Chapter 15 Apakah Kamu yakin ingin menjual Artefak suci ini?

Setelah Sebastian pergi membawa Kevin kembali ke istana. Semua penduduk juga telah bubar dan kembali ke aktivitas masing-masing. Lux yang dari tadi penasaran dengan sesosok Sebastian bertanya kepada Rose.

"Rose siapa dia sebenarnya?. Kenapa dia mampu memperlakukan seorang pangeran seperti itu?." Ucap Lux dengan penasaran.

Rose yang mendengar perkataan Lux segera membalasnya.

"Namanya adalah Sebastian, Pelayan pribadi Ayahku. Ayahku sudah menganggap Sebastian sebagai saudaranya. Jadi wajar saja kami sebagai pangeran dan putri tidak berani macam-macam kepadanya. Apa lagi kekuatannya sangat kuat hampir setara dengan ayahku." Ujar Rose dengan serius.

Lux yang mendengarnya mengerutkan kening.

'Apa-apaan, bukannya status Sebastian tadi berada di tahap puncak mana core perak. Jadi maksudmu Ayahmu berada di mana core tahap putih?. Jadi yang menjadi pertanyaan adalah kenapa seorang Raja ditahap Mana Core Tahap putih bisa sakit?. Ugh. Ini semakin rumit saja, tetapi yang pasti semua akan berputar disekitanya.' Lux berkata dan sambil menatap Arthur dengan serius.

Rose yang melihat Lux berekspresi tidak seperti biasanya, bertanya. "Ada apa Lux Kenapa kamu memasang ekspresi serius?."

Lux yang tersadar dari lamunannya segera berkata. "Ini sangat rumit. Sebaiknya kita membahasnya nanti."

Rose yang mendengar ucapan Lux segera berkata. "Baiklah."

"Kakak Lux, kakak Rose. Bagaimana kalau kita melanjutkan perjalanan kita?." Tanya Nana.

"Bagaimana Fifian?. Apakah kamu ingin ikut bersama kami?."

"Baiklah aku akan ikut bersama kalian. Sepertinya aku tidak ingin kembali ke keluargaku dulu. Aku takut ibuku akan memarahiku."

"Ngomong-ngomong, dari tadi ada yang ingin kutanyakan Kepada kalian semua?." Arthur berkata.

"Apa itu?." semua orang berkata.

"Dimana lelaki tua penjaga tokoh Smith itu?." Ujar Arthur.

Semua orang yang mendengar pertanyaan Arthur segera kembali sadar. Mereka melihat sekeliling dan tidak menemukan Lelaki tua itu, tetapi tiba-tiba Sisil yang dari tadi diam segera berkata.

"Apakah dia yang disana?" Ucap sisil sambil menunjuk ke tokoh Lelaki tua itu.

Sontak semua orang melihat kearah yang ditunjuk Sisil. Saat mereka melihatnya mereka bingung, karena Lelaki tua itu tidak memperdulikan pertengkaran kami dan justru sibuk membereskan beberapa kerusakan tokoh yang disebabkan oleh Kevin.

Lux yang melihat ini segera bergumam.'AI, Analisis Lelaki tua itu.'

[Mulai Menganalisis.... ]

[Status....

Nama : Brayen Horn.

Umur:1000 Tahun

Garis Darah: Hobbit

Statistik: 10000 Power.

Tahap Meditasi: Mana Core Tahap putih.

Karakteristik: Pendiam, Suka dipuji, Tidak suka diremehkan, Ceria saat membahas tentang Smith, Acuh tak acuh, Penyendiri, Baik Kepada Teman dan Kejam terhadap musuh."]

Lux yang melihat statusnya membatu ditempat dan tercengang.

'Apa-apaan dengan semua ini?. Apakah perlu kita menolong orang ini.' Gumam Lux.

"Ayo kita menghampiri lelaki tua itu." Ucap Rose kepada semua orang.

Nana, Arthur, Sisil dan Fifian mengangguk dan langsung berangkat ke tempat tokoh Lelaki tua tersebut.

Saat mereka berjalan Rose baru sadar bahwa Lux tidak mengikuti. Jadi dia berbalik dan melihat Lux yang masih berdiri diam dan membatu.

"Ada apa Lux? Ayo segera kita ke tempat Lelaki tua itu."

Lux yang masih dalam lamunannya segera tersadar dan membalas Rose.

"Ok." Lux berkata dan segera mengikuti mereka.

