Cinta Bunda Pengganti 19

Pram masih berdiri di depan pintu, saat Dania keluar dari ruangan Riko. Pram dan Dania hanya saling tatap. Lalu Dania pun berlalu dari hadapan Pram. Bayangan saat Pram mencium keningnya pagi tadi masih membekas di ingatannya. Dan membuat Dania malu. Pram pun berjalan mendekat ke meja Dania. Lalu menyodorkan tempat bekal pada Dania.

" Jangan buat Mami khawatir dengan tingkahmu."

Ucap Pram datar, dan segera berlalu menuju ruangan Riko.

Riko yang melihat kedatangan Pram, mengerutkan keningnya.

" Ada apa Lo, pagi-pagi udah sampe sini."

Pram memutar malas matanya.

" Gak ada yang bisa ngelarang gue datang."

Ucapnya kesal. Lalu melihat ke arah pintu.

" Bukannya Lo ada meeting pagi? Kok belum siap-siap Lo."

Ucap Pram dan membuat tangan Riko menghentikan gerakannya.

" Meeting nya di tunda, sampe makan siang."

Mata Riko memicing melihat Pram, yang sepertinya ingin bertanya sesuatu.

" Lo sebenarnya mau nanya apa? "

" Gak ada, gue cabut."

Ucap Pram langsung melangkah dari ruangan Riko. Di lirik nya Dania yang sedang fokus di depan komputer, tanpa menyadari keberadaan Pram.

Pram pun melangkah ke arah lift, dan menekan tombol untuk turun menuju lantai dasar. Di parkiran Sopir pribadinya sudah menunggu. Sedangkan Dania menggelengkan kepala sembari mende*sahkan nafasnya. Melihat sikap dingin, Pram.

Menjelang siang, Riko dan Dania keluar dari kantor. Siang ini mereka akan melakukannya meeting dengan beberapa investor di sebuah hotel berbintang. Dan tanpa di ketahui oleh Dania dan Riko, bahwa meeting itu juga di hadiri oleh Pram.

Selama meeting berlangsung, banyak mata yang memandang kagum pada Dania saat mempresentasikan perusahaannya. Termasuk Pram , sedikit banyak, Pram mengakui bahwa Dania adalah gadis yang cerdas.

Setelah selesai kini mereka tengah menikmati makan siang, di resto hotel. Dan seseorang menghampiri Dania yang duduk sendiri saat itu. Sedangkan Riko sedang makan bersama beberapa rekanan lainnya.

" Selamat siang, Nona. Boleh kah saya duduk di sini. Di meja lainnya sudah terisi."

Dania yang sedang menyantap makanannya melihat ke arah suara. Lalu menatap sekeliling, dan benar meja di sana sudah penuh. Dania pun mempersilahkan lelaki itu duduk.

Lelaki berangan Satya itu lalu memulai basa basi pada Dania. Dania hanya menanggapinya dengan sesekali mengangguk dan tersenyum. Hanya sesekali Dania menanggapi ucapan Satya.

Satya yang memiliki jiwa petualang, tentu saja merasa tertantang untuk menaklukkan Dania. Pram yang melihat adegan demi adegan itu, hanya diam saja. Namun pandangannya tak luput dari bahasa tubuh Dania yang merasa tak nyaman. Dania pun berulang kali melihat ke arah Riko. Namun sepertinya Riko masih sibuk dengan perbincangannya.

Saat Dania akan meninggalkan meja, tanpa sengaja Dania menyenggol gelas yang ada di meja, dan minuman itu tak sengaja minuman di gelas itu tertumpah di pakaian Satya.

" Maaf kan, Saya pak. Saya tidak sengaja. Maaf.."

Dania membungkuk kan badannya dan segera mengambil tisu, lalu mencoba membersihkan pakaian Satya dari minuman itu.

Namun Satya langsung membuat keadaan seolah-olah, Dania ingin menggodanya.

" Maaf Nona, cara Anda ini sangat biasa. Saya sudah biasa mendapat perlakukan seperti ini, Saya tau, saya tampan dan juga kaya, dan membuat perempuan-perempuan seperti Anda ini mengincar saya. Tapi maaf Nona, cara Anda terlalu murahan."

Dania membulatkan matanya. Wajahnya sudah sangat memerah, seumur hidupnya baru kali ini dia dia mendapat perlakuan seperti ini.

Semua mata kini tertuju pada Dania, apalagi suara Satya yang cukup keras membuat atensi orang-orang langsung tertuju padanya. Air mata Dania menetes, apalagi saat matanya bertemu dengan mata Pram. Tapi Pram seolah tidak mengenalnya.

