Es Cendol

Dan akhirnya Aldo dan Vega telah sampai di tempat tujuan, terlihat seorang laki-laki paruh baya dan seorang wanita tengah menantikan kedatangan mereka.

Vega dan Aldo turun dari mobil, kemudian menghampiri Paman Nuris dan istrinya, tampak Aldo memperhatikan sekeliling, rumah paman Nuris sangat nyaman dan sejuk, Aldo sangat menyukai suasana di rumah itu.

"Selamat siang nak Vega!" sapa paman Nuris.

"Siang paman" jawab Vega tersenyum.

Tiba-tiba saja Aldo mendekati Vega dan membisikkan sesuatu padanya.

"Bu Vega, Aldo nggak nyangka ternyata teman ibu yang ikut racing, ternyata sudah tua ya" ucap Aldo yang langsung di sambut sikutan dari tangan Vega pas di perut Aldo.

"Aisssshhhh..." Aldo meringis mendekap perutnya.

Paman Nuris dan istrinya terlihat kasihan dengan Aldo, Vega justru cuek dengan sikap Aldo. Ia terus terus berlalu meninggalkan Aldo bersama paman Nuris menuju ruang tempat motornya di letakkan.

"Loh Mas nya nggak papa toh?" tanya Bibi Salamah, istri paman Nuris.

"Ti...tidak bik, saya tidak apa-apa" jawab Aldo sambil menegakkan badannya. Entah kenapa bibi Salamah merasa pernah melihat wajah Aldo sebelumnya, ia berusaha mengingat wajah Aldo yang menurutnya sangat tidak asing baginya. Bibi Salamah terus memandangi wajah Aldo, sehingga membuat Aldo merasa malu.

"Siapa pemuda ini, dia mengingatkanku kepada seseorang" gumamnya

Bibi Salamah tersenyum dan menyuruh Aldo masuk ke dalam rumah.

"Maaf mas, bibi merasa mas mengingatkan saya pada seseorang, ah mungkin hanya kebetulan, ayo silahkan masuk" seru bibi Salamah mempersilahkan Aldo masuk ke dalam rumah.

"Tidak apa-apa bik, saya mengerti" jawab Aldo tersenyum.

"Mas jangan heran, non Vega memang seperti itu, dia suka kasar, tapi sebenarnya hatinya sangat lembut" ucapan bibi Salamah membuat Aldo tersenyum.

"Mas ini muridnya non Vega gitu?" tanya Bibi Salamah sembari memberikan segelas air minum kepada Aldo.

"I..ya betul, saya disuruh memperbaiki motor temannya yang lagi trouble, tapi...dari tadi saya kok nggak lihat temannya bu Vega, atau jangan - jangan bibi ya yang menaiki motor itu, Waah hebat banget, salut sama bibi" ucapan Aldo membuat bibi Salamah tersenyum merekah.

"Bukanlah Mas, mana mungkin saya menaiki motor itu, bisa-bisa jungkir balik bibi ...itu motor punya......" belum selesai bibi Salamah melanjutkan kata-katanya,Tiba-tiba Vega datang menghampiri Aldo yang masih duduk di kursi.

"Cepat kamu ikut aku" ajak Vega

"Sekarang bu?" jawab Aldo

"Enggak...besok! ya sekarang lah" jawab Vega ketus.

"Galak amat sih, nanya doang juga" gerutu Aldo sembari mengekor di belakang Vega.

"Apa kamu bilang?" tanya Vega sembari membalikkan badannya, sontak membuat Aldo terkejut bukan main, bagaimana tidak mendadak Aldo harus mengerem kakinya yang panjang saat Vega tiba-tiba menyetopnya

"Ya ssalam, astoge...bu Vega ngagetin saya saja, bisa-bisa Aldo jantungan beneran bu, udah kemarin ngagetin pake klakson mobil, sekarang ditambah lagi, bu Vega maunya apa sih, bilang ajah kalau ngefans sama saya" ucap Aldo percaya diri sambil memanyunkan bibirnya.

Bibi Salamah tertawa kecil melihat tingkah keduanya.

"Bisa diam nggak sih, dari kemarin kamu tuh bikin aku stress saja tau nggak, ya gini nih kalau ngajak anak yang masih kecil" hardik Vega sambil menghela nafasnya.

