"Maaf, Nona. Saya bukan temanmu dan saya tidak ingin mendengar curhatanmu," ucap Lisa.
"Lisa, kita sama-sama perempuan. Mana hati nurani mu?" tanya Violet memelas.
Lisa mengernyitkan dahinya. "Saya memang tidak ada hati nurani."
Violet berakting menangis membuat Lisa sama sekali tak memperdulikannya namun Lisa langsung terhenti saat mendengar Violet mengucapkan sesuatu padanya.
"Aku diperkosa oleh pria yang tak ku kenal. Aku tidak berani menceritakannya pada orang lain."
"Bohong!"
Violet malah semakin histeris, dia memerankan perannya dengan baik di depan Lisa. Lisa mendekatinya dan mengajaknya untuk melapor pada pihak berwajib namun Violet tidak mau. Dia meminta Lisa untuk di sini sembari mendengarnya curhat.
"Aku takut, aku takut sekali, Lisa. Aku sok kuat di depan semua orang padahal aku sangat rapuh sekali. Orang tuaku sibuk dengan urusannya masing-masing dan aku adalah anak tunggal tak saudara yang mampu ku bagi keluh kesahku," ucap Violet.
"Tidak usah panjang lebar, lapor polisi saja!" ucap Lisa.
"Lisa, aku ini orang terkenal, tidak mungkin aku melaporkan kejadian ini pada polisi. Namaku bisa tercoreng nantinya," jawab Violet.
Violet mengoceh sampai 10 menit sampai pelayan datang membawakan minuman mereka.
Violet memesan minuman yang berbeda, untuk dirinya adalah jus jeruk sedangkan untuk Lisa adalah jus strawberi ekstrak obat perangsang.
"Sembari cerita kita bisa minum dulu," pinta Violet langsung meminum jus jeruknya.
Lisa masih memperhatikannya tanpa meminum minuman itu. Violet terhenti dan juga memperhatikan Lisa.
"Minumlah!"
Lisa menggelengkan kepalanya. Dia memang tak mudah untuk minum minuman dari orang lain. Violet membiarkannya sebentar saja, dia bercerita lagi tentang perasaannya saat ini sembari melirik jam dinding yang tertempel di sana. Rencananya haruslah berhasil karena dia sudah mendapat uang yang sangat besar dari pria-pria tua itu.
Sampai suatu ketika Lisa terserang haus dan meminum jus tersebut tanpa berpikir panjang. Violet tersenyum menyeringai melihat Lisa yang terjebak dalam rencana jahatnya. Jika semua ini berhasil maka Lisa tak akan di dekati oleh Zico. Lisa akan menjadi perempuan kotor seutuhnya.
Lisa terhenti dan merasakan gelayar aneh pada dirinya. Violet bangun dari tempat duduk dan menjentikkan jari seolah rencananya berhasil dengan sangat mudah walau sedikit molor dari waktu yang di tentukan. Lisa masih menahan rasa anehnya lalu menaruh gelas tersebut namun malah jatuh ke lantai dan seketika pecah.
"Nona Violet, tunggu! Mau ke mana?" tanya Lisa mulai merasa aneh.
"Melanjutkan pesta. Hoaaam... mengantuk sekali berdongeng bersamamu. Aku diperkosa? Haha... tidaklah mungkin! Justru kamu yang akan diperkosa. Rasakan itu sama aki-aki!" jawab Violet mengejek.
Lisa mengerahkan tenaganya untuk mengejar Violet yang sudah ada di depan pintu namun sayangnya wanita itu keluar dan mengunci pintunya. Lisa menggebrak pintu tersebut namun gagal karena tenaganya sudah melemah. Sekarang malah timbul rasa panas yang menyiksa di sekujur badannya.
Lisa terduduk di lantai sembari menahan tubuhnya yang tak karuan.
"Obat perangsang, ini efek dari obat perangsang," gumam Lisa.
Lisa mengatur nafasnya dengan baik dan berpikiran jernih apa yang harus dia lakukan. Otaknya seketika beku dan tidak bisa diajak berpikir. Lisa mencoba merangkak ke kamar mandi secepat mungkin tapi dia terhenti tatkala mendengar suara pintu yang akan terbuka. Lisa mempersiapkan dirinya jika akan terjadi sesuatu padanya.
"Tenang, Lisa! Fokus! Jangan lengah! Jangan berpikiran negatif!" gumam Lisa.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 29 Episodes
Comments
Pia Palinrungi
aduhh lisa kamu harus kosentrasi jgn sampai terjebak, semoga aja zeco cepet ketemu lisa sebelom terjadi apa2
2023-06-26
0
©®🐊W⃠Akila ⃟ ⃟вoͨѕͤѕͦ.☠💯💎
vio licik
2022-04-13
0
𝕎⃠𝕝𝕚𝕜𝕒🐊💯🌲 вoͨѕͤѕͦ✰͜͡v᭄
violet tunggu pembalasan ku😡😡😡😡
2022-04-12
0