Kobaran Api menyelimuti tubuh Alex Reus—yang langsung menembakkan Laser Api dari kedua matanya ke arah Prajurit Lemurian yang dengan mudah memantulkan kembali Laser Api itu dengan Tameng Hefaistos.
Alex mengerutkan keningnya serta tidak menyangka akan tertangkap oleh Prajurit Lemurian—padahal ia baru beberapa hari berhasil meminum darah Lemurian sehingga ia berhasil membangkitkan kekuatan terpendamnya.
Tameng Hefaistos adalah sebutan untuk Tameng khusus yang diciptakan untuk menjinakkan Lemurian yang melakukan kejahatan, akan tetapi tidak mau ditangkap dan mereka kerap sekali melakukan perlawanan—sehingga melukai Polisi Lemurian.
Seribu tahun yang lalu ilmuwan Lemurian berhasil menciptakan alat pertahanan yang dapat memantulkan segala jenis Sihir, tetapi bahan yang dibutuhkan untuk membuat Tameng Hefaistos ini sangat langka dan hanya ada di Planet Orius, serta untuk mendapatkan bahannya tersebut seperti mendulang emas di tumpukan pasir, makanya hanya Prajurit dan Polisi Lemurian saja yang menggunakan Tameng Hefaistos ini.
Komandan Prajurit Lemurian menyeringai menatap Alex yang tampak putus asa dan hanya menembakkan Laser Api secara acak saja, karena tidak ada satu Lemurian pun yang berhasil ia lukai.
“Kenapa ada warga sipil yang mendekat?” Komandan Lemurian itu terkejut melihat Nie mendekati area barikade yang dibuat Prajurit Lemurian.
“Tolong menjauh dari area ini, karena wilayah ini diambil alih oleh militer!”
Polisi Lemurian yang berada di luar barikade berkata menggunakan transmisi suara ke Nie yang dikendarai oleh Bonar, tetapi ia tidak mau memperlambat laju Nie yang dikendarainya.
“Tuan dan Nona tolong menjauh dari area barikade militer atau kami akan mengambil tindakan tegas!”
Namun, Bonar tetap melajukan Nie ke arah barikade militer, sehingga Polisi Lemurian itu semakin marah dan berkata, “Peringatan terakhir! Tolong menjauh dari area barikade militer atau kami akan melumpuhkan kalian!”
Sepuluh Lemurian segera membidik Bonar dan Lerenia dengan Senapan Serbu berpeluru yang mengandung material Nuklir. Kemudian mereka pun menarik pelatuk sehingga Sepuluh peluru meleset ke arah Bonar dan Lerenia.
Para Polisi Lemurian itu menggelengkan kepala karena pengendara Nie ini sangat bodoh, malah melakukan bunuh diri—akan tetapi mereka langsung tercengang saat melihat Kesepuluh Peluru berhenti melaju saat Bonar mengucapkan kata, “Controller!”
Bonar melepas tudung kepalanya, begitu juga dengan masker serta kacamata hitam yang ia kenakan. Tak lama berselang tanda merah muncul di Layar Virtual Nie para Polisi Lemurian yang menunjukkan gambar Lerenia sebagai buronan dengan bounty Satu Milyar Tael Emas—yang menjadikan Lerenia sebagai Buronan dengan bounty termahal sepanjang sejarah Bangsa Lemurian.
Namun, bounty untuk Bonar hanya 1000 Tael Emas saja, karena saat ia melarikan diri dari kandang ternak—ia tidak membunuh Prajurit Lemurian dan saat itu ia juga belum meminum darah Lemurian untuk berevolusi agar mendapatkan kekuatan Sihir.
Mendapatkan informasi dari database Kepolisian Bangsa Lemurian kalau wanita Lemurian dan ternak di depan mereka adalah buronan, ke Sepuluh Polisi Lemurian langsung kembali menembakkan senapan berpeluru nuklir secara membabi buta—karena mereka yakin Lemurian dan ternak ini pasti memiliki kekuatan Sihir, sebab mampu menghentikan laju peluru yang mereka tembakkan sebelumnya.
“Lapor! Satu Buronan paling dicari dan satu ternak muncul di luar area barikade militer!” seru salah satu Polisi Lemurian meminta bantuan pada Prajurit Lemurian yang sedang mengepung Alex melalui transmisi suara yang terletak di Nie.
“Buronan paling dicari?” Komandan Militer Prajurit Lemurian terkejut mendengarnya. Dia kemudian berkata, “Bunuh ternak ini dan kita harus mendapatkan wanita sialan itu!”
Dia langsung mengenali buronan paling dicari tersebut pasti wanita yang telah mencuri darah leluhur Pertama Bangsa Lemurian.