Saat mereka sampai dan memasuki tokoh, tiba-tiba Rose bertanya kepada Lelaki tua tersebut. "Tuan apakah anda baik-baik saja?."

Lelaki tua tersebut yang masih memperbaiki tokoh yang di hancurkan oleh Kevin dan teman-temannya tadi, tidak membalas ucapan Rose dan hanya terus melakukan aktivitasnya.

Rose yang melihat hal ini mengangkat alisnya. Saat dia ingin bertanya lagi, tiba-tiba Lux dibelakang Rose berkata. "Biar aku yang melakukannya."

Rose yang mendengar ucapan Lux segera mengangguk dan membiarkan Lux mengambil alih. Sementara itu Arthur, Nana, Sisil dan Fifian hanya berdiri disamping Rose ikut menunggu.

Lux segera melangkah maju dan melihat sekeliling dan melihat berbagai Barang yang dipajang dan dijual. Lux kemudian bergumam. 'AI, analisis semua barang dan urutkan berdasarkan kualitas terbaik.'

[Mulai Menganalisis....]

[Mulai mengurutkan....

Tombak pembunuh Naga (S)

Deskripsi: Tombak pembunuh naga adalah salah satu tombak yang ditempa oleh Brayen Horn. Tombak itu telah dilemuri darah naga sehingga menyebabkan evolusi dan menjadi artefak Suci. Bentuk awalnya yang rusak dan berkarat adalah sesuatu yang menipu mata. Saat seseorang meneteskan darahnya ke tombak, tombak itu akan mengalami perubahan dan segera mengenalinya sebagai tuannya.

Panah Bulan (S)

Deskripsi: Panah Bulan adalah panah yang bahan materialnya berasal dari air mata Dewi bulan. Walaupun panah ini bukan suatu Artefak tetapi kekuatan penuh panah ini bahkan mampu membekukan sebuah Gunung dengan sekali serang, tetapi harus memiliki afinitas mana adalah Es untuk melakukannya. Sama dengan Tombak pembunuh Naga bentuk awalnya yang rusak untuk menipu mata.

Belati Racun (S)

Deskripsi: Belati Racun adalah Belati yang diciptakan dari gigi taring ular tujuh warna yang sangat beracun. Belati ini mampu mebunuh seorang Mana Core Tahap Kuning, jika terkena hanya irisan saja. Seperti Panah bulan dan Tombak pembunuh naga penampilannya yang rusak dan berkarat untuk menipu mata.

4...

5...

...

...]

Lux yang melihat daftar barang berdasarkan kualitas tertinggi, sedikit terkejut. Dia menghiraukan kualitas A kebawah dan hanya fokus pada senjata kelas S. 'sepertinya penampilannya yang Rusak hanya untuk menipu mata.'

Lus melangkah maju dan mengambil tombak pembunuh naga. "Berapa harga tombak ini, orang tua?."

Pria tua yang mendengar ucapan Lux meliriknya sebentar dan kemudian melanjutkan pekerjaannya, sambil berkata. "Dua koin Emas."

"Hmm. Dua koin Emas, ya. Apakah kamu yakin ingin menjual tombak ini dengan harga seperti itu pak tua?"

"Jika kamu tidak ingin membelinya, segera letakan kembali dan pergilah."

"Sepertinya kamu salah paham pak tua. Yang aku maksud adalah apakah kamu yakin ingin menjual artefak Suci ini hanya dengan dua koin emas?." Ucap Lux sambil tersenyum menatap pak tua itu.

Rose, Fifian, Arthur, Nana dan Sisil tercengang mendengar ucapannya. Sementara Brayen Horn yang mendengar ucapan Lux sedikit terkejut. Kemudian dia tiba-tiba meninggal aktivitasnya dan melihat Lux dengan pandangan mengamati.

"Hoo. Sungguh menarik. Aku tidak menyangka kamu mampu melihat kualitas sebenarnya dari tombak itu." Ucap Brayen dengan heran.

Lux yang mendengar ucapan Brayen segera membalasnya. "Aku sangat tersanjung, atas pujian yang diberikan oleh orang kuat sepertimu."

Brayen yang mendengar ucapan Lux terkejut dan berkata. "Sepertinya kamu tidak sederhana itu anak muda. Baiklah, karena kamu menginginkan tombak itu. Aku akan memberikannya secara gratis, tetapi kamu harus menebak Nama dari tombak tersebut."