Riko mendekati meja Dania lalu menanyakan apa yang terjadi. Satya pun mulai mengarang cerita yang seolah-olah Dania yang merayunya. Dania menggeleng kan kepalanya. Dan mencoba menjelaskan pada Riko dengan suara bergetar. Saat Riko ingin menenangkan Dania, Pram menghampiri dan berdiri diantara mereka.

" Apa yang di katakan oleh Tuan ini benar, Riko. "

Pram menatap Dania, membuat Dania membulatkan matanya. Saat Dania ingin berkata, Pram kembali menyelanya.

" Benar-benar bohong. Tuan, dari tadi saya melihat, tindakan yang Tuan lakukan."

Ucapnya sambil melihat ke arah Satya. Satya menggaruk tengkuknya, Satya sangat tau, siapa Pram sebenarnya. Riko sudah mengepalkan tangannya. Dengan isyarat mata, Riko meminta Pram membawa Dania dari tempat itu.

" Anda berhadapan dengan orang yang salah, Tuan Satya."

Ucap Riko dan meninggalkan tempat itu.

Sementara Dania yang di bawa oleh Pram, masih menahan air matanya dan tubuhnya yang bergetar. Pram yang melihat itu, memapah Dania menuju mobilnya. Di dalam mobil pun, Dania masih berusaha menahan tangisnya. Tangannya masih bergetar, dan wajahnya sedikit pucat.

Pram membawa Dania pergi ke apartemennya, setibanya disana, Pram menyodorkan segelas air putih, dan tak lama Riko pun datang ke apartemen itu. Dania melihat Riko hadir, Riko mendekati Dania.

" Aku gak berbuat apapun, Mas. Dia fitnah aku. Dia-"

Dania berkata dengan suara yang bergetar. Lalu tangisnya pun pecah. Pram mengepalkan tangannya. Walau pun dirinya tak mencintai Dania, tapi entah mengapa, dirinya sangat marah ketika Dania di lecehkan oleh orang lain.

Pram mendekati Dania, lalu membawa Dania dalam pelukannya. Dania pun menangis di dalam pelukan Pram. Riko yang melihat itu, tersenyum simpul. Dapat Riko lihat, bahwa Pram pelan-pelan sudah mulai menerima Dania.

Setelah Dania tenang, Riko pun pamit dari apartemen Pram. Meninggalkan dua orang suami istri itu disana. Dania masih menatap ke arah luar. Sedangkan Pram masih setia menunggui Dania hari itu.

Waktu sudah menjelang malam, orang suruhan Pram datang membawakan pakaian untuk Dania. Dan juga makan malam untuk mereka berdua. Dania masih betah berada di sofa yang menghadap ke jendela. Pandangannya ke arah luar.

" Makanlah, siang tadi pun makan mu tidak benar."

Dania menoleh ke arah suara. Di lihat nya Pram berdiri di depannya. Dania menerima piring yang berisi makanan, dan makan dengan tidak berselera.

" Apa kau mau aku menyuapi mu?"

Pram kini sudah duduk di depan Dania. Dania lalu menggeleng.

" Jangan pikirkan tentang kejadian itu lagi. Perusahaan sudah membatalkan kerja sama dengan perusahaan mereka. Bahkan beberapa investor pun menarik sahamnya dari perusahaan itu."

Dania melihat ke arah Pram. Sejak mengenal Pram, baru kali ini, Pram berbicara banyak padanya. Dania kembali menunduk.

" Aku akan segera mengirimkan surat pengunduran diri."

Dania berkata lirih. Bahkan air matanya ikut menetes.

" Kejadian tadi sangat memalukan, dan aku gak mau membuat perusahaan yang sudah di besarkan oleh Tuan Sofyan, harus menanggung malu akibat kejadian itu."

.

.

.

**Assalamualaikum readers.

Maaf..beribu maaf...up nya gak beraturan, maaf untuk kekecewaan kalian. 🙏🏼🙏🏼🙏🏼

Tapi aku benar-benar sidang sibuk di dunia Nyata.

Saat ini pun sedang berusaha membagi waktu untuk bisa menulis di sela-sela pekerjaan.

