Dibayar Arsen

"Loh kamu belum tahu jika Vega bisa...." ucapan Arsen tiba-tiba membuat Vega langsung memotong pembicaraannya.

Aldo masih melanjutkan makannya, sesekali ia memperhatikan Arsen bicara.

"Em...oh iya Mas, apa boleh kita mengundang Aldo ke acara pertunangan kita?" seru Vega berbasa basi, Ia khawatir jika Arsen akan memberitahukan rahasia dirinya dan motor sport nya.

Sontak ucapan Vega membuat Aldo tersedak.

"Uhuk...uhuk..." wajah Aldo tampak memerah.

"Aldo, kamu kenapa? cepat minum" seru Vega sembari memberikan air minum untuk Aldo.

Aldo langsung meminumnya hingga habis, setelah itu ia mencoba menenangkan dirinya dengan tidak menganggap ucapan Vega dengan serius.

"Kamu tidak apa-apa Aldo?" tanya Arsen khawatir.

"Ti...tidak mas, tidak apa-apa!" jawabnya sambil mengusap keringat yang keluar dari keningnya.

"Bu Vega pasti bercanda kan, mana mungkin saya menghadiri acara pertunangan ibu, saya kan hanya murid ibu" ujarnya mengelak.

"Justru kamu murid ibu yang paling somplak, makanya ibu akan mengundangmu, bagaimana kamu bisa?" tanya Vega sembari menatap bola mata Aldo.

Aldo merasa terbius dengan tatapan bola mata Vega yang teduh.

"Kenapa ya, jika aku menatap mata Bu Vega, hati ini berdegup sangat kencang, haahhh...Aldo jangan bilang kamu menyukai guru Fisika mu itu". gumam Aldo meyakinkan dirinya.

Aldo tampak tertunduk, ia tidak bisa menjawab pertanyaan dari Vega, karena jujur dirinya tidak mau melihat Vega bertunangan, lebih baik ia bertengkar dengan Vega asalkan jangan sampai melihat Vega dengan orang lain, hancuurr hati Abang neng.😁

"Datanglah ke pertunangan kami, aku pasti senang melihatmu di sana" ucap Arsen menambahkan.

"Senang senang, elu yang senang gue yang sakit.....eh kok gue gitu sih, apa gue beneran suka sama Bu Vega...yas salaaaaammm" gumam Aldo sembari memijit pelipisnya.

*****

Setelah beberapa saat Arsen pamitan untuk kembali ke kantor, ada urusan penting dengan klien.

"Vega...aku balik ke kantor dulu, ada hal penting yang harus aku lakukan" pamit Arsen kepada Vega, lantas Arsen juga berpamitan dengan Aldo.

"Aldo, aku pergi dulu, jangan lupa datanglah ke acara pertunangan kami besok malam" ucap Arsen sembari berlalu pergi meninggalkan mereka berdua.

Arsen mencium pipi Vega, dan itu membuat Aldo serasa hawa tubuhnya sangat panas.

"Ngapain juga sih lihat dia nyium Bu Vega, hadeeeh". gumamnya dalam hati.

"I...iya Mas" jawab Aldo singkat.

Lantas Arsen meninggalkan Aldo dan Vega yang masih duduk di tempatnya. Aldo senang akhirnya Ia bisa berdua lagi dengan Vega.

"Oh ya Aldo, ngomong-ngomong...kamu sudah punya pacar belum?" tanya Vega menyelidik.

"Memangnya kenapa ibu menanyakan hal itu, ibu mau daftar jadi pacar Aldo" jawab Aldo yang membuat Vega menggelengkan kepalanya.

"Kamu tuh benar-benar tidak bisa diajak serius ya, bercanda mulu" ucap Vega ketus kemudian ia sudah tidak menanyakan apa-apa lagi kepada Aldo.

"Baiklah, iya maaf...Bu Vega bener ingin tahu?" ucap Aldo mulai serius.

