Part 05

 

 "Yakinlah bahwa hasil tidak akan"

Mengecewakan usaha dan doa

 

~Rhania Nur Alisha~

 

 

 

Pov Rhania

Hari sudah berganti menjadi pagi aku bergegas bangun dari tidurku dan beranjak dari kasur menuju kamar mandi.Tapi sebelum aku turun dari kasur aku membaca doa setelah bangun tidur terlebih dahulu.

Setelah itu aku berjalan menuju kamar mandi niatku ingin mengambil air wudlu tapi setelah ke kamar mandi aku keluar lagi dan mengurungkan niatku untuk berwudlu karna ternyata aku sedang halangan atau menstruasi.

Tadinya aku mau mandi,tapi udara pagi ini sangat dingin air pun terasa seperti air es atau air yang di masukkan ke dalam kulkas.

Mungkin kedengarannya lebay tapi itulah kenyataannya.

"Mending aku siapin baju buat ke sekolah deh."Batinku.

Aku pun langsung mengambil pakaian kutu baru yang sudah di setrika tadi malam oleh mamahku dan langsung di gantung di belakang pintu kamarku.

Setelah semuanya di persiapkan aku langsung berjalan ke kamar mandi dan langsung melaksanakan niatku yaitu mandi ya walaupun air nya sedingin itu tapi banyak manfaat nya juga loh contohnya badan jadi lebih segar,tidak mudah ngantuk ya pokoknya enak deh itu sih pendapatku gimana kalau pendapat kalian?

Aku memang bisa memasak air panas untuk mandi,tapi karna aku sudah terbiasa sejak kelas 1 SMP mandi dengan air dingin ya jadi sampai sekarang selalu mandi dengan air dingin.Setelah mandi aku langsung memakai baju kutu baru tapi roknya belum di pakai aku memilih memakai celana tidur terlebih dahulu dan karna rok aku itu kalau di pake jalan susah gak berasa leluasa gitu kalau jalan.Satu lagi alasannya karna nanti aku akan di make over oleh Kak Yasmine.

Ya kalian taulah aku ini tipe cewek yang gak mau ribet dan gak pernah pake make up paling kalau ada acara tertentu yang mengharuskan aku pake make up.Aku juga pake bedak jarang kalau lagi pengen ya pake kalau enggak ya enggak tergantung mood aja.

Setelah itu aku langsung keluar kamar dan menuju dapur untuk menyimpan handuk yang sudah ku pakai.Di dapur ternyata ada mamah yang sedang memasak makanan untuk sarapan.

"Rha!Sarapan dulu!"Pinta mamah padaku.

"Iya mah."Jawabku dan aku langsung berjalan ke tempat untuk mencuci tangan setelah itu aku langsung mengambil piring dan makanan yang sudah di sediakan di meja makan.

Setelah itu aku langsung duduk di karpet depan televisi,aku langsung makan dan tak lupa membaca doa sebelum makan.

Ketika aku makan hanya hening yang menemani sarapan pagiku,dan tak lama aku pun selesai sarapan dan langsung menyimpan piring bekas makan ke tempat cucian dan aku juga mencuci tangan di sana.

Kalian pasti bertanya kenapa aku mencuci tangan?Jawabannya karena aku makan pakai tangan kami ini keluarga yang berasal dari sunda kami memang sering makan menggunakan tangan kecuali makanan yang mengandung air seperti halnya sayur kami memakai sendok

Selepas makan dan minum aku istirahat sebentar ya karna islam menganjurkan agar beristirahat sebentar selepas makan.

Setelah cukup lama aku beristirahat mamahku mengajakku ke rumah Kak Yasmine ya kalian pasti taulah tujuanku ke sana yaitu di make over.

"Rha,ayo kita ke rumah Kak Yasmine!"Ajak mamahku.

"Iya mah."Jawabku.

"Mah,rok sama kerudungnya di bawa ke sana?"Tanyaku.

