"Chels, sini dong! jangan bengong!" tiba-tiba saja Giselle menyahuti Chelsea yg sedang melamun.
"Eh? i-iya iya!" Chelsea tersentak, kemudian ia pun berjalan mendekat ke arah keduanya.
"Kelamaan lo, Chel! Gue sama Angga udah nunggu lama nih!" ujar Giselle sambil mengerucutkan bibir nya saat Chelsea sudah duduk di kursi samping dirinya.
"Duh, sorry! lain kali gak gini lagi deh!" kata Chelsea penuh penyesalan.
Kini Chelsea dan Giselle tengah berbincang hangat tanpa memedulikan sosok lelaki yg masih setia bersama mereka. Hingga suara deheman memberhentikan pembicaraan mereka.
Ekhem...
Duh, gue lupa kalo disini bukan cuman gue sama Giselle doang!- Chelsea
Upss... gue lupa kalo ada si Angga disini- Giselle
"Asik bener sih ngobrol nya, sampe lupa sama yg disini!" ketus Angga seolah olah ia sedang merajuk karena tidak dipedulikan oleh Giselle dan Chelsea.
"Oh iya. Gue lupa ngenalin lo sama dia! Dia tuh namanya Angga!" ucap Giselle dan Chelsea terlihat tengah tersenyum gelagapan, toh dia sudah tahu dari dulu juga.
"H-hai! Sebenarnya kita udah pernah ketemu kok waktu SMA dulu. Ya gak?" ujar Chelsea sedikit canggung dengan pembicaraan nya.
"Oh, kamu itu yang adek kelas XI Ipa yg kekunci di kamar mandi itu?" seru Angga dengan nada suara yg bersemangat.
"Aduh! Malu-malu in aja deh aku waktu itu!" kata Chelsea sambil sedikit memegangi kedua pipi nya yg mulai memerah.
"Ahahaa, waktu itu kamu nangis saat udah keluar dari kamar mandi itu. Iya, kan?! Ahahaa, gak nyangka sekarang udah secantik ini," Angga tertawa renyah saat mengingat pertemuan pertama nya dulu dengan Chelsea sangatlah bukan pertemuan yg menyenangkan.
"Ih, udah ah jangan di bahas lagi! Malu!!" Chelsea merengek sambil memegang tangan Angga yg berada di atas meja.
Angga masih saja tertawa, ia bahkan tak sadar bahwa tangan nya sudah memegangi tangan Chelsea.
Disisi lain, Giselle yg berada di satu meja dengan kedua sahabat nya ini merasa hanya dijadikan angit lewat saja.
Kok gue ngerasa jadi obat nyamuk yah disini?! - batin Giselle menggerutu.
Giselle mendengkus kesal lalu menyandarkan punggung nya pada kursi yg tengah ia gunakan untuk duduk.
Chelsea dan Angga masih saja tidak memedulikan Giselle. Hingga seseorang dari kejauhan tengah menatap tak suka pada keharmonisan mereka.
Tiba-tiba saja seseorang itu pun berjalan dengan cepat ke arah meja kafe yg mereka tempati.
*meja kafe nya ada di halaman kafe ya guys! alias di luar kafe:)
"Chelsea?!"
sahutan seorang laki-laki menghentikan kegiatan mereka dan dengan cepat mereka bertiga pun mengalihkan perhatian nya pada sumber suara.
"Eh? Pak Boss?!" pekik Chelsea, tak percaya jika kini boss nya tengah berdiri di depan mereka dengan sebuah tatapan yg mengerikan.
"Katanya kamu mau pulang, habis itu istirahat! Kok malah pacaran?!" Kenan makin tak suka saat melihat raut wajah lelaki yg duduk di hadapan Chelsea. Apalagi kini pandangan mata nya tertuju pada sebuah genggaman tangan yg masih belum di lepas dari tadi.
sialan!
jangan bilang Kenan cemburu?!
"Saya gak pacaran!" elak Chelsea, membuat senyum miring di wajah boss nya ini terukir.
"Kalo gak pacaran, terus kenapa pegangan tangan. Hm?"
Mengalihkan pandangan, Chelsea tersentak kaget saat melihat tangan nya kini tengah bersentuhan dengan tangan lelaki yg tak lain adalah Angga.
Dengan cepat, Chelsea pun menepis tangan Angga dan kembali menatap ke arah raut wajah boss nya.
"Eng-gak! Ini cuma... cuma salah paham kok! kita gak pacaran! Iya kan, Ga!"
Idih!
