cinta Bunda Pengganti 13

Hari ini adalah hari dimana Dania terakhir kalinya mengasuh Cilla. Walaupun ini hari Minggu, Dania rela seharian bersama Cilla. Dania terus bermain bersama Cilla, dan sesekali menyeka ujung matanya. Nyonya Fatma yang menyaksikan itu pun merasa terenyuh hatinya.

Sampai suara ketukan di pintu depan, mengalihkan pandangan mereka.

" Mbok, sepertinya ada tamu. Coba di lihat dulu."

Mbok Sri pun langsung menuju pintu depan. Benar saja, saat membuka pintu sesosok wanita cantik berdiri di depan pintu.

" Assalamualaikum, Hm, Mbok, Tante Fatma nya ada?"

Ucap Wanita cantik itu. Mbok Sri pun langsung menjawab. Dan meminta tamu tersebut untuk menunggu. Mbok Sri mendatangi Nyonya Fatma yang ikut bermain bersama Cilla dan Dania.

" Bu, ada tamu yang mencari ibu?

Nyonya Fatma pun menemui tamu itu. Dan Nyonya Fatma pun terkejut melihat kedatangan Chelsea.

" Chelsea...Ya Allah, Nak..Kapan kamu kembali?"

" Tante ..apa kabar. Chelsea udah disini beberapa Minggu, Tant. Cuma baru sekarang Sea, baru bisa menemui Tante. "

" Bagaimana kabar orang tua kamu?"

" Alhamdulillah mereka semua baik Tante. Mama titip salam untuk Tante dan Om."

Pram yang kebetulan turun dari ruang kerjanya pun, hanya melewati Dania dan Cilla yang sedang bermain. Sementara Nyonya Fatma meminta Mbok Sri untuk memanggil kan Pram.

" Mas Pram, Ibu minta mas Pram untuk menemui tamu ibu. "

Ucap Mbok Sri. Yang di sambut dengan bingung oleh Pram.

" Tamu mami, Mbok?"

" Iya, Mas."

Pram pun datang menemui tamu yang di maksud. Langkah Pram sempat terhenti saat melihat sosok Chelsea di sana. Chelsea yang melihat kedatangan Pram tersenyum lebar.

" Pram..apa kabar?"

Chelsea langsung memeluk Pram. Mereka saling berpelukan. Dan itu membuat hati Pram berdesir. Lalu mereka pun berbincang-bincang dengan sangat akrab. Sejak dulu, Chelsea memang sangat akrab dengan keluarga Pram ataupun keluarga Reyhan.

Mereka bercengkrama di ruang tamu, sampai Tuan Sofyan pulang dari rumah temannya. Dan Chelsea pun langsung menghampiri dan bertanya kabar. Karena Chelsea datang sudah sore, jadi Nyonya Fatma meminta Chelsea untuk makan malam bersama. Dan Chelsea menyanggupinya.

Mereka makan malam dengan sesekali berbincang. Keluarga ini memang sangat menyenangkan. Dania yang sudah menyelesaikan tugasnya pun turun untuk berpamitan kepada pemilik rumah. Namun mereka masih menikmati makan malam bersama Chelsea.

Nyonya Fatma yang sadar akan kehadiran Dania pun meminta Dania untuk bergabung. Kali ini Dania tak dapat menolak. Karena Dania merasa sangat segan jika permintaan Nyonya Fatma kali ini tidak di turuti.

Dania duduk di sebelah Nyonya Fatma, lalu Nyonya Fatma mengenalkan Dania pada Chelsea.

" Sea, kenalkan ini Dania. Dania ini, sekretaris Papinya Pram."

" Hai,..aku Chelsea. Kamu bisa panggil aku Sea. Sama seperti mereka."

" Saya Dania, Mbak. "

Lalu mereka pun menikmati makan malam nya. Selama makan malam itu berlangsung, Pram tampak yang paling sumringah. Senyumnya terus mengembang, dan itu tak luput dari pandangan Dania.

Makan malam itu telah berakhir. Dan Chelsea pun berpamitan untuk pulang. Pram menghantar Chelsea sampai di mobilnya. Lalu setelah itu Chelsea pun pulang. Dania yang menunggu Pram dan kedua orang tuanya, akhirnya memberanikan diri berpamitan ketika melihat Pram sudah ada diantara mereka.

" Bu, Pak. Malam ini Dania minta izin untuk pulang ke apartemen. Dan mulai Senin besok. Dania udah gak mengasuh Cilla lagi."

Nyonya Fatma tampak terkejut, begitu juga Tuan Sofyan. Mereka berdua saling pandang.

