terlintas dipikiran Palpale dan ia kemudian melompat ke arah Bonar.
Palpale sangat yakin dengan kemampuan bela dirinya karena sejak kecil anak-anak Lemurian telah diajarkan seni beladiri, sebab saat mereka dewasa harus mengikuti wajib militer beberapa tahun dan ikut dalam ekspedisi penaklukan Planet lain yang memaksa mereka harus membunuh makhluk hidup di sana atau mereka yang akan mati bila tidak membunuh musuh lebih dulu.
Tinju Palpale melesat ke arah wajah Bonar, akan tetapi tiba-tiba saja seluruh tubuh Bonar bertransformasi menjadi manusia Logam.
Palpale meringis kesakitan dan tulang tangannya retak akibat meninju Bonar. Dia mundur selangkah, tetapi tiba-tiba lengan Bonar berubah menjadi Pedang dan menusuk dada Palpale—kemudian Bonar meraih jantung Palpale yang masih berdetak beberapa detik dan mengacungkannya tinggi-tinggi.
“Lihatlah Lemurian brengsekkk! Aku akan memakan jantung Bos kalian seperti yang kalian lakukan pada Ras Manusia!” Suara Bonar menggema di jalan Pelacuran Succubus tersebut dan semua mata tertuju padanya.
Bonar tidak hanya sekedar mengancam saja, dia mengunyah jantung Palpale mentah-mentah walaupun sebagian besar harus ia muntah kan lagi karena perutnya langsung mual. Namun, tindakannya itu mengakibatkan para Lemurian ketakutan dan sisa-sisa anggota Gangster Zero Nine berhamburan kabur ke segala arah untuk menyelamatkan diri.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments
mas kus
sadis banget bang....
2022-08-29
2
Supandi
😁😁😁😜😜😜
2022-06-30
1
Supandi
👍👍👍👍👍
2022-06-30
1