Pengakuan Aldo

Hari itu juga dua keluarga memutuskan untuk menyelenggarakan pernikahan Arsen dan Vega pada bulan depan, mengingat Arsen harus keluar kota selama beberapa minggu untuk keperluan bisnisnya.

"Pernikahan kalian berdua akan kita selenggarakan pada tanggal 14 Februari bulan depan, jadi Arsen, Vega kalian berdua harus menjaga hati kalian masing-masing, ingat kalian berdua sudah terikat oleh cincin pertunangan ini, papa berharap kamu bisa setia menunggu Arsen pulang dari luar kota, setelah itu kalian akan menikah" seru Javier sembari menyatukan tangan Arsen dan tangan Vega.

Arsen tampak tersenyum bahagia melihat calon istrinya yang sebentar lagi akan menjadi miliknya untuk selamanya. Sementara Vega tertunduk malu saat Arsen menatap dirinya begitu mesra.

Sementara itu Aldo benar-benar tidak bisa memejamkan matanya sedetik pun, pikirannya sudah kemana-mana, kemudian Ia memutuskan untuk pergi keluar kamar, Aldo pergi menuju balkon yang ada diluar kamarnya, sembari menatap langit yang penuh bintang bertaburan di malam ini.

Nancy membuka pintu kamar putranya, memastikan Aldo sudah tidur apa belum, namun Nancy begitu terkejut saat melihat Aldo yang sudah tidak ada di dalam kamarnya.

"Aldo...kemana dia?" ucap Nancy dengan matanya yang berkeliling mengitari sudut ruang kamar Aldo. Namun tak jua Ia menemukan putranya, tiba-tiba saja Nancy melihat pintu balkon sedang terbuka, Ia berjalan menuju arah balkon, dan Ia menemukan Aldo tengah berdiri memandang langit seorang diri. Nancy menghampiri putranya yang tampak memangku dagunya pada dua tangannya.

"Aldo..."

Aldo menoleh kearah sumber suara, dilihatnya sang Mama yang sudah berdiri di belakangnya.

"Mama...sedang apa mama disini?" tanya Aldo salah tingkah.

"Harusnya Mama yang tanya, ngapain kamu disini? bukannya tidur malah menghitung bintang!" jawab Nancy

"Yee Mama kali ajah Aldo berhasil menghitung bintang, tapi itu tidak mungkin" jawab Aldo tertunduk

"Seperti perasaanku pada bu Vega, pasti tak mungkin tercapai" gumam Aldo

"Hmm...ada sesuatu dibalik ucapanmu, katakan sama Mama, apa yang terjadi pada anak mama ini? apa kamu sedang jatuh cinta? katakan gadis mana yang sudah merebut cintamu dari Mama?" ucapan Nancy membuat Aldo menjadi salah tingkah, bagaimana Nancy tahu jika dirinya sedang kasmaran.

"Ah...Mama, Aldo sudah janji pada diri Aldo sendiri untuk tidak pacaran sebelum Aldo berhasil membuat Mama bangga pada Aldo, jadi Mama tidak usah menebak-nebak deh" jawab Aldo

"Aldo...Aldo...Mama tuh tahu persis gimana kamu, Mama yang sudah ngelahirin kamu, membesarkanmu, jadi pasti Mama tahu perubahan sikap dan mood kamu, kamu jatuh cinta kan? katakan saja, Mama tidak akan marah, jatuh cinta itu manusiawi, dan wajar seorang pria normal jatuh cinta kepada seorang wanita, katakan siapa gadis beruntung yang mendapatkan cintamu itu?" pertanyaan Nancy membuat Aldo semakin gugup dan semakin salah tingkah.

Nancy memang seorang yang disiplin dan tak jarang Ia membuat Aldo terkadang kesal karena Aldo yang kurang suka dengan peraturan yang dibuat Nancy, namun Nancy selalu berusaha mendengarkan keluh kesah putranya, mengingat dirinya adalah single parents yang bertanggung jawab sendirian dalam membesarkan Aldo. Ia juga yang berperan dalam pertumbuhan psikis putranya, sehingga Nancy selalu terbuka kepada Aldo tentang hal apapun.

