Bu ! Dari mana makanan sebanyak ini ?" tanya Laura Bingung karena setahunya ibunya tidak punya banyak uang untuk membeli makanan yang sepertinya berasal dari restorant itu.
"Oh itu, tadi Dokter Panji bertamu dan dia yang membawakan semua makanan itu, tadinya Dokter Panji ingin makan siang bersama kita tapi karena kamunya gak ada, dia pamit pergi dan makanan ini dia tinggalin buat kamu," ujar Ratna sambil mengambil piring untuk mereka berdua
"Baik sekali Dokter Panji ya bu, sering-sering aja dia kek gini, hitung-hitung untuk perbaikan gizi he..he..,"
"Kamu ini , udah ini piring buat kamu, kita makan yuk," Ajak Ratna sambil menyendokan makanan itu dan menaruh ke dalam piring Laura dan Piringnya.
Laura pun makan dengan lahapnya, sehingga membuat ibunya itu mengeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah anaknya itu.
"Laura pelan-pelan aja makannya, gak akan ada yang ngambil kok," ujar Ratna
"Iya Bu, habisnya makanannya enak-enak sih," ucapnya
Ratna merasa sedih karena dia belum bisa membahagiakan putrinya itu, jangankan ngasih makan seenak itu padanya, sudah bisa makan nasi pakai lauk tempe dan ikan saja sudah bersyukur. Memang sih selama ini Laura tidak pernah mengeluh akan hal itu tapi melihat Laura makan makanan itu dengan sangat lahap Ratna merasa sangat sedih dan tak terasa air matanya mengalir di pipinya.
"Loh kok ibu malah nangis sih, makanan itu jangan di tangisi bu tapi di makan," ujar Laura dengan nasi yang masih penuh di mulutnya.
Ratna bukannya makan malah memeluk putrinya itu.
"Maafin ibu ya nak, selama ini ibu tidak bisa memberi makan makanan yang lezat buat kamu," ucapnya, Laura membalas pelukan ibunya.
"Kenapa ibu sedih, Makanan yang ibu masak adalah makanan terenak di dunia karena ibu memasaknya dengan kasih sayang yang besar buat aku, jadi aku lebih menyukai masakan ibu ketimbang yang lain," ucapnya membuat Ratna tersenyum.
"Udah dong bu jangan mewek gitu, karena nangis itu gak bikin kenyang, mending ibu makan biar tambah gede he..he.." ujarnya yang membuat Ratna tertawa mendengarnya
" Nah gitu dong ketawa, kan jadi kelihatan sedikit lebih muda, tapi tuanya kebanyakan," canda Laura
"Dasar anak nakal, suka sekali candain orang tua, bisa kualat kamu nanti,"
" Ampun Bu ! Peace..." ujarnya sambil membentuk jarinya seperti huruf V.
Mereka pun akhirnya makan, sedangkan Parjo dan Mbak Kunti sudah kelelahan akibat kejar-kejaran tadi, mereka berdua terkapar di sofa.
🌹🌹🌹
Angga sudah mengantar Vera ke Kosannya, Arumi yang masih penasaran sama apa yang di lihatnya waktu di bukit tadi akhirnya memutuskan untuk mengikuti Vera dan dia pun juga turun dari mobil itu.
Mobil Angga sudah pergi, Vera segera masuk ke dalam Kosannya dan Arumi pun mengikutinya. Sampai di dalam Kosan, Vera segera Mandi dan menganti pakaiannya dengan baju yang sangat Sexy yang menampakkan belahan Dadanya, dia memakai Blazer untuk menutupi bajunya yang Sexy itu.
Setelah berdandan, akhirnya Vera mengambil tasnya dan keluar dari dalam Kosannya menuju ke pinggir jalan. Tak lama kemudian datang sebuah mobil mewah dan berhenti di depan Vera, Vera segera masuk ke mobil itu dan Arumi pun juga masuk ke sana.
Arumi kaget melihat ternyata yang ada di dalam mobil itu adalah om-om yang jauh lebih tua dari Vera, Dia kelihatan seperti Bos besar dengan Jas mahalnya. terlihat sekali kalau Om itu adalah orang kaya, mobilnya saja seperti itu.
