Iris menggertak kan giginya dan menghilangkan kemampuan Sihirnya—sehingga tiba-tiba muncul wanita seksi dengan kulit gelap eksotis, tubuhnya terlihat sangat menggoda sehingga Bonar dan Alex membelalakkan mata.
“Ini... Dark Elf mbak-mbak bohai!” teriak Bonar dengan semangat—sehingga Lerenia mengerutkan keningnya, ekspresi Bonar sangat berbeda sekali saat pertama kali bertemu dengannya.
“Bos! Ingat tujuan kita kemari apa dan bukankah kalian para Manusia sangat membenci Bangsa Lemurian!” Lerenia mencibir mereka.
“Oh, maafkan aku Rose... aku khilaf karena Succubus ini menggunakan Sihir hitam!” Alex berkilah dan langsung teringat kekasihnya yang telah menghilang ketika Bangsa Lemurian menyerbu Kota Berlin.
“Terkutuk kau Succubus sialan!” Bonar ikut-ikutan menyalahkan Iris yang padahal tidak melakukan Sihir apapun pada mereka. “Kau pasti menggunakan Sihir Hitam dasar mahluk jahat!” Bonar mengutuk Iris.
Hinata menghela nafas panjang dan berpikir kedua Pria Bumi ini terlalu sering menonton anime sehingga pikiran mereka telah terkontaminasi adegan fiksi tersebut—karena jelas-jelas wanita di depan mereka itu adalah Lemurian bukan Succubus
Bonar yang bersenang-senang mempermainkan Iris tiba-tiba senyuman di wajahnya menghilang, sehingga Lerenia yang bersantai-santai saja segera bersikap waspada.
Lerenia tahu bila Bonar sudah tidak bercanda lagi maka musuh yang mereka hadapi pastilah kuat, dan inilah yang paling ia takutkan ketika memasuki tanah terlarang ini. Tempat ini tanpa hukum dan yang kuatlah yang menindas yang lemah, mungkin Gangster Zero Nine memutuskan berkonfrontasi dengan mereka walaupun mereka telah membayar upeti saat masuk tanah terlarang.
Lemurian laki-laki dengan seringai tipis terpancar dari sudut bibirnya berjalan dengan santai diantara kerumunan Ras Beast.
“Hadeh Iris... Iris! Bagaimana kamu bisa ditangkap oleh ternak ini? Apakah kamu ingin Gangster Zero Nine menyelamatkanmu, tetapi sebagai kompensasinya ternak-ternak ini akan menjadi milik kami!” Palpale berkata dengan santai tanpa memperdulikan kalau Iris sedang disandera oleh Bonar.
Ratusan Lemurian dan Ratusan Alien berbagai macam Ras dengan senjata masing-masing berkumpul di luar Rumah 099, mereka adalah anggota Gangster Zero Nine.
“Dia Palpale, Bos Gangster Zero Nine!” gerutu Lerenia yang mendapatkan informasi tentang Palpale setelah menjelajah Layar Virtual ketika mereka masih di Skiff.
Palpale tersenyum menatap Lerenia dan berkata, “Sejak kapan Bangsa Lemurian menjadi rendahan sepertimu? Seharusnya Lemurian lah yang memperbudak Ras lain!” Jelas Palpale sangat tidak menyukai Lerenia.
Lerenia memilih diam saja dan ia sudah mengetahui sejak awal kalau konsekuensi mengikuti Bonar—dirinya akan dicap sebagai pengkhianat yang tak bisa diampuni. Namun, dengan evolusi Bonar yang memiliki kekuatan Rataka Yang Agung maka dirinya pasti akan baik-baik saja di masa depan, akan tetapi untuk saat ini Bonar belum mahir menggunakan Sihir hebat itu.
Karena Lerenia tak menggubris ucapannya, Palpale segera menatap Iris lagi yang wajahnya kini tampak sangat pucat karena lehernya masih dililit oleh tanaman merambat.
“Cepat jawab Iris atau kamu ingin seperti Lemurian sampah itu juga ha-ha-ha ....” Palpale menggoda Iris yang hanya bisa mengedipkan matanya tanda setuju dengan tawaran darinya. “Nah, gitu dong! Kenapa tidak sejak tadi saja kita bekerjasama maka kamu tidak akan berakhir seperti ini!” katanya lagi.
Alex merasa Lemurian di hadapannya ini sangat sombong dan angkuh. Dia kemudian menggunakan Laser Api menyerang Palpale, tetapi tiba-tiba tubuhnya berputar-putar karena Gravitasi disekitarnya menghilang dan Laser Api yang keluar dari kedua bola matanya menembak ke segala arah.
Beberapa Ras Beast terkena Laser Api itu, sedangkan Bonar segera menggunakan Tameng Hefaistos memantulkan Laser api—sehingga ia, Hinata dan Lerenia tidak terkena Laser Api.
