Mereka sudah sampai di sebuah tempat bermain game yang terkenal di kota itu, mereka langsung masuk ke ruangan khusus yang sepertinya tempat itu memang sudah di sewakan oleh jessica.
" Oke... kita lest go,Yang kalah harus traktir yang menang, gimana Setuju gak," ujar Lukman
Gue gak setuju, itu sih sudah biasa, gimana kalau yang kalah harus mengikuti kemauan yang menang," ujar Jessica
"Deal.." ucap para cowok barengan
Mereka kemudian mulai bermain..Sudah putaran ke dua ternyata Jessi yang jadi pemenangnya.
"Emang ya dari dulu gak ada yang bisa ngalahin dokter cantik ini, seharusnya dia jadi Gamer bukan malah jadi Dokter," ucap Doni dengan wajah lemah karena beberapa kali kalah melawan Jessi.
Wajah Angga pun lemah sama seperti Doni karena kalah melawan David. sedangkan Lukman yang jadi wasitnya pun memutuskan kalau Doni dan Angga harus mengikuti permintaan David dan Jessica.
"Oke.. sekarang gue yang pertama ngasih hukumannya, gue mau Angga mencari satu cewek di luar dan mengajaknya jalan." ujar jessi membuat Angga gak terima.
"Loh kok gue sih,, kan lo mainnya sama Doni, kok malah gue yang harus ngikutin kemauan lo ?" ucap Angga menolak
"Tadi peraturannya gimana, yang kalah mengikuti kemauan yang menang kan," ucap Jessica
"Kan gue kalahnya sama David kenapa lo yang ngasih hukuman ke gue?" ucapnya masih gak terima.
"Sudah..sudah..sekarang gue tanya lo kalah atau menang ?" tanya Lukman menengahi
"Kalah," jawab Angga
"Jessi kalah atau menang ?" tanyanya lagi
"Menang," jawabnya lagi
"Nah sudah clear kan , tadi peraturannya yang kalah harus mengikuti kemauan yang menang, jadi di mana masalahnya," ucap Lukman
"Tapi Jessi kan mainnya sama Doni, kenapa malah ngasih hukuman ke gue,"
"Tadi di peraturannya kan gak di sebut siapa main sama siapa, cuma di sebut yang menang dan yang kalah, jadi gak ada masalah kan," ucap Lukman lagi menjelaskan.
Angga kemudian berfikir, ada benarnya juga perkataan Lukman, ternyata dia baru sadar kalau mereka sudah mengerjainya.
Angga akhirnya mengikuti apa yang di ingin kan sama Jessica. Dia mulai keluar dari ruangan itu dan memantau kira-kira di mana ada gadis yang cantik yang berada di tempat itu. lagi asik melihat-lihat dia di kejutkan dengan siara seorang gadis yang berteriak karena kalah.
"Sial...gue kalah lagi,, lo curang sih," ujar gadus itu hendak pergi dari sana. Angga pura-pura tersandung dan tidak sengaja menabrak gadis itu. Mereka pun akhirnya terjatuh di lantai.
"Lo punya mata gak sih," ucap Gadis itu
"Maaf,, gue gak sengaja," ujar Angga
Gadis itu terpana melihat ketampanan Angga, dia tidak menyangka bisa bertabrakan dengan pemuda tampan seperti Angga. Angga mengulurkan tangannya hendak membantu gadis itu berdiri, gadus itu pun menyambut uluran tangannya dengan wajah berbinarnya.
"Lo gak apa-apa kan?" tanya Angga, gadis itu tersadar dari lamunannya.
"Eh..gue gak apa-apa kok," ucapnya tersipu
"Sekali lagi gue minta maaf karena tadi gue gak sengaja menabrak lo, dan sebagai permintaan maaf gue bagaimana kalau siang ini kita makan siang bareng," ucapnya masih menatap wajah gadis itu.
"Dengan senang hati," ucap gadis itu
"Oke..tapi gue pamit sama teman-teman gue dulu ya, lo tungguin gue di sini," ujarnya lagi, gadis itu mengangguk
"Oh ya nama lo siapa ?" tanya Angga
" Gue Vera, kalau lo ?
