Sureprise

Angga sebaiknya kamu ganti saja mobil ini, kayaknya ada yang gak beres deh sama mobil ini," ujar Vera ketika mereka sudah dalam perjalanan.

"Kamu benar, aku sering merasa merinding sendiri ketika berada di dalam mobil ini," ujar Angga

Arumi merasa kesal mendengarnya karena sewaktu Angga menolongnya dulu Angga menggunakan mobil itu.

Ini cewek kayaknya harus di beri pelajaran deh, seenaknya saja nyuruh Angga buat ganti mobilnya, emangnya dia gak tau apa kalau gue sudah nyaman dengan mobil ini karena darah gue pernah bersemayam di sini,, batin Arumi

"Aha...aku punya ide," ujarnya, Arumi meniup tengkuk Angga yang membuat Angga merinding luar biasa sehingga mengerem mendadak, Vera yang tak siap langsung terantuk di dasboard mobil itu.

"Awww," teriaknya, Angga lansung melihat ke arah Vera, kepalanya sedikit benjol akibat terantuk tadi.

"Gimana sih kamu,, kok ngerem mendadak gitu, aku kan jadi begini," ujar Vera marah keyika melihat keningnya sedikit benjol.

"Maaf Ver, aku bawa ke rumah sakit ya," ujar Angga

"Gak usah palingan ini bentar lagi sembuh kok," ucapnya sambil mengusap-usap kepalanya itu

"Hi..hi..hi..rasain lo,, gue mau di lawan jadi benjol kan lo," ucap Arimi sambil cekikikan

"Maaf ya Ver, aku gak sengaja. Gimana sebagai permintaan maafku, aku akan ajak kamu ke suatu tempat," ujar Angga

"Kemana ?" tanya Vera antusias

"Rahasia dong, yang pastinya kamu akan menyukainya," ucap Angga

"ih nyebelin deh si Angga ini, main ngajak cewek ini kemana sih main rahasia-rahasian, gue juga penasaran mau di ajak kemana sih dia," guman Arumi

Angga melajukan mobilnya menuju ke arah puncak.

Ini kan arah menuju puncak, apanya yang istimewa sih, gue pikir Angga akan bawa gue ke mall buat belanja, atau ke toko perhiasan, kalau ini sih gue gak bakalan suka,, batin Vera

"Angga kita mau kemana sih sebenarnya, aku ngantuk nih," ujar Vera

"Kamu tidur saja dulu, nanti kalau sudah sampai baru aku bangunin," ujarnya

Vera pun memejamkan matanya, memang dari tadi dia sudah beberapa kali menguap karena memang perjalanannya yang begitu jauh membuat tubuhnya lelah.

Setelah sekian lama menyetir akhirnya mereka sampai juga ke tempat yang di tuju, Angga melihat kalau Vera masih tertidur.

Arumi segera keluar dari mobil itu, dia melihat pemandangan yang begitu indah di hadapannya. Diatas sebuah bukit yang tidak terlalu tinggi sudah di hias dengan bunga-bunga yang berwarna-warni, jalanan menuju ke sana juga di taburi kelopak mawar putih. diatas bukit terlihat ada sebuah meja dengan dua kursi yang berhadapan di bawah naungan tirai putih yang bertiangkan bunga warna -warni yang sungguh indah.

Angga membangunkan Vera, Vera mengerjabkan matanya, dia melihat wajah Angga yang tersenyum kearahnya.

"Apa kita sudah sampai ?" tanya Vera

"Iya tapi sebelum kita ke sana matamu aku tutup dulu ya," ujar Angga sambil mengambil kain dan mengikatkannya di mata Vera. Vera menurut saja kemauan Angga itu.

Lalu merekapun turun dari mobil itu, Angga menuntun Vera menuju ke atas bukit yang di hiasi bunga-bunga itu. Mereka sudah sampai di atas bukit itu. Angga membawa Vera ke sebuah papan Bunga mawar merah berbentuk hati dan mendirikan Vera tepat di depan papan tersebut, kemudian Angga segera mengambil sebuket bunga mawar yang tergeletak di atas meja yang ada di sana.

"Vera,, kamu sudah boleh membukakan penutup matamu," ucap Angga, Vera pun kemudian membukakan kain penutup matanya itu.

Vera takjub melihat pemandangan yang ada di sana, Dia kemudian melihat ke arah Angga yang sudah berlutut di hadapannya dengan sebuket bunga mawar di tangannya.

"Angga,, apa ini ?" tanya Vera tak menyangka Angga bisa seromantis ini.

