Bab 18 : Bertemu ayah

Lisa menghela nafas panjang melihat tingkah laku Jack yang selalu membencinya, dia masih berpikir kenapa pria itu terus saja berpikiran buruk tentangnya? Tak mau memikirkan semua itu, lantas dia memakan makanan di sana sampai kenyang. Banyak orang yang memperhatikan kemolekan tubuhnya namun sayangnya Lisa tidak memperdulikan satupun dari mereka, sambil makan dia terus melihat keadaan disekitarnya.

Lisa masih was-was pada sang ayah yang masih ada di sini, baru saja dipikirkan. Ayahnya sudah mengirim pesan padanya. 

Ayah : Ayah sedang ada keperluan di kota yang kamu tempati. Ayah ingin melihat keadaanmu juga. 

Lisa : Aku sibuk.

Ayah : Sibuk apa? 

Lisa tidak membalas dan menyimpan ponselnya di dalam tasnya. Lisa sudah tak lagi menghiraukan apa kata ayahnya untuk saat ini. Dia hanya ingin fokus pada pencapaiannya saat ini saja. Lisa harus membuktikan jika dirinya pulang nanti bisa menunjukan kesuksesan tanpa embel-embel marga Savior. Ya, saat ini marganya adalah Clark dan bukan Savior. Lisa adalah wanita yang cerdas sampai dia memalsukan identitasnya termasuk menggunakan kacamata sebagai ciri khasnya. 

"Nona Lisa? Kamu sendirian?" 

"Hai Mr. Joe." 

"Kamu ingin berdansa denganku malam ini?" 

Lisa menggeleng, dia menolakknya dengan sopan. Sudah ada 5 kali pria yang ingin mengajaknya berdansa namun Lisa tetap menolaknya mentah-mentah dan berakhir dikatai perempuan sombong. Tak masalah mendapatkan citra tersebut yang terpenting tak ada pria yang berani menganggunya lagi. 

Di sisi lain. 

Sebuah perjamuan mewah dihadiri orang-orang penting dilaksanakan dengan elegan. Zico yang sebagai tuan rumah sangat berterima kasih karena mereka sudah mau hadir di acara perusahaannya. Zico menjamu para tamunya dengan baik dan ramah, semua orang tentu saja kagum dengan Zico termasuk ayahnya walau datang tak mengenal malu. Christy hanya diam disamping putranya serta di seberangnya persis ada sang mantan suami datang dengan wanita mudanya. Beliau cukup heran kenapa Zico malah mengundang sampah itu. 

"Kenapa kamu mengundang ayahmu?" tanya Christy. 

"Aku malah tidak tahu jika dia akan datang, kemungkinan saudara kita lain yang mengundangnya," jawab Zico. 

Christy kembali memakan hidangan penutup dan setelah itu keluar dari sana sebelum rasa kesalnya semakin meledak-ledak. Zico pun juga tak mau berlama-lama satu ruangan dengan ayahnya namun mau mau bagaimana lagi, dia tak mungkin pergi dari sana sebelum perjamuan selesai. 

Lisa? Di mana dia? Batin Zico yang sadar dengan keberadaan Lisa yang tidak ada. 

"Zico, makan malamnya enak sekali. Tak rugi jika kami jauh-jauh datang ke sini," ucap Morgan Savior. 

Ya, dia adalah ayah kandung Lisa yang mengusir putri sulungnya. Di sebelahnya adalah Aleana Savior, dia adalah adik Lisa dari berbeda ibu, maka dari itu wajahnya sangat berbeda dengan Lisa. 

"Terima kasih, saya sangat menghargai pujian anda," jawab Zico. 

Aleana, dia duduk di sebelah Zico sejak tadi dan terus mencuri pandang pada wajah tampan pria tersebut. Zico adalah tipe idealnya dan berharap ada perjodohan diantara mereka. Aleana bisa saja meminta pada sang ayah untuk mengabulkannya namun Aleana akan menggunakan kecantikannya untuk memikat Zico. 

"Ehem.... Tuan Zico, perkenalkan nama saya Aleana. Putri tunggal dari Ayah Morgan Savior." 

Respon Zico hanya mengangguk saja sembari terus menatap pintu keluar, rasanya dia ingin cepat keluar dari sini. Pikirannya hanya terfokus pada Lisa saja, dia tak ingin Lisa sendirian di luar sana lalu digoda  banyak pria. 

"Tuan Zico?" tanya Aleana. 

"Maaf, aku ada urusan lain. Silahkan menikmati perjamuan makan malamnya!"

Zico keluar dari sana sementara Aleana tentu saja merasa geram. Banyak pria yang ingin berkenalan dengannnya namun Zico tak sedikitpun meliriknya. Dia mengadu pada sang ayah tapi ayahnya tak menggubris permintaan putri manjanya itu. 

"Zico tak ada apa-apanya. Ingatlah jika kota kita adalah yang paling adidaya di negara ini. Jangan karena cinta kamu jadi bodoh!"

"Lupakan tentang itu! Cinta tak ada hubungannya dengan politikmu itu."

Ya begitulah, Aleana adalah wanita yang manja. Entah mengapa sang ayah malah lebih sayang padanya ketimbang Lisa yang mandiri dan selalu menghormatinya.

Di sisi lain.

Violet dengan sengaja menumpahkan minuman pada gaunnya. Dia langsung menghampiri Lisa dan meminta untuk diantar ke kamar hotel untuk berganti pakaian. Awalnya Lisa menolak namun Violet memelaskan diri karena tidak bisa membuka gaunnya sendiri. Dengan terpaksa Lisa mengikutinya menaiki lift. Dalam hati Violet sudah bersorak, Lisa mudah sekali untuk dijebak.

"Lisa, aku sangat berterima kasih sekali karena kamu sudah mau mengantarku. Jika tidak ada kamu pasti aku kesusahan melepas gaun ini," ucap Violet.

"Tak masalah," jawab Lisa datar.

Violet memutar dirinya jengah. Lisa adalah orang sok sombong yang dia temui. Ingin sekali mencakari wajahnya yang songong itu namun apalah daya, Lisa adalah pegawai kesayangan Zico.

Sesampainya di lantai tujuan, Lisa dan Violet keluar dari lift. Violet mencari kamar tersebut lalu masuk ke dalam sana. Violet terus mengusap gaunnya yang basah sementara Lisa masih berdiri di depan sana.

"Lisa, tolong bantu turunkan resleting di belakang gaunku!" pinta Violet.

Lisa menurunkan resleting tersebut dan Violet benar-benar mengganti gaunnya. Setelah selesai Lisa akan keluar dari kamar itu namun Violet mencegahnya.

"Lisa! Aku ingin curhat sebentar saja. Duduklah sebentar di sini!"

Terpopuler

Comments

Pia Palinrungi

Pia Palinrungi

thor pleasss jgn sampai violet menjebak lisa, kalau tdk dijebak mah lisa bs bikin jadi perkedel mereka semua

2023-06-26

0

𝕎⃠𝕝𝕚𝕜𝕒🐊💯🌲 вoͨѕͤѕͦ✰͜͡v᭄

𝕎⃠𝕝𝕚𝕜𝕒🐊💯🌲 вoͨѕͤѕͦ✰͜͡v᭄

dasar ayah luknut

2022-04-12

0

Adellieach

Adellieach

sibuk seharian, baru sempet baca ... 🥺

2022-04-11

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!