"Seiring berjalannya waktu"
Kamu akan terbiasa dengan
Keadaan
~Rhania Nur Alisha~
Tak terasa aku sudah 2 menjalankan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau singkatnya MPLS sama dengan MOPD.
Sekarang memasuki hari ketiga aku selalu berharap hari ini lebih baik dari hari kemarin, seperti hari-hari kebelakang aku selalu berangkat naik angkot. Ketika aku sampai seperti biasa ada Kakak Kakak OSIS yang sudah berdiri di gerbang aku mempercepat langkahku bersama teman SMP ku.
"Cepet lari! Jangan kayak model. " Sindir nya kami berusaha lari secepat mungkin lagi-lagi mereka berkata seperti itu.
Sesampainya di ruangan aku langsung mencari tempat yang kosong, aku berusaha beradaptasi dengan teman baru hari ini aku duduk di depan dekat pintu bersama siswi yang entah dari sekolah mana saat itu aku di beri selembar kertas olehnya dengan sebuah pulpen kertas itu adalah absen dan aku langsung menandatangani absen itu.
Seperti biasa kami semua di suruh ke lapangan melaksanakan upacara MPLS. Setelah itu kami kembali masuk ke kelas dari pagi sampai siang kami di beri materi dari guru yang berbeda beda sesekali ada permainan dan ada juga sesi tanya jawab bagiku hari ini lumayan lebih baik dari kemarin aku juga mulai mendapat teman baru dari sekolah lain, memang benar masa MPLS itu untuk kita bisa mengenal hal-hal baru.
"Ada yang mau bertanya? " Tanya Kak OSIS. Setiap mendengar pertanyaan itu diriku kembali tegang bingung mau bertanya apa nantinya takut salah dan saat itu ada yang berani bertanya.
"Siap izin berbicara. " Ucapnya setelah berdiri.
"Siap di izinkan. " Jawab kami.
"Siap izin perkenalan. " Ucapnya lagi.
"Siap di izinkan. " Jawab kami lagi.
"Siap nama Salsa Nurcayani dari SMPN 11." Ucapnya.
"Siap izin bertanya. " Ucapnya lagi.
"Siap di izinkan. " Jawab kami serempak.
"Kak persyaratan buat besok apa? " Tanyanya. Dan kalian tahu apa jawaban dari Kakak OSIS itu dia malah menjawab,
"Dah basi. " Jawabnya sambil memutar bola matanya malas. Suasana kembali tegang lagi kenapa ada aja sesi menegangkan ini yang aku tak inginkan mungkin benar hidup ini tak akan seru kalau hanya manis saja layaknya makanan harus ada rasa pahit, asam, pedas untuk melengkapinya.
"Gimana Kak jawab gak? " Tanya OSIS pada temannya.
"Ini yang mau tau cuman satu orang kah? " Tanyanya sambil mengedarkan pandangan ke seluruh siswa-siswi.
Tiba-tiba ada yang berdiri dan langsung memulai pembicaraan dengan memakai adab yang telah di ajarkan. Setelah itu dia mulai bertanya sesuatu yang ingin ia tanyakan.
"Saya ingin bertanya persyaratan untuk besok? " Tanyanya. Ternyata pertanyaannya sama itu membuat para OSIS makin kesal.
"Kayak gak ada pertanyaan yang lain, dari tadi itu mulu dah basi tau. " Cibir nya. Sebenarnya apa yang di inginkan mereka tidak nanya salah nanya juga salah semua jadi serba salah.
Aku terus berdzikir menyebut nama Allah akan tidak di kuasai oleh amarah dan kata-kata yang tidak di sukai Allah.
"Jawab gak Kak,yang nanya nya juga cuman dua orang jadi yang di kasih tanya juga dua orang aja sini dek Kak bisikin! " Pinta Kakak itu pada dua orang yang bernama Salsa dan Nuraini. Dan mereka langsung menghampiri kakak itu setelah sampai di depan kakak itu seperti berbicara entah apa yang di bicarakan sambil tertawa.
"Yang lain mau tau gak? " Tanya kakak itu.
"Siap mau. " Jawab kami kompak, siapa murid yang tidak mau di kasih tau persyaratan ketika mereka melaksanakan MPLS.
"Siap izin berbicara. " Ucap kakak itu.
"Siap izinkan. " Jawab kami.
"Jadi untuk persyaratan sama aja kayak kemarin sampai besok dan besok adalah hari terakhir kalian MPLS. " Ucap kakak itu.
