Cinta Bunda Pengganti 20

Pram tertegun mendengar penuturan Dania. Lalu beranjak dari hadapan Dania.

" Makanlah, setelah itu istirahat. Aku sudah menghubungi mami, dan bilang, malam ini kita menginap di apartemen ku."

Pram berkata, dan berlalu dari kamar itu.

Dania meletakkan piringnya. Dan merebahkan tubuhnya di sofa itu. Mencoba memejamkan matanya, namun bayang-bayang kejadian saat makan siang tadi terus saja berputar.

Sedangkan Pram langsung menghubungi Riko untuk menanyakan mengenai perusahaan milik Satya.

" Bagus, dirinya mau main-main dengan keluarga Hanudinata."

Pram pun lalu menutup panggilan nya. Pram berjalan menuju ruang kerjanya. Karena kejadian tadi, Pram akhirnya menyelesaikan pekerjaannya di apartemen.

Tengah malam, Pram pun masuk ke kamar. Di lihatnya Dania yang tertidur di sofa. Pram menghembuskan nafasnya, lalu mengangkat Dania, dan membaringkannya perlahan di ranjang.

Pram pun kini yang tertidur di sofa. Saat ini yang di lakukan Pram hanya sebuah bentuk tanggung jawab. Itulah yang ada di pemikiran Pram. Dania yang terbangun menjelang subuh, terkejut mendapati dirinya tertidur di ranjang, dan Pram di sofa.

" Dia benar-benar tidak menganggap ku istrinya. Dirinya lebih memilih tidur di sofa, dari pada di ranjang bersamaku." Batin Dania.

Dania membersihkan tubuhnya, dan lalu keluar dari kamar. Dirinya membuat secangkir teh, lalu menyeruputnya.

Pram yang terbangun tak mendapati Dania di kamar pun langsung membersihkan tubuhnya, lalu menuju pantry. Dania masih duduk mematung di sana. Pandangannya kosong. Ya, Dania melamun. Sampai kedatangan Pram pun tak di rasakannya.

" Kau memikirkan apa?"

Dania kaget dan menoleh ke arah Pram. Dania menggelengkan, menjawab pertanyaan Pram.

" Dania, aku harap kejadian ini, jangan kau salah artikan. Aku melindungi mu, karena kau adalah bagian dari Hdn, corps. Dan aku tak-"

" Aku paham..."

Potong Dania, sebelum Pram melanjutkan perkataannya. Pram menatap Dania sejenak, lalu kembali menyeruput teh ya g di buatnya sendiri.

" Aku mau pulang. "

Dania beranjak dari duduknya, dan meninggalkan Pram yang masih duduk di meja makan. Kini mereka sudah siap-siap akan keluar dari apartemen, saat ponsel Pram berdering.

" Hallo, Sea. Ada apa?"

" ..... "

"Oke, tunggu aku disana. Jangan kemana-mana. Lima belas menit lagi aku tiba."

Pram menutup panggilannya. Lalu segera mengunci pintu dan meninggalkan Dania. Dania menghela nafasnya, tak terasa air matanya jatuh. Sekuat-kuatnya Dania,dirinya hanya seorang wanita yang menginginkan seseorang melindunginya.

Pram berlari ke arah mobilnya saat tiba di parkiran. Dirinya benar-benar merasa khawatir dengan keadaan Sea. Pram mengemudikan mobil mewahnya dengan cepat.

Lima belas menit kemudian, Pram tiba di apartemen Sea. Tak ada siapapun disana. Pram langsung masuk karena kode akses yang sudah di beritahu oleh Sea sebelumnya.

" Sea..."

Pram melihat Chelsea yang tergeletak dilantai. Dengan cepat, Pram menggendong Sea dan membawanya ke Rumah sakit terdekat. Setibanya di rumah sakit, Pram langsung meminta perawat membawa brankar dan membawa nya ke IGD. Pram mondar mandir di depan pintu IGD. Dokter tak mengizinkan Pram untuk masuk. Begitu Dokter keluar dari ruangan pemeriksaan, Pram pun langsung menghampiri.

" Bagaimana keadaannya, Dok?"

" Keadaannya sangat lemah, Pak. Bersyukur Anda segera membawanya. Tekanan darah nona Chelsea sangat rendah, seperti kekasih Anda kecapean. Dan juga tolong, perbaiki pola makan kekasih Anda, Pak."

" Terima kasih, Dok."

Tak lama, brankar Chelsea pun di dorong menuju kamar perawatannya. Pram masih setia menemani, bahkan Pram memegang tangan Chelsea yang bebas. Chelsea masih tertidur, saat mereka tiba di ruang perawatan.