Namun, rambut panjang Iris malah terbakar karena Bonar tidak melindunginya—sehingga Iris berteriak histeris dan Palpale segera memadamkan api yang membakar rambut Iris menggunakan Sihir Gravitasinya.
“Kemampuan Sihir yang hebat!” gumam Bonar segera mengencangkan ikatan tanaman merambat pada Iris.
“Tidakkkkkkk!” Pria berkepala Singa takut tuannya itu akan mati dan mereka sebagai budak akan ikutan mati juga.
Ras Beast lainnya juga memohon pada Bonar agar melepaskan Iris dan beberapa Beast berkata akan melakukan apapun agar Iris tidak disakiti oleh Bonar.
Bonar tersenyum cerah karena reaksi para Beast inilah yang ia tunggu-tunggu sejak tadi. Dia berusaha membuat pesan tersirat kalau Palpale tak akan bisa menyelamatkan Iris dari tangannya.
“Kamu berani bermain api ternak brengsekkk!” umpat Palpale karena Bonar malah menyiksa Iris.
Bonar berpura-pura tidak mendengar ocehannya dan bersiul melengking serta membuang pandangan ke arah lain.
Palpale mengerutkan keningnya dan segera menggunakan Sihir Gravitasi pada Bonar serta memberikan tanda pada anak buahnya untuk segera menyerang.
“Hei, Singa! Cepat lawan para Lemurian itu, kalau tidak aku akan mencekik Lemurian seksi ini hingga mati!” ancam Bonar.
Pria berkepala Singa menggertak kan giginya dan menarik nafas dalam-dalam kemudian melompat ke arah Palpale. Ras Beast lainnya juga segera menyerbu ke arah anggota Gangster Zero Nina yang menyerbu masuk ke dalam rumah 099.
“Dasar Beast bodoh! Apakah kalian ingin mati juga?” Palpale mengeluarkan Pistol yang ia selipkan di pinggangnya dan menembak Pria berkepala Singa.
Booooooommmmmmm!
Tangan Pria berkepala Singa hancur karena peluru Pistol milik Palpale berisi kandungan Nuklir, sehingga ledakan yang diakibatkan oleh Peluru Pistol itu cukup mengerikan.
Bonar serta para anggota Gangster Zero Nine segera menggunakan Tameng Hefaistos agar tidak terdampak dari ledakan peluru Pistol Palpale.
Seringai tipis terpancar dari sudut bibir Palpale dan merasa Pria berkepala Singa bukan lagi ancaman baginya karena tangannya sudah hancur. Namun, ia langsung mengerutkan keningnya karena Bonar tidak terpengaruh oleh Sihir Gravitasi yang ia lepaskan tadi.
“Ternak ini menggunakan Sihir untuk membuat kakinya tetap menempel pada lantai,” gumamnya tak menyangka Bonar sangat cerdas dalam manipulasi Sihirnya.
Kedua kaki Bonar kini bertransformasi menjadi logam dan menancap ke dalam lantai—sehingga Sihir Gravitasi Palpale tidak berpengaruh padanya.
“Ada banyak musuh di sini, sepertinya kalau aku melenyapkan kalian maka para Lemurian di luar sana akan berterimakasih padaku karena kalian tetap juga kriminal yang harus diberantas!” kata Bonar segera merapal kan Mantera Sihir, “Controller!”
Senapan serbu, Pistol, Pedang dan benda-benda lainnya yang dipegang oleh seluruh anggota Gangster Zero Nine melayang ke udara—walaupun pemiliknya berusaha mempertahankan benda itu, tetapi benda-benda tersebut tetap melayang ke udara.
“Kemampuan Gravitasi yang lebih hebat?” Palpale salah menduga kemampuan Sihir milik Bonar yang sebenarnya hanya bisa mengendalikan beberapa objek tak bernyawa saja.
Senapan serbu serta Pistol yang masih memiliki peluru segera mengarahkan moncongnya ke arah para Gangster Zero Nine—termasuk ke arah Palpale juga.
“Apakah kamu mengira senjata lemah itu mampu melukaiku?” Palpale tersenyum dan menggunakan Sihir Gravitasi pada Peluru yang melesat ke arahnya.
Peluru itu meledak di udara, tetapi Peluru-Peluru lain berhasil melesat ke arah para anggota Gangster Zero Nine.
Ras di luar Lemurian langsung tewas oleh tembakan senapan serbu yang dikendalikan oleh Bonar—sedangkan para Lemurian berhasil mengelak karena mereka langsung menggunakan kemampuan Sihir mereka untuk menghindar.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments
Supandi
👍👍👍⭐⭐⭐
2022-06-30
2
Supandi
✍️✍️✍️🔥💪💪💪
2022-06-30
1
Supandi
👍👍👍👍
2022-06-30
1