" Dani, kok tiba-tiba? Maksud Saya, Ada apa sampai kamu gak mau ngasuh Cilla lagi? Kamu-"

" Mi..."

Pram menyela ucapan maminya. Dan Nyonya Fatma pun melihat ke arah Pram yang sepertinya sudah tau akan kepergian Dania.

" Kamu sudah tau,Pram?"

Pram mengangguk. Membuat Tuan Sofyan menghela nafasnya. Membuat Dania menunduk dan menggigit bibir bawahnya.

Sebenarnya, Nyonya Fatma sangat senang, Dania tinggal bersama mereka. Dirinya seperti memiliki menantu, walau Dania hanya mengurus Cilla saat pagi dan sore hari saja. Tapi Nyonya Fatma sangat bahagia. Cilla seperti memiliki ibu.

" Dani, Nak. Kamu tetap bisa tinggal disini, walau pun kamu gak mengasuh Cilla lagi. Saya harap kamu mau ya. Tetap tinggal disini."

Dania menggeleng tanda tidak setuju.

" Maafkan Dani, Bu. Tapi Dani janji. Suatu saat Dani akan membalas semua kebaikan Ibu dan Bapak. Dani gak mau terus merepotkan ibu dan bapak."

Pram hanya menatap datar, sedangkan Nyonya Fatma tampak berat melepaskan kepulangan Dani ke apartemen nya. Walau Nyonya dan Tuan Sofyan berat melepaskan Dania. Akhirnya malam itu, Dania pun pulang ke apartemen.

Setibanya di apartemen, Dania menatap sekeliling apartemennya yang sudah di tinggalkan nya selama beberapa bulan ini. Setelah membersihkan diri, Dania pun tidur. Karena besok sudah pasti akan menjadi hari yang sangat melelahkan baginya.

Awal pekan yang sangat di benci segelintir orang pun tiba. Dania sudah tiba di kantor jauh sebelum jam masuk. Dania menyiapkan semua pekerjaannya. Membersihkan ruangan pemimpin perusahaan itu, dan sudah menyiapkan kopi seperti biasa.

Pram tiba dan melihat Dania sudah berada di depan komputernya, tampak serius. Suara deheman dari Pram mengalihkan atensi Dania. Lalu Dania berdiri dan menyapa pemimpin perusahaan itu.

" Selamat pagi, Pak."

" Hm.."

Setelah Pram masuk, Dania pun kembali duduk di k

meja kerjanya. Pram masuk dan melihat semua sudah tersedia di meja. Bahkan beberapa berkas yang harus di tanda tangani nya pun sudah tersusun rapi di meja kerjanya. Tiga puluh menit kemudian, Dania mengetuk pintu Pram, lalu masuk.

" Ada apa?"

Ucap Pram tanpa melihat ke arah Dania. Dania pun menyodorkan sebuah amplop yang membuat Pram menegakkan kepalanya.

" Ini surat pengunduran diri saya, Pak."

Pram mematung di kursi kebesarannya. Tak menduga gadis manis ini akhirnya memilih mengundurkan diri, setelah tiga bulan menemani dirinya. Pram menatap amplop itu. Sedangkan Dania masih berdiri di sisi mejanya.

Karena tak mendapat respon apapun dari Pram, akhirnya Dania pamit keluar dari ruangan itu. Setelah Dania keluar, Pram mengusap kasar wajahnya. Tidak menyangka Dania akan mengundurkan diri. Sementara Dania sudah membereskan mejanya, memasukkan beberapa barangnya dan meletakkan di sebuah Box.

Pram yang keluar ruangan melihat Dania yang sedang membereskan mejanya.

" Aku menolak pengunduran dirimu. Kembali bekerja. "

Ucapan Pram membuat Dania menghembuskan nafas kecewa.

" Tapi, Pak. Saya-"

" Saya menolak, titik."

Dengan kesal Dania akhirnya menyusun kembali barang-barangnya.

" Apa sih maunya, aku resign dia gak di setujui, aku lelah berhadapan dengan kulkas kayak dia." Gumam Dania.

" Saya bisa mendengar gumaman kamu, Dania."

Mata Dania membulat sempurna. Tak menyangka bahwa Pram masih berada disana.

" Maaf, Pak."

" Hm.."

Lalu Pram pun kembali ke ruangannya. Sedangkan Dania meruntuki kebodohannya dengan memukul kepala sendiri.