Ponsel di saku Pram bergetar, panggilan dari ibunya membuat Pram menepuk keningnya. Setelah panggilan itu berakhir, Pram pun meminta perawat untuk menemani Chelsea, karena Pram akan kembali ke apartemen nya.

Setibanya di apartemen, Pram tak menemukan Dania, bahkan ponselnya pun mati. Pram bingung mencari keberadaan Dania.

Saat Pram meninggalkan Dania, di apartemen, dan menemui Chelsea, dengan tergesa-gesa. Saat itu Dania memilih pergi ke tempat lain untuk menenangkan dirinya. Dania pergi ke apartemen sahabatnya. Dan memilih menenangkan diri disana. Dania merenungi nasibnya saat ini. Dirinya sudah bergelar istri, namun hanya istri yang tak dianggap. Dania mengira kejadian itu dan kebaikan Pram karena mulai menerima dirinya, tetapi ternyata hanya karena Dania adalah karyawan di Hdn. Corps.

Dania sengaja mematikan ponselnya. Karena tak ingin ada yang mengganggunya.

" Pernikahan macam apa ini." Dania bergumam. Rasanya Dania ingin benar-benar pergi. Namun bayangan tawa Cilla dan kelembutan Ibu mertuanya, membuat Dania meragu.

Sementara di tempat lain, Pram yang belum mendapatkan informasi di mana Dania pun, mulai menahan emosinya.

" Liat aja, Dania. Kau sudah membuat Mami khawatir. Kau benar-benar, Dania .."

Pram mengumpat sambil mencengkram stir mobilnya. Pram tidak menyangka, Dania bisa pergi tanpa memberinya kabar. Cukup lama Pram, sampai perawat rumah sakit mengabarkan bahwa Chelsea sudah siuman.

Pram melajukan mobilnya rumah sakit. Dan menemui Chelsea yang terbaring disana.

" Bagaimana keadaan mu, Sea?"

Senyum tipis tercetak di wajah pucat Chelsea.

" Terima kasih, Pram. Maaf, aku selalu saja merepotkan mu. "

Pram menggenggam tangan Chelsea.

" Sedikit pun aku tak pernah merasa di repotkan. Aku akan memberi tahu Revan."

Namun tangan Chelsea mencekal tangan Pram yang akan menghubungi tunangan itu. Chelsea menggelengkan kepalanya. Matanya tampak berkaca-kaca.

" Kenapa, Sea. Katakan."

" A- aku dan Revan,..."

Belum sempat Chelsea melanjutkan, Pram langsung memeluk wanita yang telah merebut hatinya sejak masa kuliah dulu. Chelsea menangis.

" Tenanglah, aku gak suka melihat air matamu jatuh."

Ucap Pram sambil memeluk Chelsea, dan mengusap punggungnya. Setelah di rasa Chelsea cukup tenang, barulah Pram melepas pelukannya.

" Sudah lebih baik?"

Chelsea mengangguk. Lalu Pram kembali duduk di sisi ranjang. Dan menatap lekat wajah Chelsea.

" Pernikahanku dan Revan terancam batal. Aku melihat Revan jalan dengan seorang perempuan. Mereka sangat mesra, Pram."

Chelsea menceritakan apa yang menyebabkan dirinya pulang. Dan Chelsea menjelaskan kenapa sampai saat ini, dirinya tak ingin mendengarkan penjelasan Revan.

" Sudahlah, sekarang lebih baik, kamu istirahat. Kondisimu masih lemah, jangan berpikir terlalu berat."

Ucap Pram sambil membenarkan posisi selimut Chelsea. Pram membelai lembut kepala Chelsea, sampai gadis itu tenang dan kembali tertidur.

Pram menatap lekat wajah pucat Chelsea. Hatinya masih sakit, setiap kali melihat Chelsea menjatuhkan air mata. Pram menghubungi Reyhan dan Riko untuk mengabarkan keadaan Chelsea.

Menjelang malam, Reyhan datang bersama Riko. Mereka melihat Pram yang sedang menyuapi Chelsea makan.

" Bagaimana keadaanmu, Sea?"

Riko menanyakan keadaan Chelsea yang duduk di ranjangnya.

" Sudah lebih baik. Terima kasih, dan maaf selalu saja merepotkan kalian."

" Sudahlah, tak perlu sungkan pada mereka."

Ucap Pram kemudian. Riko memutar malas bola matanya.

" Surat pengunduran diri Dania sudah ada padaku."