"Iya bawa aja,nanti sama Kak Yasmine biar di pakein."Jawab mamahku dan aku hanya menuruti saja perkataan mamahku.Dan aku ke sana ya masih setia dengan celana tidurku juga kerudung biruku.

Kami pun langsung berjalan menuju rumah Kak Yasmine yang tidak jauh dari rumah kami sesampainya di sana,

"Bi!Yasmine udah bangun?"Tanya mamahku pada seseorang yang sedang memasak di dapur karna kami lewat jalan belakang jadi langsung ke dapur.

"Udah,masuk aja!"Pintanya.Yang di panggil bi atau bibi itu adalah mamah mertua Kak Yasmine.Aku dan mamah langsung masuk ke dalam rumah itu.

Di sana sudah ada Kak Yasmine yang sedang duduk di kursi ruang tamu dengan peralatan make up nya.

"Yas,ini mau di dandan."Ucap mamahku di iringi tawa kecil.

"Iya,aku butuh kursi nih buat Rhania duduk."Ucap Kak Yasmine.Dan mamahku langsung mengambil kursi yang berukuran kecil yang berada di luar rumah.

Aku langsung duduk di kursi itu dan Kak Yasmine langsung mulai memake over ku wk wk.Saat di make over aku hanya tersenyum-senyum menahan tawa karna aku kan jarang di make up.

"Itu yang kayak di tonjok ya,apa bukan?"Tanya mamahku.Maksudnya yang kayak di tonjok itu blush on yang suka merah di pipi ya mamah aku bilang itu kayak orang yang di tonjok wk wk.

"Bukan,ini mah supaya pipinya tirus biar gak keliatan tembem."Jelas Kak Yasmine.

"Ooh,kiraian yang kayak di tonjok."Ucap mamahku sambil tertawa dan kami pun tertawa bersama.

Dan ketika bagian bawah mata ku di atas kelompak mata di beri warna hitam yang alatnya seperti pensil tiba-tiba mataku mengeluarkan air mata.

"Perih Rha?"Tanya Kak Yasmine padaku.

"Iya."Jawabku.Memang perih mungkin karna aku tak biasa memakai make up jadi begini.

"Ya udah deh,sambil nunggu mata kamu biar gak perih lagi sekarang kakak pakein pensil alis dulu ya biar alis kamu rapi."Ucap Kak Yasmine.Dan aku hanya menurut saja apa yang di katakannya.

Setelah selesai Kak Yasmine pun bertanya padaku."Matanya udah gak perih Rha?"Tanya nya.

"Enggak."Jawabku.

"Ya udah,sekarang kamu merem,tapi jangan terlalu nutup matanya setengah aja meremnya!"Pinta Kak Yasmine untungnya untuk kali ini mataku tidak perih.

 

🍃🍃🍃

 

Aku sudah berkumpul bersama teman-temanku di SMPN 1 untuk mengikuti acara perpisahan kelas X ya kami.Acara sudah di mulai dari tadi dan sekarang saatnya acara penghargaan untuk siswa siswi berprestasi.

Saat pengumuman di mulai aku tidak mengharapkan aku bisa menjadi juara umum di sekolah ku karna banyak saingan di sekolah walaupun aku selalu juara kelas.

Dan pada saat Bapak Guru mengumumkan nilai juara umum ke tiga aku merasa jantungku berdebar dan tangan ku terasa dingin aku bertanya-tanya dalam hati kenapa aku?

"Juara umum ke 3 di raih oleh Rhania Nur Alisha."Ucap guru itu.Betapa terkejutnya aku mendengar nama ku di sebut sebagai juara umum aku masih tak menyangka dengan semua ini dan ketika aku di suruh naik ke atas panggung tubuh ku gemetar dan masih diam karna aku masih bertanya-tanya apakah benar aku mendapat juara umum atau cuman pendengaran ku yang salah.

"Ciee Rhania selamat ya!"Ucap salah satu temanku.Setelah mendengar ucapannya ternyata benar bahwa aku mendapat juara umum aku pun langsung naik ke atas panggu.Di sana tubuh masih bergetar karna masih tak percara aku pun berusaha menahan air mataku agar tidak keluar air mata kebahagiaan.

