Kota Baradal

Bonar dan Lerenia terpaksa terbang menggunakan sayap mereka karena kini Alex yang mengendarai Nie, sebab dia tidak memiliki sayap seperti keduanya.

“Sepertinya kita harus membeli Skiif saja agar bisa menampung banyak orang!” kata Bonar yang membuat ekspresi wajah Lerenia cemberut.

“Dari mana uang membeli Skiif itu? Sementara uangku sudah tak ada lagi!” gerutu Lerenia.

Bonar tersenyum dan berkata, “Bukankah kita telah menjadi Penjahat nomor satu di Planet Lemurian ini? Jadi, semua barang yang kita ambil adalah milik kita ha-ha-ha.”

“Betul, Bos Bonar ha-ha-ha!” sahut Alex ikut tertawa karena senang mendengar ide yang tidak terpikirkan olehnya sebelum bergabung dengan Bonar, mungkin ia terlalu sibuk melarikan diri agar tidak tertangkap oleh Polisi Lemurian.

Lerenia tidak menanggapi rencana jahat kedua Manusia yang kabur bersamanya itu, karena ia hanya ingin mendapatkan perlindungan saja dari mereka daripada harus menjalani hukuman berat bila ditangkap oleh Polisi Lemurian—apalagi ia berkerjasama dengan Manusia telah terekspos oleh Prajurit Lemurian, maka hukumannya bila tertangkap mungkin adalah hukuman mati.

Sepuluh jam kemudian, mereka akhirnya memasuki Kota Baradal tanpa melakukan penyamaran sehingga Polisi Lemurian yang berjaga di pinggiran Kota Baradal terkejut melihat kedatangan mereka.

“Bos biarkan aku yang mengurus mereka!” seru Alex segera menggunakan Laser Api dari kedua matanya.

Para Polisi Lemurian hendak menggunakan Tameng Hefaistos untuk menangkis Laser Api tersebut. Namun, Bonar menggunakan Controller mengendalikan Tameng Hefaistos mereka—sehingga Tameng Hefaistos tersebut terlepas dari tangan mereka dan tubuh mereka terbakar oleh Laser Api.

“Kalian terlalu lemah!” Alex tersenyum cerah dan segera mengambil senapan serbu milik Polisi Lemurian itu.

“Lerenia... simpan sisa Senapan Serbu dan Nie itu ke kotak ajaibmu itu!” kata Bonar yang tak ingin sisa kendaraan milik Polisi Lemurian terbengkalai begitu saja—karena tak semua orang memiliki sayap yang bisa terbang sepertinya dan Lerenia.

Lerenia segera melakukan seruan Bonar dan menyimpan semua Nie yang tidak digunakan begitu juga dengan Senapan Serbu serta amunisinya, sedangkan untuk Kotak ajaib milik para Polisi Lemurian yang tewas itu tak bisa dibuka—karena mereka tidak mengetahui kata sandinya.

...***...

Sepuluh Kilometer sebelah tenggara Kota Baradal, sebuah Skiif mendarat di halaman Rumah Jagal terbesar di Kota itu.

Lima Manusia yang telah berevolusi dengan tangan diborgol digiring ke dalam Rumah Jagal.

Mereka tak bisa melakukan perlawanan dan hanya bisa pasrah saja, karena tubuh mereka telah disuntikkan Vaksin Zero yang membuat sihir mereka tidak bisa digunakan selama 24 jam.

Vaksin Zero ini ditemukan beberapa hari yang lalu oleh ilmuwan-ilmuwan Lemurian dari laboratorium Militer karena terlalu banyak Manusia yang berhasil melakukan evolusi yang membuat cemas para petinggi Bangsa Lemurian. Dan kelima Manusia ini adalah hasil dari uji coba Vaksin Zero yang berhasil menekan sihir mereka—sehingga mereka seperti manusia biasa lainnya.

“Hei, cepat jalan dasar ternak lemah!” Vuvu menendang punggung Manusia di depannya.

Vuvu adalah Lemurian laki-laki yang merupakan Prajurit Lemurian yang bertugas di laboratorium Militer dan ditugaskan mengantarkan Kelima Manusia ini ke rumah Jagal—karena mereka tidak dibutuhkan lagi.

Manusia yang ditendang oleh Vuvu langsung tersungkur ke depan menabrak punggung wanita di depannya.

“Maaf Nona, aku tidak bisa menahan tendangannya!” seru Laki-laki itu, tetapi wanita itu hanya menoleh ke belakang saja tanpa berkata sepatah katapun.