"Ok. Tetapi bagaimana kalau aku menaikan taruhannya." Tanya Lux balik.

"Sebutkan." Ucap Brayen

"Kalau aku mampu menebak Nama artefak ini dan juga yang dua ini. Kamu harus mengajariku pandai besi?." Jawab Lux dengan blak-blakan, sambil mengambil Panah Bulan dan Belati Racun.

Brayen yang mendengar perkataan Lux tertawa. "Hahahahaha. Bocah kamu sangat menarik. Baiklah aku akan mengajarimu pandai besi bila kamu mampu melakukannya."

Lux segera menyebutkan ketiga nama dari senjata tersebut. "Tombak ini bernama tombak pembunuh naga, tombak yang telah menjadi artefak karena dilemuri darah naga. Panah ini bernama panah bulan, panah yang bahannya terbuat dari air mata Dewi bulan dan yang terakhir Belati ini bernama Belati Racun, belati yang terbuat dari taring Ular tujuh warna yang mematikan."

Rose dan yang lainnya tercengang mendengar perkataan Lux. Mereka masih dalam keadaan bingung dengan situasi yang terjadi antara Lux dan Brayen.

Sementara itu Brayen yang mendengar perkataan Lux, membalasnya.

"Bocah kamu melakukannya dengan baik. Tidak aku sangka selain menyebutkan Namanya. Kamu juga telah menyebutkan bahan utama senjata itu. Baiklah aku memberikan ketiga senjata itu kepadamu sebagai ucapan selamat seorang tuan kepada murid barunya."

Terpopuler

Comments

Hades Riyadi

Hades Riyadi

Lanjut Thor, tetap semangat ya... Sekuntum Bunga Bermekaran Kupersembahkan untukmu 😀💪👍👍🙏

2023-02-26

2

Hades Riyadi

Hades Riyadi

Wow.... kuereenn poll...klo ada Sistem AI apapun pertandingan, jawabannya pasti beneerr 100%... wkwkwk 😛😀🤣💪👍👍

