KKBL Bab 16

"Auw, panas."  Xavier mengibaskan kemejanya yang membuat kulitnya terasa panas seperti terbakar sebelum membuka paksa kancing-kancing tersebut.

"Ya ampun, maaf Pak." Kiara panik, ia ikut membantu melepaskan kancing kemeja Xavier, lalu mengambil map dan mengipasi dari ujung lengan hingga dada kekar Xavier. "Pak, ini harus dicuci dengan air mengalir," ucap Kiara.

Mendengar saran itu keluar dari mulutnya, Xavier pun tak sungkan-sungkan menarik tangan Kiara ke wastafel. "Tolong kamu bantu!" Dia sendiri yang menyarankan, bukan? Kalau begitu biar dia yang melakukannya. Dalam hati Xavier nyengir kesenengan.

Kiara membantu Xavier mengguyur tangannya dengan air keran dan juga membasahi lap untuk mengompresi dada Xavier. Setelah dirasa cukup, Kiara berinisiatif untuk mengobati luka Xavier. "Saya ambil kotak obat dulu, Pak."

Tak berapa lama, Kiara kembali dengan membawa kotak obat. Xavier sudah menunggunya di balik meja kerjanya.

"Maaf. Saya nggak sengaja, Pak." Kiara mulai mengoleskan salep pada luka Xavier.

"Nggak apa-apa, ini nggak parah kok," jawab Xavier dengan lembut, namun matanya terus melekat pada sosok Kiara yang sedang fokus mengobati lukanya yang cukup lebar. Semakin dilihat, semakin terlena Xavier sampai jantungnya pun perlahan mulai berdegup.

Sedikit demi sedikit, rasa hangat yang belum ia alami sebelumnya mulai menjalar, hingga nama indah itu keluar dari bibir tipisnya yang seksi. "Kia," panggil Xavier. Suaranya pelan, sedikit serak, dan menggoda.

"Iya, Pak." Kiara yang duduk di samping Xavier itu pun menatap mata Xavier. Dua suara itu seketika memecah keheningan di antara mereka.

Sebenarnya, Xavier tidak mau merusak suasana ini, tapi ia tetap harus bertanya, "Kenapa kamu menghindari aku hari ini?" Xavier terdengar putus asa.

"Maaf, Pak. Saya hanya bekerja profesional saja." Kiara kembali mengoleskan salep di kulit Xavier.

Aku tidak butuh dirimu yang profesional sekarang. Yang kubutuhkan adalah senyummu. Rasanya aku seperti gila seharian dicuekin kamu. Aku butuh melihat bibir merah yang imut itu berbicara kembali dan tersenyum untukku.

Tanpa sadar, fokus Xavier sudah jatuh di tempat yang spesifik. Melihat mulut Kiara yang sedikit terbuka, Xavier pun refleks menjilat bibirnya dan jakun pria itu bergerak naik turun... Kenapa terlihat menggoda? Apa kamu mengganti warna lipstikmu?

Entah apa yang ada di benak Xavier, tapi mendadak ia menjelaskan kepada Kiara, "Kia. Saya dan Diska tidak ada hubungan apa pun. Saya tidak pernah berpikir kamu orang yang seperti itu. Saya …."

"Pak, sudah selesai. Saya permisi." Kiara tak ragu untuk memotong kalimat Xavier yang kesekian kalinya, lalu berdiri dan hendak berjalan ke arah pintu ruangan kerja Xavier.

Saat itu juga, seperti ada suara benang yang putus di kepala Xavier dan napasnya pun seketika memburu. Hilang sudah kesabarannya dan diisi oleh rasa frustasi yang amat hebat. Xavier langsung menarik tangan Kiara dan perempuan itu pun terjatuh di pangkuannya.

“Apa yan–”

Pria itu juga membungkam bibir gadis itu, tidak membiarkannya berbicara lagi, karena apapun yang keluar dari mulut itu selalu saja akan bertentangan dengan dirinya. Jadi, lebih baik ia segel bibir indah itu dengan miliknya.