“Hei, ternak sialan! Cepat bergerak, siapa yang menyuruhmu berbicara!” Vuvu makin marah—sehingga laki-laki itu mempercepat langkahnya memasuki rumah Jagal.

Lemurian bertubuh besar setinggi dua meter tersenyum menatap Kelima Manusia yang akan ia potong-potong tubuhnya menjadi potongan kecil dan tubuh itu akan disuplai ke berbagai restoran di Kota Baradal.

Namun, tiba-tiba pandangannya tertuju pada wanita Asia dengan paras cantik. “Ternak yang satu ini akan melayaniku lebih dulu di ranjang sampai aku bosan baru dipotong!” Seringai tipis terpancar dari sudut bibirnya. “Apakah kalian sudah mencobanya di laboratorium?” Dia penasaran apakah Manusia ini masih verawan atau bekas dari Prajurit Lemurian.

Vuvu menatap sinis Lemurian bertubuh besar itu dan berkata, “Kami tidak memiliki kelainan sekxual sepertimu yang tertarik pada ternak.”

Sangat tabu bagi Lemurian melakukan hubungan dengan mahkluk dari luar Lemurian, karena mereka menganggap itu sama saja mencemari keagungan Ras mereka yang merupakan Ras paling agung di alam semesta.

“Aku akan menganggap tidak pernah mendengar ucapanmu. Namun, lain kali jangan katakan itu secara terang-terangan karena kamu bisa ditangkap dan dihukum berat!” Vuvu menasihatinya.

“Maaf ....”

Lemurian bertubuh besar itu menundukkan wajahnya dan bergegas membawa keempat Manusia ke mesin pemotongan, sedangkan satu Manusia wanita ia taruh di kamar kecil tempat peristirahatan pekerja Rumah Jagal tersebut.

Teriakan kesakitan terdengar saat mesin pemotongan mulai memotong-motong tubuh mereka.

“Sial! Apakah aku akan bernasib sama dengan mereka?” gumam wanita bernama Hinata Ozawa yang kini terbaring di ranjang lusuh. “Cih, sepertinya lebih baik tubuhku dipotong-potong dari pada harus melayani babi sialan ini!” gerutunya ketika Lemurian bertubuh besar memasuki kamar dengan seringai menjijikkan di wajahnya.

“Jangan marah begitu gadis nakal!” Lemurian bertubuh besar menanggalkan pakaiannya. “Panggil saja aku Bul, Lemurian tertampan di Kota Baradal he-he-he ....” Dia melompat ke ranjang yang membuat kaki-kaki ranjang tersebut patah tak sanggup menahan beban berat dari tubuhnya yang besar.

Hinata mengerutkan keningnya dan menendang ke arah kaki ketiga Bul yang tampak perkasa itu, tetapi kakinya langsung ditangkap oleh Bul dan merobek pakaiannya yang langsung memperlihatkan kulit putihnya yang membuat Bul tak sabar untuk menerkamnya.

“Sial! Jauhkan tangan kotormu itu babi sialan!” bentak Hinata meronta-ronta walaupun tahu usahanya itu akan sia-sia saja.

“He-he-he... kamu harus bersyukur mendapatkan ciuman pertama dari Lemurian tampan ini!” goda Bul memonyongkan bibirnya yang sangat tebal dan hitam itu ke arah bibir Hinata yang langsung menitikkan air mata.

Namun, tiba-tiba benda-benda yang terbuat dari logam yang ada di kamar kecil itu beterbangan dan kemudian menyatu membentuk tinju.

Bul dan Hinata terkejut melihatnya.

“Bukankah Prajurit tadi mengatakan tidak melarangku melakukan apa saja pada ternak ini, kenapa sekarang ia malah menggangguku?” gumam Bul yang menyangka kejadian ini ulah Vuvu.

Bul melompat dari ranjang dan menyemburkan api biru yang langsung melelehkan tinju yang terbuat dari berbagai jenis logam tersebut.

“Hei, Prajurit sialan! Kenapa kamu mengganggu kesenanganku?” teriak Bul membuka pintu kamar dan menghempaskannya dengan keras. Namun, ia langsung tercengang saat melihat Rumah Jagalnya telah dipenuhi kobaran api. “Lemurian mana yang berani melakukan ini, Aku akan membunuh mereka!” Bul sangat marah dan menerobos ke dalam api, karena ia curiga pelakunya masih berada di luar rumah Jagal.

...***...

