Di dalam perpustakaan keluarga Fos terdapat bunyi halaman buku yang dibolak-balik dengan sangat cepat.
*Sat sat sat sat.
"Aku sudah membaca semua buku di perpustakaan. Tetapi kenapa aku merasa bahwa buku-buku informasi yang kudapat masih kurang, tidak mungkin perpustakaan keluarga Duke yang besar dan dijaga ketat oleh Leluhur hanya memiliki informasi mengenai ilmu dasar tentang mana, dasar-dasar kemampuan dan pengetahuan umum tentang dunia saja."
Menyerah dengan hasil yang kurang memuaskan, dia akhirnya memutuskan untuk meninggalkan perpustakaan. Tetapi sebelum Lux sempat meninggalkan perpustakaan dia tiba-tiba mendengar suara didalam benaknya.
"Kalau kamu ingin membaca lebih banyak buku lagi silahkan pergi ke sudut kanan perpustakaan dan perlihatkan emblem keluarga di depan patung kepala singa."
Lux yang mendengar hal itu tau bahwa yang berbicara adalah leluhur Fos. Dia segera pergi ketempat yang dikatakan Leluhur Fos dan melihat patung kepala singa. Mengikuti instruksi dan memperlihatkan emblem ke depan kepala singa. Sontak mulut kepala singa itu menutup dan sebuah pintu terbuka. Di dalam pintu terdapat tangga yang menuju kelantai atas. Sebelum dia melangkahkan kakinya di lantai atas, leluhur Fos mulai berbicara lagi.
"Perpustakaan ini memiliki tiga lantai. Jadi saat kamu ingin naik kelantai berikutnya. Tinggal mengikuti proses yang sama seperti yang kukatakan tadi."
Lux berterima kasih kepada Leluhur Fos. "Terimakasih atas informasinya leluhur"
Lux segera naik ke lantai atas.
Sesampainya Lux dilantai atas dia melihat sekeliling.
"Sepertinya ini miliki lebih sidikit buku dari pada dilantai bawah tadi, tetapi..."
Lux mengambil salah satu buku dan melihat sampulnya tertulis 'fire body transfomation (B)'.
"Bukannya ini teknik yang digunakan Jack di ruangan ayah dulu. Sepertinya kualitas buku dilantai dua lebih baik dari lantai satu."
Lux senang dan mulai membaca semua buku di lantai dua perpustakaan. Selang beberapa saat, Lux telah selesai membaca semua buku di Lantai dua, mulai dari teknik meditasi Mana, Kemampuan bertempur dan juga ada beberapa pengetahuan tentang Alchemis dan smith.
Dari beberapa informasi yang Lux kumpulkan dia mengetahui bahwa selain kelas khusus yang dimilikinya terdapat juga kelas lain dan bahkan sub kelas. Kelas tersebut adalah Fighter, Mage, Beastmaster dan mungkin masih ada lagi yang belum Lux ketahui. Sementara Sub Kelas seperti Alchemis, Smith, Run Master dan lainnya. Masing-masing Sub Kelasnya di klafikasikan dari Level 1-9.
"Hmm. Ini benar-benar menarik. Sepertinya pengetahuanku diduniaku sebelumnya bisa aku gunakan didunia ini nantinya. Sebelum itu aku harus mempelajari Sub Kelas terlebih dahulu. AI apakah kamu sudah mengetahui cara menjadi seorang Alchemis, Smith dan Rune Master" Lux berkata.
[Memproses.... Kekurangan Data... Memerlukan Informasi yang Lebih banyak.]
[Mencari Solusi...Solusi ditemukan...Untuk menjadi Seorang Alchemis, Smith dan Rune Master Memerlukan pengetesan bakat. Pengetesan Bakat dapat dilakukan dengan Artefak Bakat.]
"Apa yang dimaksud dengan Artefak Bakat, AI?"
[Artefak bakat adalah Artefak yang memiliki kemampuan untuk memeriksa status bakat seseorang.]
"Hmm tidak kusangka ada Artefak seperti itu. Untuk Sekarang aku kesampingkan dulu hal tentang itu. Aku harus ke lantai tiga dulu untuk mengetahui buku apa saja yang ada di sana?. Buku di lantai dua ini saja sudah berada di kisaran Level A dan B. Pasti yang dilantai 3 lebih bagus lagi."
Lux mulai meninggalkan lantai dua dan menuju kelantai tiga. Saat dia naik kelantai tiga dia sangat terkejut Karena hanya terdapat sepuluh buku saja. Buku itu ditempatkan didalam lemari khusus yang mewah.
"Hanya terdapat sepuluh buku ya. Tetapi dari tempatnya yang mewah saja kita dapat melihat bahwa semua buku ini pasti sangat berharga."
Lux mendekati salah satu buku dan membacanya.
"Teknik Meditasi Matahari (S). Seperti yang kuduga setiap buku disini memiliki kualifikasi yang bagus." Ujar Lux dengan kagum.