"Sekarang kalian persiapkan buku catatannya karna sekarang ada pemberitahuan untuk acara ORKEP hari jumat! " Pinta kakak itu dan kami langsung mengeluarkan buku catatan dan tak lama datanglah kakak kelas 2 laki-laki satu perempuan seperti nya mereka yang akan menyampaikan persyaratan.
"Siap izin berbicara. " Ucap kakak kelas laki-laki entah siapa namanya.
"Saya akan membacakan persyaratan untuk ORKEP hari jumat, jadi mohon untuk di dengarkan karna tidak ada pengulangan lagi mengerti? " Tanyanya tanpa menampakan seulas senyum di wajahnya.
Kami langsung mendengarkan apa saja persyaratan yang harus di bawa tak di sangka-sangka dia membacakan persyaratan dengan sangat cepat sehingga tulisanku entah seperti apa dan ada sesuatu yang belum ku tulis untungnya aku bertanya kepada temanku yang duduk di samping.
"Apakah ada yang di tanyakan? " Tanya salah satu kakak kelas laki-laki yang satunya lagi.
Dan sontak ada siswi yang bertanya dan membuat kakak OSIS yang ada di situ menyindir.
"Duh kalau ada Kak Devon langsung aja nanya. " Sindir nya. Ternyata nama dia Devon ya memang ada benarnya juga sih kata Kak OSIS itu soalnya saat itu juga banyak yang bertanya entah karna emang banyak yang ingin di tanyakan dan tidak di mengerti atau hanya ingin di kenal oleh Kak Devon entahlah hanya Tuhan dan orang orang itu yang tahu.
Setelah semua pertanyaan terjawab kakak kelas itu langsung mengakhir pengumuman nya.
"Baiklah kalau begitu, saya permisi assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. " Ucap Kak Devon lalu ia pergi bersama kedua temannya.
Setelah pengumuman itu suasana kembali hening dan tak lama Kak OSIS itu menyuruh kami untuk mempersiapkan kembali buku catatan.
"Siapkan catatan kalian karna akan ada pemateri lagi, seperti biasa kalau ada yang tidak di mengerti tanyakan. " Ucap Kak OSIS itu lalu mereka keluar satu persatu dengan menggunakan adab.
Dan tak lama setelah itu guru pun masuk dia mulai menyampaikan materi dengan terlebih dahulu memperkenalkan identitas nya. Kami mendengar kan materi dengan seksama sambil sesekali mencatat.
Setelah itu terdengar azan dzuhur dan pemateri segera mengakhiri pertemuan hari ini, setelah itu Kak OSIS menyuruh kami untuk sholat tapi untuk yang halangan tetap berada di ruangan itu.Aku tetap berada di ruangan karna aku sedang halangan ya haid,aku memakan bekal ku yang ku bawa dari rumah.
"Kita permainan aja yuk! " Ajak Kak OSIS itu.
"Kalian buat lingkaran di sini! " Pinta kakak itu dan kami langsung beranjak dari duduk dan membuat lingkaran sesuai yang di perintah kan.
"Sekarang kalian hafalin nama temen-temen kalian Kak kasih waktu 1 menit.! " Pintanya. Kalian dengarkan 1 menit bayangkan kita harus menghafal nama orang-orang yang belum di kenal beserta nama belakangnya.
Aku mencoba menghafal satu persatu dengan melihat papan nama, bagaimana dengan yang lain mereka pun sama saat itu aku mendapatkan teman baru lagi mereka asyik-asyik orangnya kadang kita sesekali tertawa karna menyebutkan nama yang terbalik orangnya.
"Sudah ya waktu nya habis sekarang di mulai dari kanan ya! " Pinta kakak itu dia bernama Miranti sepertinya orangnya baik. Orang yang pertama adalah Wina dia memulai menunjuk satu persatu orang dengan menyebutkan nama begitu pun dengan orang seterusnya untungnya aku tidak kebagian karna sudah banyak orang yang selesai sholat jadi permainan pun berakhir.
Seiring berjalannya waktu aku jadi terbiasa dengan keadaan, ternyata kakak OSIS pada baik-baik mereka hanya terlalu tegas jadi terlihat menakutkan ada salah satu OSIS yang selalu membuat kami tertawa namanya Kak Raisya dia selalu membuat kami tertawa dengan tingkah laku nya dia juga sering Sharing saat MPLS nya dia bercerita bahwa pada masa MPLS nya lebih menakutkan dari tahun ini.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 29 Episodes
Comments