Chapter 17 Jadi begini rasanya memiliki Harem

*Kediaman putri Rose

"Fifian akan menjadi istri keduamu" Ucap Rose dengan serius.

"Pfhuut." Lux memuntahkan semua teh yang diminumnya saat mendengar ucapan Rose.

Lux bingung dengan rencana yang disebutkan Rose.

Saat Lux dan lainnya selesai berbelanja di kota. Rose kembali membawa Lux, Sisil dan Fifian dikediamannya. Sementara Arthur dan Nana kembali ketempat mereka yang dijemput oleh seorang pelayan saat itu.

Rose saat itu berkata, dia mempunyai rencana untuk menyelesaikan masalah Fifian. Lux hanya mengangguk mengerti dan setuju dengan perkataan Rose, tetapi hal yang tak terduga terjadi.

Rose tiba-tiba berkata untuk membiarkan Fifian menjadi istri keduanya. Lux sontak bingung dengan rencana Rose yang aneh.

"Rose. Kenapa tiba-tiba begini?" Tanya Lux.

Sementara Fifian yang mendengar perkataan Rose memerah malu.

"Ro,Ro,Rose. Kenapa kamu mengatakan hal seperti itu, tiba-tiba?." Ucap Fifian malu sambil sesekali melirik Lux.

"Hah, tenanglah Fifian. Sudah ku bilang ini adalah rencananya. Kamu tidak akan menolaknya, kan sayang?." Tanya Rose sambil menyipitkan matanya.

Lux yang mendengar perkataan Rose berkeringat dengan canggung. "Bisakah kamu menjelaskannya terlebih dahulu. Jujur ini membuatku bingung dengan tindakanmu yang tiba-tiba."

"Jadi kamu tidak menolaknya, kan?"

"Aku tidak masalah dengan itu, tetapi ini bukan persoalan main-main Rose ini adalah pernikahan. Jadi bisakah kamu menjelaskannya dulu." Ucap Lux dengan serius.

Fifian yang mendengar perkataan Lux memerah dengan malu dan berkata. "MMM, tidak bisakah kamu bertanya juga kepadaku Rose. Aku juga adalah pihak yang akan dinikahi,, jadi, jadi..."

"Eeeh, kamu tidak menyetujuinya Fifian?." Tanya Rose.

"Bukan seperti itu Rose, aku hanya, hanya.." Rose memandang Lux dan kembali memerah.

"Selama kamu setuju itu tidak masalah." Ucap Rose.

Lux yang mendengar ucapan Rose menghela nafasnya dan menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Baiklah. Aku akan menjelaskan rencananya. Jujur aku sebenarnya bingung dengan rencana Duches Semiramis yang mendukung Pangeran kedua sebagai Raja. Tetapi kita dapat membatalkan pertunangan Fifian dengan Kevin dengan menjadi istri kedua Lux. Saat Ibuku dan Ayah Lux mendiskusikan masalah pertunangan kami Besok malam. Aku akan mengikut sertakan Fifian sebagai tunangan kedua Lux." Ucap. Rose.

"Jadi bagaimana kamu akan membuat pertunangan pangeran kedua dan Fifian di batalkan?, karena tidak mungkin hanya dengan menambahkan Fifian kedalam pertunangan itu bisa membatalkannya. Apa lagi ibumu dan keluargaku juga pasti tidak akan setuju." Ucap Lux sambil meminum tehnya.

Mendengar perkataan Lux Rose segera berkata dengan senyuman. " Tentu saja dengan ini."

Rose mengeluarkan sebuah kotak kecil dan dilamnya terdapat tiga cincin.

Fifian dan Lux yang melihat cincin itu tersentak.

Lux yang melihat Cincin itu berkeringat dingin. "Cincin ikatan jiwa, ughh. Darimana kamu memiliki hal itu dan kapan kamu menyiapkannya?."

Fifian juga penasaran dan menatap Rose.

"Fufufu. Aku memilikinya sebelum kejadian di Bar Ruf." Ucap Rose sambil menatap Lux.

Lux yang mendengar ucapan Rose berkeringat dingin. Sebelum kejadian Bar Ruf adalah saat sebelum Rose dan Lux malakukan hubungan intim.

Lux mengambil kesimpulan bahwa Rose pasti menyiapkan cincin itu untuk mengikat jiwa Lux dan jiwa Rose. Agar Lux tidak bertindak dengan beberapa gadis lain, dan hanya akan menjadi milik Rose.

