Perpustakaan Kota Sirte

Setelah Lerenia membeli Nie, kini mereka mendapatkan masalah baru—karena Bonar tidak mengerti cara mengendarai kendaraan yang mirip dengan sepeda motor yang bisa terbang tersebut.

“Kau sajalah yang menjadi sopirnya, nanti aku akan belajar mengemudi di tempat sepi. Lagian aku juga tak ada SIM, nanti kita ditilang oleh Polisi Lemurian,” bisik Bonar pada Lerenia—yang langsung mengerutkan keningnya dan menghela nafas panjang.

“Sebenarnya ini sangat gampang, hidupkan mesin dan kendalikan dengan pikiran ke mana arah yang dituju, termasuk juga lajunya!” sahut Lerenia langsung mengendarai Nie dan membonceng Bonar menuju Perpustakaan Kota Sirte—yang merupakan salah satu Kota Kuno yang telah berusia jutaan tahun.

Hanya dalam dua menit saja, mereka telah sampai di halaman Perpustakaan Kota Sirte.

Bangunan Perpustakaan tersebut tampak sangat tua dan mirip dengan bangunan abad pertengahan Eropa. Bonar langsung kagum melihatnya dan tidak menyangka bangsa barbar ini memiliki jiwa seni dalam arsitektur juga.

Keduanya pun memasuki Perpustakaan dan lagi-lagi Bonar sangat takjub melihat pemandangan di depan matanya. Ada mungkin jutaan buku yang disusun dengan rapi di rak buku. Ini adalah Surga bagi pecinta buku.

Lerenia mengeluarkan benda kecil sebesar baterai jam tangan dan tiba-tiba muncul layar virtual di depannya. Teknologi bangsa Lemurian ini sangat canggih, apakah mereka mendapatkannya dari Planet-Planet berpenghuni yang telah mereka taklukkan? Itu menjadi tanda tanya besar dalam benak Bonar.

Namun, ia mengesampingkan dulu tentang itu, karena tujuan utama mereka ke sini adalah untuk mengetahui apa kekuatan terpendamnya setelah berevolusi—sebab di dalam darahnya kini bercampur dengan darah Leluhur Lemurian Pertama, Rataka Yang Agung.

“Apa yang kamu lakukan?” Bonar bertanya pada Lerenia yang menyentuh Layar Virtual dan muncul angka ^|IV dan ¡~V di Layar Virtual tersebut.

“Buku yang kita cari ada di deretan ke empat dari kanan dan rak Kelima!” sahut Lerenia langsung bergegas ke sana.

Dia juga tak mau berlama-lama berada di dalam Perpustakaan Kota Sirte, karena takut ada yang menyadari kalau Bonar adalah ternak yang kabur dari kandang dan akan sangat sulit kabur bila mereka diburu oleh Prajurit atau Polisi Lemurian Kota Sirte.

Berkat kecanggihan teknologi Bangsa Lemurian, mereka langsung menemukan Buku Lusuh cetakan tahun Kelima dalam Kalender Bangsa Lemurian.

Buku ini pasti cetakan pertama dan bersumber dari Rataka Yang Agung sendiri semasa dia hidup atau setidaknya Lemurian yang sezaman dengannya dan mengetahui kekuatan apa yang dimiliki oleh Rataka Yang Agung.

Detak jantung Bonar berdebar-debar hebat, ia tak sabar ingin mengetahui sekuat apa kekuatan terpendamnya itu. Apakah ia bisa berteleportasi langsung menuju Bumi atau bisa menghancurkan sebuah Planet—hanya dengan hentakan kaki saja.

Bonar mengerutkan keningnya saat Lerenia membuka lembar pertama Buku lusuh tersebut, karena hurufnya sangat rumit dan tak satupun yang dimengerti olehnya.

“Halaman pertama sulit untuk dibaca dan sepertinya ini menjelaskan tentang asal Rataka Yang Agung!” kata Lerenia langsung membalikkan buku ke halaman kedua. “Ini juga tak bisa dibaca!” keluhnya sembari menghela nafas dalam-dalam.

Bonar mengerutkan keningnya, sepertinya Buku ini rusak karena termakan usia yang telah lama dan sudah sering dibaca oleh para pengunjung Perpustakaan.

Ketika Lerenia membuka halaman terakhir, di sana ada sebuah kesimpulan dari Buku tersebut. Dikatakan Rataka Yang Agung memiliki Tujuh kekuatan khusus. Yaitu,

Pengendalian Objek Tak Bernyawa.

Rapalan Mantera: Controller.

Tranformasi Tubuh Sayap Malaikat.

Rapalan Mantera: Sayap Teofani.

Pengendalian Tanaman.