Terpopuler

Comments

budak jambi

budak jambi

liat apa yg akn terjadi kl dania pergi secara perlahan pram membunh cila dan mamy jy sendiri dengan menyakiti dania wanita yg baik.dan malah urusi wanita lain gak ada otak tu si pram

2025-01-16

0

Lily Formosa Lily

Lily Formosa Lily

bikin cerai aja ma si pram

2025-01-07

1

⋆.˚mytha🦋

⋆.˚mytha🦋

diiiiih sok iye bgt si pram 🤨

2025-01-03

0

lihat semua
Episodes
1 Cinta bunda pengganti 01
2 Cinta Bunda Pengganti 02
3 Cinta Bunda Pengganti 03
4 Cinta Bunda Pengganti 04
5 Cinta Bunda Pengganti 05
6 Cinta Bunda Pengganti 06
7 Cinta Bunda Pengganti 07
8 Cinta Bunda Pengganti 08
9 Cinta Bunda Pengganti 09
10 Cinta Bunda Pengganti 10
11 Cinta Bunda Pengganti 11
12 Cinta Bunda Pengganti 12
13 cinta Bunda Pengganti 13
14 Cinta Bunda Pengganti 14
15 Cinta Bunda Pengganti 15
16 Cinta Bunda Pengganti 16
17 Cinta Bunda Pengganti 17
18 Cinta Bunda Pengganti 18
19 Cinta Bunda Pengganti 19
20 Cinta Bunda Pengganti 20
21 Cinta Bunda Pengganti 21
22 Cinta Bunda Pengganti 22
23 Cinta Bunda Pengganti 23
24 Cinta Bunda Pengganti 24
25 Cinta Bunda Pengganti 25
26 Cinta Bunda Pengganti 26
27 Cinta Bunda Pengganti 27
28 Cinta Bunda Pengganti 28
29 Cinta Bunda Pengganti 29
30 Cinta Bunda Pengganti 30
31 Cinta Bunda Pengganti 31
32 Cinta Bunda Pengganti 32
33 Cinta Bunda Pengganti 33
34 Cinta Bunda Pengganti 34
35 Cinta Bunda Pengganti 35
36 Cinta Bunda Pengganti 36
37 Cinta Bunda Pengganti 37
38 Cinta Bunda Pengganti 38
39 Cinta Bunda Pengganti 39
40 Cinta Bunda Pengganti 40
41 Cinta Bunda Pengganti 41
42 Cinta Bunda Pengganti 42
43 Cinta Bunda Pengganti 43
44 Cinta Bunda Pengganti 44
45 Cinta Bunda Pengganti 45
46 Cinta Bunda Pengganti 46
47 Cinta Bunda Pengganti 47
48 Cinta Bunda Pengganti 48
49 Cinta Bunda Pengganti 49
50 Cinta Bunda Pengganti 50
51 Cinta Bunda Pengganti 51
52 Cinta Bunda Pengganti 52
53 Cinta Bunda Pengganti 53
54 Cinta Bunda Pengganti 54
55 Cinta Bunda Pengganti 55
56 Cinta Bunda Pengganti 56
57 Cinta Bunda Pengganti 57
58 Cinta Bunda Pengganti 58
59 cinta Bunda Pengganti 59
60 Cinta Bunda Pengganti 60
61 Cinta Bunda Pengganti 61
62 Cinta Bunda Pengganti 62
63 Cinta Bunda Pengganti 63
64 Cinta Bunda Pengganti 64
65 Cinta Bunda Pengganti 65
66 Cinta Bunda Pengganti 66
67 Cinta Bunda Pengganti 67
68 Cinta Bunda Pengganti 68
69 Cinta Bunda Pengganti 69
70 Cinta Bunda Pengganti 70
71 Cinta Bunda Pengganti 71
72 Cinta Bunda Pengganti 72
73 Cinta Bunda Pengganti 73
74 Cinta Bunda Pengganti 74
75 Cinta Bunda Pengganti 75
76 Cinta Bunda Pengganti 76
77 Cinta Bunda Pengganti 77
78 Cinta Bunda Pengganti 78
79 Cinta Bunda Pengganti 79
80 Cinta Bunda Pengganti 80
81 Cinta Bunda Pengganti 81
82 Cinta Bunda Pengganti 82
83 Cinta Bunda Pengganti 83
84 Cinta Bunda Pengganti 84
85 Cinta Bunda Pengganti 85
86 Cinta Bunda Pengganti 86
87 Extra Part 1
88 Extra Part 2
89 Ekstra Part 3
90 Extra Part 4
91 Extra Part 5
92 Extra Part 6
93 Extra Part 7
94 Extra Part 8
95 Extra Part 9
96 Extra Part 10
97 Extra Part 11
98 Extra Part 12
99 Extra Part 13
100 Extra Part 14
101 Ucapan Terima Kasih ( End )
102 Pengumuman
103 PENGUMUMAN KARYA BARU
Episodes