"Fufufu. Tenang saja Lux sayang, presentase ikatan jiwa adalah aku 55%, sementara kamu dan Fifian masing-masing 30% dan 15%." Ucap Rose dengan senyum sadis.

Cincin ikatan jiwa adalah cincin yang mengikat pasangan pria dan wanita sampai mati, agar tidak saling mengkhianati nantinya. Sementara presentase cincin adalah Cincin yang lebih tinggi presentasenya akan menjadi induk cincin atau cincin yang bisa menetapkan aturan ikatan jiwa.

'Hah, Kepribadian sadis gadis ini memang tidak berubah.' gumam Lux menghela nafas.

"Baiklah. Itu semua kuserahkan padamu." Ucap Lux dengan pasrah.

Sementara Fifian yang melihat presentase cincin sedikit memerah.

"Kenapa cincin ikatan jiwaku lebih rendah presentasenya. Bagaimana kalau...." Fifian berkata dengan malu-malu sambil menatap Lux.

Rose yang melihat Fifian menatap Lux segera berkata. "Tenang saja Fifian aku tidak akan membiarkan Lux berbuat macam-macam padamu. Aku adalah aturan tertingginya."

"Bukan seperti itu. Aku tidak masalah kalau Lux ingin, ingin melakukan ha i,i,....itu setelah menikah......ugh." Fifian tidak sanggup melanjutkan perkataannya karena sangat malu.

Rose yang mendengar perkataan Fifian mengangkat alisnya. Sementara Lux yang dari tadi mendengarkan hanya bisa tersenyum canggung.

"Fifian sepertinya kamu salah paham. Kita nanti akan menyelenggarakan pertunangan bukan pernikahan."

"Ah, i,itu maksudku." Ucap Fifian Gugub.

"Baiklah. Ambil dan kenakan cincin hitam ini." Ucap Rose.

Lux, Rose dan Fifian akhirnya mengenakan cincinnya. Setelah itu lingkaran sihir muncul dibawah kaki mereka.

Tetapi yang tidak sangka sesuatu yang aneh terjadi. Cincin merah yang harusnya menjadi milik Rose, sebagai induk. Itu muncul ditangan Lux. Sementara Rose dan dan Fifian memakai cincin berwarna biru.

"Eh, a,a,apa yang terjadi kenapa cincin yang kupakai menjadi biru sementara cincin Lux menjadi merah?." Tanya Rose dengan gagab.

Tiba-tiba sebuah pintu diruang Rose terbuka.

"Putri Rose, sepertinya kamu mengambil kotak cincin yang salah. Kotak cincin yang anda bawa adalah kotak cincin yang diberikan oleh ibu anda." Ucap Sisil dan menatap kedalam ruangan dengan panik.

Rose yang mendengar perkataan Sisil berkeringat dingin dan mulai berkata. "Kenapa aku bisa melakukan kesalahan-kesalahan seperti itu. Padahal aku sudah menyembunyikan kotak cincin jiwa yang diberikan ibuku."

Fifian juga mulai panik dengan situasi ini, dia mulai berpikir tentang Lux yang membuatnya melakukan sesuatu yang mesum. Fifian langsung memerah dan malu saat memikirkan itu nantinya.

Sementara Lux yang menyadari situasinya menyeringai dan mendekat kearah Rose.

"Sepertinya kamu memang sangat suka didominasi ya, Rose?." Bisik Lux ditelinga Rose.

Rose yang mendengarnya memerah, nafasnya menjadi berat dan suatu cairan jatuh dibawah rok Rose. Lux yang melihat tindakan mesum Rose, sedikit bersemangat. Tetapi sayang usia kandungan Rose masih belum matang dan juga sekarang masih didalam ruangan yang bukan hanya ada Rose saja.

"Melihat ekspresimu menjadi seperti itu, membuatku sangat bersemangat. Tetapi sangat disayangkan usia janinmu masih sangat muda, jadi itu bisa membahayakannya. Mungkin setelah usia janinmu sudah matang kita bisa melakukannya lagi dengan bergairah." Bisik Lux sambil meniup telinga Rose.

Sementara Rose yang merasakan tiupan Lux mengeluarkan suara aneh.

"Ugh,..Lux" ucap Rose sambil bersandar pada Lux

Sementara Fifian yang melihat tindakan Lux dan Rose merasa sangat iri.

