Dasar Somplak

Tampak jendela mobil itulah mulai terbuka, sedikit demi sedikit wajah seorang wanita muda mulai terlihat, Aldo yang masih berdiri menyandarkan tangannya pada badan mobil, tampak terkejut melihat sosok wanita yang belum pernah terlihat di sekolah nya itu.

"Ada masalah apa ya, kamu tiba-tiba menghentikan mobil saya" ucap Vega kepada Aldo.

"Wiihhhh...cantik" seru Boni dan Ruli saat melihat wajah Vega.

"Oh ...jadi kamu belum tahu kesalahanmu nona, kamu sudah membuat seorang Aldo terkena serangan jantung, asal kamu tahu ya, tidak ada seorang pun yang berani kepada Aldo Alexander di sekolah ini" umpat Aldo berapi-api

Vega tidak mau membuang waktu hanya untuk meladeni siswa konyol seperti Aldo, tanpa banyak bicara, Vega langsung menutup jendela mobil dan segera melajukan mobilnya ke pelataran parkir sekolah.

"E...e...e...mau kemana lu, gue belum selesai ngomong, hah... sial, awas aja lu ya, kalau ketemu gue pites pites lu, cewek belagu" umpat Aldo sembari menendang rerumputan, kedua teman Aldo mencoba menenangkan.

"He...Aldo sudah, kita masuk yuk, bel sudah berbunyi tuh" ajak Ruli sembari merangkul Aldo yang masih terlihat kesal.

Disepanjang koridor, Aldo masih terlihat kesal, tiba-tiba Boni berkata sesuatu yang membuat Aldo terkejut.

"Hei... Bray, kalian lihat cewek tadi nggak, eh dia cantik juga ya, ngomong-ngomong siapa ya?" seru Boni penasaran.

"Seleramu gitu doang, hah norak, siapapun dia yang jelas, gue akan buat perhitungan sama tuh cewek, biar dia nggak berani macam-macam lagi sama gue" ucap Aldo yang masih kesal.

Hingga akhirnya mereka bertiga telah sampai di kelas.

Aldo duduk di bangkunya, tampak ia merapikan rambutnya dan sesekali menggoda teman-teman ceweknya dengan mengedipkan matanya sebelah.

"Diih...si Aldo, dasar somplak" ucap seorang siswi yang sedang digoda oleh Aldo, dan Aldo hanya tertawa renyah melihat gadis-gadis itu.

"Eh guys, jam pertama apa nih, Fisika ya, aduh males banget gue, bikin otak pecah ajah" gerutu Aldo yang dari dulu tidak menyukai pelajaran Fisika.

Aldo memiliki nilai akademik yang memuaskan, namun ada salah satu pelajaran yang benar-benar sangat tidak ia sukai, yaitu mapel Fisika, sehingga setiap kali ada pelajaran Fisika, Aldo jarang mengikutinya bahkan ia lebih memilih tidur di kelas daripada mengikuti pelajaran Fisika, tak jarang guru Fisika menegurnya, namun terlalu susah untuk mendisiplinkan seorang Aldo untuk mengikuti pelajaran Fisika.

Tak berselang lama kepala sekolah datang ke ruang kelas 12b, ruang kelas Aldo.

"Selamat pagi anak-anak" sapa kepala sekolah

"Selamat pagi pak" jawab mereka serentak

"Hari ini akan ada guru baru Fisika untuk kalian, namanya Bu Vega, bapak berharap kalian bisa sopan dan mengikuti pelajaran beliau dengan baik" seru kepala sekolah.

Aldo hanya memutar bola matanya, ia berharap guru Fisikanya kali ini tidak akan betah berlama-lama di kelasnya, seperti guru Fisika yang lain yang pernah mengajar di kelas Aldo, Aldo selalu membuat resek saat pelajaran Fisika, sehingga guru yang mengajar menjadi tidak betah untuk berlama-lama di kelas 12b.

"Baiklah, bapak akan memperkenalkan guru baru itu untuk kalian.... Bu Vega, silahkan masuk" seru kepala sekolah kepada Vega yang sudah berdiri di luar pintu.