Lux mulai membaca semua buku yang ada didalam lemari.
"Sangat bagus, tidak kusangka aku akan mendapatkan banyak informasi yang bagus disini. Aku sudah membaca semua buku disini, mungkin saatnya untuk meninggalkan tempat ini."
Saat dia akan meninggalkan lantai tiga dia tiba-tiba melihat sesuatu yang aneh. Disudut ruangan terdapat patung kepala singa.
"Bukankah Perpustakaan ini hanya memiliki tiga lantai. Kenapa ada jalan yang lain?"
Lux sangat penasaran dan mulai mendekati Kepala singa tersebut dan mulai mengamatinya. "AI, Analisis patung ini."
[Mulai Menganalisis....]
[Proses Selesai]
[Terdapat Kunci Yang Mengarahkan ke Sebuah Ruangan.]
"AI, analisis ruangan tersebut."
[Menganalisis Ruangan.....]
[Proses Gagal.....]
[Terdapat Energi Kuat yang Menghalangi...Mencoba Menerobos...]
[Membutuhkan Mana yang Kuat Untuk Menerobos.... Kapasitas Mana Tuan Rumah Tidak Cukup...Mencari Alternatif Lain.....]
[Alternatif ditemukan...
Gunakan Mata the eyes of space and time.
Gunakan pembakaran garis darah untuk meningkatkan Mana]
"Hmm. Sepertinya hanya dengan menggunakan mata 'the eyes of space and time' sebagai jalan satu-satunya, tetapi Manaku sudah hampir habis akibat menggunakannya terus menerus."
"AI, Statusku"
[Status
Nama : Lux Fos
Umur : 18 Tahun
Kelas : Light Monarch (EX)
Garis Darah : Golden Crow (EX) 10%
Kekuatan : 11
Kelincahan : 13
Fisik : 14
Mana : 10 (100)
Tahap Meditasi Mana : Pembentukan Mana Core
Element : Cahaya, Api, Tanah, Logam, Ruang dan Waktu.
Kemampuan :
1.The Eye of Space and Time (??)--Lotus berdaun tiga.
Api Emas (S)
Ledakan Cahaya (A)
Dimensional World (S)]
Manaku tinggal 10, Sepertinya masih bisa kugunakan untuk mengetahui isi ruangan tersebut. Lux mulai mengaktifkan matanya dan pola matanya langsung berubah menjadi Lotus berdaun tiga.
Penglihatannya mulai menembus pintu tersebut dan dia melihat sebuah Api biru yang kuat, mengelilingi sebuah peti. Peti tersebut juga terpasang beberapa Rune yang rumit. Semakin penasaran, Lux mulai mengalirkan mananya dengan kuat. Matanya mulai berputar dengan cepat dan mana Lux mulai perlahan terkuras dengan cepat. Penglihatannya mulai menembus pembatasan Rune tersebut dan dia terkejut melihat isi didalamnya adalah Sebuah Pedang Emas yang sangat indah.
Lux segera menghilangkan penglihatannya dan berlutut dengan keringat yang bercucuran. Dia terlalu banyak menggunakan Mananya sehingga menyebabkan dia kelelahan.
"Pedang apa itu?, Itu sangat indah." Lux berkata dengan terkejut.
"Apakah aku masuk saja dan melihatnya." Ujar Lux dengan keinginan.
Setelah berkonflik dalam pikirannya. Lux akhirnya memutuskan untuk memasuki ruangan tersebut. Lux mulai berdiri kembali dan menuju ke patung kepala singa. Sesampainya disana dia mulai memperlihatkan emblem kedepan patung singa.
Selang beberapa saat pintu mulai terbuka, menampakkan ruangan didalamnya. Lux melangkah masuk dan melihat Api biru yang panas mengelilingi peti tersebut.
Memberanikan dirinya Lux mulai mendekat. Saat dia mendekat tiba-tiba darah Lux menjadi panas. Lux yang bingung segera bertanya kepada AInya.
"AI, apa yang terjadi dengan tubuhku?."
[Menganalisis...]
[Ditemukan bahwa Pedang yang berada didalam Peti didepan tuan rumah sangat disukai oleh Garis darah 'Golden Crow'. Disarankan segera mengeluarkan Api Emas tuan untuk menelan Api biru yang mengelilinginya.]
Mendengar penjelasan tersebut segera Lux mulai melepaskan Api Emasnya. Apinya berubah menjadi gagak emas dan mulai menelan Api biru.
Tiba-tiba Energi yang besar mulai memasuki tubuh Lux. Merasakan Energi semakin kuat Lux akhirnya duduk dalam Posisi Meditasi dan mulai mengedarkan energi tersebut kedalam Mana Corenya. Selang beberapa saat Mana Corenya yang semula Hitam(Pembentukan Core Mana) berubah menjadi warna Merah. Beberapa saat, ketika Api emas selesai menelan semua Api biru tersebut. Lux kemudian membuka matanya. Lux merasakan bahwa setiap inci tubuhnya menguat.
