Kiara semakin rajin merawat tubuhnya, ia melakukan semua yang bisa membuatnya semakin cantik. Gadis itu juga sering mempelajari segala hal tentang make up untuk memoles penampilannya menjadi lebih baik.
Kiara juga tekun kuliah supaya bisa menjadi sekretaris saat lulus nanti. Sambil kuliah, ia juga memantau akun sosial media milik Diska. Dari sana, ia mendapat banyak informasi mengenai Diska dan Xavier, karena Diska sangat menyukai Xavier.
Empat tahun berlalu Kiara akhirnya lulus dengan nilai yang sangat bagus, semua berkat usaha dan kerja kerasnya. Kiara berencana untuk melamar pekerjaan di tempat Xavier. Tentu saja tujuannya Kiara untuk bisa membalaskan dendamnya pada Diska dan juga Xavier.
Kiara berpamitan pada Bibi Mita dan suami, meski sebenarnya bibi belum rela, tapi sekarang sudah saatnya Kiara pulang.
“Aku pulang ya, Bi. Terima kasih buat semuanya,” ucap Kiara sembari memeluk bibinya. Rasa terima kasih rasanya tidak akan cukup bagi Kiara, ia sangat bersyukur ada bibinya yang menolong waktu itu.
“Sama-sama, Kiara. Kamu memang harus kembali dan menunjukkan kepada mereka semua, bahwa kamu sudah berbeda sekarang. Buat mereka semua menyesal telah memperlakukanmu dengan tidak baik.” Bibi membalas pelukan Kiara.
Dua wanita itu sama-sama larut dalam pikiran mereka soal masa lalu, hingga tanpa terasa air mata kembali menghiasi wajah mereka. Bibi berdoa semoga Kiara mendapatkan kebahagiaan yang pantas untuknya.
Kiara dan Bibi Mita menghapus air mata mereka. Kini saatnya Kiara berpamitan pada suami Bibi Mita.
“Kamu sekarang sudah sangat cantik. Paman yakin, mereka tidak akan mengenali penampilanmu yang sekarang.” Paman mengusap kepala Kiara dan mendoakan Kiara dalam hatinya.
Kiara mengangguk dan mengucapkan terima kasih. Lalu, ia naik travel yang akan mengantarnya sampai ke rumah orang tuanya.
***
Setelah menunggu beberapa minggu, Kiara akhirnya dipanggil untuk interview di kantor Xavier. Ia mempersiapkan diri dengan sangat matang. Ia harus diterima kerja di sana demi misinya.
Kiara memasuki gedung yang menjulang tinggi itu. Dengan percaya diri, ia berjalan tegap menemui resepsionis sebelum menuju ruangan interview.
Kiara mendapat beberapa pertanyaan selayaknya wawancara kerja pada umumnya. Setelah peserta mengikuti berbagai tes dan wawancara, akhirnya Xavier masuk ke ruangan wawancara. Di antara berpuluh-puluh pelamar yang berhasil lolos, Xavier akan memilih satu di antaranya untuk menjadi sekretarisnya menggantikan sekretaris lamanya yang sebentar lagi akan cuti melahirkan.
Kiara yang melihat Xavier pertama kali setelah sekian lama, merasa takjub dengan perubahan Xavier yang semakin tampan. Hanya beberapa detik saja Kiara mengagumi Xavier, selebihnya ia kembali mengingat apa tujuannya.
Sekuat hati ia mengatur napasnya agar tidak terlihat tegang. Sampai akhirnya nama Kiara dipanggil ke depan.
Xavier memperhatikan penampilan Kiara yang sangat oke dan terlihat tenang.
“Baiklah, perkenalkan diri kamu!” ucap salah seorang personalia yang mewawancarai Kiara.
“Nama saya Kia, saya dari kota Bogor."
Kia memperkenalkan dirinya dengan sangat percaya diri, berbeda sekali dengan Kiara yang dulu sempat mengalami trauma.
Xavier tenggelam dalam lamunannya. Rasa percaya diri dan juga kepintaran gadis di hadapannya itu membuatnya tertarik. Ia pikir Kia adalah sosok yang pas untuk menjadi sekretarisnya.
Sementara itu, Kiara merasa gugup karena Xavier memandangnya dari tadi. Ia sangat takut ketahuan, tapi ia juga terus berusaha tenang walaupun jantungnya berdetak tidak normal, bahkan telapak tangannya terasa basah.
"Kamu diterima," ucap Xavier tiba-tiba. Membuat Kiara dan beberapa tim personalia itu terperangah. "Cepat ikut ke ruangan saya!"
🦄🦄🦄
like komennya jangan ketinggalan ya gaess 🍭🍭🍭
🍭🍭🍭
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 98 Episodes
Comments
Berlian Nusantara dan Dinda Saraswati
bljar make up sama pinter,, gak bljar beladiri juga thor
2025-01-04
0
Sleepyhead
Xavier gak Notice ya melihat CV Kiara....
2024-11-30
0
Zahra Aisyah
good luck
2024-12-16
0