"Tidak bisakah kalian melihat situasinya sekarang." Ucap Fifian marah.

Lux yang mendengar ucapan Fifian, tersenyum menyeringai. "Hoooo, sepertinya ada yang tidak mengerti siapa Bosnya disini?"

Fifian yang mendengar nada Lux memerah dan panik. "A,a,apa yang ingin kamu lakukan?"

"Hehehe."Lux tertawa dan kembali duduk ditempatnya, sementara Rose berada dipangkuan bagian kirinya.

"Kemarilah duduk dibagian sini." Ucap Lux sambil menunjuk pangkuan kanannya.

Fifian yang mendengar perkataan Lux memerah dan berkata. "Ro,rose..?"

Rose yang mendengar suara Fifian menghela nafas.

"Maafkan aku Fifian untuk kali ini ikuti saja perkataannya. Tenang saja dia tidak akan berani macam-macam walaupun dia memiliki cincin induk ditangannya." Ucap Rose dengan meyakinkan.

Lux yang mendengar perkataan Rose tersenyum. Sementara Fifian menjawab dengan pasrah dan memerah.

"Baiklah kalau begitu." Ucap Fifian sambil melangkah menuju pangkuan Lux yang sebelah kanan.

Setelah Fifian duduk dipangkuan Lux, kemudian dia berkata. "Hahahaha. Jadi begini rasanya memiliki Harem dengan kedua gadis cantik di masing-masing pangkuanmu."

Rose dan Fifian yang mendengar perkataan Lux memerah, sementara Sisil yang melihat interaksi mereka bertiga sangat iri, karena hanya bisa menonton saja.