"tap ...tap ...tap .."

suara langkah kaki jenjang seorang wanita yang tengah berjalan ke dalam kelas 12, sepatu hak tinggi, rok selutut dan blazer hitam membuat penampilan seorang Vega Aprilia sangat terlihat elegan dan menawan, rambut yang disanggul dan berponi adalah ciri khas seorang Vega Aprilia.

"Waahh... cantik nya"

"Busyet nih cewek cantiknya nggak ketulungan"

"Bakal betah nih kalau dia yg mengajar"

Bisik-bisik siswa cowok yang terpesona melihat kecantikan Vega Aprilia.

Aldo melotot kan matanya saat ia tahu, guru baru itu adalah cewek yang membuatnya kesal tadi.

"Wah... ternyata cewek tadi , guru baru kita" seru Boni senang

"Kamu benar Bon, asik nih dapat guru bening" imbuh Ruli.

"Nah kebetulan nih cewek jadi guru Fisika, bakal gue kerjain, lihat aja" gumam Aldo menyeringai.

Kemudian kepala sekolah meninggalkan kelas, dan meninggalkan Vega bersama siswa kelas 12b.

"Baik semuanya, perkenalkan nama saya Vega Aprilia, saya adalah guru baru Fisika kalian, kalian bisa memanggil saya dengan Bu Vega" ucap Vega memperkenalkan dirinya.

"Permisi Bu" tiba-tiba Aldo mengacungkan jari

Vega melihat kearah Aldo dengan wajah terkejut.

"Bukankah dia, siswa yang menghentikan mobilku tadi" gumam Vega

Aldo lantas berjalan menghampiri Vega, dengan sikap cueknya, Aldo mengitari Vega yang tengah berdiri di depan kelas sambil menyilangkan kedua tangannya.

"Hm ...jadi ini toh guru baru Fisika" ucap Aldo sambil memicingkan matanya.

"Sebelum nya saya peringatkan ya Bu guru, sebaiknya Anda pergi saja dari kelas ini, daripada nanti ibu menyesal" seru Aldo mengancam.

Vega masih diam, ia menunggu sampai Aldo berhenti bicara

"Saya tidak menyangka ternyata bisa bertemu dengan Anda disini, dan ini sangat kebetulan, saya akan membuat Anda tidak betah tinggal di kelas ini, dan dalam hitungan hari, Anda pasti menulis surat pengunduran diri kepada kepala sekolah" ucap Aldo serius.

"Saya akan bikin perhitungan dengan Anda, Bu guru" seru Aldo sembari duduk di kursi guru.

Vega hanya melihat kesomplakan muridnya yang unik ini, Vega hanya tersenyum melihat tingkah Aldo.

Aldo tampak enak-enakan duduk di kursi Vega, bahkan Aldo menaikkan satu kakinya sembari memainkan ballpoint diatas meja guru.

Vega menghampiri Aldo yang masih duduk di kursinya.

"Kamu pikir aku takut dengan ancamanmu anak muda" ucap Vega singkat, sembari menatap wajah Aldo yang masih tegang.

"deg ...deg...deg...deg...deg" suara degup jantung Aldo terdengar berdetak kencang saat Vega menatapnya

Tatapan keduanya saling beradu, tampak bayangan wanita yang hadir dalam mimpi Aldo terlihat nyata dalam bola mata Vega.

Aldo tak berkedip sama sekali, ia merasa melihat sosok wanita dalam mimpi itu.

Tiba-tiba Vega memetik jari kearah Aldo.

Aldo tampak terkesiap, dengan segera ia membuang pandangan ke segala arah, ia meyakinkan dirinya bahwa Vega bukanlah sosok gadis dalam mimpinya.

"Baik anak-anak, ibu mau tahu nama kalian satu persatu, oke" ucap Vega sembari membawa daftar nama siswa dan membacanya satu persatu.

Tampak Aldo masih duduk di kursi guru, Vega benar-benar tidak menghiraukan Aldo yang masih duduk disana, ia tetap melakukan tugasnya yaitu mengabsen setiap siswa.

Vega mulai mengabsen siswa dari nomor urut 1.