2023-02-26

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 Transmigrasi
2 Chapter 2 Apakah Kamu telah ***** Putri Rose?
3 Chapter 3 Apakah salah aku melihat istriku sendiri?
4 Chapter 4 Ara ara.
5 Chapter 5 Pedang itu langsung menembus perut Lux.
6 Chapter 6 Apakah aku akan mati?
7 Chapter 7 Alex
8 Chapter 8 Ingat siapa yang mendominasi disini.
9 Chapter 9 Sepertinya aku harus sekali-kali mendominasimu.
10 Chapter 10 Mengobrol dengan orang tua yang pikun memang susah mengerti bahasa.
11 Chapter 11 Seorang pria yang dirantai lehernya oleh seorang wanita cantik.
12 Chapter 12 Istri kedua.
13 Chapter 13 Fifian
14 Chapter 14 Sementara Rose hanya menghela nafas melihat hal ini.
15 Chapter 15 Apakah Kamu yakin ingin menjual Artefak suci ini?
16 Chapter 16 Ketiga istrimu.
17 Chapter 17 Jadi begini rasanya memiliki Harem
18 Chapter 18 Terimakasih Tante.
19 Chapter 19 Semua orang diruang itu hening dan berpikir dengan serius.
20 Chapter 20 Belum cukup yahh. Sepertinya hanya itu jalan satu-satunya.
21 Chapter 21 Lux berhenti menjadi pengecut dan bersembunyi dibawah lubang wanita.
22 Chapter 22 Ugh. Sepertinya bukan hanya kita bertiga.
23 Chapter 23 Kalau tidak salah tokoh itu milik seorang Ras Elf.
24 Chapter 24 Hutan Terlarang 1.
25 Chapter 25 Hutan Terlarang 2
26 Chapter 26 Hutan Terlarang 3.
27 Chapter 27 Kalau begitu aku tidak akan sopan.
28 Chapter 28 Aku menginginkan benihmu.
29 Chapter 29 Dia adalah suamiku Lux.
30 Chapter 30 Akan aku buat kamu sujud dibawah selangkanganku.
31 Chapter 31 Lux, kamu memang penyelamat suku kami.
32 Chapter 32 Kelemahan : Lux Fos
33 Chapter 33 Wah, wah bukannya ini Yasaka sayangku.
34 Chapter 34 Keluarga Fenrir
35 Chapter 35 Astaga. Kamu sangat beruntung Yasaka....
36 Chapter 36 Bahal
37 Chapter 37 Tunggu dulu....
38 Chapter 38 Orochi.
39 Chapter 39 Kena kau bajingan.
40 Chapter 40 Raja Lion. Aku akan mengingat semua ini.
41 Chapter 41 Gate.
42 Chapter 42 Apa saja yang kamu minta, aku pasti akan mengabulkannya.
43 Chapter 43 Salam kepada yang mulia Golden Crow.
44 Chapter 44 Hahaha. apakah itu sebuah pujian?
45 Chapter 45 Bagaimana?
46 Chapter 46 Tidak baik, ini jebakan.
47 Chapter 47 Baiklah. Tetapi sebelum itu...
48 Chapter 48 Komandan, kamu sangat beruntung masih hidup.
49 Chapter 49 Pure Yang.
50 Chapter 50 Bangsa iblis.
51 Chapter 51 Apakah mereka tidak memiliki cita rasa di lidahnya?.
52 Chapter 52 Perang.
53 Chapter 53 Perang 2.
54 Chapter 54 Perang 3.
55 Chapter 55 Perang 4
56 Chapter 56 Perang 5
57 Chapter 57 Perang 6
58 Chapter 58 Perang 7
59 Chapter 59 Puncak Perang 1
60 Chapter 60 Puncak Perang 2.
61 Chapter 61 Puncak Perang 3.
62 Chapter 62 Puncak Perang 4.
63 Chapter 63 Puncak Perang (Final)
64 Chapter 64 Lux, aku sangat merindukanmu.
65 Chapter 65 Aku tidak bisa di dahului oleh ibuku.
66 Chapter 66 Bayi Naga.
67 Chapter 67 Kerajaan Elf.
68 Chapter 68 Aku tidak punya waktu untuk bermain denganmu.
69 Chapter 69 Apakah kamu benar ingin menikahi putriku, manusia?.
70 Chapter 70 Utusan kerajaan Moon.
71 Chapter 71 Apakah aku semenjijikan itu?
72 Chapter 72 Melinda yang terobsesi.
73 Chapter 73 Pohon Dunia
74 Chapter 74 Kebangkitan garis darah.
75 Chapter 75 Peleburan Mana
76 Chapter 76 Kerajaan Chaos, Matahari dan Bulan.
77 Chapter 77 Hanya bisa menonton.
78 Chapter 78 Elder Telor
79 Chapter 79 Serikat pedagang, Akademi Bintang dan Menara sihir.
80 Chapter 80 Putri kerajaan Mesh
81 Chapter 81 Manusia yang tidak memiliki cita rasa.
82 Chapter 82 Putri Lolita.
83 Chapter 83 Pengepungan
84 Chapter 84 Bekerjasama.
85 Chapter 85 Kebangkitan Garis darah Lolita.
86 Chapter 86 Mata-mata.
87 Chapter 87 Adu domba.
88 Chapter 88 Tahap Saint.
89 Chapter 89 Peperangan 1
90 Chapter 90 Peperangan 2
91 Chapter 91 Peperangan 3
92 Chapter 92 Peperangan 4
93 Chapter 93 Peperangan 5
94 Chapter 94 Peperangan 6
95 Chapter 95 Peperangan 7