"Vera,, aku memang tidak sempurna, tapi dengan kehadiranmu dalam hidupku membuat hatiku lebih sempurna. Vera ! maukah kamu jadi pacarku ?" ucap Angga membuat Arumi jadi membayangkan kalau dirinya ada di posisi Vera, dia akan senang sekali. Akan tetapi tidak terlihat kesenangan di wajah Vera, sepertinya dia sudah terbiasa dengan hal itu.

Walaupun begitu Vera menganggukkan kepalanya tanda menyetujui. Angga sangat senang karena Vera mau jadi pacarnya dia pun segera memeluk Vera dan kemudian dia mulai mengecup bibir vera dengan lembut.

"Makasih sayang, aku sangat bahagia," ucap Angga, Vera hanya tersenyum kecut. Bukan kejutan seperti itu yang dia inginkan, akan tetapi sesuatu yang bisa merubah hidupnya dari yang sekarang menjadi orang yang lebih berada. Vera setuju menjadi pacar Angga karena Vera tau kalau Angga itu CEO Perusahaan RA Group yang terkenal itu.

Saat Angga hendak mencium kembali bibir Vera, mereka di kagetkan dengan suara dering ponsel milik Vera. Vera mengambil Ponselnya dan melihatnya sekilas.

"Sayang siapa yan nelpon," tanya Angga

"Ini sayang, papa aku nelpon, aku angkat sebentar ya," ujar Vera sedikit gugup.

"Kenapa gak angkatnya di sini saja, sekalian aku juga pengen kenal sama papa kamu," ujar Angga

"Bukanya aku gak mau ngenalin kamu ke papaku sayang, tapi aku ingin buat sureprise untuknya kalau aku sekarang pacaran sama Kamu," ujarnya bohong

"Ya sudah..kamu angkat dulu sana,"

"Makasih ya sayang atas pengertiannya," ujar Vera sambil mengecup singkat bibir Angga.

Vera kemudian pergi ke tempat yang agak lebih jauh dari sana, setelah di rasa jaraknya sudah aman baru dia mengangkat telponya. Arumi yang melihat gerak-gerik Vera yang mencurigakan itu segera mengikutinya dari belakang.

"Hallo sayang, tumben nelpon jam segini biasanya nelponnya kalau malam saja," ujar Vera dengan nada manjanya . Arumi kaget mendengar ucapan Vera.

Bukankah tadi dia bilang kalau yang nelpon adalah Papanya, tapi kok sekarang malah yayang-yayangan,,Batin Arumi

"Maaf sayang, aku lagi di luar ada acara keluarga, nanti malam saja kita ketemunya ya sayang, Love you too." ucap Vera lalu memutus sambungan telponnya.

"Dasar play girl, di sini mau di sana juga di sikat. sepertinya aku harus bertindak lagi sebelum semuanya terlambat," guman Arumi

Vera sudah kembali ke tempat Angga berada, sampai disana dia melihat sudah ada makanan di atas meja yang ada di sana, Angga segera menarik kursi untuk Vera, Vera pun kemudian duduk. Adegan itu membuat Arumi makin kesal di buatnya.

Arumi bukannya cemburu, akan tetapi dia sudah tau kebusukan Vera. Dia tidak ingin Angga tersakiti olehnya karena dia sudah berjanji akan melindungi Angga dari siapapun yang berniat jahat dan merugikan Angga.

Hari ini Angga terlihat begitu senang , sedangkan Vera terlihat biasa saja. Dan Arumi terlihat kesal dengan apa yang dilihatnya sekarang. Ingin sekali dia mengerjai Vera lagi akan tetapi melihat wajah senang Angga menghentikan niatnya itu.

...**ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

🌹Like...Coment dan Vote ya..

Makasih🙏🙏🙏**

Terpopuler

Comments

Sri Mulyani

Sri Mulyani

Angga Angga jadi cowok ko ngampangan banget ya melupain sakit hati😁😁 main sosor aja kaya bebek itu mulut dikondisikan oooi,buat author sukses sll dan semangat nulisnya 💪