Romantis banget manggilnya, pake sebutan nama lagi- Kenan
"Iya, aku sama Chelsea gak ada apa-apa kok. Kita cuma temen lama yg baru aja ketemu lagi!" kata Angga mencoba menjelaskan.
Lho?!
ngapain Chelsea mati-matian ngejelasin semua ini?! toh dia bukan pacar nya Kenan! istrinya apa lagi!
"Oh, Ok. kalo gitu saya percaya sama kamu!" ujar Kenan dengan dingin nya.
Menghela napas lega, Chelsea segera menyunggingkan senyum di wajah nya sambil menghadap ke arah Kenan yg masih berdiri diam di hadapan nya. Kenan pun membalas senyuman dari Chelsea barusan dengan senyum yg tak kalah hangat.
Disisi lain, Angga tampak sedikit curiga atas kelakuan antara Boss & Sekertaris ini. Mana mungkin jika hubungan mereka hanya sekedar hubungan antara boss dan bawahan? Jika benar seperti itu, kenapa tadi laki-laki yg mengaku boss nya Chelsea nampak cemburu saat melihat kedekatan mereka?
Angga terus mencoba berpikir hingga ia pun tak mendapat apa pun dari pikiran nya. Biasa nya ia selalu bisa menebak maksud dari tingkah seseorang. Tapi kali ini ia tidak lagi menaruh curiga.
Mungkin memang hanya sekedar Boss dan Bawahan! pikir Angga.
"Boss, kok bisa disini juga?" sahut Chelsea membuat suasana di sekitaran mereka yg tadi nya sunyi berubah menjadi menghangat kembali.
"Sebelum kamu nanya begituan, kenapa gak nawarin saya duduk dulu, Chelsea?!"
Aduh!
Chelsea lupa ini mah!
gak sopan banget sih dirinya pada boss besar nya ini!
"Ma-maaf! Duduk dulu Pak Boss!" kata Chelsea gelagapan.
"Gak usah di suruh juga saya bakal duduk!" ketus Kenan sambil menarik kursi kosong di meja sebelah nya.
Terus ngapain nanya sih, boss Kenan?! Eeuhhh... Ngeselin banget deh - Gerutu Chelsea merasa kesal tiap kali berbincang dengan boss nya.
Duduk, Kenan membuka suara nya, "Tadi kamu bilang apa, Chel?"
Serasa mendapat pukulan besar! Chelsea merasa sangat terkejut mendapati boss nya kini bertanya padanya seolah dirinya tahu apa yg tengah Chelsea pikirkan.
"Ya-yang mana?"
"Ck, tadi katanya nanya kenapa saya bisa disini, tapi kok malah lupa!"
fyuhhh...
Selamat! Gue kira Boss Kenan bisa baca pikiran gue! pikir Chelsea
Chelsea membuang nafas lega nya, "Ooh, kirain apa," kata Chelsea sambil sedikit cengengesan.
"Terus, Pak Boss ngapain disini?" tanya Chelsea, melanjutkan pertanyaan yg tadi.
"Cuman jalan-jalan aja sih! Gabut saya kalo di mansion terus!"
Kini bergiliran!
Yg berbincang bukan lagi Chelsea dan Giselle maupun Chelsea dengan Angga! tapi Chelsea dengan Boss nya!
Ya Ampuun!!!
Kedua orang yg di sekitar nya mulai tidak di pedulikan oleh mereka berdua!
"Ciee... kenalin dong Boss nya. Jangan ngobrol berdua aja! kita berdua disini bukan angin lewat lho!" celetuk Giselle membuat Chelsea dan Kenan memberhentikan ucapan nya dan mulai memandang datar ke arah Giselle.
Lho?!
Ini Boss sama sekertaris natap nya kok sama-sama datar? Kayak sepasang suami istri couple aja deh! Giselle terkejut saat melihat tingkah sahabat nya dan lelaki yg mengaku boss dari sahabat nya.
Kok bisa couple gitu ekspresi mereka?
To be continue....
HaloHalo!!!
balik lagi sama akuh!!!
kelamaan ya?
maaf, paketan data nya abis!
baru di isi lagi tadi, hehee:)
gimana episode nya? garing? gak seru? komen aja, gak pa-pa!
oiya, like nya jangan pelit-pelit!
see you next chapter:*
Revisi: 23 Maret 2020
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
Andi Isriana
kenan sengaja kali ya memata matai Chelsea, CEMBURU tu si Kenan.
2020-03-16
3
Nur Anisa
bagus banget ceritanya
2020-03-14
1
Sartini Cilacap
Kenan cemburu kepada Angga tuh
2020-03-13
2