"Terserah kamu, nggak penting juga buat saya" jawab Vega cuek

"Aldo udah janji sama mama, bahwa Aldo tidak mau pacaran dulu, Aldo ingin melanjutkan cita-cita Aldo, Aldo ingin membuat mama bahagia, selama ini mama bekerja siang malam hanya untuk membahagiakan Aldo, mama ingin melihat Aldo sukses, Aldo sangat menyayangi mama" pengakuan Aldo membuat Vega ikut terharu, siapa sangka cowok tampan dan terkenal populer ini tidak memikirkan urusan cewek sama sekali, justru Ia lebih memikirkan bagaimana caranya bisa membahagiakan ibunya.

"Mamamu pasti bangga memiliki anak sepertimu, ya...meskipun kamu murid yang sedikit unik, tapi ibu yakin, suatu hari nanti kamu pasti bisa membanggakan kedua orang tuamu" seru Vega menyemangati.

"Bukan kedua orang tua Aldo, tapi hanya Mama saja, hanya Mama yang selalu ada bersama Aldo" jawab Aldo sembari mengingat perjuangan Nancy dalam membesarkan putranya.

"Papamu kemana? maaf apa dia sudah meninggal?" tanya Vega sembari menatap wajah Aldo yang terlihat sedih.

"Bagi Aldo, papa sudah meninggal Bu" jawabnya singkat.

"Itu artinya papamu masih hidup dong?" sahut Vega yang membuat Aldo merasa tidak nyaman. Vega yang melihat tingkah Aldo yang kurang suka ia membicarakan tentang ayahnya, dengan segera ia meminta maaf.

"Em ...maafin ibu, ibu tidak bermaksud untuk mengingatkanmu...ah sudahlah lupakan, Aldo apapun yang terjadi kamu harus tetap semangat, ibu akan selalu berdoa untukmu semoga kamu bisa mendapatkan apa yang kamu inginkan" seru Vega sembari memegang tangan Aldo untuk menguatkannya. Tanpa Vega sadari Aldo menatap tangannya yang berada di atas tangan Aldo.

"Benarkah itu Bu, apapun yang aku inginkan?"

"Iya tentu saja"

"Termasuk mendapatkan ibu?" ucapnya lirih.

Sontak apa yang dikatakan Aldo membuat Vega mengerutkan keningnya dan segera melepaskan tangannya dari tangan Aldo.

"Apa katamu?" tanya Vega yang kurang jelas mendengar Aldo berkata apa.

Aldo tersadar dan ia mencoba mengalihkan perhatian.

"Hah ...apa? memangnya apa yang ibu dengar? saya tidak bicara apa-apa!" seru Aldo mengelak.

"Ya sudah, setelah ini kita pulang" seru Vega sembari membayar tagihan.

"Jadi berapa semuanya?" tanya Vega.

"Tidak usah mbak, tadi sudah di bayar semua oleh Pak Arsen" jawab Pelayan itu.

"Sudah dibayar semua, hm ya sudah terima kasih" balas Vega sembari memasukkan kembali uangnya ke dalam dompet.

Aldo yang mendengar itu merasa salut kepada calon tunangan Vega, ternyata Arsen adalah orang yang baik.

"Mas Arsen yang sudah membayar makananku, ternyata dia baik sekali, sungguh beruntung Bu Vega memiliki calon suami seperti nya, jahatnya diriku jika mengharapkan mereka putus...hah...Aldo sadar woi...elu itu cuma muridnya Bu Vega" gumam Aldo sambil mengacak rambutnya kasar.

Kemudian Vega dan Aldo masuk ke dalam mobil, terlihat Aldo duduk di belakang kemudi, sehingga membuat Vega terkejut.

"Loh...kamu nggak duduk di depan?" tanya Vega kepada Aldo

"Nggak Bu, disini saja, Aldo takut nanti ibu tergoda dengan Aldo" ucapnya enteng sambil mengupil.

Vega justru tertawa mendengar penuturan dari murid somplak nya itu, dan itu membuat Aldo terkejut melihat Vega yang sedang tertawa.

"Ngapain Bu Vega tertawa, ibu meledek saya ya ..." ucap Aldo

Kemudian Vega menghentikan tawanya, dan mulai mengambil nafas.