Rapalan mantera: Demeter.

Tranformasi Tubuh Menjadi Logam.

Rapalan Mantera: Terminator.

Pengendalian Badai Pasir.

Rapalan Mantera: Seth.

Teleportasi pendek.

Rapalan Mantera: Jump.

Mengubah Beberapa Objek Tertentu

Rapalan Mantera: Wangun.

Bonar terkejut mendengar ucapan Lerenia kalau Rataka Yang Agung ternyata memiliki Tujuh kekuatan super berbeda. Bonar sangat senang mendengarnya dan tak sabar untuk menggunakan kekuatan terpendamnya tersebut.

“Aku tak menyangka bisa menggunakan sayap Teofani tanpa menggunakan Rapalan Mantera ini. Mungkin gara-gara saat itu aku tepat dalam membayangkan kekuatan yang terpendamku.”

Bonar langsung membayangkan dirinya seperti Superhero dalam cerita fantasi.

“Baiklah, kita harus pergi dari sini,” sahut Lerenia sembari menghela nafas dalam-dalam. Padahal awalnya dirinya yang ingin menggunakan darah Leluhur Pertama Bangsa Lemurian tersebut, tetapi takdir berkata lain; malah Manusia yang dianggap oleh bangsanya sebagai ternak yang beruntung mendapatkan kekuatan Rataka Yang Agung.

Bonar mengangguk pelan, tetapi tiba-tiba mereka mendengar ledakan yang sangat keras disertai dengan suara sirene yang meraung-raung di Kota Sirte.

“Apa yang terjadi?” Bonar penasaran.

“Polisi Lemurian sedang mengejar penjahat berbahaya,” sahut Lerenia.

Api berbentuk laser membakar sebuah Gedung setinggi Dua meter, kemudian Prajurit Lemurian yang mengendarai Nie menembakkan senjata dengan peluru Nuklir ke bawah dan menimbulkan getaran seperti Gempa Bumi pada Kota Sirte.

Para Prajurit Lemurian tidak menggunakan kekuatan terpendam mereka, karena mereka saat ini menggunakan Pakaian khusus terbuat dari Logam yang mampu menghindari kerusakan fatal saat terkena tembakan peluru maupun serangan Sihir.

Bonar langsung melompat ke atas Nie dan mengendalikan kendaraan terbang tersebut dengan mudah—karena ia merapalkan Controller saat mengendarainya.

“Apa kamu gila? Jangan ajak-ajak aku ke kematian, dong!” gerutu Lerenia—karena ia merupakan seorang buronan dan pasti akan terdeteksi oleh Polisi Lemurian bila mendekati mereka.

“Itu bukan Polisi, perhatian pakaian mereka,” sahut Bonar yang merasa Pakaian mereka mirip dengan Prajurit Lemurian yang ada di kandang ternak saat ia ditangkap oleh mereka. “Itu adalah Prajurit Lemurian dan mereka pasti sedang menangkap Manusia yang lari dari kandang!” katanya lagi.

“Tapi ....”

Lerenia akhirnya sadar Prajurit Lemurian hanya bergerak saat ada ternak yang kabur. Namun, demi menyelamatkan satu Manusia dengan melawan satu Peleton Prajurit Lemurian adalah tindakan konyol. Itu sama saja dengan bunuh diri.

Bonar tetap bersikeras pergi ke sana, karena bila yang ingin ditangkap oleh Prajurit Lemurian itu adalah Manusia, maka ia akan beruntung jika berhasil menyelamatkannya—karena kekuatan terpendam Manusia itu cukup hebat juga. Dia mampu mengendalikan Api berbentuk Laser, seperti Superman saja.

...***...

“Jangan biarkan ternak itu keluar dari Kota Sirte, pasang barikade seluas satu Kilometer dan ungsikan Penduduk terdekat dengan tempat kejadian perkara agar tidak dijadikan sebagai sandera oleh ternak itu!” Komandan Peleton Prajurit Lemurian berkata melalui saluran transmisi suara yang terhubung ke semua Nie milik Prajurit Lemurian.

“86 Komandan, kami telah mengungsikan semua Penduduk!” sahut Prajurit Lemurian yang berada satu Kilometer darinya.

“Kalau begitu serang dia dengan kekuatan penuh, kalau dia mati maka kita akan langsung memakan daging bakar ha-ha-ha!” Komandan Prajurit Lemurian tersebut tertawa.

“Apa kita tidak akan dimarahi oleh Jenderal Siute nanti Komandan?” sahut Prajurit Lemurian di sebelahnya.

“Kita tinggal berkilah saja kalau dia berusaha membantai Penduduk Kota Sirte dan mengatakan kerusakan besar yang terjadi di sini adalah ulahnya!” kata Komandan Prajurit Lemurian tersebut segera membidik Manusia yang berlumuran Api di sekujur tubuhnya.