Kiara merasakan basah di bibirnya. Serangan Xavier yang tiba-tiba membuatnya diam membeku. Luma.tan demi luma.tan hingga perasaan pun terbawa dan Xavier mulai menye.sap bibir bawah Kiara yang tidak memberikan respon apa pun.

Tetapi, detik berikutnya, Kiara mulai memberontak dengan memukul dada Xavier. Pukulan Kiara tentu tidak berarti apa-apa bagi Xavier, ia justru menahan tengkuk Kiara dan semakin bernaf.su untuk mencicipinya.

Xavier memaksakan lidahnya untuk masuk ke dalam mulut Kiara, tapi Kiara tidak mengizinkan hingga akhirnya Xavier terpaksa menggigit pelan bibir bawah Kiara hingga gadis itu membuka mulut. Kesempatan itu tidak disia-siakan oleh Xavier, ia memasuki bibir Kiara dan dengan lincahnya mulai membelit lidah Kiara.

Pria itu mencuri sedikit demi sedikit oksigen dalam tubuhnya hingga pukulan Kiara di dada Xavier perlahan mulai melemah. Seketika pandangannya kabur dan otaknya menjadi kosong. Tak ada lagi perlawanan setelah itu, hanya ada jari jemari mereka yang saling bertautan.

Xavier yang sudah dibutakan oleh naf.su, justru semakin agresif saat merasakan wanita di pangkuannya itu tidak melawan lagi, bahkan sedikit terbawa suasana dan membalas ciumannya.

Lalu, perlahan jari jemari seorang pria yang kasar itu menelusuri lekukan tubuh wanitanya hingga tiba di pinggang Kiara yang ramping. Kemudian, ia dengan kasar menyingkirkan dokumen-dokumen di atas mejanya dan mengangkat Kiara ke atas. Namun, Kiara yang sudah digodai hingga lemas langsung tersungkur ke belakang dan terbaring di atas meja kerja Xavier.

Xavier sendiri dengan sigap menahan belakang kepala Kiara sebelum tangan nakalnya bergerak lincah melepaskan kancing kemeja Kiara tanpa disadari oleh gadis itu.

Ciuman Xavier semakin liar dan tangannya pun mulai bergerak menuju rok selutut yang dipakai Kiara. Menyadari ada sesuatu yang mera.ba bagian pribadinya, seketika itu Kiara langsung tersadar dan mendorong tubuh Xavier sekuat tenaga. Saat Xavier terdorong, Kiara langsung menampar Xavier dengan keras.

Xavier terperangah, ia tidak menyangka akan melakukan sesuatu yang melecehkan harga diri Kiara. Ia hanya diam menatap Kiara yang terlihat jelas sangat marah saat ini.

Sementara itu, dengan susah payah Kiara mengatur napasnya yang tersengal-sengal. Ia memperbaiki kancing kemejanya yang terlepas. Dengan tatapan tajam penuh kebencian, Kiara beranjak pergi.

Menyadari kesalahannya, Xavier langsung mencegah Kiara yang mulai melangkah pergi dengan mencengkram erat tangan Kiara. "Maaf Kia, aku khilaf."

Kiara berusaha melepaskan tangannya dari Xavier, tapi Xavier justru semakin kuat menahannya. Kiara lalu berkata, "Maaf? Khilaf? Dari kemarin Bapak bilang maaf terus, tapi sepertinya kata maaf itu sangat mudah keluar dari mulut Bapak." Kiara tersenyum pahit dan melanjutkan ucapannya. "Ternyata benar apa yang dikatakan Bu Diska. Bapak hanya menganggap saya wanita murahan, wanita penggoda."

