"Boss kenapa?"
"Hah???" Kenan terkejut sampai menyiku tempat sendok garpu hingga segunduk sendok dan garpu yg tadinya disimpan di atas meja, kini mulai terjatuh berserakan di lantai.
"Ish, boss bikin kerjaan saya nambah aja deh!" keluh Chelsea sembari mengambil beberapa sendok dan garpu yg berserakan di lantai.
Kenan tidak berkutik. Ia masih menampilkan wajah terkejutnya. Pak Kenan ini kenapa sih?
"Ayo, pak boss! Katanya lapar!" seru Chelsea saat dirinya sudah menduduki salah satu kursi di depan boss nya.
"Chelsea...?" panggil Kenan, saat sang sekertaris kini tengah mencukil nasi untuk di taruhnya di atas piring boss nya.
"Iya?"
"Kamu... Beneran punya indra ke-6" tanya Kenan, Chelsea sempat melongo dengan pertanyaan dari boss nya itu.
Astaga!
Jadi dari tadi Kenan nampak terkejut itu cuman gara-gara mikirin ini?
"Jadi... Pak boss percaya?" tanya Chelsea balik bertanya.
Kenan nampak berpikir, seketika ia mulai membulatkan kedua matanya lalu menyipitkan nya dan mulai memandang tajam ke arah Chelsea.
Oh, mungkin Kenan baru kobe_-
"Jadi disini kamu itu mau berbohong sama saya?" celoteh Kenan tidak terima.
"Lah, biasanya juga kita udah sering bercanda kayak gini! Boss lupa ya?" Chelsea balik bertanya, lagi.
"Hah? Sering? Kapan?" dengan wajah sok suci nya ini, bisa-bisanya Kenan bertanya seolah-olah hal tersebut tak pernah terjadi.
Breng.
Chelsea menaruh piring berisikan nasi yg baru saja akan ia hidangkan untuk boss nya. Namun Chelsea berubah pikiran!
Kenan juga punya dua tangan, gak mungkin kan Kenan gak bisa ngambil secukil nasi doang!
"Bapak ini makin lama makin ngeselin!" ketus Chelsea lalu mengambil potongan ikan goreng nya.
"Makin ganteng juga gak?" sela Kenan. Chelsea nampak menengadahkan kepalanya ke arah boss nya ini.
Sialan kau boss!
Ku kutuk kau hari ini gak jadi makan biar semua makanan disini. Aku yg makan!! -gerutu Chelsea dalam hatinya.
Chelsea sudah lelah!
Biarkan boss nya ini terus mengoceh! Hari ini Chelsea lapar! Jika dirinya terus-terusan berdebat dengan bossnya, bisa-bisa nafsu makan nya hilang di telan bumi.
Eakss, lebay author_-
Kini, mereka berdua tengah asyik makan dengan di temani dua ekor ikan gurame goreng plus saus tomat khas seorang Chelsea dan juga semangkuk ukuran besar berisikan oseng kangkung!
Treng.
Sebuah garpu makan dan sebuah sendok makan di dalam mangkuk berisikan oseng kangkung mulai berperang.
Berperang?
Iya, Kenan ingin mengisi piringnya lagi dengan oseng kangkung itu, tapi terhalau oleh sebuah sendok yg tengah di pegangi oleh Chelsea.
Mereka saling tatap-menatap dengan sengit, seolah sebuah peperangan akan segera di mulai.
"Saya dulu, pak boss!" seru Chelsea dengan tatapan tajam nya.
"Saya duluan, Chel! Tuh di piring kamu masih ada oseng kangkung nya!" ujar Kenan, merasa tidak terima jika dirinya harus mengalah.
Ayolah!
Kalian berdua ini lagi makan lho? Seriusan mau debat lagi? Itu kan cuma oseng kangkung!!_- *author
"Bapak gak usah mengalihkan topik pembicaraan deh! Saya dari tadi udah lihat jelas-jelas, kalau piring saya ini oseng kangkung nya udah habis." jelas Chelsea, Kenan nampak tengah mengernyitkan dahi nya.
"Ngalah kenapa, Chel!" kata Kenan, menatap sengit kearah Chelsea.
"What? Saya ngalah?! Kenapa gak Pak Boss Kenan aja!!!"
