"Jangan dengarkan hujatan"
Yang orang lain katakan
Tentang mimpi dan cita\-cita kita
Tetaplah berusaha dan berdoa
Dan buktikan bahwa pikiran
Orang lain itu salah
~Rhania Nur Alisha~
Sepulang sekolah Rhania langsung berganti pakaian,lalu ia ke kamar mandi untuk mengambil air wudlu karna ia belum sholat dzuhur.Dan ia melaksanakan sholat dzuhur dengan khusu.
Setelah itu dia beristirahat sebentar dan dia berfikir untuk mencoba model kerudung untuk acara perpisahan besok.
Rhania mengambil kerudung warna pink juga ciput ninja.Dia mencoba model kerudung yang ada handphone nya yang sudah ia screenshot dari google.
Tiba-tiba mamahnya datang pun bergegas untuk mencopot kerudungnya karna ia malu kalau ketahuan di sedang mencoba model kerudung untuk acara perpisahan besok dan ia langsung memakai kerudung biasa.
"Kamu lagi apa Ra?"Tanya mamahnya.
"Eng-enggak aku lagi coba model kerudung yang ada di google."Jawab Rhania gugup.
"Oh iya,kata Bi Naya nanti kamu dandan sama Kak Eriska aja."Ucap mamahnya.Bi Naya dan Kak Eriska adalah keluarga Rhania tapi tidak terlalu dekat.
"Oh ya udah deh."Ucap Rhania lalu ia membereskan kerudung juga bross yang tadi ia pakai.
"Kamu udah makan belum?"Tanya mamahnya.
"Belum."Jawabnya.
"Ya udah kamu makan dulu!"Pinta mamahnya dan Rhania langsung bergegas mengambil piring ke dapur dan ia mengambil nasi dan juga makanan yang ada di meja makan.
"Mah makan."Ucapnya menawari mamahnya makan.
"Iya."Ucap mamahnya.
Selepas makan Rhania langsung duduk di ruang tengah sambil menonton tv.Setelah beberapa lama Rhania pun beranjak karna ia akan melihat adiknya yang sedang bermain bersama teman-temannya di luar.Ya Rhania mempunyai adik yang sangat jauh jarak umur antara dia dan adiknya adik Rhania berumur 3 tahun sedangkan sekarang dia berumur 14 tahun cukup jauh bukan?
"Mah,aku liat ade dulu ya!"Pamit Rhania pada mamahnya.
"Iya."Jawabnya.
Setelah itu Rhania langsung keluar mencari keberadaan adiknya itu dan ternyata dia sedang bermain bersama temannya di rumah tetangga Rhania.
"De,mainnya jangan nakal ya!"Pinta Rhania.
"Iya,Kak La puyang ya."Ucapnya sambil bertingakah lucu layaknya anak kecil.Dia tidak bisa menyebutkan huruf L ya karna mungkin berbicara belum jelas.
"Iya kakak pulang ya,tapi kamu jangan nakal!"Pinta Rhania lagi.Lalu ia pulang ke rumah karna permintaan adik laki-laki nya itu.
Adzan asar pun sudah berkumandang.
Allahu akbar...Allahu akbar...
Dan setelah tiba di rumahnya Rhania langsung masuk tak lupa mengucapkan salam dan ia langsung bergegas ke kamar mandi untuk mengambil air wudlu.
Kemudian ia melaksanakan sholat asar seperti biasa dia melaksanakan sholat dengan khusu dan tak lupa berdoa kepada Allah swt.
"Ya Allah terima kasih engkau telah mengabulkan doa hamba,ya Allah jika ke SMKN 2 dan jurusan Akuntansi adalah pilihan yang terbaik untuk hamba berikanlah kemudahan,kelancaran kepada hamba untuk dapat meneruskan dan di terima di sekolah tersebut.Dan jauhkanlah hamba dari sikap sombong,egois,pemarah,mudah putus asa,kikir,iri,dengki dan hal-hal yang dilarang oleh mu dan semoga hamba tidak akan pernah mengecewakan kedua orangtua hamba semoga hamba bisa membanggakan dan membahagiakan mereka..."
"Dan ampunilah dosa kedua orang tua hamba juga hamba sendiri,semoga bapak di berikan kemudahan dalam mencari rezeki yang halal.Hanya kepadamu hamba menyembah dan hanya kepadamulah hamba meminta pertolongan..."
"Allahumagfirli waliwalidayya warhamhumaa kamaa rabbayani shogiro...robbana attina fiddunya hasanah wafilakhirati hasanatawakina adzabannar...aamiin."
Itulah doa-doa yang di panjatkan oleh Rhania kepada tuhan yang maha ESA pemilik alam semesta,dia berharap doa-doanya dapat terkabul.
☀☀☀
Tak terasa siang sudah berganti menjadi malam dan matahari sudah berganti menjadi bulan yang menerangi kegelapan di malam hari.
"Ra ayo kita ke Kak Yasmine pinjem alat make up!"Ajak mamahnya pada Rhania yang sedang menonton televisi bersama adiknya dan bapaknya.