Updated 103 Episodes

1
Cinta bunda pengganti 01
2
Cinta Bunda Pengganti 02
3
Cinta Bunda Pengganti 03
4
Cinta Bunda Pengganti 04
5
Cinta Bunda Pengganti 05
6
Cinta Bunda Pengganti 06
7
Cinta Bunda Pengganti 07
8
Cinta Bunda Pengganti 08
9
Cinta Bunda Pengganti 09
10
Cinta Bunda Pengganti 10
11
Cinta Bunda Pengganti 11
12
Cinta Bunda Pengganti 12
13
cinta Bunda Pengganti 13
14
Cinta Bunda Pengganti 14
15
Cinta Bunda Pengganti 15
16
Cinta Bunda Pengganti 16
17
Cinta Bunda Pengganti 17
18
Cinta Bunda Pengganti 18
19
Cinta Bunda Pengganti 19
20
Cinta Bunda Pengganti 20
21
Cinta Bunda Pengganti 21
22
Cinta Bunda Pengganti 22
23
Cinta Bunda Pengganti 23
24
Cinta Bunda Pengganti 24
25
Cinta Bunda Pengganti 25
26
Cinta Bunda Pengganti 26
27
Cinta Bunda Pengganti 27
28
Cinta Bunda Pengganti 28
29
Cinta Bunda Pengganti 29
30
Cinta Bunda Pengganti 30
31
Cinta Bunda Pengganti 31
32
Cinta Bunda Pengganti 32
33
Cinta Bunda Pengganti 33
34
Cinta Bunda Pengganti 34
35
Cinta Bunda Pengganti 35
36
Cinta Bunda Pengganti 36
37
Cinta Bunda Pengganti 37
38
Cinta Bunda Pengganti 38
39
Cinta Bunda Pengganti 39
40
Cinta Bunda Pengganti 40
41
Cinta Bunda Pengganti 41
42
Cinta Bunda Pengganti 42
43
Cinta Bunda Pengganti 43
44
Cinta Bunda Pengganti 44
45
Cinta Bunda Pengganti 45
46
Cinta Bunda Pengganti 46
47
Cinta Bunda Pengganti 47
48
Cinta Bunda Pengganti 48
49
Cinta Bunda Pengganti 49
50
Cinta Bunda Pengganti 50
51
Cinta Bunda Pengganti 51
52
Cinta Bunda Pengganti 52
53
Cinta Bunda Pengganti 53
54
Cinta Bunda Pengganti 54
55
Cinta Bunda Pengganti 55
56
Cinta Bunda Pengganti 56
57
Cinta Bunda Pengganti 57
58
Cinta Bunda Pengganti 58
59
cinta Bunda Pengganti 59
60
Cinta Bunda Pengganti 60
61
Cinta Bunda Pengganti 61
62
Cinta Bunda Pengganti 62
63
Cinta Bunda Pengganti 63
64
Cinta Bunda Pengganti 64
65
Cinta Bunda Pengganti 65
66
Cinta Bunda Pengganti 66
67
Cinta Bunda Pengganti 67
68
Cinta Bunda Pengganti 68
69
Cinta Bunda Pengganti 69
70
Cinta Bunda Pengganti 70
71
Cinta Bunda Pengganti 71
72
Cinta Bunda Pengganti 72
73
Cinta Bunda Pengganti 73
74
Cinta Bunda Pengganti 74
75
Cinta Bunda Pengganti 75
76
Cinta Bunda Pengganti 76
77
Cinta Bunda Pengganti 77
78
Cinta Bunda Pengganti 78
79
Cinta Bunda Pengganti 79
80
Cinta Bunda Pengganti 80
81
Cinta Bunda Pengganti 81
82
Cinta Bunda Pengganti 82
83
Cinta Bunda Pengganti 83
84
Cinta Bunda Pengganti 84
85
Cinta Bunda Pengganti 85
86
Cinta Bunda Pengganti 86
87
Extra Part 1
88
Extra Part 2
89
Ekstra Part 3
90
Extra Part 4
91
Extra Part 5
92
Extra Part 6
93
Extra Part 7
94
Extra Part 8
95
Extra Part 9
96
Extra Part 10
97
Extra Part 11
98
Extra Part 12
99
Extra Part 13
100
Extra Part 14
101
Ucapan Terima Kasih ( End )
102
Pengumuman
103
PENGUMUMAN KARYA BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!