Terpopuler

Comments

Hades Riyadi

Hades Riyadi

iihhh...jadi mupeng neeehh... Thor, kapan dong ikutan.... wkwkwk 😛😀🤣👍👍

2023-02-28

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 Transmigrasi
2 Chapter 2 Apakah Kamu telah ***** Putri Rose?
3 Chapter 3 Apakah salah aku melihat istriku sendiri?
4 Chapter 4 Ara ara.
5 Chapter 5 Pedang itu langsung menembus perut Lux.
6 Chapter 6 Apakah aku akan mati?
7 Chapter 7 Alex
8 Chapter 8 Ingat siapa yang mendominasi disini.
9 Chapter 9 Sepertinya aku harus sekali-kali mendominasimu.
10 Chapter 10 Mengobrol dengan orang tua yang pikun memang susah mengerti bahasa.
11 Chapter 11 Seorang pria yang dirantai lehernya oleh seorang wanita cantik.
12 Chapter 12 Istri kedua.
13 Chapter 13 Fifian
14 Chapter 14 Sementara Rose hanya menghela nafas melihat hal ini.
15 Chapter 15 Apakah Kamu yakin ingin menjual Artefak suci ini?
16 Chapter 16 Ketiga istrimu.
17 Chapter 17 Jadi begini rasanya memiliki Harem
18 Chapter 18 Terimakasih Tante.
19 Chapter 19 Semua orang diruang itu hening dan berpikir dengan serius.
20 Chapter 20 Belum cukup yahh. Sepertinya hanya itu jalan satu-satunya.
21 Chapter 21 Lux berhenti menjadi pengecut dan bersembunyi dibawah lubang wanita.
22 Chapter 22 Ugh. Sepertinya bukan hanya kita bertiga.
23 Chapter 23 Kalau tidak salah tokoh itu milik seorang Ras Elf.
24 Chapter 24 Hutan Terlarang 1.
25 Chapter 25 Hutan Terlarang 2
26 Chapter 26 Hutan Terlarang 3.
27 Chapter 27 Kalau begitu aku tidak akan sopan.
28 Chapter 28 Aku menginginkan benihmu.
29 Chapter 29 Dia adalah suamiku Lux.
30 Chapter 30 Akan aku buat kamu sujud dibawah selangkanganku.
31 Chapter 31 Lux, kamu memang penyelamat suku kami.
32 Chapter 32 Kelemahan : Lux Fos
33 Chapter 33 Wah, wah bukannya ini Yasaka sayangku.
34 Chapter 34 Keluarga Fenrir
35 Chapter 35 Astaga. Kamu sangat beruntung Yasaka....
36 Chapter 36 Bahal
37 Chapter 37 Tunggu dulu....
38 Chapter 38 Orochi.
39 Chapter 39 Kena kau bajingan.
40 Chapter 40 Raja Lion. Aku akan mengingat semua ini.
41 Chapter 41 Gate.
42 Chapter 42 Apa saja yang kamu minta, aku pasti akan mengabulkannya.
43 Chapter 43 Salam kepada yang mulia Golden Crow.
44 Chapter 44 Hahaha. apakah itu sebuah pujian?
45 Chapter 45 Bagaimana?
46 Chapter 46 Tidak baik, ini jebakan.
47 Chapter 47 Baiklah. Tetapi sebelum itu...
48 Chapter 48 Komandan, kamu sangat beruntung masih hidup.
49 Chapter 49 Pure Yang.
50 Chapter 50 Bangsa iblis.
51 Chapter 51 Apakah mereka tidak memiliki cita rasa di lidahnya?.
52 Chapter 52 Perang.
53 Chapter 53 Perang 2.
54 Chapter 54 Perang 3.
55 Chapter 55 Perang 4
56 Chapter 56 Perang 5
57 Chapter 57 Perang 6
58 Chapter 58 Perang 7
59 Chapter 59 Puncak Perang 1
60 Chapter 60 Puncak Perang 2.
61 Chapter 61 Puncak Perang 3.
62 Chapter 62 Puncak Perang 4.
63 Chapter 63 Puncak Perang (Final)
64 Chapter 64 Lux, aku sangat merindukanmu.
65 Chapter 65 Aku tidak bisa di dahului oleh ibuku.
66 Chapter 66 Bayi Naga.
67 Chapter 67 Kerajaan Elf.
68 Chapter 68 Aku tidak punya waktu untuk bermain denganmu.
69 Chapter 69 Apakah kamu benar ingin menikahi putriku, manusia?.
70 Chapter 70 Utusan kerajaan Moon.
71 Chapter 71 Apakah aku semenjijikan itu?
72 Chapter 72 Melinda yang terobsesi.
73 Chapter 73 Pohon Dunia
74 Chapter 74 Kebangkitan garis darah.
75 Chapter 75 Peleburan Mana
76 Chapter 76 Kerajaan Chaos, Matahari dan Bulan.
77 Chapter 77 Hanya bisa menonton.
78 Chapter 78 Elder Telor
79 Chapter 79 Serikat pedagang, Akademi Bintang dan Menara sihir.
80 Chapter 80 Putri kerajaan Mesh
81 Chapter 81 Manusia yang tidak memiliki cita rasa.
82 Chapter 82 Putri Lolita.
83 Chapter 83 Pengepungan
84 Chapter 84 Bekerjasama.
85 Chapter 85 Kebangkitan Garis darah Lolita.
86 Chapter 86 Mata-mata.
87 Chapter 87 Adu domba.
88 Chapter 88 Tahap Saint.
89 Chapter 89 Peperangan 1
90 Chapter 90 Peperangan 2
91 Chapter 91 Peperangan 3
92 Chapter 92 Peperangan 4
93 Chapter 93 Peperangan 5
94 Chapter 94 Peperangan 6