"Ayo mah."Ucapnya lalu ia beranjak dari duduknya dan keluar rumah bersama mamah dan adiknya.Kak Yasmine adalah kakak dari Eriska tadinya Rhania mau dandan sama Eriska tapi gak jadi,kata mamahnya dia mau mendandani Rhania sendiri di rumahnya tadi dia tidak punya alat make up jadi mereka meminjamnya.
Sesampainya di rumah Yasmine yang tak jauh dari rumah Mamah Rhania.
"Permisi!"Ucap Mamah Rhania.
"Di kunci ya."Ucap mamahnya lagi dan di dalam ada seorang wanita paruh baya yang akan membukakan pintu ya itu adalah Yasmine.
"Eh ada apa?"Tanya mamah mertua Yasmine.
"Ini mau pinjem alat make up,soalnya besok Rhania mau perpisahan di sekolahnya."Jelas Mamah Rhania.
"Ya di dandan sama Kak Yasmine aja Ra!"Pinta mamah mertua Yasmine.
"Ya boleh aja kalau gak repot mah."Jawab mamahnya.
"Sini masuk dulu!"Pinta Mamer Yasmine. Rhania beserta mamah dan adiknya langsung masuk ke rumah itu.
"Yas,mau pinjem alat make up boleh?"Tanya Mamah Rhania.
"Padahal mah di sini aja,buat kapan?"Tanya Yasmine.
"Besok ."Jawabnya.
"Emang mau ada acara apa?"Tanya Yasmine yang duduk di atas kasur.
"Perpisahan di sekolah."Jawabnya.
"Ya di sini aja!Gak papa."Ucap Yasmine.
"Ya tadinya mau sendiri tuh,soalnya Yasmine lagi sakit jadi takut ngerepotin."Jelas Mamah Rhania.
"Gak papa lagian ini cuman batuk pilek aja kok."Ucap Yasmine.
"Oh ya udah besok aja pagi-pagi ke sini."Ucap Mamah Rhania.
"Iya."Ucap Yasmine.
"Kalau ke salon kadang suka menor,Rhania kan gak suka yang menor-menor di rumah juga dia jarang dandan."Jelas Mamah Rhania.Memang benar apa yang di ucapkan mamahnya Rhania memang jarang dandan pake bedak juga jarang entah kenapa tapi ke sini-sini sih dia sering pake bedak tapi tetap natural.
"Iya gak akan menor kok,tenang aja."Ucap Yasmine.
"Kapan testing di SMKN 2?"Tanya Yasmine.
"Nanti senin."Jawab Rhania.
"Jurusan apa?"Tanya Yasmine.
"Akuntansi."Jawab Rhania lagi.
"Oh kayak Kak Yasmine waktu itu,kerjanya di koperasi."Ucap Yasmine.
"Iya tapi bagian cuci piring."Timpal Mamer Yasmine.
"Mending ke swasta gampang kerjanya kalau ke negeri mah susah."Ucap Mamer Yasmine.
"Iya."Mamah Rhania hanya mengiyakan saja perkataan Mamer Yasmine dan memilih untuk pamit pulang karna adik Rhania sudah mengajak pulang.
"Mah,ayo puyang!"Rengeknya.
"Ya udah kita besok pagi-pagi ke sini."Ucap Mamah Rhania.Mereka pun pulang ketika di perjalanan Rhania terus saja teringat kata-kata yang di ucapkan oleh Mamer Yasmine yang mengatakan bahwa jurusan Akuntansi nantinya jadi tukang cuci piring.
Sesampainya di rumah Rhania langsung bertanya pada mamahnya.
"Mah kok Mamernya Kak Yasmine bisa ngomong kayak gitu sih?Emang bener kalau Jurusan AK nantinya bakal jadi tukang cuci piring?"Tanyanya ia ingin memastikan apakah perkataan Mamer Yasmine itu benar atau salah.
"Ya enggak lah,itu sih gimana orangnya aja."Ucap Mamah Rhania tidak membenarkan perkataan Mamer Yasmine.
"Terus kenapa sih kalau ada orang yang mau masuk sekolah ke negeri suka pada gak suka gitu?Dan malah menjelek-jelekan orang yang ingin bersekolah di sekolah negeri."Ucap Rhania heran.
"Ya mungkin mereka sirik karna anak-anaknya gak sekolah di negeri,tapi kita harus tetap husnudzon sama semua orang biarkan orang mau berkata apa karna hidup kita yang ngejalanin bukan orang lain."Nasehat mamahnya.
Setelah itu Rhania langsung masuk ke kamarnya,di kamar terus terngiang di pikiran Rhania perkataan Mamer Yasmine.
"Aku akan buktikan ke semua orang bahwa pikiran mereka salah tentang impian dan cita-citaku."Ucap Rhania optimis dia ingin membuktikan bahwa orang sepertinya bisa sukses walau terlahir dari keluarga sederhana dan anak dari seorang bapak pekerja buruh tadi dan bangunan tapi dirinya tetap bangga dan mensyukuri hidupnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 29 Episodes
Comments