KKBL Bab 3

Kiara masih berdiam di kamarnya, bingung harus melakukan apa setelah ini. Bersekolah lagi sudah enggan, berhenti pun tidak mungkin. Pikiran gadis itu berkecamuk, begitu pun dengan perasaannya. Ia seperti mengarungi samudra yang luas tanpa kompas yang menunjukkan arahnya. Entah ke mana ia akan berlabuh.

Beberapa menit berlalu, Kiara mulai bergerak. Ia menghapus darah yang keluar dengan tisu, lalu membungkusnya dengan lengan jaket yang tadi ia kenakan.

Bibi Mita yang merupakan adik dari ibu Kiara tiba-tiba berkunjung. Bibi tinggal di luar kota dan sedang mengambil pesanan baju pengantin, lalu memutuskan untuk mampir menengok Kiara yang dirindukan.

"Kiara di mana, Kak?" tanya Bibi Mita pada ibu Kiara.

"Di kamar, lagi belajar. Katanya nggak mau diganggu," jawab ibu sembari menyajikan secangkir teh hangat di meja depan Bibi Mita.

"Aku lihat sebentar ya, Kak. Dia pasti senang aku mampir."

"Tapi Kiara bilang mau belajar loh, Mit. Nanti kalau kamu masuk dia marah gimana?"

"Mana mungkin dia marah sama aku." Bibi berdiri, lalu menghampiri Kiara di kamarnya.

Ibu tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Kiara dan bibinya memang sangat dekat. Bibi Mita yang usianya hanya selisih lima tahun dengan Kiara, membuat hubungan mereka sangat akrab layaknya adik dan kakak. Setelah Bibi Mita menikah, mereka jadi jarang bertemu karena Bibi Mita mengikuti suaminya tinggal di luar kota dan membuka usaha rias pengantin di sana.

Tok tok tok.

Suara ketukan pintu tidak mampu menyadarkan Kiara dari lamunannya. Pikirannya yang kosong membuatnya hanya memikirkan pembulian yang dilakukan oleh Diska.

Karena Kiara tidak merespon, Bibi memanggil namanya, "Kiara, ini Bibi Mita, kamu di dalam, 'kan?" Bibi Mita mengetuk lagi pintu kamar Kiara. Sama seperti tadi, masih tidak ada balasan atau respon dari keponakannya itu. Dengan perasaan cemas Bibi Mita membuka pintu kamar Kiara yang lupa tidak dikunci.

"Kiara!?" pekik Bibi Mita yang terkejut melihat kamar Kiara sangat berantakan. Buku-buku berserakan, dan juga sebuah cutter tergeletak di dekatnya. Tisu yang terkena darah pun berserakan. Sementara itu, wajah Kiara yang sangat basah juga membuat Bibi Mita sangat khawatir. Apa yang terjadi dengan keponakannya itu?

"Bibi." Kiara sangat kaget melihat bibinya yang berdiri di ambang pintu. Ia langsung panik berusaha menghapus air matanya dan membereskan kekacauan di kamar.

Bibi Mita melihat kepanikan di mata Kiara. Bibi merasakan ada sesuatu yang aneh dengan Kiara. Lalu, Bibi Mita menutup pintu kamar dan menguncinya dari dalam.

"Bibi sejak kapan datang ke mari?" tanya Kiara. Dengan suaranya yang parau, ia berusaha terlihat tenang dengan berkali-kali menghela napas, tapi gadis itu tidak berani menatap wajah bibinya. Ia melirik ke bawah, jantungnya kembali berdebar keras saat melihat cutter di bawah kakinya. Kiara berusaha menendang cutter ke kolom meja, supaya Bibi Mita tidak melihat perbuatannya barusan.

"Kiara, ada apa sebenarnya?" tanya Bibi Mita khawatir. Ia mendekati Kiara dan membalik tubuh gadis itu. Bibi memegang lengan Kiara yang terluka, membuat gadis itu mengernyit menahan sakit.