2022-04-01

1

lihat semua
Episodes
1 Kecelakaan
2 Meninggal
3 Setan...
4 Keajaiban
5 Teman Baru
6 Kejadian Aneh
7 Meninggalkan pekerjaan
8 Cemburu
9 Mata ternoda
10 Uji nyali
11 Minuman anti galau
12 Pesona Angga
13 Pria aneh
14 Ngidam
15 Sureprise
16 Hantu tampan
17 Bule kampung
18 Kuntilanak tersesat
19 Shock terapi ala Arumi
20 Kehilangan lagi
21 Salah arah
22 Bertemu Laura
23 Cinta setan akhirnya kembali
24 Naik pitam
25 Akibat terlalu PD
26 Pulang ke mansion
27 Gagal diet
28 Arumi Pulang
29 Mengerjai Alona
30 Merantau ke Jakarta
31 Saya Fans nya
32 Penumpang setia
33 Mengejar Jambret
34 Bidadari kucel
35 Laura vs Security
36 Hantu Bule Mesum
37 Buka baju
38 Perang Bantal
39 Sexy dan menggoda
40 Terpesona
41 Bertemu mantan
42 Salah kamar
43 Anggi sakit
44 Histeris
45 Laura di Ruqyah
46 meramal masa depan
47 Dia itu aneh
48 Halusinasi
49 Arumi dan Parjo ngedate
50 Tukang Ngarang
51 Kesambet penunggu Mansion
52 Berkunjung ke kantor Angga
53 Luarr Binasa..
54 Ciuman pertama
55 Lo harus tanggung jawab
56 Klepek-klepek
57 Takut itu sama tuhan
58 Sosok wanita misterius
59 BulKam
60 Mimpi bareng
61 Mendadak Nikah
62 Sah..
63 Angga Hilang
64 Cemburu kok sama Hantu
65 Doni patah hati
66 Kedinginan
67 Salah Faham
68 Pangeran Ngondek
69 So Beutiffull..
70 Angga Hilang
71 Cowok jadi-jadian
72 Masuk ke Dunia Ghaib
73 Tinggalkan Aku Di sini
74 Pupus Sudah Harapannya
75 Kebahagiaan Laura lebih penting
76 Jangan Pernah mengatakan itu
77 Teman-teman yang Lucu
78 Misi di mulai
79 Perasaan apa ini
80 Maksud Kamu Apa ?
81 jangan nakut-nakutin deh
82 Dona Jatuh Cinta
83 Kaget
84 Arumi Ada Dua
85 Aku Bukan Arumi
86 Oma mau jadi Superwoman
87 Devan terluka
88 Dia itu Saudara Kembarnya Arumi
89 Kamu Adalah Anakku
Episodes

Updated 89 Episodes

1
Kecelakaan
2
Meninggal
3
Setan...
4
Keajaiban
5
Teman Baru
6
Kejadian Aneh
7
Meninggalkan pekerjaan
8
Cemburu
9
Mata ternoda
10
Uji nyali
11
Minuman anti galau
12
Pesona Angga
13
Pria aneh
14
Ngidam
15
Sureprise
16
Hantu tampan
17
Bule kampung
18
Kuntilanak tersesat
19
Shock terapi ala Arumi
20
Kehilangan lagi
21
Salah arah
22
Bertemu Laura
23
Cinta setan akhirnya kembali
24
Naik pitam
25
Akibat terlalu PD
26
Pulang ke mansion
27
Gagal diet
28
Arumi Pulang
29
Mengerjai Alona
30
Merantau ke Jakarta
31
Saya Fans nya
32
Penumpang setia
33
Mengejar Jambret
34
Bidadari kucel
35
Laura vs Security
36
Hantu Bule Mesum
37
Buka baju
38
Perang Bantal
39
Sexy dan menggoda
40
Terpesona
41
Bertemu mantan
42
Salah kamar
43
Anggi sakit
44
Histeris
45
Laura di Ruqyah
46
meramal masa depan
47
Dia itu aneh
48
Halusinasi
49
Arumi dan Parjo ngedate
50
Tukang Ngarang
51
Kesambet penunggu Mansion
52
Berkunjung ke kantor Angga
53
Luarr Binasa..
54
Ciuman pertama
55
Lo harus tanggung jawab
56
Klepek-klepek
57
Takut itu sama tuhan
58
Sosok wanita misterius
59
BulKam
60
Mimpi bareng
61
Mendadak Nikah
62
Sah..
63
Angga Hilang
64
Cemburu kok sama Hantu
65
Doni patah hati
66
Kedinginan
67
Salah Faham
68
Pangeran Ngondek
69
So Beutiffull..
70
Angga Hilang
71
Cowok jadi-jadian
72
Masuk ke Dunia Ghaib
73
Tinggalkan Aku Di sini
74
Pupus Sudah Harapannya
75
Kebahagiaan Laura lebih penting
76
Jangan Pernah mengatakan itu
77
Teman-teman yang Lucu
78
Misi di mulai
79
Perasaan apa ini
80
Maksud Kamu Apa ?
81
jangan nakut-nakutin deh
82
Dona Jatuh Cinta
83
Kaget
84
Arumi Ada Dua
85
Aku Bukan Arumi
86
Oma mau jadi Superwoman
87
Devan terluka
88
Dia itu Saudara Kembarnya Arumi
89
Kamu Adalah Anakku

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!