Aldo masih terdiam dan belum mampu menjawab pertanyaan Mamanya, Ia juga tidak mengerti dengan perasaannya, kenapa dirinya tiba-tiba tak rela jika Vega harus bertunangan, lagipula itu bukan urusannya, Vega bukanlah siapa-siapanya, Vega hanyalah guru baru yang pertama kali Ia kenal di kelasnya kemarin siang, tapi kenapa pesona Vega telah membuat hati Aldo luluh.

Seolah Nancy mengetahui isi hati putranya, tiba-tiba saja Nancy berceletuk.

"Kamu suka sama guru barumu itu kan?" Pertanyaan Nancy membuat Aldo menoleh paksa.

"Mama...apa maksud Mama?" balas Aldo terkejut, bagaimana Nancy bisa tahu jika dirinya sedang menyukai guru Fisika nya itu. Nancy tersenyum kepada Aldo.

"Betul kan kata Mama, dan sekarang guru idolamu itu tengah bertunangan, kelihatan sekali kamu tidak menyukai pertunangan gurumu itu, Mama benar kan?" seru Nancy

Aldo menghela nafasnya dalam-dalam, Ia tidak bisa mengelak lagi dari sergapan Nancy, Aldo terpaksa mengakuinya, meskipun ia sangat malu untuk mengakui nya, bagaimana tidak seorang Aldo yang paling anti dengan pelajaran Fisika, justru Ia menyukai guru yang mengajar Fisika, mata pelajaran yang menurutnya membuat otak ruwet itu.

"Baiklah Aldo menyerah, Mama benar, Aldo memang suka sama bu Vega, Aldo juga nggak ngerti kenapa perasaan ini muncul tiba-tiba, Aldo merasa bu Vega itu wanita yang luar biasa, Aldo belum pernah melihat wanita seperti bu Vega, katakan Ma, apakah Aldo salah sudah menyukai bu Vega yang sebenarnya sudah memiliki seorang tunangan? salahkah Aldo Ma?" seru Aldo sembari menatap wajah sang Mama.

Nancy tersenyum dan mencoba menghibur putranya.

"Kamu tidak salah, cinta itu anugerah, cinta itu suci, sebelum janur kuning melengkung, bu Vega bukanlah milik siapa-siapa, tapi kamu juga tidak boleh merebut incaran orang lain, meskipun bu Vega belum resmi menjadi istri orang lain, setidaknya bu Vega lebih memilih laki-laki pilihan nya sendiri, dan tentunya itu bukan kamu!" ucap Nancy

"Iya Mama benar, bu Vega pasti lebih memilih mas Arsen, Mas Arsen sangat baik, selain baik Mas Arsen juga pengusaha kaya, nggak mungkinlah bu Vega memilih Aldo yang hanya murid baginya" Pernyataan Aldo sontak membuat Nancy terperanjat saat Aldo menyebut nama Arsen.

"Siapa Do? Arsen?" tanya Nancy serius.

"Iya ...Mas Arsen, dia tunangan bu Vega, eh tahu nggak sih Ma, Mas Arsen tuh mirip banget loh senyumnya sama Mama, aku pikir kayaknya Mas Arsen tuh cocok deh kalau jadi anak mama, suer Ma...mirip banget" ucap Aldo sambil mengangkat dua jarinya menunjuk angka dua.

"Arsen...." Sejenak Nancy teringat akan seseorang dimasa lalunya.

Flashback

"Oke...sekarang juga aku akan pergi, Arsen akan ikut denganku dan Alfian ikut denganmu, saat ini juga kita sudah tidak punya hubungan apa-apa lagi, dan detik ini juga kamu jangan pernah mencari keberadaan kami lagi" ucap seorang pria dengan menggandeng anak laki-laki berusia 10 tahun.

Dan laki-laki itu perlahan meninggalkan seorang wanita muda yang menggendong balita berusia 3 tahun.

"Baiklah kalau itu maumu Mas, mulai saat ini aku tidak akan mau tahu tentang keadaanmu, meskipun aku harus berat hati melepas anakku Arsen jauh dari pelukanku, tapi setidaknya aku masih bisa merawat anakku Alfian yang lebih membutuhkan aku, Arsen maafkan Mama, Mama tidak berdaya" Sesal wanita itu yang tak lain adalah Nancy.