95 Chapter 95 Peperangan 7
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Chapter 1 Transmigrasi
2
Chapter 2 Apakah Kamu telah ***** Putri Rose?
3
Chapter 3 Apakah salah aku melihat istriku sendiri?
4
Chapter 4 Ara ara.
5
Chapter 5 Pedang itu langsung menembus perut Lux.
6
Chapter 6 Apakah aku akan mati?
7
Chapter 7 Alex
8
Chapter 8 Ingat siapa yang mendominasi disini.
9
Chapter 9 Sepertinya aku harus sekali-kali mendominasimu.
10
Chapter 10 Mengobrol dengan orang tua yang pikun memang susah mengerti bahasa.
11
Chapter 11 Seorang pria yang dirantai lehernya oleh seorang wanita cantik.
12
Chapter 12 Istri kedua.
13
Chapter 13 Fifian
14
Chapter 14 Sementara Rose hanya menghela nafas melihat hal ini.
15
Chapter 15 Apakah Kamu yakin ingin menjual Artefak suci ini?
16
Chapter 16 Ketiga istrimu.
17
Chapter 17 Jadi begini rasanya memiliki Harem
18
Chapter 18 Terimakasih Tante.
19
Chapter 19 Semua orang diruang itu hening dan berpikir dengan serius.
20
Chapter 20 Belum cukup yahh. Sepertinya hanya itu jalan satu-satunya.
21
Chapter 21 Lux berhenti menjadi pengecut dan bersembunyi dibawah lubang wanita.
22
Chapter 22 Ugh. Sepertinya bukan hanya kita bertiga.
23
Chapter 23 Kalau tidak salah tokoh itu milik seorang Ras Elf.
24
Chapter 24 Hutan Terlarang 1.
25
Chapter 25 Hutan Terlarang 2
26
Chapter 26 Hutan Terlarang 3.
27
Chapter 27 Kalau begitu aku tidak akan sopan.
28
Chapter 28 Aku menginginkan benihmu.
29
Chapter 29 Dia adalah suamiku Lux.
30
Chapter 30 Akan aku buat kamu sujud dibawah selangkanganku.
31
Chapter 31 Lux, kamu memang penyelamat suku kami.
32
Chapter 32 Kelemahan : Lux Fos
33
Chapter 33 Wah, wah bukannya ini Yasaka sayangku.
34
Chapter 34 Keluarga Fenrir
35
Chapter 35 Astaga. Kamu sangat beruntung Yasaka....
36
Chapter 36 Bahal
37
Chapter 37 Tunggu dulu....
38
Chapter 38 Orochi.
39
Chapter 39 Kena kau bajingan.
40
Chapter 40 Raja Lion. Aku akan mengingat semua ini.
41
Chapter 41 Gate.
42
Chapter 42 Apa saja yang kamu minta, aku pasti akan mengabulkannya.
43
Chapter 43 Salam kepada yang mulia Golden Crow.
44
Chapter 44 Hahaha. apakah itu sebuah pujian?
45
Chapter 45 Bagaimana?
46
Chapter 46 Tidak baik, ini jebakan.
47
Chapter 47 Baiklah. Tetapi sebelum itu...
48
Chapter 48 Komandan, kamu sangat beruntung masih hidup.
49
Chapter 49 Pure Yang.
50
Chapter 50 Bangsa iblis.
51
Chapter 51 Apakah mereka tidak memiliki cita rasa di lidahnya?.
52
Chapter 52 Perang.
53
Chapter 53 Perang 2.
54
Chapter 54 Perang 3.
55
Chapter 55 Perang 4
56
Chapter 56 Perang 5
57
Chapter 57 Perang 6
58
Chapter 58 Perang 7
59
Chapter 59 Puncak Perang 1
60
Chapter 60 Puncak Perang 2.
61
Chapter 61 Puncak Perang 3.
62
Chapter 62 Puncak Perang 4.
63
Chapter 63 Puncak Perang (Final)
64
Chapter 64 Lux, aku sangat merindukanmu.
65
Chapter 65 Aku tidak bisa di dahului oleh ibuku.
66
Chapter 66 Bayi Naga.
67
Chapter 67 Kerajaan Elf.
68
Chapter 68 Aku tidak punya waktu untuk bermain denganmu.
69
Chapter 69 Apakah kamu benar ingin menikahi putriku, manusia?.
70
Chapter 70 Utusan kerajaan Moon.
71
Chapter 71 Apakah aku semenjijikan itu?
72
Chapter 72 Melinda yang terobsesi.
73
Chapter 73 Pohon Dunia
74
Chapter 74 Kebangkitan garis darah.
75
Chapter 75 Peleburan Mana
76
Chapter 76 Kerajaan Chaos, Matahari dan Bulan.
77
Chapter 77 Hanya bisa menonton.
78
Chapter 78 Elder Telor
79
Chapter 79 Serikat pedagang, Akademi Bintang dan Menara sihir.
80
Chapter 80 Putri kerajaan Mesh
81
Chapter 81 Manusia yang tidak memiliki cita rasa.
82
Chapter 82 Putri Lolita.
83
Chapter 83 Pengepungan
84
Chapter 84 Bekerjasama.
85
Chapter 85 Kebangkitan Garis darah Lolita.
86
Chapter 86 Mata-mata.
87
Chapter 87 Adu domba.
88
Chapter 88 Tahap Saint.
89
Chapter 89 Peperangan 1
90
Chapter 90 Peperangan 2
91
Chapter 91 Peperangan 3
92
Chapter 92 Peperangan 4
93
Chapter 93 Peperangan 5
94
Chapter 94 Peperangan 6
95
Chapter 95 Peperangan 7

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!