"Aan Setiawan"

"hadir Bu"

"Abel Agustina"

"hadir Bu"

"Acha Ariana"

"Hadir Bu"

"Aldo Alexander" tak ada jawaban

"Aldo Alexander" Vega menghela nafasnya.

"Apa teman kalian Aldo tidak masuk hari ini?" tanya Vega kepada murid-muridnya

Seluruh siswa terdiam, tak ada yang berani dengan Aldo, mereka hanya saling berbisik.

Vega merasa sikap diam siswanya menunjukkan bahwa Aldo Alexander hadir dalam kelas itu.

"Aldo Alexander..." masih terdiam

"Aldo Alexander...sudah tuli ya kuping nya, oke akan saya tulis A disini" ucap Vega sedikit kesal dengan sikap Aldo.

"Bu guru memanggil saya"

"Astaga..."

Vega benar-benar terkejut saat suara Aldo tiba-tiba terdengar lembut di kupingnya.

BERSAMBUNG

🔥🔥🔥🔥🔥

Terpopuler

Comments

Sita Sit

Sita Sit

CK ckk Aldo,ntar kamu pasti bucin sama Bu guru

2024-10-25

0

Dyah Oktina

Dyah Oktina

ck...ck...aldo..

2023-11-12

0

Rapa Rasha

Rapa Rasha

Aldo aldo

2023-10-21

0

lihat semua
Episodes
1 Bangun kesiangan
2 Dasar Somplak
3 Menaklukkan
4 Hukum gravitasi
5 Rencana pertunangan
6 Pura-pura pingsan
7 Itunya gede
8 Es Cendol
9 Tuan Muda Alfian
10 Bertemu Arsen
11 Dibayar Arsen
12 Murid durhaka
13 Kecelakaan
14 Cewek jadi-jadian
15 Apa kamu masih mencintaiku?
16 Ucapan Selamat
17 Pengakuan Aldo
18 Visual
19 Aldo sayang bu Vega
20 Di hantam bantal
21 Layang-layang
22 Kue Bolu
23 Album foto
24 Kakak Aldo
25 Masuk sekolah
26 Bertepuk sebelah tangan
27 Lomba Fisika
28 Les privat
29 Les privat 2
30 Video Aldo dan Vega
31 Sebelum janur kuning melengkung
32 Aldo makin sayang
33 Bertemu Baron
34 Arsen anakku
35 Bimbang
36 Saatnya Aldo tahu
37 Adik Mas Arsen
38 Pesan terakhir
39 Satu permintaan
40 Menggantikan Arsen
41 Sah
42 Gol
43 Pernikahan rahasia
44 Tompel
45 Cicak-cicak di dinding
46 Masuk sekolah
47 Siswi baru
48 Video dari Ruli
49 Tukar nomor HP
50 Maafkan aku
51 Tancap gas
52 Rahasia besar
53 Kolaborasi goyangan
54 Terlambat Sekolah
55 Tercyduk
56 Pingsan
57 Ruli dan Riris
58 Gue Suaminya
59 Vitamin Ajeb-ajeb
60 Kembali padamu
61 Pulang sekolah
62 Mampir
63 Rumah baru
64 Kecil-kecil cabe rawit
65 Pindahan rumah
66 Aku minta lagi
67 Gue akan melamarmu
68 Kekecewaan Riris
69 Aldo mabok
70 ujian sekolah
71 contekan
72 Hamil
73 Ini anak kamu Aldo
74 Susu yang itu
75 Gigolo
76 Siuman
77 Maafkan aku Do
78 Sidang
79 Fitnah
80 Lupakan semuanya
81 Diego rela
82 Tahu bulat
83 Kedatangan Nancy dan Baron
84 Aku mengalahkamu
85 Ciwi ciwi
86 Wisuda
87 Aku gigit kamu
88 Aku malu Mas
89 Lubang buaya
90 Catur
91 Ingin punya anak banyak
92 Arsen Ocha Sah
93 Kedatangan Bibi Salamah
94 Pijitan Arsen
95 Aku suka ini
96 Buku gambar A4
97 Penulis novel
98 Taspen
99 Libur dulu
100 nonton drakor