"Nggak ada apa-apa kok, Bi." Kiara masih berusaha menahan sakit saat cengkraman Bibi Mita semakin kuat di lengannya. Namun, Bibi Mita bisa melihat jelas saat ekspresi wajah Kiara menahan sakitnya.

Bibi melihat bekas darah yang berceceran, Kiara pasti sedang tidak baik-baik saja, tapi apa yang membuatnya seperti ini?

"Cerita sama aku, kamu kenapa Kiara?" Bibi Mita menarik lembut tubuh Kiara untuk duduk di tepi ranjang.

"Tidak ada yang perlu diceritakan Bi, aku baik-baik saja." Kiara memaksakan senyum dengan bibir bergetar dan deru napas yang mulai memburu. Ia sangat takut jika orang tuanya sampai tahu tentang keadaannya saat ini.

"Kiara! Nggak mungkin kamu baik-baik saja. Lihat darah itu! Itu darah kamu, 'kan?" Bibi Mita bertanya dengan nada memaksa. Ia merasa geram karena Kiara masih berpura baik-baik saja tanpa mau mengakui apa yang sedang menimpanya.

"Aku … aku tidak apa-apa. Aku baik-baik saja." Suara Kiara terdengar semakin bergetar. Ia menggeleng pelan kepalanya, jangan sampai Bibi Mita tahu.

"Kamu bohong!" tuduh Bibi yang terus memaksa Kiara untuk jujur.

"Aku … aku nggak bohong, aku baik-baik saja, jangan bilang Ayah sama Ibu. Aku beneran baik-baik saja." Kiara terus menggelengkan kepalanya. Air bening kembali keluar lewat sudut matanya. Ia semakin ketakutan dan mulai menutup wajah dengan tangannya. Saat itulah jaket yang membungkus luka sayatnya terlepas.

Bibi Mita melihat luka itu dan sadar Kiara benar-benar memiliki masalah. Bibi Mita lalu memeriksa lengan Kiara, karena tadi Kiara sempat mengernyit menahan sakitnya. Bibi sangat syok saat melihat luka lebam di lengan tangan Kiara.

Dengan mata memerah menahan tangis, Bibi Mita bertanya, "Ini kenapa, Kiara?" Sebenarnya, tanpa bertanya pun Bibi Mita sudah bisa menebak Kiara menjadi korban perundungan di sekolahnya.

Bibi Mita merangkul Kiara dan itu membuat tangis Kiara pecah. Bibi Mita juga ikut menangis. "Nggak apa-apa, nangis aja kalau itu bisa mengurangi beban di hati kamu." Kiara semakin terisak dalam pelukan bibinya.

Cukup lama Kiara menangis sampai akhirnya ia berkata, "Bisakah Bibi membawaku pergi dari kota ini?" tanya kiara dengan serius.

Bibi Mita cukup terkejut, membuat bibi berpikir keras. Bisa saja Bibi Mita membawa Kiara, tapi apakah kedua orang tua Kiara nantinya akan setuju?

"Aku akan usahakan. Aku harus bicara dulu dengan suamiku dan tentunya orang tuamu."

Kiara mengangguk. Ia berdoa dalam hati semoga saja bibinya bisa membawanya pergi dari Diska.

***

Setelah perdebatan yang lumayan alot, akhirnya Bibi bisa membawa Kiara tinggal bersamanya. Tentu saja Kiara juga sangat meyakinkan orang tuanya. Ia beralasan ingin belajar merias sekaligus membantu bibinya.

Saat ini, Kiara sudah tinggal di rumah Bibi Mita. Ia sedang membereskan pakaiannya di kamar baru. Lalu, Bibi Mita masuk untuk menemuinya.

"Kamu suka kamarnya?" tanya Bibi Mita. Kamar yang ditempati Kiara saat ini tadinya tidak terpakai karena bibi dan suaminya hanya tinggal berdua di rumah yang cukup besar ini.

"Aku suka kok, Bi. Apalagi di sini nggak ada Diska," jawab Kiara.