Dan yang lebih mengagetkan Arumi saat Vera masuk ke mobil itu dia langsung mengecup bibirnya Vera, Vera seperti sudah terbiasa dengan hal itu. Om-om itu pun kemudian melajukan mobilnya.
"Vera, kamu kemana aja sih seharian ini, aku sudah kangen sama kamu, atau jangan-jangan kamu selingkuh ya dari aku," ujar om-om itu menyelidik.
"Aduh Om Dery yang tampan, Mana mungkin aku selingkuh dari om, tadi aku lagi perawatan aja biar Om makin cinta sama aku," ujarnya sambil membuka Blazernya, dan muncullah pemandangan yang membuat jakun Dery naik turun.
"Kamu semakin sexy saja sayang," ucap Dery
"Iya dong, aku kan perawatan setiap hari, aku ngrlakuin itu hanya buat om seorang kok, jadi om jangan marah lagi ya," ucapnya dengan jarinya mulai nakal di dada Dery.
Dery jadi teransang akibat kelakuan Vera, dan dia menghentikan mobilnya di jalanan yang sedikit sepi.
Dery segera menyambar bibir Vera dan mel***,
Vera dengan lihainya membalas apa yang di lakukan Dery sehingga deru nafas keduanya memburu.
Dery tidak hanya sampai di situ saja tangannya mulai Me*** sesuatu yang kenyal di tubuh Vera yang membuat Vera mendesah kenikmatan.
Saat Dery mau melepaskan pakaian Vera, tangan Vera menahannya.
"Om sebaiknya kita cari tempat yang nyaman dulu biar lebih seru," ujarnya, Dery pun menyetujuinya. Arumi merasa sesak di dadanya melihat adegan hot tadi, sudah dua kali dia di suguhkan adegan dewasa seperti itu tanpa di sensor.
Jiwa jomblonya meronta-ronta, seandainya dia masih Hidup mau rasanya dia segera menikah dan merasakan indahnya kenikmatan dunia itu. tapi itu hanya tinggal angan-angan saja baginya.
Arumi tersadar dari angan-angannya itu, dia kembali kepada misinya untuk memberi pelajaran pada Vera.
Dia tidak menyangka kalau setiap pacar Angga tidak ada yang pernah tulus mencintai Angga sepenuhnya, kalau bukan karena harta pasti karena ada yang di rencanakan seperti Susan dulu.
Mobil sudah melaju dengan kecepatan tinggi, saat di belokan Arumi melihat ada sebuah mobil yang berlawanan arah yang juga melaju dengan kecepatan tinggi, saat itulah dia beraksi.
"Saatnya shock terapi," ucap Arumi
Arumi mulai merasuki Dery dan membanting setir mengarah ke mobil itu, Vera kaget, dia langsung membuka pintu mobil itu dan melompat dari sana, saat itulah Arumi kembali mengarahkan mobil itu kembali ke jalurnya dan mengeremnya.
Vera terjatuh di aspal dan kepalanya membentur keras di pembatas jalan sehingga membuat Darah keluar deras dari kepalanya, Dery yang sudah sadar akan apa yang terjadi melihat sekilas ke arah Vera dan kembali melajukan mobilnya meninggalkan Vera yang sudah sekarat itu.
"Dasar manusia gak punya Hati, tadi saja sayang-sayangan tapi setelah begini malah di tinggalkan begitu saja," umpat Arumi
"Maafin gue ya Vera, gue hanya tidak mau lo nyakitin Angga, tadi gue hanya mau ngasih pelajaran aja buat lo agar lo sadar, tapi gue gak nyangka akan seperti ini. Tapi gue gak menyesal melakukannya, mungkin hanya dengan kematian dosa lo tidak akan nambah banyak lagi." ucap Arumi
Vera merenggang nyawa, tak lama kemudian baru datang orang-orang menolongnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
🌹Like...Coment...Votenya ya..
Dan tekan tanda ❤ apabila kamu menyukai cerita ini agar kamu mendapatkan notif Up Datenya...
Makasih🙏🙏🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 89 Episodes
Comments
princess butterfly
jangan2 nnti arumi jodohnya parjo ya thor?
2022-03-21
0