Lerenia langsung panik saat para Polisi Lemurian malah melakukan rentetan tembakan bertubi-tubi ke arah mereka dan Bonar tampak tersenyum.
“Hei, cepat lakukan sesuatu!” gerutu Lerenia langsung bertransformasi menjadi Manusia Burung Gagak dan mengibaskan sayap hitamnya—yang memunculkan angin tornado untuk menghempaskan peluru nuklir yang mengarah pada mereka.
Bonar melompat ke udara setinggi Lima Puluh Meter dari tanah sembari berkata, “Sayap Teofani!” Sepasang sayap putih pun muncul di punggungnya.
Bonar tampak seperti malaikat dalam cerita-cerita fantasi—sehingga para Polisi Lemurian terkejut melihatnya karena sebelumnya ia telah mengendalikan peluru nuklir, dan kini ia malah bertransformasi menjadi Manusia bersayap.
“Controller!”
Bonar menggunakan pikirannya mengendalikan semua peluru yang tiba-tiba berhenti bergerak, seperti tak ada lagi gravitasi di sana—karena Nie dan Senapan Serbu milik Polisi Lemurian juga ikut melayang.
Bonar kini merasa seperti Thanos dalam film jadul berjudul Avengers: Infinity War yang tayang tahun 2018. “Siapa yang menjadi ternak yang akan menjadi buruan Manusia Agung ini ha-ha-ha!” Bonar mengejek Polisi Lemurian.
Entah kenapa Lerenia merasa sedikit tersinggung dengan ucapan Bonar, karena yang dimaksud menjadi buruannya itu secara harfiah termasuk dirinya juga—karena ia berasal dari Bangsa Lemurian.
“Rasakanlah bagaimana rasanya menjadi makhluk lemah yang dimangsa oleh Harimau Sumatera yang akan menghantui Bangsa Lemurian kalian!” Sorot mata Bonar tampak tajam dan menunjukkan kebencian yang telah terpendam sangat dalam di lubuk hatinya.
Peluru-Peluru yang melayang di udara tiba-tiba berbalik ke arah Polisi Lemurian yang langsung menggunakan Tameng Hefaistos untuk menangkisnya.
“Seth!”
Bonar merapal mantera untuk mengendalikan Pasir yang ada disekitar mereka dan Pasir tersebut bergerak seperti ular dan langsung menarik Tameng Hefaistos dari tangan para Polisi Lemurian.
Mereka tercengang bercampur panik dan langsung melarikan diri ke area barikade militer untuk menyelamatkan diri, salah satu diantara mereka segera menggunakan kekuatan Sihirnya dan lenyap ke dalam tanah.
“Golem!” seru Lerenia. “Dia menyatu dengan tanah! Hati-hati mungkin ia akan tiba-tiba muncul dan mendadak menyerang kita!”
Bonar hanya menganggukkan kepala dan Peluru-Peluru yang memiliki kandungan nuklir tersebut melesat ke arah Polisi Lemurian—yang langsung menimbulkan ledakan yang sangat besar seperti Bom saja. Tanah langsung berlubang sedalam Sepuluh Meter dengan area terdampak ledakan adalah radius 20 Meter Persegi.
“Hebat-hebat!” Bonar bertepuk tangan—karena hanya ada Satu Polisi Lemurian saja yang tewas oleh tembakan peluru-peluru tersebut.
Kemungkinan Polisi Lemurian yang satu ini mendapatkan luka tembak yang paling banyak diantara mereka, karena dia yang berlari paling belakang—sedangkan sisanya menderita luka cukup serius walaupun mereka telah menggunakan Sihir untuk menangkisnya. Namun, beberapa peluru tetap menembus tubuh mereka.
“Ini sangat hebat Lerenia, aku benar-benar seperti Thanos yang akan melenyapkan Lemurian jahat dan membentuk ulang Sistem Hukum yang beredar di Planet ini—agar kalian tidak menjadi parasit bagi Planet lain ha-ha-ha!” Bonar tertawa terkekeh. “Controller!” katanya lagi dan Sepuluh Senapan Serbu yang melayang di udara langsung menembakkan sisa peluru yang ada di dalam Magasin.
Delapan Polisi Lemurian langsung tewas dengan luka tembakan peluru di sekujur tubuh mereka dan kejadian ini berlangsung secara live streaming melalui kamera yang terpampang di Nie milik Kesepuluh Polisi Lemurian—sehingga para Lemurian di berbagai tempat terperanjat melihatnya dan menjadi topik hangat di media sosial mereka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments
mas kus
langsung jadi hebat si bonar. Horas....
2022-08-28
2
Wedus Gembel
buronan nomer dua setelah lerenia
2022-06-28
2
Wedus Gembel
bakal jadi buronan setelah ini
2022-06-28
2