"Bu Vega bilang saya ini anak kecil...bu Vega lihat saja nanti, bu Vega pasti menyesal, baiklah kalau begitu, lebih baik saya pulang, perbaiki sendiri motornya, lagian katanya yang punya teman bu Vega, mana orangnya nggak nongol-nongol juga, mending Aldo pulang saja" ancam Aldo yang membuat Vega terpaksa merayunya.

"Eehhh...jangan-jangan, iya..iya..maafkan saya, teman ibu sedang keluar, jadi dia nyuruh ibu yang memantau" ucap Vega beralasan.

"Tapi non..." belum selesai bibi Salamah berucap tiba-tiba Vega mencoba meyakinkan bibi Salamah kalau ini hanya sandiwara saja.

"Si Geri sedang pergi kan bi ...iya kan!" ucap Vega sambil menaikkan alisnya berusaha membuat bibi Salamah mengerti.

Dan akhirnya bibi Salamah mengerti maksud Vega dan ia mengiyakan apa yang dikatakan Vega.

"I...iya tentu saja" ucapnya gugup.

"Baiklah ayo kita ke tempat motornya" ajak Vega.

Aldo dan Vega menghampiri Paman Nuris yang sudah menunggu kedatangan mereka.

"Aldo...ini motor teman saya, mungkin kamu bisa memeriksa setelannya, karena menurutnya motor ini sudah lama tidak ia pakai, mungkin ada yang kurang apanya" ucap Vega sambil menunjukkan motor sport berwarna hitam itu.

"Waoo...motornya keren bu, punyaku masih dibawah ini, cuma sayang motor Aldo di sita mama" ucap Aldo sembari memeriksa keadaan motor Vega.

"Disita? kenapa?" tanya Vega sambil memperhatikan Aldo yang tengah memperbaiki motornya.

"Ya...gara-gara Aldo sering terlambat bangun pagi bu, hehe Aldo suka pulang malam soalnya, anak muda gitu loh" ucapnya sambil mengusapkan tangannya ke wajah tampannya, sehingga noda bekas oli menempel di pipi Aldo.

"Hm...dasar kamunya saja, mama kamu bener, harusnya kamu tuh belajar dirumah, bukan malah keluyuran nggak jelas gitu" seru Vega menasehati.

Tampak Aldo begitu piawai memperbaiki motor sport itu, ia kelihatan serius dalam pekerjaannya, sehingga membuat Vega merasa kasihan. Vega mencoba mengambilkan minum untuk Aldo.

Aldo yang masih sibuk tiba-tiba ia dikejutkan dengan seseorang yang membawakannya es cendol.

"Minumlah, es cendol buatan bibi Salamah enak banget" seru Vega sambil memberikan segelas es cendol kepada Aldo.

"Waahhh...kelihatannya seger, terimakasih bu Vega, ternyata bu Vega baik banget sama saya, saya jadi terharu" ucap Aldo sambil menerima gelas itu dari tangan Vega.

Namun tanpa disadari Aldo menyentuh cukup lama tangan Vega yang masih menggenggam gelas es cendol itu, membuat Vega spontan menatap wajah Aldo, dan ia pun salah tingkah, dengan cepat Vega melepaskan tangannya dari gelas itu.

"Sekarang minumlah" ucapnya sembari kembali duduk di sebuah kursi.

Tampak Aldo juga ikut duduk, terlihat ia sangat menikmati es cendol itu, dan langsung menghabiskannya.

"Ahhhhh....segerrrr" ucap Aldo sembari meletakkan gelas itu kembali, kemudian ia kembali lagi menyelesaikan tugasnya, namun tiba-tiba Vega memanggilnya.

"Tunggu"

Aldo berhenti dan menoleh Vega yang sudah memanggil namanya. Vega mengambilkannya tisu untuk mengelap wajah Aldo yang belepotan terkena oli mesin.

"Ambil ini dan bersihkan wajahmu, sebelum oli itu mengering di wajahmu, sebaiknya kamu bersihkan dulu" ucap Vega yang membuat Aldo mengerti.

Aldo menerima tisu itu dan mengucapkannya pada wajahnya, namun bukan wajah bersih yang di dapatkannya, tapi justru membuatnya semakin belepotan, Aldo semakin membuat noda oli itu kian menyebar ke seluruh wajah tampannya.