"Mulai saat ini aku akan mengganti nama Alfian menjadi Aldo, aku tidak ingin orang lain mengenali siapa sebenarnya Aldo, aku tidak ingin mereka merebut Aldo juga dariku" gumam Nancy sembari menitikkan air matanya.

Seorang wanita paruh baya mendekati Nancy yang tengah memeluk putranya.

"Nyonya yang sabar ya, bibi tahu nyonya tidak bersalah, tuan besar sudah terpengaruh oleh orang lain, saya yakin suatu hari nanti tuan besar akan menyesal" seru wanita itu mencoba meyakinkan Nancy.

"Tidak apa bi, maafkan saya jika selama ini ada salah sama bibi dan paman, saya akan pergi dari rumah ini, saya tidak mau tinggal disini lagi, rumah ini mempunyai banyak kenangan indah, saya ingin membuka lembaran hidup ini tanpa suamiku, saya akan merawat Alfian sendiri" Ucapan Nancy membuat wanita itu ikut bersedih.

"Nyonya jangan pergi, bibi pasti sangat merindukan tuan muda Alfian, jangan pergi Nyonya" rengek wanita itu kepada Nancy

Tiba-tiba saja.

"Mama...Ma...Mama kenapa menangis?" tanya Aldo yang tiba-tiba melihat Nancy menangis.

BERSAMBUNG

❤❤❤❤❤

...Mulai baper nih😢...

...Hayuk ah...tunjukkan dukungan kalian ❤😊...