Terpopuler

Comments

Anita Nita

Anita Nita

thor buat dania keluar dari perusahaan pram...kasian dania thor,sy gak suka sama pram

2024-12-31

1

bucinnya Bangtan💜

bucinnya Bangtan💜

risain aja mbak Dania,kasihan Kamu nya,yg ada kamu nnti sakit hati melulu

2025-02-02

0

Hasmina Nita

Hasmina Nita

iya,, pram mah baper, Wong yg jodohin bapaknya bukan Dania yg minta

2025-03-01

0

lihat semua
Episodes
1 Cinta bunda pengganti 01
2 Cinta Bunda Pengganti 02
3 Cinta Bunda Pengganti 03
4 Cinta Bunda Pengganti 04
5 Cinta Bunda Pengganti 05
6 Cinta Bunda Pengganti 06
7 Cinta Bunda Pengganti 07
8 Cinta Bunda Pengganti 08
9 Cinta Bunda Pengganti 09
10 Cinta Bunda Pengganti 10
11 Cinta Bunda Pengganti 11
12 Cinta Bunda Pengganti 12
13 cinta Bunda Pengganti 13
14 Cinta Bunda Pengganti 14
15 Cinta Bunda Pengganti 15
16 Cinta Bunda Pengganti 16
17 Cinta Bunda Pengganti 17
18 Cinta Bunda Pengganti 18
19 Cinta Bunda Pengganti 19
20 Cinta Bunda Pengganti 20
21 Cinta Bunda Pengganti 21
22 Cinta Bunda Pengganti 22
23 Cinta Bunda Pengganti 23
24 Cinta Bunda Pengganti 24
25 Cinta Bunda Pengganti 25
26 Cinta Bunda Pengganti 26
27 Cinta Bunda Pengganti 27
28 Cinta Bunda Pengganti 28
29 Cinta Bunda Pengganti 29
30 Cinta Bunda Pengganti 30
31 Cinta Bunda Pengganti 31
32 Cinta Bunda Pengganti 32
33 Cinta Bunda Pengganti 33
34 Cinta Bunda Pengganti 34
35 Cinta Bunda Pengganti 35
36 Cinta Bunda Pengganti 36
37 Cinta Bunda Pengganti 37
38 Cinta Bunda Pengganti 38
39 Cinta Bunda Pengganti 39
40 Cinta Bunda Pengganti 40
41 Cinta Bunda Pengganti 41
42 Cinta Bunda Pengganti 42
43 Cinta Bunda Pengganti 43
44 Cinta Bunda Pengganti 44
45 Cinta Bunda Pengganti 45
46 Cinta Bunda Pengganti 46
47 Cinta Bunda Pengganti 47
48 Cinta Bunda Pengganti 48
49 Cinta Bunda Pengganti 49
50 Cinta Bunda Pengganti 50
51 Cinta Bunda Pengganti 51
52 Cinta Bunda Pengganti 52
53 Cinta Bunda Pengganti 53
54 Cinta Bunda Pengganti 54
55 Cinta Bunda Pengganti 55
56 Cinta Bunda Pengganti 56
57 Cinta Bunda Pengganti 57
58 Cinta Bunda Pengganti 58
59 cinta Bunda Pengganti 59
60 Cinta Bunda Pengganti 60
61 Cinta Bunda Pengganti 61
62 Cinta Bunda Pengganti 62
63 Cinta Bunda Pengganti 63
64 Cinta Bunda Pengganti 64
65 Cinta Bunda Pengganti 65
66 Cinta Bunda Pengganti 66
67 Cinta Bunda Pengganti 67
68 Cinta Bunda Pengganti 68
69 Cinta Bunda Pengganti 69
70 Cinta Bunda Pengganti 70
71 Cinta Bunda Pengganti 71
72 Cinta Bunda Pengganti 72
73 Cinta Bunda Pengganti 73
74 Cinta Bunda Pengganti 74
75 Cinta Bunda Pengganti 75
76 Cinta Bunda Pengganti 76
77 Cinta Bunda Pengganti 77
78 Cinta Bunda Pengganti 78
79 Cinta Bunda Pengganti 79
80 Cinta Bunda Pengganti 80
81 Cinta Bunda Pengganti 81
82 Cinta Bunda Pengganti 82
83 Cinta Bunda Pengganti 83
84 Cinta Bunda Pengganti 84
85 Cinta Bunda Pengganti 85
86 Cinta Bunda Pengganti 86
87 Extra Part 1
88 Extra Part 2
89 Ekstra Part 3
90 Extra Part 4
91 Extra Part 5
92 Extra Part 6
93 Extra Part 7
94 Extra Part 8
95 Extra Part 9
96 Extra Part 10
97 Extra Part 11
98 Extra Part 12
99 Extra Part 13
100 Extra Part 14
101 Ucapan Terima Kasih ( End )
102 Pengumuman
103 PENGUMUMAN KARYA BARU
Episodes