"Yang naksir sama kamu tuh siapa Aldo? memangnya kamu pikir ibu akan jatuh cinta sama kamu, ya nggak mungkinlah... ada-ada saja" jawab Vega sembari melajukan mobilnya menuju jalan raya.

"Habisnya tadi ibu nanya-nanya soal pacar Aldo, awas aja jika suatu hari ibu naksir Aldo beneran hehe" ucap Aldo sembari tersenyum pada Vega lewat kaca spion.

Vega memalingkan wajahnya, Ia menggelengkan kepalanya, menghadapi muridnya yang super somplak ini.

BERSAMBUNG

🔥🔥🔥🔥🔥

...BEH BEH BEH...SI ALDO SEMAKIN MEMBUAT BU VEGA PUSING EUY 😁😁...

Terpopuler

Comments

Rapa Rasha

Rapa Rasha

bisa jadi

2023-10-26

0

Rapa Rasha

Rapa Rasha

sabarnya perluas ya Bu Vega untuk hadapi murid somplak😁

2023-01-10

0

Dedeh Dian

Dedeh Dian

rame juga ya...sebenarnya jodo Vega tuh siapa ya...arsen apa Aldo ya?

2022-10-09

0

lihat semua
Episodes
1 Bangun kesiangan
2 Dasar Somplak
3 Menaklukkan
4 Hukum gravitasi
5 Rencana pertunangan
6 Pura-pura pingsan
7 Itunya gede
8 Es Cendol
9 Tuan Muda Alfian
10 Bertemu Arsen
11 Dibayar Arsen
12 Murid durhaka
13 Kecelakaan
14 Cewek jadi-jadian
15 Apa kamu masih mencintaiku?
16 Ucapan Selamat
17 Pengakuan Aldo
18 Visual
19 Aldo sayang bu Vega
20 Di hantam bantal
21 Layang-layang
22 Kue Bolu
23 Album foto
24 Kakak Aldo
25 Masuk sekolah
26 Bertepuk sebelah tangan
27 Lomba Fisika
28 Les privat
29 Les privat 2
30 Video Aldo dan Vega
31 Sebelum janur kuning melengkung
32 Aldo makin sayang
33 Bertemu Baron
34 Arsen anakku
35 Bimbang
36 Saatnya Aldo tahu
37 Adik Mas Arsen
38 Pesan terakhir
39 Satu permintaan
40 Menggantikan Arsen
41 Sah
42 Gol
43 Pernikahan rahasia
44 Tompel
45 Cicak-cicak di dinding
46 Masuk sekolah
47 Siswi baru
48 Video dari Ruli
49 Tukar nomor HP
50 Maafkan aku
51 Tancap gas
52 Rahasia besar
53 Kolaborasi goyangan
54 Terlambat Sekolah
55 Tercyduk
56 Pingsan
57 Ruli dan Riris
58 Gue Suaminya
59 Vitamin Ajeb-ajeb
60 Kembali padamu
61 Pulang sekolah
62 Mampir
63 Rumah baru
64 Kecil-kecil cabe rawit
65 Pindahan rumah
66 Aku minta lagi
67 Gue akan melamarmu
68 Kekecewaan Riris
69 Aldo mabok
70 ujian sekolah
71 contekan
72 Hamil
73 Ini anak kamu Aldo
74 Susu yang itu
75 Gigolo
76 Siuman
77 Maafkan aku Do
78 Sidang
79 Fitnah
80 Lupakan semuanya
81 Diego rela
82 Tahu bulat
83 Kedatangan Nancy dan Baron
84 Aku mengalahkamu
85 Ciwi ciwi
86 Wisuda
87 Aku gigit kamu
88 Aku malu Mas
89 Lubang buaya
90 Catur
91 Ingin punya anak banyak
92 Arsen Ocha Sah
93 Kedatangan Bibi Salamah
94 Pijitan Arsen
95 Aku suka ini
96 Buku gambar A4
97 Penulis novel
98 Taspen
99 Libur dulu
100 nonton drakor
101 Nancy terbangun
102 Slow motion
103 Sate gosong