Mendengar ucapan Kiara, Xavier justru semakin frustrasi. Ia menarik paksa Kiara ke dalam pelukannya. Sambil berteriak marah Xavier membalas ucapan Kiara. "Wanita penggoda kamu bilang? Jangan pura-pura tidak tahu Kia, aku jelas-jelas memiliki perasaan terhadap dirimu!"

🦄🦄🦄

Terima kasih asupannya. Sesuai janjiku, bonus 2 episode untuk readers terlope! Terus like, vote, komen dan gift bunga kopi buat asupanku ya! ❤️

🍭🍭🍭

Terpopuler

Comments

_yuniarti.sherli_

_yuniarti.sherli_

padahal kita jg sebenernya seneng loh wkwk

2025-02-08

0

anonim

anonim

si boss nafsu amat yaa

2024-10-27

0

𝐀⃝🥀Angel❤️⃟Wᵃf

𝐀⃝🥀Angel❤️⃟Wᵃf

uhuyyyyy

2024-08-19

1

lihat semua
Episodes
1 KKBL Bab 1
2 KKBL Bab 2
3 KKBL Bab 3
4 KKBL Bab 4
5 KKBL Bab 5
6 KKBL Bab 6
7 KKBL Bab 7
8 KKBL Bab 8
9 KKBL Bab 9
10 KKBL Bab 10
11 KKBL Bab 11
12 KKBL Bab 12
13 KKBL Bab 13
14 KKBL Bab 14
15 KKBL Bab 15
16 KKBL Bab 16
17 KKBL Bab 17
18 KKBL Bab 18
19 KKBL Bab 19
20 KKBL Bab 20
21 KKBL Bab 21
22 KKBL Bab 22
23 KKBL Bab 23
24 KKBL Bab 24
25 KKBL Bab 25
26 KKBL Bab 26
27 KKBL Bab 27
28 KKBL Bab 28
29 KKBL Bab 29
30 KKBL Bab 30
31 KKBL Bab 31
32 KKBL Bab 32
33 KKBL Bab 33
34 KKBL Bab 34
35 KKBL Bab 35
36 KKBL Bab 36
37 KKBL Bab 37
38 KKBL Bab 38
39 KKBL Bab 39
40 KKBL Bab 40
41 KKBL Bab 41
42 KKBL Bab 42
43 KKBL Bab 43
44 KKBL Bab 44
45 KKBL Bab 45
46 KKBL Bab 46
47 KKBL Bab 47
48 KKBL Bab 48
49 KKBL Bab 49
50 KKBL Bab 50
51 KKBL Bab 51
52 KKBL Bab 52
53 KKBL Bab 53
54 KKBL Bab 54
55 KKBL Bab 55
56 KKBL Bab 56
57 KKBL Bab 57
58 KKBL Bab 58
59 The Baby'S Mafia By DHEVIS JUWITA
60 KKBL Bab 59
61 KKBL Bab 60
62 TERJERAT SKANDAL by Itta Haruka07
63 KKBL Bab 61
64 KKBL Bab 62
65 KKBL Bab 63
66 KKBL Bab 64
67 KKBL Bab 65
68 KKBL Bab 66
69 KKBL Bab 67
70 KKBL Bab 68
71 KKBL Bab 69
72 KKBL Bab 70
73 KKBL Bab 71
74 KKBL Bab 72
75 KKBL Bab 73
76 KKBL Bab 74
77 KKBL Bab 75
78 KKBL Bab 76
79 KKBL Bab 77
80 KKBL Bab 78
81 KKBL Bab 79
82 KKBL Bab 80
83 KKBL Bab 81
84 KKBL Bab 82
85 KKBL Bab 83
86 KKBL Bab 84
87 Info Pemenang Give Away
88 Ceraikan Aku By Itta Haruka07
89 Istri Kontrak Pelampiasan Hasrat By Itta Haruka07
90 Hasrat Tuan Impoten By Itta Haruka07
91 Menjerat Sang Pengawal by Itta Haruka07
92 Asmara Terlarang By Itta Haruka07
93 New Novel : Rahasia Istri Culun By Itta Haruka07
94 Dihamili Kembaran Suami By Itta Haruka07
95 Bonus
96 Bad Boy and His Secret Wife By Itta Haruka07
97 Biarkan Aku Melayanimu, Pangeran! by Itta Haruka07
98 Leon dan Rindu : Terpaksa Kembali by Itta Haruka07
Episodes