"Saya ini boss kamu, Chelsea!!!" ucap Kenan penuh penekanan.
"Dan saya ini adalah seorang koki yg sudah menyiapkan oseng kangkung ini!" ucap Chelsea tidak mau kalah.
Kembali.
Mereka berdua saling menatap tajam! Bahkan sesekali mereka bergumam sendiri sembari menyindir dengan cibiran pedas.
"Dasar boss egois!" cibir Chelsea, dan nampak seorang Kenan juga tidak mau kalah telak dari sekertarisnya ini.
"Dasar sekertaris amatir!" balas Kenan, membuat Chelsea mendengkus kesal.
"Boss sial*n!!!" teriak Chelsea membuat Kenan membelalakkan kedua matanya.
Astaga!!!
Gue keceplosan!!!
Gimana dong!!! - gerutu Chelsea dalam hatinya sambil menarik kembali sendok yg dari tadi masih setia di dalam mangkuk beserta dengan tangan kanan nya sekali.
"Kamu bilang apa tadi?" tanya Kenan, menginterogasi sekretarisnya.
"Eng-gak!!! Silakan di lanjut makan nya, boss!!" kata Chelsea sambil mengalihkan topik pembicaraan.
Awalnya Kenan ingin melanjutkan acara debat nya ini. Tapi lama kelamaan, Kenan juga lelah!
Akhirnya, mereka pun melanjutkan acara makan mereka tanpa dilanjutkan lagi dengan perdebatan.
Tak butuh waktu berjam jam untuk melakukan acara makan berdua. Akhirnya, mereka pun selesai dengan aktivitas sarapan mereka.
What? Makan berdua? Lebih tepatnya debat di depan meja makan!
Chelsea membereskan kembali alat makan yg baru saja mereka gunakan. Tak lupa, Chelsea juga mencuci nya di wastafel yg berada di dapur mansion boss nya.
Hadeuh...
Chelsea serasa jadi istrinya Kenan ini mah_-
"Kamu mau ngapain lagi, Chel?" sahut Kenan, saat mendapati sang sekertaris tengah mencuci piring dan perabotan dapur yang lain.
"Pak boss buta tau gimana sih?" ketus Chelsea sambil bertolak pinggang
"Ya, jelas-jelas saya mau nyuci piring, masih aja nanya!" cibir Chelsea lalu ia pun segera melanjutkan aktifitas mencuci piring.
"Mau saya bantuin gak?" tawar Kenan, Chelsea mendongak lalu melirik ke arah boss nya.
"Emang pak boss mau bantuin?" tanya Chelsea, seakan meremehkan kemampuan seorang Kenan.
"Wah!!! Keterlaluan kamu! Gini gini saya bisa apa aja! Saya ini calon suami idaman semua wanita di dunia ini!!!" dengan sombongnya, Kenan berlagak di hadapan Chelsea.
Idih.
Calon suami idaman katanya?
Yg ada, kalau semua cewek tahu sifat asli nya boss Kenan, mereka semua pada kabur kali...
"Oh, ya udah. Saya percaya kalau boss Kenan juga bisa apa saja. Tapi untuk hari ini gak usah deh, saya bisa sendiri!" tolak Chelsea dengan nada halus, namun sedikit menyindir.
"Ok, berarti saya gak usah capek-capek, ya kan, Chel? Ya udah, saya balik ke kamar saya dulu. Kalo mau pulang ya pulang aja!" celoteh Kenan sambil berjalan meninggalkan sekertaris nya yg masih di sibukkan dengan pekerjaan rumah tangga nya.
Tunggu-tunggu! Thor, gue belum kawin yah_- *Chelsea
Bodo amat_-*author
Chelsea kembali mendengkus kesal namun ia sudah sangat sangat sangat lelah jika harus kembali berdebat dengan Kenan.
Chelsea pun melanjutkan acara mencuci piring nya dengan pasrah.
To be continue...
Jangan lupa tinggalkan jejak!!!
See you next chapter:*
Revisi: 7 Maret 2020
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
etik yafie
ceritanya sebenarnya bagus, hanya saja author kebanyakan ngikut nyempil.
2022-01-06
0
Nofriyanti Vivi
org kaya g ada pembantu masakny.
2021-11-15
0
Month_Ballet
hmmm rumah tangga
2020-11-28
1