104 Asiikk
105 Casanova insyaf
106 Cintanya yang gede
107 Aldo Junior
108 Bonchap 1 Pejantan tangguh
109 Bonchap 2 : Kamu nakal sekali
110 Bonchap 3 tugas penting
111 Bonchap 4 Mandi bersama
112 Bonchap 5 Baby I'm coming
113 Bonchap 6 Stretch Mark
114 Bonchap 7 Belum satu menit
115 Bonchap 8 Manjat
116 Bonchap 9 Lemes kayak sarung
117 Novel baru
118 Promo novel baru
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Bangun kesiangan
2
Dasar Somplak
3
Menaklukkan
4
Hukum gravitasi
5
Rencana pertunangan
6
Pura-pura pingsan
7
Itunya gede
8
Es Cendol
9
Tuan Muda Alfian
10
Bertemu Arsen
11
Dibayar Arsen
12
Murid durhaka
13
Kecelakaan
14
Cewek jadi-jadian
15
Apa kamu masih mencintaiku?
16
Ucapan Selamat
17
Pengakuan Aldo
18
Visual
19
Aldo sayang bu Vega
20
Di hantam bantal
21
Layang-layang
22
Kue Bolu
23
Album foto
24
Kakak Aldo
25
Masuk sekolah
26
Bertepuk sebelah tangan
27
Lomba Fisika
28
Les privat
29
Les privat 2
30
Video Aldo dan Vega
31
Sebelum janur kuning melengkung
32
Aldo makin sayang
33
Bertemu Baron
34
Arsen anakku
35
Bimbang
36
Saatnya Aldo tahu
37
Adik Mas Arsen
38
Pesan terakhir
39
Satu permintaan
40
Menggantikan Arsen
41
Sah
42
Gol
43
Pernikahan rahasia
44
Tompel
45
Cicak-cicak di dinding
46
Masuk sekolah
47
Siswi baru
48
Video dari Ruli
49
Tukar nomor HP
50
Maafkan aku
51
Tancap gas
52
Rahasia besar
53
Kolaborasi goyangan
54
Terlambat Sekolah
55
Tercyduk
56
Pingsan
57
Ruli dan Riris
58
Gue Suaminya
59
Vitamin Ajeb-ajeb
60
Kembali padamu
61
Pulang sekolah
62
Mampir
63
Rumah baru
64
Kecil-kecil cabe rawit
65
Pindahan rumah
66
Aku minta lagi
67
Gue akan melamarmu
68
Kekecewaan Riris
69
Aldo mabok
70
ujian sekolah
71
contekan
72
Hamil
73
Ini anak kamu Aldo
74
Susu yang itu
75
Gigolo
76
Siuman
77
Maafkan aku Do
78
Sidang
79
Fitnah
80
Lupakan semuanya
81
Diego rela
82
Tahu bulat
83
Kedatangan Nancy dan Baron
84
Aku mengalahkamu
85
Ciwi ciwi
86
Wisuda
87
Aku gigit kamu
88
Aku malu Mas
89
Lubang buaya
90
Catur
91
Ingin punya anak banyak
92
Arsen Ocha Sah
93
Kedatangan Bibi Salamah
94
Pijitan Arsen
95
Aku suka ini
96
Buku gambar A4
97
Penulis novel
98
Taspen
99
Libur dulu
100
nonton drakor
101
Nancy terbangun
102
Slow motion
103
Sate gosong
104
Asiikk
105
Casanova insyaf
106
Cintanya yang gede
107
Aldo Junior
108
Bonchap 1 Pejantan tangguh
109
Bonchap 2 : Kamu nakal sekali
110
Bonchap 3 tugas penting
111
Bonchap 4 Mandi bersama
112
Bonchap 5 Baby I'm coming
113
Bonchap 6 Stretch Mark
114
Bonchap 7 Belum satu menit
115
Bonchap 8 Manjat
116
Bonchap 9 Lemes kayak sarung
117
Novel baru
118
Promo novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!