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Chapter 1 Transmigrasi
2
Chapter 2 Apakah Kamu telah ***** Putri Rose?
3
Chapter 3 Apakah salah aku melihat istriku sendiri?
4
Chapter 4 Ara ara.
5
Chapter 5 Pedang itu langsung menembus perut Lux.
6
Chapter 6 Apakah aku akan mati?
7
Chapter 7 Alex
8
Chapter 8 Ingat siapa yang mendominasi disini.
9
Chapter 9 Sepertinya aku harus sekali-kali mendominasimu.
10
Chapter 10 Mengobrol dengan orang tua yang pikun memang susah mengerti bahasa.
11
Chapter 11 Seorang pria yang dirantai lehernya oleh seorang wanita cantik.
12
Chapter 12 Istri kedua.
13
Chapter 13 Fifian
14
Chapter 14 Sementara Rose hanya menghela nafas melihat hal ini.
15
Chapter 15 Apakah Kamu yakin ingin menjual Artefak suci ini?
16
Chapter 16 Ketiga istrimu.
17
Chapter 17 Jadi begini rasanya memiliki Harem
18
Chapter 18 Terimakasih Tante.
19
Chapter 19 Semua orang diruang itu hening dan berpikir dengan serius.
20
Chapter 20 Belum cukup yahh. Sepertinya hanya itu jalan satu-satunya.
21
Chapter 21 Lux berhenti menjadi pengecut dan bersembunyi dibawah lubang wanita.
22
Chapter 22 Ugh. Sepertinya bukan hanya kita bertiga.
23
Chapter 23 Kalau tidak salah tokoh itu milik seorang Ras Elf.
24
Chapter 24 Hutan Terlarang 1.
25
Chapter 25 Hutan Terlarang 2
26
Chapter 26 Hutan Terlarang 3.
27
Chapter 27 Kalau begitu aku tidak akan sopan.
28
Chapter 28 Aku menginginkan benihmu.
29
Chapter 29 Dia adalah suamiku Lux.
30
Chapter 30 Akan aku buat kamu sujud dibawah selangkanganku.
31
Chapter 31 Lux, kamu memang penyelamat suku kami.
32
Chapter 32 Kelemahan : Lux Fos
33
Chapter 33 Wah, wah bukannya ini Yasaka sayangku.
34
Chapter 34 Keluarga Fenrir
35
Chapter 35 Astaga. Kamu sangat beruntung Yasaka....
36
Chapter 36 Bahal
37
Chapter 37 Tunggu dulu....
38
Chapter 38 Orochi.
39
Chapter 39 Kena kau bajingan.
40
Chapter 40 Raja Lion. Aku akan mengingat semua ini.
41
Chapter 41 Gate.
42
Chapter 42 Apa saja yang kamu minta, aku pasti akan mengabulkannya.
43
Chapter 43 Salam kepada yang mulia Golden Crow.
44
Chapter 44 Hahaha. apakah itu sebuah pujian?
45
Chapter 45 Bagaimana?
46
Chapter 46 Tidak baik, ini jebakan.
47
Chapter 47 Baiklah. Tetapi sebelum itu...
48
Chapter 48 Komandan, kamu sangat beruntung masih hidup.
49
Chapter 49 Pure Yang.
50
Chapter 50 Bangsa iblis.
51
Chapter 51 Apakah mereka tidak memiliki cita rasa di lidahnya?.
52
Chapter 52 Perang.
53
Chapter 53 Perang 2.
54
Chapter 54 Perang 3.
55
Chapter 55 Perang 4
56
Chapter 56 Perang 5
57
Chapter 57 Perang 6
58
Chapter 58 Perang 7
59
Chapter 59 Puncak Perang 1
60
Chapter 60 Puncak Perang 2.
61
Chapter 61 Puncak Perang 3.
62
Chapter 62 Puncak Perang 4.
63
Chapter 63 Puncak Perang (Final)
64
Chapter 64 Lux, aku sangat merindukanmu.
65
Chapter 65 Aku tidak bisa di dahului oleh ibuku.
66
Chapter 66 Bayi Naga.
67
Chapter 67 Kerajaan Elf.
68
Chapter 68 Aku tidak punya waktu untuk bermain denganmu.
69
Chapter 69 Apakah kamu benar ingin menikahi putriku, manusia?.
70
Chapter 70 Utusan kerajaan Moon.
71
Chapter 71 Apakah aku semenjijikan itu?
72
Chapter 72 Melinda yang terobsesi.
73
Chapter 73 Pohon Dunia
74
Chapter 74 Kebangkitan garis darah.
75
Chapter 75 Peleburan Mana
76
Chapter 76 Kerajaan Chaos, Matahari dan Bulan.
77
Chapter 77 Hanya bisa menonton.
78
Chapter 78 Elder Telor
79
Chapter 79 Serikat pedagang, Akademi Bintang dan Menara sihir.
80
Chapter 80 Putri kerajaan Mesh
81
Chapter 81 Manusia yang tidak memiliki cita rasa.
82
Chapter 82 Putri Lolita.
83
Chapter 83 Pengepungan
84
Chapter 84 Bekerjasama.
85
Chapter 85 Kebangkitan Garis darah Lolita.
86
Chapter 86 Mata-mata.
87
Chapter 87 Adu domba.
88
Chapter 88 Tahap Saint.
89
Chapter 89 Peperangan 1
90
Chapter 90 Peperangan 2
91
Chapter 91 Peperangan 3
92
Chapter 92 Peperangan 4
93
Chapter 93 Peperangan 5
94
Chapter 94 Peperangan 6
95
Chapter 95 Peperangan 7

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!