101 Nancy terbangun
102 Slow motion
103 Sate gosong
104 Asiikk
105 Casanova insyaf
106 Cintanya yang gede
107 Aldo Junior
108 Bonchap 1 Pejantan tangguh
109 Bonchap 2 : Kamu nakal sekali
110 Bonchap 3 tugas penting
111 Bonchap 4 Mandi bersama
112 Bonchap 5 Baby I'm coming
113 Bonchap 6 Stretch Mark
114 Bonchap 7 Belum satu menit
115 Bonchap 8 Manjat
116 Bonchap 9 Lemes kayak sarung
117 Novel baru
118 Promo novel baru
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Bangun kesiangan
2
Dasar Somplak
3
Menaklukkan
4
Hukum gravitasi
5
Rencana pertunangan
6
Pura-pura pingsan
7
Itunya gede
8
Es Cendol
9
Tuan Muda Alfian
10
Bertemu Arsen
11
Dibayar Arsen
12
Murid durhaka
13
Kecelakaan
14
Cewek jadi-jadian
15
Apa kamu masih mencintaiku?
16
Ucapan Selamat
17
Pengakuan Aldo
18
Visual
19
Aldo sayang bu Vega
20
Di hantam bantal
21
Layang-layang
22
Kue Bolu
23
Album foto
24
Kakak Aldo
25
Masuk sekolah
26
Bertepuk sebelah tangan
27
Lomba Fisika
28
Les privat
29
Les privat 2
30
Video Aldo dan Vega
31
Sebelum janur kuning melengkung
32
Aldo makin sayang
33
Bertemu Baron
34
Arsen anakku
35
Bimbang
36
Saatnya Aldo tahu
37
Adik Mas Arsen
38
Pesan terakhir
39
Satu permintaan
40
Menggantikan Arsen
41
Sah
42
Gol
43
Pernikahan rahasia
44
Tompel
45
Cicak-cicak di dinding
46
Masuk sekolah
47
Siswi baru
48
Video dari Ruli
49
Tukar nomor HP
50
Maafkan aku
51
Tancap gas
52
Rahasia besar
53
Kolaborasi goyangan
54
Terlambat Sekolah
55
Tercyduk
56
Pingsan
57
Ruli dan Riris
58
Gue Suaminya
59
Vitamin Ajeb-ajeb
60
Kembali padamu
61
Pulang sekolah
62
Mampir
63
Rumah baru
64
Kecil-kecil cabe rawit
65
Pindahan rumah
66
Aku minta lagi
67
Gue akan melamarmu
68
Kekecewaan Riris
69
Aldo mabok
70
ujian sekolah
71
contekan
72
Hamil
73
Ini anak kamu Aldo
74
Susu yang itu
75
Gigolo
76
Siuman
77
Maafkan aku Do
78
Sidang
79
Fitnah
80
Lupakan semuanya
81
Diego rela
82
Tahu bulat
83
Kedatangan Nancy dan Baron
84
Aku mengalahkamu
85
Ciwi ciwi
86
Wisuda
87
Aku gigit kamu
88
Aku malu Mas
89
Lubang buaya
90
Catur
91
Ingin punya anak banyak
92
Arsen Ocha Sah
93
Kedatangan Bibi Salamah
94
Pijitan Arsen
95
Aku suka ini
96
Buku gambar A4
97
Penulis novel
98
Taspen
99
Libur dulu
100
nonton drakor
101
Nancy terbangun
102
Slow motion
103
Sate gosong
104
Asiikk
105
Casanova insyaf
106
Cintanya yang gede
107
Aldo Junior
108
Bonchap 1 Pejantan tangguh
109
Bonchap 2 : Kamu nakal sekali
110
Bonchap 3 tugas penting
111
Bonchap 4 Mandi bersama
112
Bonchap 5 Baby I'm coming
113
Bonchap 6 Stretch Mark
114
Bonchap 7 Belum satu menit
115
Bonchap 8 Manjat
116
Bonchap 9 Lemes kayak sarung
117
Novel baru
118
Promo novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!