Vega terkekeh melihat wajah Aldo yang semakin menghitam, membuat Aldo mendengus kesal.

"Bu Vega kok malah ketawain saya, bukannya nolongin malah ngetawain, dasar aneh" gerutu Aldo sambil membuang tisunya.

Tiba-tiba saja Vega sudah berada di depan Aldo, dan membawa tisu untuk ia sapukan ke wajah Aldo.

"Sini aku yang bersihkan, gitu saja tidak bisa, dasar anak kecil" ucap Vega kepada Aldo yang diam terpaku saat Vega membersihkan wajahnya.

Aldo menatap wajah Vega sangat dekat, baru kali ini ia memandang seorang wanita sedekat ini, tampak jantungnya mulai berdetak tak beraturan, jari-jari tangan dan kakinya mulai bergerak-gerak dengan sendirinya, tubuhnya bergetar saat deru nafas Vega menyapu lembut kulitnya.

"Assseeemmmm...kok gue gugup banget njirr, sumpah gue nggak pernah segugup ini" gumam Aldo

BERSAMBUNG

❤❤❤❤❤❤

...hayuk ah tunjukkan dukungan kalian❤❤...

Terpopuler

Comments

Rapa Rasha

Rapa Rasha

ayo aldo

2023-10-26

0

Rapa Rasha

Rapa Rasha

jatuh cinta beneran ini

2023-01-10

0

Neneng cinta

Neneng cinta

jgn2 aldo adik k2 sm tunangannya bu vega ya🤔🤔🤔

2022-09-29

0

lihat semua
Episodes
1 Bangun kesiangan
2 Dasar Somplak
3 Menaklukkan
4 Hukum gravitasi
5 Rencana pertunangan
6 Pura-pura pingsan
7 Itunya gede
8 Es Cendol
9 Tuan Muda Alfian
10 Bertemu Arsen
11 Dibayar Arsen
12 Murid durhaka
13 Kecelakaan
14 Cewek jadi-jadian
15 Apa kamu masih mencintaiku?
16 Ucapan Selamat
17 Pengakuan Aldo
18 Visual
19 Aldo sayang bu Vega
20 Di hantam bantal
21 Layang-layang
22 Kue Bolu
23 Album foto
24 Kakak Aldo
25 Masuk sekolah
26 Bertepuk sebelah tangan
27 Lomba Fisika
28 Les privat
29 Les privat 2
30 Video Aldo dan Vega
31 Sebelum janur kuning melengkung
32 Aldo makin sayang
33 Bertemu Baron
34 Arsen anakku
35 Bimbang
36 Saatnya Aldo tahu
37 Adik Mas Arsen
38 Pesan terakhir
39 Satu permintaan
40 Menggantikan Arsen
41 Sah
42 Gol
43 Pernikahan rahasia
44 Tompel
45 Cicak-cicak di dinding
46 Masuk sekolah
47 Siswi baru
48 Video dari Ruli
49 Tukar nomor HP
50 Maafkan aku
51 Tancap gas
52 Rahasia besar
53 Kolaborasi goyangan
54 Terlambat Sekolah
55 Tercyduk
56 Pingsan
57 Ruli dan Riris
58 Gue Suaminya
59 Vitamin Ajeb-ajeb
60 Kembali padamu
61 Pulang sekolah
62 Mampir
63 Rumah baru
64 Kecil-kecil cabe rawit
65 Pindahan rumah
66 Aku minta lagi
67 Gue akan melamarmu
68 Kekecewaan Riris
69 Aldo mabok
70 ujian sekolah
71 contekan
72 Hamil
73 Ini anak kamu Aldo
74 Susu yang itu
75 Gigolo
76 Siuman
77 Maafkan aku Do
78 Sidang
79 Fitnah
80 Lupakan semuanya
81 Diego rela
82 Tahu bulat
83 Kedatangan Nancy dan Baron
84 Aku mengalahkamu
85 Ciwi ciwi
86 Wisuda
87 Aku gigit kamu
88 Aku malu Mas
89 Lubang buaya
90 Catur
91 Ingin punya anak banyak
92 Arsen Ocha Sah
93 Kedatangan Bibi Salamah
94 Pijitan Arsen