Terpopuler

Comments

mas kus

mas kus

ada kawan juga nih buat jadi Sekutu

2022-08-28

1

Sofyan Muchtar

Sofyan Muchtar

aya wae...

2022-06-23

4

Casriadi Ncas

Casriadi Ncas

gmn keadaan tangan kiri lerenia yg terpotong,,,, lanjut,🔥🔥💪

2022-06-17

4

lihat semua
Episodes
1 Bangsa Lemurian
2 Evolusi
3 Menuju Kota Sirte
4 Perpustakaan Kota Sirte
5 Alex Reus
6 Perasaan Seperti Superhero
7 Menyelamatkan Alex Ruis
8 Klinik Kesehatan di Desa Kecil
9 Masa Lalu Alex Reus
10 Kota Baradal
11 Hinata Ozawa
12 Jenderal Randal
13 Rumah 099
14 Iris dan Palpale
15 Sihir Gravitasi
16 Gertakan Bonar
17 Asep dan Hayati
18 Succubus Sonia
19 Kemarahan Bonar
20 Kisruh di Peternakan
21 Perlawanan Manusia Yang Berhasil Berevolusi
22 Badai Petir Dari Eden
23 Bala Bantuan
24 Meteoroid Jatuh Dari Langit
25 Bonar Menghilang
26 Keadaan Bertambah Kacau
27 Jebakan Tanaman Merambat
28 Menuju Planet CC-077
29 Jenderal Sirte Mendekati Balaine
30 Berhasil Kabur
31 Bangsa Bunian
32 Aluaso
33 Lembah Raspur
34 Pendaratan Darurat
35 Lembah Raspur
36 Pengepungan Bonar di Lembah Raspur
37 Lubang Cacing Runtuh
38 Valana Tertimpa Batu
39 Piring Logam Besar
40 Mereka Masih Hidup
41 Markas Pasukan Revolusioner
42 Markas Pasukan Revolusioner II
43 Penyerbuan Markas Militer Bangsa Lemurian di Planet CC-077
44 Perang di Planet C-077
45 Perang di Planet CC-077 II
46 Perang di Planet CC-077 III
47 Perang di Planet CC-077 IV
48 Perang di Planet CC-077 V; Sonia Tersudutkan
49 Perang di Planet CC-077 VI ; Menyudutkan Lori
50 Perang di Planet CC-077 VII ; Situasi Medan Perang Yang Kacau
51 Perang di Planet CC-077 VIII
52 Perang Terakhir
Episodes

Updated 52 Episodes

1
Bangsa Lemurian
2
Evolusi
3
Menuju Kota Sirte
4
Perpustakaan Kota Sirte
5
Alex Reus
6
Perasaan Seperti Superhero
7
Menyelamatkan Alex Ruis
8
Klinik Kesehatan di Desa Kecil
9
Masa Lalu Alex Reus
10
Kota Baradal
11
Hinata Ozawa
12
Jenderal Randal
13
Rumah 099
14
Iris dan Palpale
15
Sihir Gravitasi
16
Gertakan Bonar
17
Asep dan Hayati
18
Succubus Sonia
19
Kemarahan Bonar
20
Kisruh di Peternakan
21
Perlawanan Manusia Yang Berhasil Berevolusi
22
Badai Petir Dari Eden
23
Bala Bantuan
24
Meteoroid Jatuh Dari Langit
25
Bonar Menghilang
26
Keadaan Bertambah Kacau
27
Jebakan Tanaman Merambat
28
Menuju Planet CC-077
29
Jenderal Sirte Mendekati Balaine
30
Berhasil Kabur
31
Bangsa Bunian
32
Aluaso
33
Lembah Raspur
34
Pendaratan Darurat
35
Lembah Raspur
36
Pengepungan Bonar di Lembah Raspur
37
Lubang Cacing Runtuh
38
Valana Tertimpa Batu
39
Piring Logam Besar
40
Mereka Masih Hidup
41
Markas Pasukan Revolusioner
42
Markas Pasukan Revolusioner II
43
Penyerbuan Markas Militer Bangsa Lemurian di Planet CC-077
44
Perang di Planet C-077
45
Perang di Planet CC-077 II
46
Perang di Planet CC-077 III
47
Perang di Planet CC-077 IV
48
Perang di Planet CC-077 V; Sonia Tersudutkan
49
Perang di Planet CC-077 VI ; Menyudutkan Lori
50
Perang di Planet CC-077 VII ; Situasi Medan Perang Yang Kacau
51
Perang di Planet CC-077 VIII
52
Perang Terakhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!