Kriing!!!
Suara alarm otomatis, dari sebuah ponsel yg terletak di atas meja nakas, baru saja berbunyi. Membuat sang pemilik mau tidak mau harus membuka kedua matanya.
Chelsea, wanita itu membuka mata nya perlahan dan mencoba mengumpulkan seluruh kesadaran. Saat di rasa cukup sadar, Chelsea tersentak kaget. Mengingat bahwa ini bukan lah kamar milik nya.
Ia mulai kebingungan dan terus menatap ke arah sekeliling. Tak lama kemudian, sebuah pintu kamar terbuka otomatis.
Oh, tidak!
Bukan otomatis, seseorang tengah membuka nya dari luar!
Chelsea terkejut saat mendapati orang yg tengah membuka pintu kamar itu adalah Boss Besar nya. Kenan.
"Kamu udah bangun?" sahut Kenan saat berada di ambang pintu kamar.
"Aaaaahhhhhh......."
Chelsea berteriak dengan keras hingga membuat Kenan refleks menutup kedua telinga nya dengan kedua tangan nya.
"Berisik, Chelsea!!! Saya gak apa-apa in kamu!" teriak Kenan yg langsung membuat Chelsea menghentikan keributan.
Chelsea tertunduk malu. Ia sudah salah paham terhadap boss nya. Seketika itu, Chelsea bangkit dari posisi nya dan menundukkan kepala nya. Mencoba untuk meminta maaf setulus mungkin.
"Ma-maaf boss!" ucap Chelsea terbata bata.
"Keterlaluan kamu, Chelsea! Saya udah baik hati buat nampungin kamu di mansion saya. Eh, kamu malah tereak tereak gak jelas. Kamu pikir saya bakal apa in kamu, hm?" tanya Kenan dengan penuh penekanan.
Chelsea tidak menjawab, ia hanya menggeleng-gelengkan kepala nya. Chelsea sangat malu sekali, ia tidak berani menatap raut muka Boss di dadapan nya saat ini.
"Kamu tenang aja! Saya gak tertarik dengan tubuh kamu, kamu pendek. Gak cantik, tubuh kamu juga gak seksi. Apa lagi dada kamu, tepos!" ketus Kenan yg membuat kedua bola mata Chelsea terbelalak. Saking kaget nya dengan pengakuan dari boss nya itu.
Sialan.
Tidak cantik katanya?
Pendek katanya?
Tidak seksi katanya?
Dan dia bilang apa barusan? Tepos? Sungguh sebuah penghinaan bagi seorang Chelsea**!
Umpat nya hanya tersampaikan dalam hati. Jika berani, Chelsea sudah mengungkapkan nya langsung di depan Kenan.
Bisa bisa nya ia merusak harga diri wanita secara terang terangan? Awas aja kalo ntar lo naksir ma gue - gumam Chelsea yg sedikit terdengar oleh Kenan
"Kamu bilang apa barusan?" tanya Kenan dan hanya di jawab gelengan kepala oleh Chelsea.
"Oh, tidak! Kalau begitu, saya sangat berterimakasih pada Pak Kenan yg sudah susah-susah mengantar saya. Ya, walaupun tidak sampai rumah saya se-tidak nya saya bisa tidur dengan nyenyak hari ini. Berkat bapak." ungkap Chelsea dengan mulut manis nya. Bodo amat, yg penting boss nya gak ngomel ngomel lagi. Ye gak?
"Ya, sama sama. Tapi, sebelum kamu pulang ke rumah kamu---" ucapan Kenan terpotong
"Saya tidak punya rumah, tapi apartemen." ralat Chelsea sambil memotong pembicaraan, dan di akhiri dengan senyum yg di paksakan.
"Iya, maksud saya itu," ucap Kenan menjeda, "Kamu bantu saya siapkan sarapan buat hari ini." sambung nya kemudian berbalik meninggalkan Chelsea yg masih terpaku, belum mencerna sepenuh nya yg baru saja Kenan ucapkan.
Dan tiba-tiba saja, Kenan berbalik dan memberhentikan langkah nya, "Oiya, buatkan juga sarapan untuk kamu. Kita sarapan bersama hari ini." katanya dengan raut wajah datar.
Setelah mengatakan itu, Kenan keluar dari kamar yg di tempati Chelsea dan menutup pintu nya dengan perlahan.
Chelsea ternganga atas apa yg boss nya suruh barusan. Namun Chelsea ogah untuk memikirkan nya lebih panjang. Ia memilih untuk bersiap dahulu dan setelah itu pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan.
****
Kini Chelsea tengah berada di dapur. Ia bingung mau membuat sarapan apa?! Apalagi dirinya tidak tahu makanan favorit boss.
Sialan.
Jika Chelsea balik bertanya, yg ada dirinya akan di omeli karena sedari tadi sarapan yg boss nya perintahkan belum juga di antar!
Dengan pasrah, Chelsea mengambil apron dan memakainya di tubuh nya. Lalu berinisiatif mengambil bahan-bahan makanan yang berada di dalam lemari es.
Dan betapa terkejutnya Chelsea, saat melihat isi lemari es tersebut yg penuh dengan bahan makanan sehat yg membuat dirinya merasa gemas ingin segera memasak.
****
20 menit berlalu...
Kenan sudah menduduki salah satu kursi di meja makan. Ia sudah kelaparan! Namun sarapan belum juga tiba. Ia sudah bersabar hingga 20 menit lama nya.
Kemudian, sebuah aroma lezat dari arah dapur pun mulai tercium oleh lubang hidung nya. Kenan terus menyesap aroma tersebut hingga aroma lezat itu terus menghampiri. Tak lama setelah itu, seorang wanita yg tak lain adalah sekertaris plus asisten pribadi nya ini tengah membawa satu mangkuk besar berisi....
Nasi goreng?
Hanya itu kah yg perempuan itu masak? Membutuhkan waktu yg selama itu, hanya untuk memasak nasi goreng? - gerutu Kenan dalam hati.
Ia merasa kecewa, yg Kenan inginkan adalah berbagai jenis makanan tersaji di atas meja makan. Namun lihatlah! Wanita itu hanya mengambil satu mangkok besar yg berisikan nasi goreng.
Chelsea mulai menduduki salah satu kursi meja makan di depan boss besar nya. Ia melihat raut wajah Kenan yg nampak kesal dengan apa yg baru saja dirinya sajikan. "Maaf, pak! Saya hanya membuat ini, takut kelamaan." ujar Chelsea tanpa memandang lawan bicara nya.
Sebenarnya bukan takut kelamaan! Tapi dirinya bingung harus memasak apa untuk boss nya ini.
"Di coba in, pak! Enak kok," ucap Chelsea sambil mencukil satu sendok nasi goreng ke dalam piring boss nya
Awal nya Kenan enggan untuk mencoba, tapi apalah daya?! Perut nya sudah demo minta di isi.
Saat mengambil sendok yg berisikan nasi goreng tersebut, Chelsea tampak terus memerhatikan Kenan. Berharap boss nya akan menyukai masakan buatan dirinya.
Dan sesaat boss nya sudah memasukan suapan pertama, Chelsea jadi semakin gugup dan dengan susah payah ia menelan ludah nya.
~to be continue...
Revisi ulang: 6 Maret 2020
don't forget for like, comment and vote. thank you...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
JR Rhna
kok tiada cuci muka,tiada berus gigi,tiada mandi,tiada tukar pakaian
2023-07-13
0
puput
awas ketagihan masakan sekretaris boss
2022-10-08
0
Month_Ballet
hmmmm
2020-11-28
1