"Gue Angga, kalau lo mau panggil sayang juga gak apa-apa," ucapannya membuat Wajah Vera merona.
"Gue kesana dulu ya, ingat.. tungguin gue disini," ujarnya sambil melqngkah kembali ke ruangan tadi.
Jessica dan teman-temanya yang tafi mengintip di pintu segera masuk kembali dan duduk di tempatnya seolah-olah tidak tau- menau apa yang di lakukan Angga tadi. Angga pin masuk ke sana.
"Gimana udah dapat ceweknya," tanya Jessica
"Udah dong, siapa sih yang bisa nolak pesona seorang Dwipangga Ardiansyah." ucapnya Narsis
"Tapi gue masih ragu deh kalau gadis mau jalan sama lo, jangan-jangan lo cuma basa -basi aja tadi," ucap Doni
"Eit..jangan salah, nih aja gue sama dia mau makan siang bareng,"
" Gue gak percaya, gimana kalau lo ngerekam semua saat lo jalan sama dia , gimana gaes setuju gak," tantang Jessi
"Oke Siapa takut.. jangankan ngerekam, gue VC kalian pun gue setuju," ujarnya semangat
"Oke Deal..lo VC kita ya," ucap Jessi sambil mengilutkan tangannya hendak bersalaman, Angga pun menjabat tangan Jessica tanda setuju.
Angga kemudian melankahkan kakinya menuju ke arah Vera yang masih setia menunggunya di tempat tadi.
"Hey..ayo kita berangkat," ujar Angga sambil mengandeng tangan Vera. Vera mengikuti langkah Angga dengan perasaan bahagia karena dia di gandeng oleh cowok setampan Angga.
Semua teman-teman gue pasti iri sama gue karena gue bisa jalan sama cowok setampan angga, gue buat status ah,, batin Vera
Tanpa di sadari oleh Angga diam-diam Vera mengambil foto mereka berdua yang sedang jalan itu dan membuat statu di sosmednya.
"Gebetan baru" begitulah bunyi captionnya.
Seketika banyak twite-twite yang masuk di ponselnya, beruntung Ponselnya sudah di silent sehingga Angga tidak mengetahui apa yang dia lakukan tadi.
Mereka sudah sampai di sebuah Restorant mewah, Vera merasa takjub dengan apa yang dilihatnya, dia belum oernah masuk ke restiran mewah seperti itu.
Sepertinya pemuda ini orang kaya..gue harus bisa mendapatkannya,, Batin Vera
"loh kok malah bengong sih, yuk kita masuk," ujar Angga sambil menggandeng tangan Vera, Vera sangat senang dengan perlakuan manis dari Angga.
Mereka suda berada didalam Restorant itu, Angga menarik kursi untuk Vera, setelah Vera duduk dia pun duduk di kursi berhadapan dengan Vera, Angga kemudian memanggil pelayan.
"Kamu mau pesan Apa ?" tanya Angga
"Aku terserah kamu saja," jawab Vera
"Devan pun memesan makanan favorit yang ada Di Restorant tersebut, pelayannya pun segera berlalu dari sana.
"Aku ketoilet sebentar ya," ucap Angga , Vera menganggukkan kepalanya. Angga kemudian melangkah menuju toilet, saat dia bertemu dengan seorang pelayan yang ada di sana, dia menyuruh pelayan itu untuk memegang ponselya dan mengarahkan kameranya ke arah mereka. Dia memberikan selembar uang seratus ribuan buat pelayan tersebut kemudian Angga kembali ke tempatnya.
Tak lama makanan pun sudah datang, mereka mulai memakan makanan itu.
"Ternyata Angga gak bohong, dia memang jalan sama wanita itu, kalau di lihat-lihat wanita itu kelihatannya baik, semoga dengan hadirnya wanita itu bisa membuat Angga melupakan Susan," guman Jessica yang sedang melihat ke arah Ponselnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
🌹 jangan lupa Like..Coment dan Vote nya ya...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 89 Episodes
Comments
naumiiii🎈✨
Nextt kak cemungutt
2022-06-23
0