Ilustrasi Hinata Ozawa (sumber Pinterest)

Terpopuler

Comments

mas kus

mas kus

mau. enak-enakan malah dapat gangguan. hajar bos....

2022-08-29

2

Reymundo Hidayat

Reymundo Hidayat

joss

2022-08-15

1

Bebas merdeka

Bebas merdeka

bantaiiii

2022-07-10

2

lihat semua
Episodes
1 Bangsa Lemurian
2 Evolusi
3 Menuju Kota Sirte
4 Perpustakaan Kota Sirte
5 Alex Reus
6 Perasaan Seperti Superhero
7 Menyelamatkan Alex Ruis
8 Klinik Kesehatan di Desa Kecil
9 Masa Lalu Alex Reus
10 Kota Baradal
11 Hinata Ozawa
12 Jenderal Randal
13 Rumah 099
14 Iris dan Palpale
15 Sihir Gravitasi
16 Gertakan Bonar
17 Asep dan Hayati
18 Succubus Sonia
19 Kemarahan Bonar
20 Kisruh di Peternakan
21 Perlawanan Manusia Yang Berhasil Berevolusi
22 Badai Petir Dari Eden
23 Bala Bantuan
24 Meteoroid Jatuh Dari Langit
25 Bonar Menghilang
26 Keadaan Bertambah Kacau
27 Jebakan Tanaman Merambat
28 Menuju Planet CC-077
29 Jenderal Sirte Mendekati Balaine
30 Berhasil Kabur
31 Bangsa Bunian
32 Aluaso
33 Lembah Raspur
34 Pendaratan Darurat
35 Lembah Raspur
36 Pengepungan Bonar di Lembah Raspur
37 Lubang Cacing Runtuh
38 Valana Tertimpa Batu
39 Piring Logam Besar
40 Mereka Masih Hidup
41 Markas Pasukan Revolusioner
42 Markas Pasukan Revolusioner II
43 Penyerbuan Markas Militer Bangsa Lemurian di Planet CC-077
44 Perang di Planet C-077
45 Perang di Planet CC-077 II
46 Perang di Planet CC-077 III
47 Perang di Planet CC-077 IV
48 Perang di Planet CC-077 V; Sonia Tersudutkan
49 Perang di Planet CC-077 VI ; Menyudutkan Lori
50 Perang di Planet CC-077 VII ; Situasi Medan Perang Yang Kacau
51 Perang di Planet CC-077 VIII
52 Perang Terakhir
Episodes

Updated 52 Episodes

1
Bangsa Lemurian
2
Evolusi
3
Menuju Kota Sirte
4
Perpustakaan Kota Sirte
5
Alex Reus
6
Perasaan Seperti Superhero
7
Menyelamatkan Alex Ruis
8
Klinik Kesehatan di Desa Kecil
9
Masa Lalu Alex Reus
10
Kota Baradal
11
Hinata Ozawa
12
Jenderal Randal
13
Rumah 099
14
Iris dan Palpale
15
Sihir Gravitasi
16
Gertakan Bonar
17
Asep dan Hayati
18
Succubus Sonia
19
Kemarahan Bonar
20
Kisruh di Peternakan
21
Perlawanan Manusia Yang Berhasil Berevolusi
22
Badai Petir Dari Eden
23
Bala Bantuan
24
Meteoroid Jatuh Dari Langit
25
Bonar Menghilang
26
Keadaan Bertambah Kacau
27
Jebakan Tanaman Merambat
28
Menuju Planet CC-077
29
Jenderal Sirte Mendekati Balaine
30
Berhasil Kabur
31
Bangsa Bunian
32
Aluaso
33
Lembah Raspur
34
Pendaratan Darurat
35
Lembah Raspur
36
Pengepungan Bonar di Lembah Raspur
37
Lubang Cacing Runtuh
38
Valana Tertimpa Batu
39
Piring Logam Besar
40
Mereka Masih Hidup
41
Markas Pasukan Revolusioner
42
Markas Pasukan Revolusioner II
43
Penyerbuan Markas Militer Bangsa Lemurian di Planet CC-077
44
Perang di Planet C-077
45
Perang di Planet CC-077 II
46
Perang di Planet CC-077 III
47
Perang di Planet CC-077 IV
48
Perang di Planet CC-077 V; Sonia Tersudutkan
49
Perang di Planet CC-077 VI ; Menyudutkan Lori
50
Perang di Planet CC-077 VII ; Situasi Medan Perang Yang Kacau
51
Perang di Planet CC-077 VIII
52
Perang Terakhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!