Updated 103 Episodes

1
Cinta bunda pengganti 01
2
Cinta Bunda Pengganti 02
3
Cinta Bunda Pengganti 03
4
Cinta Bunda Pengganti 04
5
Cinta Bunda Pengganti 05
6
Cinta Bunda Pengganti 06
7
Cinta Bunda Pengganti 07
8
Cinta Bunda Pengganti 08
9
Cinta Bunda Pengganti 09
10
Cinta Bunda Pengganti 10
11
Cinta Bunda Pengganti 11
12
Cinta Bunda Pengganti 12
13
cinta Bunda Pengganti 13
14
Cinta Bunda Pengganti 14
15
Cinta Bunda Pengganti 15
16
Cinta Bunda Pengganti 16
17
Cinta Bunda Pengganti 17
18
Cinta Bunda Pengganti 18
19
Cinta Bunda Pengganti 19
20
Cinta Bunda Pengganti 20
21
Cinta Bunda Pengganti 21
22
Cinta Bunda Pengganti 22
23
Cinta Bunda Pengganti 23
24
Cinta Bunda Pengganti 24
25
Cinta Bunda Pengganti 25
26
Cinta Bunda Pengganti 26
27
Cinta Bunda Pengganti 27
28
Cinta Bunda Pengganti 28
29
Cinta Bunda Pengganti 29
30
Cinta Bunda Pengganti 30
31
Cinta Bunda Pengganti 31
32
Cinta Bunda Pengganti 32
33
Cinta Bunda Pengganti 33
34
Cinta Bunda Pengganti 34
35
Cinta Bunda Pengganti 35
36
Cinta Bunda Pengganti 36
37
Cinta Bunda Pengganti 37
38
Cinta Bunda Pengganti 38
39
Cinta Bunda Pengganti 39
40
Cinta Bunda Pengganti 40
41
Cinta Bunda Pengganti 41
42
Cinta Bunda Pengganti 42
43
Cinta Bunda Pengganti 43
44
Cinta Bunda Pengganti 44
45
Cinta Bunda Pengganti 45
46
Cinta Bunda Pengganti 46
47
Cinta Bunda Pengganti 47
48
Cinta Bunda Pengganti 48
49
Cinta Bunda Pengganti 49
50
Cinta Bunda Pengganti 50
51
Cinta Bunda Pengganti 51
52
Cinta Bunda Pengganti 52
53
Cinta Bunda Pengganti 53
54
Cinta Bunda Pengganti 54
55
Cinta Bunda Pengganti 55
56
Cinta Bunda Pengganti 56
57
Cinta Bunda Pengganti 57
58
Cinta Bunda Pengganti 58
59
cinta Bunda Pengganti 59
60
Cinta Bunda Pengganti 60
61
Cinta Bunda Pengganti 61
62
Cinta Bunda Pengganti 62
63
Cinta Bunda Pengganti 63
64
Cinta Bunda Pengganti 64
65
Cinta Bunda Pengganti 65
66
Cinta Bunda Pengganti 66
67
Cinta Bunda Pengganti 67
68
Cinta Bunda Pengganti 68
69
Cinta Bunda Pengganti 69
70
Cinta Bunda Pengganti 70
71
Cinta Bunda Pengganti 71
72
Cinta Bunda Pengganti 72
73
Cinta Bunda Pengganti 73
74
Cinta Bunda Pengganti 74
75
Cinta Bunda Pengganti 75
76
Cinta Bunda Pengganti 76
77
Cinta Bunda Pengganti 77
78
Cinta Bunda Pengganti 78
79
Cinta Bunda Pengganti 79
80
Cinta Bunda Pengganti 80
81
Cinta Bunda Pengganti 81
82
Cinta Bunda Pengganti 82
83
Cinta Bunda Pengganti 83
84
Cinta Bunda Pengganti 84
85
Cinta Bunda Pengganti 85
86
Cinta Bunda Pengganti 86
87
Extra Part 1
88
Extra Part 2
89
Ekstra Part 3
90
Extra Part 4
91
Extra Part 5
92
Extra Part 6
93
Extra Part 7
94
Extra Part 8
95
Extra Part 9
96
Extra Part 10
97
Extra Part 11
98
Extra Part 12
99
Extra Part 13
100
Extra Part 14
101
Ucapan Terima Kasih ( End )
102
Pengumuman
103
PENGUMUMAN KARYA BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!