95 Aku suka ini
96 Buku gambar A4
97 Penulis novel
98 Taspen
99 Libur dulu
100 nonton drakor
101 Nancy terbangun
102 Slow motion
103 Sate gosong
104 Asiikk
105 Casanova insyaf
106 Cintanya yang gede
107 Aldo Junior
108 Bonchap 1 Pejantan tangguh
109 Bonchap 2 : Kamu nakal sekali
110 Bonchap 3 tugas penting
111 Bonchap 4 Mandi bersama
112 Bonchap 5 Baby I'm coming
113 Bonchap 6 Stretch Mark
114 Bonchap 7 Belum satu menit
115 Bonchap 8 Manjat
116 Bonchap 9 Lemes kayak sarung
117 Novel baru
118 Promo novel baru
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Bangun kesiangan
2
Dasar Somplak
3
Menaklukkan
4
Hukum gravitasi
5
Rencana pertunangan
6
Pura-pura pingsan
7
Itunya gede
8
Es Cendol
9
Tuan Muda Alfian
10
Bertemu Arsen
11
Dibayar Arsen
12
Murid durhaka
13
Kecelakaan
14
Cewek jadi-jadian
15
Apa kamu masih mencintaiku?
16
Ucapan Selamat
17
Pengakuan Aldo
18
Visual
19
Aldo sayang bu Vega
20
Di hantam bantal
21
Layang-layang
22
Kue Bolu
23
Album foto
24
Kakak Aldo
25
Masuk sekolah
26
Bertepuk sebelah tangan
27
Lomba Fisika
28
Les privat
29
Les privat 2
30
Video Aldo dan Vega
31
Sebelum janur kuning melengkung
32
Aldo makin sayang
33
Bertemu Baron
34
Arsen anakku
35
Bimbang
36
Saatnya Aldo tahu
37
Adik Mas Arsen
38
Pesan terakhir
39
Satu permintaan
40
Menggantikan Arsen
41
Sah
42
Gol
43
Pernikahan rahasia
44
Tompel
45
Cicak-cicak di dinding
46
Masuk sekolah
47
Siswi baru
48
Video dari Ruli
49
Tukar nomor HP
50
Maafkan aku
51
Tancap gas
52
Rahasia besar
53
Kolaborasi goyangan
54
Terlambat Sekolah
55
Tercyduk
56
Pingsan
57
Ruli dan Riris
58
Gue Suaminya
59
Vitamin Ajeb-ajeb
60
Kembali padamu
61
Pulang sekolah
62
Mampir
63
Rumah baru
64
Kecil-kecil cabe rawit
65
Pindahan rumah
66
Aku minta lagi
67
Gue akan melamarmu
68
Kekecewaan Riris
69
Aldo mabok
70
ujian sekolah
71
contekan
72
Hamil
73
Ini anak kamu Aldo
74
Susu yang itu
75
Gigolo
76
Siuman
77
Maafkan aku Do
78
Sidang
79
Fitnah
80
Lupakan semuanya
81
Diego rela
82
Tahu bulat
83
Kedatangan Nancy dan Baron
84
Aku mengalahkamu
85
Ciwi ciwi
86
Wisuda
87
Aku gigit kamu
88
Aku malu Mas
89
Lubang buaya
90
Catur
91
Ingin punya anak banyak
92
Arsen Ocha Sah
93
Kedatangan Bibi Salamah
94
Pijitan Arsen
95
Aku suka ini
96
Buku gambar A4
97
Penulis novel
98
Taspen
99
Libur dulu
100
nonton drakor
101
Nancy terbangun
102
Slow motion
103
Sate gosong
104
Asiikk
105
Casanova insyaf
106
Cintanya yang gede
107
Aldo Junior
108
Bonchap 1 Pejantan tangguh
109
Bonchap 2 : Kamu nakal sekali
110
Bonchap 3 tugas penting
111
Bonchap 4 Mandi bersama
112
Bonchap 5 Baby I'm coming
113
Bonchap 6 Stretch Mark
114
Bonchap 7 Belum satu menit
115
Bonchap 8 Manjat
116
Bonchap 9 Lemes kayak sarung
117
Novel baru
118
Promo novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!