Updated 98 Episodes

1
KKBL Bab 1
2
KKBL Bab 2
3
KKBL Bab 3
4
KKBL Bab 4
5
KKBL Bab 5
6
KKBL Bab 6
7
KKBL Bab 7
8
KKBL Bab 8
9
KKBL Bab 9
10
KKBL Bab 10
11
KKBL Bab 11
12
KKBL Bab 12
13
KKBL Bab 13
14
KKBL Bab 14
15
KKBL Bab 15
16
KKBL Bab 16
17
KKBL Bab 17
18
KKBL Bab 18
19
KKBL Bab 19
20
KKBL Bab 20
21
KKBL Bab 21
22
KKBL Bab 22
23
KKBL Bab 23
24
KKBL Bab 24
25
KKBL Bab 25
26
KKBL Bab 26
27
KKBL Bab 27
28
KKBL Bab 28
29
KKBL Bab 29
30
KKBL Bab 30
31
KKBL Bab 31
32
KKBL Bab 32
33
KKBL Bab 33
34
KKBL Bab 34
35
KKBL Bab 35
36
KKBL Bab 36
37
KKBL Bab 37
38
KKBL Bab 38
39
KKBL Bab 39
40
KKBL Bab 40
41
KKBL Bab 41
42
KKBL Bab 42
43
KKBL Bab 43
44
KKBL Bab 44
45
KKBL Bab 45
46
KKBL Bab 46
47
KKBL Bab 47
48
KKBL Bab 48
49
KKBL Bab 49
50
KKBL Bab 50
51
KKBL Bab 51
52
KKBL Bab 52
53
KKBL Bab 53
54
KKBL Bab 54
55
KKBL Bab 55
56
KKBL Bab 56
57
KKBL Bab 57
58
KKBL Bab 58
59
The Baby'S Mafia By DHEVIS JUWITA
60
KKBL Bab 59
61
KKBL Bab 60
62
TERJERAT SKANDAL by Itta Haruka07
63
KKBL Bab 61
64
KKBL Bab 62
65
KKBL Bab 63
66
KKBL Bab 64
67
KKBL Bab 65
68
KKBL Bab 66
69
KKBL Bab 67
70
KKBL Bab 68
71
KKBL Bab 69
72
KKBL Bab 70
73
KKBL Bab 71
74
KKBL Bab 72
75
KKBL Bab 73
76
KKBL Bab 74
77
KKBL Bab 75
78
KKBL Bab 76
79
KKBL Bab 77
80
KKBL Bab 78
81
KKBL Bab 79
82
KKBL Bab 80
83
KKBL Bab 81
84
KKBL Bab 82
85
KKBL Bab 83
86
KKBL Bab 84
87
Info Pemenang Give Away
88
Ceraikan Aku By Itta Haruka07
89
Istri Kontrak Pelampiasan Hasrat By Itta Haruka07
90
Hasrat Tuan Impoten By Itta Haruka07
91
Menjerat Sang Pengawal by Itta Haruka07
92
Asmara Terlarang By Itta Haruka07
93
New Novel : Rahasia Istri Culun By Itta Haruka07
94
Dihamili Kembaran Suami By Itta Haruka07
95
Bonus
96
Bad Boy and His Secret Wife By Itta Haruka07
97
Biarkan Aku Melayanimu, Pangeran! by Itta Haruka07
98
Leon dan Rindu : Terpaksa Kembali by Itta Haruka07

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!