Terima kasih untuk semuanya...terima kasih untuk semua like, komen, gift serta votenya...❤️❤️

Sekali lagi, maafin aku...🙏🏼🙏🏼🙏🏼🙏🏼**

Terpopuler

Comments

Lily Formosa Lily

Lily Formosa Lily

semangat thor

2025-01-07

0

Nuryati Yati

Nuryati Yati

semangat thor 💪

2022-06-06

2

Author yang kece dong

Author yang kece dong

Kak aku mampir 🤗

2022-05-23

1

lihat semua
Episodes
1 Cinta bunda pengganti 01
2 Cinta Bunda Pengganti 02
3 Cinta Bunda Pengganti 03
4 Cinta Bunda Pengganti 04
5 Cinta Bunda Pengganti 05
6 Cinta Bunda Pengganti 06
7 Cinta Bunda Pengganti 07
8 Cinta Bunda Pengganti 08
9 Cinta Bunda Pengganti 09
10 Cinta Bunda Pengganti 10
11 Cinta Bunda Pengganti 11
12 Cinta Bunda Pengganti 12
13 cinta Bunda Pengganti 13
14 Cinta Bunda Pengganti 14
15 Cinta Bunda Pengganti 15
16 Cinta Bunda Pengganti 16
17 Cinta Bunda Pengganti 17
18 Cinta Bunda Pengganti 18
19 Cinta Bunda Pengganti 19
20 Cinta Bunda Pengganti 20
21 Cinta Bunda Pengganti 21
22 Cinta Bunda Pengganti 22
23 Cinta Bunda Pengganti 23
24 Cinta Bunda Pengganti 24
25 Cinta Bunda Pengganti 25
26 Cinta Bunda Pengganti 26
27 Cinta Bunda Pengganti 27
28 Cinta Bunda Pengganti 28
29 Cinta Bunda Pengganti 29
30 Cinta Bunda Pengganti 30
31 Cinta Bunda Pengganti 31
32 Cinta Bunda Pengganti 32
33 Cinta Bunda Pengganti 33
34 Cinta Bunda Pengganti 34
35 Cinta Bunda Pengganti 35
36 Cinta Bunda Pengganti 36
37 Cinta Bunda Pengganti 37
38 Cinta Bunda Pengganti 38
39 Cinta Bunda Pengganti 39
40 Cinta Bunda Pengganti 40
41 Cinta Bunda Pengganti 41
42 Cinta Bunda Pengganti 42
43 Cinta Bunda Pengganti 43
44 Cinta Bunda Pengganti 44
45 Cinta Bunda Pengganti 45
46 Cinta Bunda Pengganti 46
47 Cinta Bunda Pengganti 47
48 Cinta Bunda Pengganti 48
49 Cinta Bunda Pengganti 49
50 Cinta Bunda Pengganti 50
51 Cinta Bunda Pengganti 51
52 Cinta Bunda Pengganti 52
53 Cinta Bunda Pengganti 53
54 Cinta Bunda Pengganti 54
55 Cinta Bunda Pengganti 55
56 Cinta Bunda Pengganti 56
57 Cinta Bunda Pengganti 57
58 Cinta Bunda Pengganti 58
59 cinta Bunda Pengganti 59
60 Cinta Bunda Pengganti 60
61 Cinta Bunda Pengganti 61
62 Cinta Bunda Pengganti 62
63 Cinta Bunda Pengganti 63
64 Cinta Bunda Pengganti 64
65 Cinta Bunda Pengganti 65
66 Cinta Bunda Pengganti 66
67 Cinta Bunda Pengganti 67
68 Cinta Bunda Pengganti 68
69 Cinta Bunda Pengganti 69
70 Cinta Bunda Pengganti 70
71 Cinta Bunda Pengganti 71
72 Cinta Bunda Pengganti 72
73 Cinta Bunda Pengganti 73
74 Cinta Bunda Pengganti 74
75 Cinta Bunda Pengganti 75
76 Cinta Bunda Pengganti 76
77 Cinta Bunda Pengganti 77
78 Cinta Bunda Pengganti 78
79 Cinta Bunda Pengganti 79
80 Cinta Bunda Pengganti 80
81 Cinta Bunda Pengganti 81
82 Cinta Bunda Pengganti 82
83 Cinta Bunda Pengganti 83
84 Cinta Bunda Pengganti 84
85 Cinta Bunda Pengganti 85
86 Cinta Bunda Pengganti 86
87 Extra Part 1
88 Extra Part 2
89 Ekstra Part 3
90 Extra Part 4
91 Extra Part 5
92 Extra Part 6
93 Extra Part 7
94 Extra Part 8
95 Extra Part 9
96 Extra Part 10
97 Extra Part 11
98 Extra Part 12
99 Extra Part 13
100 Extra Part 14
101 Ucapan Terima Kasih ( End )
102 Pengumuman
103 PENGUMUMAN KARYA BARU
Episodes