Setelah aku naik Pak Guru mengumumkan juara umum ke 2 dan ke 1 setelah itu mereka pun sama di suruh naik ke atas panggung.

"Inilah 3 kartini yang berprestasi."Ucap salah satu guru laki-laki yang ada di sana.

"Kami persilahkan kepada Bapak Kepala Sekolah SMPN 1 untuk memberikan penghargaan kepada 3 siswi berprestasi ini!"Pinta Pak Guru.Dan Pak Kepsek langsung naik ke atas panggung memakai kan seperti sebuah selendang

"Kalian sekarang menghadap ke bapak!"Pinta guruku pada kami dan kami langsung mengikuti apa yang di perintahkannya.

"Bapak mau bertanya apa cita-cita kalian?"Tanya Pak Guru.

"Guru."Jawab seseorang yang mendapat juara umum ke 1.

"Pejabat."Jawab seseorang yang mendapat juara umum ke 2.Dan sekarang giliranku menjawab.

"Guru."Jawabku.Memang cita-cita ingin menjadi seorang guru aku pikir menjadi seorang guru adalah hal yang menyenangkan dan terlebih kita bisa membagi ilmu yang sudah kita dapat ke pada orang lain.

"Oke,kira-kira gaji yang kalian inginkan dalam 1 bulan berapa?"Tanya Pak Guru lagi.

Aku bingung harus menjawab apa dan untungnya yang mendapat juara umum ke dua menjawab pertanyaan yang di berikan oleh Pak Guru.

"20 juta."Jawabnya dan semua tertawa mendengar jawabannya.

"Gaji seorang pejabatan 20 juta perbulan."Ucap Pak Guru.

"Bapak ingin bertanya satu pertanyaan lagi,siapa yang tidak pernah libur dan tidak pernah di gaji dalam melaksanakan pekerjaannya?"Tanya Pak Guru.Aku bingung dan seketika kedua teman yang ada di panggung menjawab.

"Ibu."Jawabnya berbarengan.Dan ya memang benar jawabannya adalah ibu dia yang tidak pernah lelah mengurus menyayangi membesarkan kita dan dia tidak pernah di gaji dia menjalankan itu dengan penuh kasih sayang tanpa mengharapkan imbalan.

"Ya ibu mereka adalah sosok yang berjasa untuk kita,mereka tak pernah lelah mengurus kita mereka selalu menyayangi kita mereka lah sosok manusia yang melahirkan kita dan kalian bisa menjadi seperti ini karna mereka.

Tes!Seketika air mata yang dari aku tahan akhirnya keluar membasahi pipi.Di sana aku takuat menahan air mata aku terus menghapus air mataku.

"Sekarang hampiri ibu kalian dan berikan selendang ini untuk ibu kalian!"Pinta Pak Guru.

Kami pun langsung turun dari panggung dan menghampiri ibu masing-masing,aku langsung memeluk ibu ku dan di sana tangisku semakin pecah hingga ibu ku menangis itu sebuah tangisan yang membahagiakan.

Aku langsung membawa ibuku ke atas panggung dan di sana kami di suruh untuk memasangkan selendang yang telah kami dapat untuk ibu kami tercinta.

"Sekarang ibu di mohon untuk duduk dan kalian sungkeman kepada ibu kalian meminta maaflah pada ibu kalian!"Pinta Pak Guru.Dan kami langsung sungkem pada ibu masing-masing di sana air mata kami tumpah.

"Mah maafin Rhania kalau Rhania banyak salah."Ucapku sambil terus menangis.Ibuku terus memelukku dengan penuh kasih sayang.Aku bangga dan bahagia memiliki sosok ibu yang sangat baik padaku sangat perhatian sangat menyayangiku dan dia sosok manusia yang paling aku sayang aku hadiahkan penghargaan ini untuk ibu,bapak juga adikku tanpa mereka mungkin aku takkan bisa seperti sekarang ini.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!