"Kamu sebenarnya cantik Kiara. Kecantikan hati kamu sudah mengalahkan semuanya," ucap Bibi Mita yang ingin menghibur Kiara.

"Semua temanku melihatnya tidak seperti itu, Bi. Tidak ada yang bilang aku cantik, kenapa?" Kiara menunduk, terkadang ia berandai-andai. Seandainya saja, ia terlahir cantik, mungkin ia tidak harus mengalami ini semua.

Bibi Mita diam, merasakan kesedihan yang saat ini Kiara rasakan. Lalu, bibi berkata, "Kalau begitu, aku ubah perkataanku. Semua orang bisa cantik, termasuk kamu. Ayo kita buktikan sama-sama! Aku akan membantumu."

🦄🦄🦄

Terpopuler

Comments

Dewa Rana

Dewa Rana

kolong meja Thor, bukan kolom meja

2025-02-09

0

𝐀⃝🥀Angel❤️⃟Wᵃf

𝐀⃝🥀Angel❤️⃟Wᵃf

nah gitubdunkk pindah sekolah itu lebih baikkkk

2024-08-19

1

Minni Minni

Minni Minni

Semangat kiara, balas dengan kcntikanmu biar diska tau

2024-08-09

3

lihat semua
Episodes
1 KKBL Bab 1
2 KKBL Bab 2
3 KKBL Bab 3
4 KKBL Bab 4
5 KKBL Bab 5
6 KKBL Bab 6
7 KKBL Bab 7
8 KKBL Bab 8
9 KKBL Bab 9
10 KKBL Bab 10
11 KKBL Bab 11
12 KKBL Bab 12
13 KKBL Bab 13
14 KKBL Bab 14
15 KKBL Bab 15
16 KKBL Bab 16
17 KKBL Bab 17
18 KKBL Bab 18
19 KKBL Bab 19
20 KKBL Bab 20
21 KKBL Bab 21
22 KKBL Bab 22
23 KKBL Bab 23
24 KKBL Bab 24
25 KKBL Bab 25
26 KKBL Bab 26
27 KKBL Bab 27
28 KKBL Bab 28
29 KKBL Bab 29
30 KKBL Bab 30
31 KKBL Bab 31
32 KKBL Bab 32
33 KKBL Bab 33
34 KKBL Bab 34
35 KKBL Bab 35
36 KKBL Bab 36
37 KKBL Bab 37
38 KKBL Bab 38
39 KKBL Bab 39
40 KKBL Bab 40
41 KKBL Bab 41
42 KKBL Bab 42
43 KKBL Bab 43
44 KKBL Bab 44
45 KKBL Bab 45
46 KKBL Bab 46
47 KKBL Bab 47
48 KKBL Bab 48
49 KKBL Bab 49
50 KKBL Bab 50
51 KKBL Bab 51
52 KKBL Bab 52
53 KKBL Bab 53
54 KKBL Bab 54
55 KKBL Bab 55
56 KKBL Bab 56
57 KKBL Bab 57
58 KKBL Bab 58
59 The Baby'S Mafia By DHEVIS JUWITA
60 KKBL Bab 59
61 KKBL Bab 60
62 TERJERAT SKANDAL by Itta Haruka07
63 KKBL Bab 61
64 KKBL Bab 62
65 KKBL Bab 63
66 KKBL Bab 64
67 KKBL Bab 65
68 KKBL Bab 66
69 KKBL Bab 67
70 KKBL Bab 68
71 KKBL Bab 69
72 KKBL Bab 70
73 KKBL Bab 71
74 KKBL Bab 72
75 KKBL Bab 73
76 KKBL Bab 74
77 KKBL Bab 75
78 KKBL Bab 76
79 KKBL Bab 77
80 KKBL Bab 78
81 KKBL Bab 79
82 KKBL Bab 80
83 KKBL Bab 81
84 KKBL Bab 82
85 KKBL Bab 83
86 KKBL Bab 84
87 Info Pemenang Give Away
88 Ceraikan Aku By Itta Haruka07
89 Istri Kontrak Pelampiasan Hasrat By Itta Haruka07
90 Hasrat Tuan Impoten By Itta Haruka07
91 Menjerat Sang Pengawal by Itta Haruka07
92 Asmara Terlarang By Itta Haruka07
93 New Novel : Rahasia Istri Culun By Itta Haruka07
94 Dihamili Kembaran Suami By Itta Haruka07
95 Bonus
96 Bad Boy and His Secret Wife By Itta Haruka07
97 Biarkan Aku Melayanimu, Pangeran! by Itta Haruka07
98 Leon dan Rindu : Terpaksa Kembali by Itta Haruka07
Episodes