Updated 103 Episodes

1
Cinta bunda pengganti 01
2
Cinta Bunda Pengganti 02
3
Cinta Bunda Pengganti 03
4
Cinta Bunda Pengganti 04
5
Cinta Bunda Pengganti 05
6
Cinta Bunda Pengganti 06
7
Cinta Bunda Pengganti 07
8
Cinta Bunda Pengganti 08
9
Cinta Bunda Pengganti 09
10
Cinta Bunda Pengganti 10
11
Cinta Bunda Pengganti 11
12
Cinta Bunda Pengganti 12
13
cinta Bunda Pengganti 13
14
Cinta Bunda Pengganti 14
15
Cinta Bunda Pengganti 15
16
Cinta Bunda Pengganti 16
17
Cinta Bunda Pengganti 17
18
Cinta Bunda Pengganti 18
19
Cinta Bunda Pengganti 19
20
Cinta Bunda Pengganti 20
21
Cinta Bunda Pengganti 21
22
Cinta Bunda Pengganti 22
23
Cinta Bunda Pengganti 23
24
Cinta Bunda Pengganti 24
25
Cinta Bunda Pengganti 25
26
Cinta Bunda Pengganti 26
27
Cinta Bunda Pengganti 27
28
Cinta Bunda Pengganti 28
29
Cinta Bunda Pengganti 29
30
Cinta Bunda Pengganti 30
31
Cinta Bunda Pengganti 31
32
Cinta Bunda Pengganti 32
33
Cinta Bunda Pengganti 33
34
Cinta Bunda Pengganti 34
35
Cinta Bunda Pengganti 35
36
Cinta Bunda Pengganti 36
37
Cinta Bunda Pengganti 37
38
Cinta Bunda Pengganti 38
39
Cinta Bunda Pengganti 39
40
Cinta Bunda Pengganti 40
41
Cinta Bunda Pengganti 41
42
Cinta Bunda Pengganti 42
43
Cinta Bunda Pengganti 43
44
Cinta Bunda Pengganti 44
45
Cinta Bunda Pengganti 45
46
Cinta Bunda Pengganti 46
47
Cinta Bunda Pengganti 47
48
Cinta Bunda Pengganti 48
49
Cinta Bunda Pengganti 49
50
Cinta Bunda Pengganti 50
51
Cinta Bunda Pengganti 51
52
Cinta Bunda Pengganti 52
53
Cinta Bunda Pengganti 53
54
Cinta Bunda Pengganti 54
55
Cinta Bunda Pengganti 55
56
Cinta Bunda Pengganti 56
57
Cinta Bunda Pengganti 57
58
Cinta Bunda Pengganti 58
59
cinta Bunda Pengganti 59
60
Cinta Bunda Pengganti 60
61
Cinta Bunda Pengganti 61
62
Cinta Bunda Pengganti 62
63
Cinta Bunda Pengganti 63
64
Cinta Bunda Pengganti 64
65
Cinta Bunda Pengganti 65
66
Cinta Bunda Pengganti 66
67
Cinta Bunda Pengganti 67
68
Cinta Bunda Pengganti 68
69
Cinta Bunda Pengganti 69
70
Cinta Bunda Pengganti 70
71
Cinta Bunda Pengganti 71
72
Cinta Bunda Pengganti 72
73
Cinta Bunda Pengganti 73
74
Cinta Bunda Pengganti 74
75
Cinta Bunda Pengganti 75
76
Cinta Bunda Pengganti 76
77
Cinta Bunda Pengganti 77
78
Cinta Bunda Pengganti 78
79
Cinta Bunda Pengganti 79
80
Cinta Bunda Pengganti 80
81
Cinta Bunda Pengganti 81
82
Cinta Bunda Pengganti 82
83
Cinta Bunda Pengganti 83
84
Cinta Bunda Pengganti 84
85
Cinta Bunda Pengganti 85
86
Cinta Bunda Pengganti 86
87
Extra Part 1
88
Extra Part 2
89
Ekstra Part 3
90
Extra Part 4
91
Extra Part 5
92
Extra Part 6
93
Extra Part 7
94
Extra Part 8
95
Extra Part 9
96
Extra Part 10
97
Extra Part 11
98
Extra Part 12
99
Extra Part 13
100
Extra Part 14
101
Ucapan Terima Kasih ( End )
102
Pengumuman
103
PENGUMUMAN KARYA BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!