Sebelum dia mengangguk senang tiba-tiba Rune yang melilit Peti tersebut mulai retak dan akhirnya hancur berkeping-keping. Setelah itu Sebuah Pedang emas keluar dari peti dan melayang didepan Lux. Api biru yang kuat terpancar pada pedang tersebut.
Lux yang melihat pedang tersebut merasakan keringat dingin. Pedang tersebut mulai menekan Lux.
Lux yang tidak berdaya hanya bisa berlutut dan darah mengalir keluar melalui mulutnya. Pakaiannya mulai terbakar dan Pandangannya mulai kabur.
"Sialan Apakah aku akan mati lagi?. Tidak
..Aku tidak akan mati semudah itu." Teriak Lux dengan Marah. Sontak energi emas yang kuat keluar dari dalam tubuh Lux, membentuk gagak emas. Lux langsung pingsan, sementara Gagak Emas itu berteriak dengan keras.
*Coaak
Mulut Gagak Emas terbuka dan Lubang hitam terbentuk didalamnya berusaha menelan Pedang tersebut. Pedang tersebut yang merasakannya, berusaha melawan tetapi tidak bisa. Pedang itu akhirnya hanya bisa pasrah ditelan oleh Gagak Emas Lux. Setelah menelan pedang itu. Gagak Emas kembali ketubuh Lux yang pingsan
Selang beberapa menit Lux kembali sadar.
"Apakah aku masih hidup?" Lux bingung.
Lux memeriksa seluruh kondisi tubuhnya dan merasakan bahwa dia baik-baik saja. Tetapi ada sesuatu yang berbeda saat dia mengamati tubuhnya yaitu terdapat tato berbentuk pedang emas dipunggung tangannya. Semakin bingung Lux akhirnya bertanya kepada AI.
"AI, apa yang terjadi saat aku pingsan."
[Menganalisis.....]
[Menampilkan tayangan ulang dalam bentuk Video proyeksi..]
Lux melihat video full tersebut dan sangat terkejut. "AI, Kenapa ada Gagak Emas yang keluar dari tubuhku. Bukankah Garis darahku masih berada sekitar 10%"
[Mulai Menganalisis.....]
[Proses Gagal....]
[Mulai Mencari Solusi....]
[Gagal...Masalah tidak diketahui. Kekurangan Informasi.]
Sepertinya Aku kekurangan Informasi. Sebaiknya aku mengenyampingkan hal tersebut terlebih dahulu.
"Untuk sekarang, AI tunjukan Statusku."
[Status
Nama : Lux Fos
Umur : 18 Tahun
Kelas : Light Monarch (EX)
Garis Darah : Golden Crow (EX) 25%
Kekuatan : 32
Kelincahan : 34
Fisik : 46
Mana : 5000
Tahap Meditasi Mana : Mana Core Tahap Biru
Element : Cahaya, Api, Tanah, Logam, Ruang dan Waktu.
Artefak : Pedang Penghancur Jiwa--Lvl 8
Kemampuan :
1.The Eye of Space and Time (??)--Lotus berdaun tiga.
Api Emas (S)
Ledakan Cahaya (A)
Dimensional World (S)
Devour (SS)
Sayap Malaikat (S)
]
"Luar biasa. Aku berhasil menerobos dua tahap sekaligus. Manaku meningkatkan 50 kali lipat. Selain itu aku mendapatkan kemampuan baru dan Artefak."
"AI, jelaskan kemampuan Devour, Sayap Malaikat dan cara menggunakan pedang Penghancur jiwa."
[Devour merupakan salah satu kemampuan Gagak Emas yang mampu menelan apa saja bahkan Naga dan Phoenix.]
[Sayap Malaikat merupakan salah satu kemampuan Kelas Light Monarch yang mampu terbang secepat Cahaya dan juga Sayap Malaikat juga dapat digunakan sebagai pertahanan diri.]
[Artefak Pedang Penghancur jiwa dapat dikeluarkan dengan mengalirkan mana ke tato pedang, dipunggung tangan tuan rumah.]
Melihat hal ini Lux mengangguk puas. Setelah melakukan beberapa Uji Coba pada kemampuannya dia mulai bersiap-siap untuk meninggalkan perpustakaan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
Izhar Assakar
susah mahami jurus2 nya,,bahasa planet namex semua,,,hadeeeeewww,,nuesal dlu aq tak belajar denga raja iblis picolo dlu swaktu di namekx,,,,
2023-05-04
1
Hades Riyadi
Lanjut Thor, tetap semangat ya 😀💪👍👍👍
2023-02-24
1
Hades Riyadi
kuereenn poll ceritanya 😀💪👍👍👍
2023-02-24
0