Updated 98 Episodes

1
KKBL Bab 1
2
KKBL Bab 2
3
KKBL Bab 3
4
KKBL Bab 4
5
KKBL Bab 5
6
KKBL Bab 6
7
KKBL Bab 7
8
KKBL Bab 8
9
KKBL Bab 9
10
KKBL Bab 10
11
KKBL Bab 11
12
KKBL Bab 12
13
KKBL Bab 13
14
KKBL Bab 14
15
KKBL Bab 15
16
KKBL Bab 16
17
KKBL Bab 17
18
KKBL Bab 18
19
KKBL Bab 19
20
KKBL Bab 20
21
KKBL Bab 21
22
KKBL Bab 22
23
KKBL Bab 23
24
KKBL Bab 24
25
KKBL Bab 25
26
KKBL Bab 26
27
KKBL Bab 27
28
KKBL Bab 28
29
KKBL Bab 29
30
KKBL Bab 30
31
KKBL Bab 31
32
KKBL Bab 32
33
KKBL Bab 33
34
KKBL Bab 34
35
KKBL Bab 35
36
KKBL Bab 36
37
KKBL Bab 37
38
KKBL Bab 38
39
KKBL Bab 39
40
KKBL Bab 40
41
KKBL Bab 41
42
KKBL Bab 42
43
KKBL Bab 43
44
KKBL Bab 44
45
KKBL Bab 45
46
KKBL Bab 46
47
KKBL Bab 47
48
KKBL Bab 48
49
KKBL Bab 49
50
KKBL Bab 50
51
KKBL Bab 51
52
KKBL Bab 52
53
KKBL Bab 53
54
KKBL Bab 54
55
KKBL Bab 55
56
KKBL Bab 56
57
KKBL Bab 57
58
KKBL Bab 58
59
The Baby'S Mafia By DHEVIS JUWITA
60
KKBL Bab 59
61
KKBL Bab 60
62
TERJERAT SKANDAL by Itta Haruka07
63
KKBL Bab 61
64
KKBL Bab 62
65
KKBL Bab 63
66
KKBL Bab 64
67
KKBL Bab 65
68
KKBL Bab 66
69
KKBL Bab 67
70
KKBL Bab 68
71
KKBL Bab 69
72
KKBL Bab 70
73
KKBL Bab 71
74
KKBL Bab 72
75
KKBL Bab 73
76
KKBL Bab 74
77
KKBL Bab 75
78
KKBL Bab 76
79
KKBL Bab 77
80
KKBL Bab 78
81
KKBL Bab 79
82
KKBL Bab 80
83
KKBL Bab 81
84
KKBL Bab 82
85
KKBL Bab 83
86
KKBL Bab 84
87
Info Pemenang Give Away
88
Ceraikan Aku By Itta Haruka07
89
Istri Kontrak Pelampiasan Hasrat By Itta Haruka07
90
Hasrat Tuan Impoten By Itta Haruka07
91
Menjerat Sang Pengawal by Itta Haruka07
92
Asmara Terlarang By Itta Haruka07
93
New Novel : Rahasia Istri Culun By Itta Haruka07
94
Dihamili Kembaran Suami By Itta Haruka07
95
Bonus
96
Bad Boy and His Secret Wife By Itta Haruka07
97
Biarkan Aku Melayanimu, Pangeran! by Itta Haruka07
98
Leon dan Rindu : Terpaksa Kembali by Itta Haruka07

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!