Terpopuler

Comments

Sita Sit

Sita Sit

salah paham kan itu bapaknya aldo

2024-10-26

0

Rapa Rasha

Rapa Rasha

ikut sedih dgn cerita Bu nancy

2023-10-27

0

Rapa Rasha

Rapa Rasha

nah bener kan kak arsen Aldo mereka saudara

2023-01-10

0

lihat semua
Episodes
1 Bangun kesiangan
2 Dasar Somplak
3 Menaklukkan
4 Hukum gravitasi
5 Rencana pertunangan
6 Pura-pura pingsan
7 Itunya gede
8 Es Cendol
9 Tuan Muda Alfian
10 Bertemu Arsen
11 Dibayar Arsen
12 Murid durhaka
13 Kecelakaan
14 Cewek jadi-jadian
15 Apa kamu masih mencintaiku?
16 Ucapan Selamat
17 Pengakuan Aldo
18 Visual
19 Aldo sayang bu Vega
20 Di hantam bantal
21 Layang-layang
22 Kue Bolu
23 Album foto
24 Kakak Aldo
25 Masuk sekolah
26 Bertepuk sebelah tangan
27 Lomba Fisika
28 Les privat
29 Les privat 2
30 Video Aldo dan Vega
31 Sebelum janur kuning melengkung
32 Aldo makin sayang
33 Bertemu Baron
34 Arsen anakku
35 Bimbang
36 Saatnya Aldo tahu
37 Adik Mas Arsen
38 Pesan terakhir
39 Satu permintaan
40 Menggantikan Arsen
41 Sah
42 Gol
43 Pernikahan rahasia
44 Tompel
45 Cicak-cicak di dinding
46 Masuk sekolah
47 Siswi baru
48 Video dari Ruli
49 Tukar nomor HP
50 Maafkan aku
51 Tancap gas
52 Rahasia besar
53 Kolaborasi goyangan
54 Terlambat Sekolah
55 Tercyduk
56 Pingsan
57 Ruli dan Riris
58 Gue Suaminya
59 Vitamin Ajeb-ajeb
60 Kembali padamu
61 Pulang sekolah
62 Mampir
63 Rumah baru
64 Kecil-kecil cabe rawit
65 Pindahan rumah
66 Aku minta lagi
67 Gue akan melamarmu
68 Kekecewaan Riris
69 Aldo mabok
70 ujian sekolah
71 contekan
72 Hamil
73 Ini anak kamu Aldo
74 Susu yang itu
75 Gigolo
76 Siuman
77 Maafkan aku Do
78 Sidang
79 Fitnah
80 Lupakan semuanya
81 Diego rela
82 Tahu bulat
83 Kedatangan Nancy dan Baron
84 Aku mengalahkamu
85 Ciwi ciwi
86 Wisuda
87 Aku gigit kamu
88 Aku malu Mas
89 Lubang buaya
90 Catur
91 Ingin punya anak banyak
92 Arsen Ocha Sah
93 Kedatangan Bibi Salamah
94 Pijitan Arsen
95 Aku suka ini
96 Buku gambar A4
97 Penulis novel
98 Taspen
99 Libur dulu
100 nonton drakor
101 Nancy terbangun
102 Slow motion
103 Sate gosong
104 Asiikk
105 Casanova insyaf
106 Cintanya yang gede
107 Aldo Junior
108 Bonchap 1 Pejantan tangguh
109 Bonchap 2 : Kamu nakal sekali
110 Bonchap 3 tugas penting
111 Bonchap 4 Mandi bersama
112 Bonchap 5 Baby I'm coming
113 Bonchap 6 Stretch Mark
114 Bonchap 7 Belum satu menit
115 Bonchap 8 Manjat
116 Bonchap 9 Lemes kayak sarung
117 Novel baru
118 Promo novel baru
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Bangun kesiangan
2
Dasar Somplak
3
Menaklukkan
4
Hukum gravitasi
5
Rencana pertunangan
6
Pura-pura pingsan
7
Itunya gede
8
Es Cendol
9
Tuan Muda Alfian
10
Bertemu Arsen
11
Dibayar Arsen
12
Murid durhaka
13
Kecelakaan
14
Cewek jadi-jadian
15
Apa kamu masih mencintaiku?
16
Ucapan Selamat
17
Pengakuan Aldo
18
Visual
19
Aldo sayang bu Vega
20
Di hantam bantal
21
Layang-layang
22
Kue Bolu
23
Album foto
24
Kakak Aldo
25
Masuk sekolah
26
Bertepuk sebelah tangan
27
Lomba Fisika
28
Les privat
29
Les privat 2
30
Video Aldo dan Vega
31
Sebelum janur kuning melengkung
32
Aldo makin sayang
33
Bertemu Baron
34
Arsen anakku
35
Bimbang
36
Saatnya Aldo tahu
37
Adik Mas Arsen
38
Pesan terakhir
39
Satu permintaan
40
Menggantikan Arsen
41
Sah
42
Gol
43
Pernikahan rahasia
44
Tompel
45
Cicak-cicak di dinding
46
Masuk sekolah
47
Siswi baru
48
Video dari Ruli
49
Tukar nomor HP
50
Maafkan aku
51
Tancap gas
52
Rahasia besar
53
Kolaborasi goyangan
54
Terlambat Sekolah
55
Tercyduk
56
Pingsan
57
Ruli dan Riris
58
Gue Suaminya
59
Vitamin Ajeb-ajeb
60
Kembali padamu
61
Pulang sekolah
62
Mampir
63
Rumah baru
64
Kecil-kecil cabe rawit
65
Pindahan rumah
66
Aku minta lagi
67
Gue akan melamarmu
68
Kekecewaan Riris
69
Aldo mabok
70
ujian sekolah
71
contekan
72
Hamil
73
Ini anak kamu Aldo
74
Susu yang itu
75
Gigolo
76
Siuman
77
Maafkan aku Do
78
Sidang
79
Fitnah
80
Lupakan semuanya
81
Diego rela
82
Tahu bulat
83
Kedatangan Nancy dan Baron
84
Aku mengalahkamu
85
Ciwi ciwi
86
Wisuda
87
Aku gigit kamu
88
Aku malu Mas
89
Lubang buaya
90
Catur
91
Ingin punya anak banyak
92
Arsen Ocha Sah
93
Kedatangan Bibi Salamah
94
Pijitan Arsen
95
Aku suka ini
96
Buku gambar A4
97
Penulis novel
98
Taspen
99
Libur dulu
100
nonton drakor
101
Nancy terbangun
102
Slow motion
103
Sate gosong
104
Asiikk
105
Casanova insyaf
106
Cintanya yang gede
107
Aldo Junior
108
Bonchap 1 Pejantan tangguh
109
Bonchap 2 : Kamu nakal sekali
110
Bonchap 3 tugas penting
111
Bonchap 4 Mandi bersama
112
Bonchap 5 Baby I'm coming
113
Bonchap 6 Stretch Mark
114
Bonchap 7 Belum satu menit
115
Bonchap 8 Manjat
116
Bonchap 9 Lemes kayak sarung
117
Novel baru
118
Promo novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!