"Aku benar-benar penasaran siapa yang bisa menghilangkan racun dari ku dalam sesaat" ujar Jhon yang di seberang sana
"Kapan kita bertemu?" tanya Ronald
"besok kita akan bertemu"
"Baiklah, aku akan menyuruh supir ku menjemput mu"
Tidak lama kemudian mereka pun memutuskan panggilan mereka.
Jhon adalah seorang peracun yang terkenal, selama ini Ronald mengunakan serbuk racun dari Jhon untuk meracuni Stephen melalui bunga yang di tarohkan di kamar Stephen.
Kediaman Chin
"Leo, ambil gaji mu dan pergi dari sini" Suruh Anton yang memberikan amplop berisi uang
"Ke-kenapa Tuan?" tanya Leo yang merasa aneh
"Tuan mu adalah paman ku, maka di sini aku tidak menyambut mu" jawab Stephen dengan sikap dingin
"Leo, kau bekerja di sini tapi kau adalah mata-mata Tuan Ronald apa kau mengira kau masih layak tinggal di sini" ketus Anton dengan kesal
"Tuan, ini hanya salah faham" ucap Leo dengan menyangkal
"Salah faham? setiap hari kau menaroh bunga di kamar ku, sebenarnya niat mu adalah ingin membunuh ku secara perlahan dengan cara menabur serbuk racun ke bunga itu, apa ini masih salah faham?"
"Leo, Tuan Chin membiarkan mu di sini selama ini dan tidak pernah curiga dan selalu percaya pada mu tapi ini kah balasan mu pada Tuan?" ketus Anton yang merasa kesal
"Tuan, aku?"
"Pergi, aku tidak ingin melihat ada pengkhianat di rumah ku" ketus Stephen yang meninggalkan ruang tamu itu dan menuju ke kamarnya dengan menekan tombol pada kursi rodanya
Leo yang telah ketahuan sebagai mata-mata Ronald telah membuat Stephen marah besar, dan harus di keluarkan dari kediaman Chin..
Malam hari...
Di malam itu Leo yang sedang menunggu taksi dengan niat ingin bertemu dengan Ronald tanpa dia sadari tiba-tiba ada seorang pria yang sedang menodong senjata ke arah dia dari belakang.
Pria itu menepuk pundaknya dari belakang, karena merasakan ada sentuhan Leo pun menoleh ke belakang, dia melihat seseorang yang sedang mengarahkan senjata ke kepalanya membuat dirinya terdiam dan ketakutan
"Si-siapa?" tanya Leo yang sedang gemetaran
"King Devil" jawab pria itu yang bermasker hitam
"King-king Devil" ucap Leo dengan terbata, karena dirinya juga sudah pernah mendengarkan nama ini tersebut
"Ke-kenapa ingin membunuh ku?"
"Karena kau pantas mati"jawab King Devil yang mendekatkan senjatanya ke dahi Leo
Dor....
Tembakan dari King Devil menembus kepala Leo dan sesaat kemudian Leo tewas langsung di tempat.
Setelah membunuh Leo, King Devil pun meninggalkan tempat itu..
Toko bunga.
"Cherry, jangan bekerja dulu, kau harus istirahat" ujar Monica yang mendekati Cherry yang sedang mengikat bunga
"Kakak, aku hanya kerja ringan saja jadi tidak apa-apa"jawab Cherry yang sedang duduk sambil fokus kerjanya
"Cherry, apa kau yakin tidak sakit lagi?" tanya Monica
"Kakak, tenang saja. aku ada oles obat ku sendiri jadi sakitnya sudah semakin kurang" jawab Cherry dengan senyum
"Kalau sakit kau harus beritahu pada ku ya, jangan memaksa kerja" pesan Monica yang membantu mengikat bunganya
"Iya" jawab Cherry dengan mengganguk
Di malam itu Cherry yang membantu di dalam toko tanpa dia sadari Stephen yang berada didalam mobil sedang memerhatikannya..
"Tuan, apa ingin bertemu dengannya?" tanya Anton yang duduk di depan
"Tidak perlu, dia langsung bekerja, pesan saja sama Monica agar menjaganya dengan baik, dia selamatkan nyawa ku maka aku harus bertanggung jawab padanya dia terluka demi melindungi obat itu" jelas Stephen yang sambil melihat ke arah Cherry yang sedang di dalam toko bunga
"Baik Tuan" jawab Anton dengan menurut
keesokan harinya
"Jhon, selamat datang" sambut Ronald yang berada di sebuah restoran
"Tuan Ronald, senang bisa bertemu dengan mu" sahut Jhon yang baru tiba
"Mari! silahkan duduk" ajak Ronald dengan senyum
"Terima kasih karena sudah menjemput ku" ucap Jhon dengan senyum
"Sama-sama! kita adalah teman jadi jangan segan pada ku, lagi pula kita sudah lama kenal" ujar Ronald yang duduk bersama Jhon
"Aku merasa penasaran siapa di belakang Stephen yang bisa menghapus racun ku? selama ini belum ada yang mampu melawan racun ku, racun yang ku gunakan bukan racun biasa" ujar Jhon
"Siapa pun dia aku yakin suatu saat pasti di kalahkan oleh mu juga, siapa tidak tahu jika diri mu adalah peracun iblis" sebut Ronald dengan senyum
"Jika ada yang lebih hebat dari ku maka gelaran peracun iblis bukan milik ku lagi, akan tetapi aku benar-benar ingin bertemu dengan orang ini" kata Jhon yang masih penasaran
"Mari kita makan dulu, nikmati makanan mewah dengan minuman anggur ini akan sangat nikmat" ujar Ronald yang menuangkan minuman ke gelas Jhon
Setelah satu jam kemudian
"Bagaimana dengan makanan dan minumannya?" tanya Ronald sambil merokok
"Anggur ini sangat luar biasa, nikmat sekali" jawab Jhon sambil meneguk minumannya
"Minum yang banyak jika kau suka" ujar Ronald
"Ajak bertemu dengan Stephen" kata Jhon dengan wajah yang serius
"Apa yang ingin kau lakukan?"
"Aku ingin mencoba lagi dengan tangan ku sendiri, jika saja dia masih bisa sembuh dari racun ku maka aku yakin di belakangnya pasti ada orang yang memberi penawar padanya" jelas Jhon yang penasaran
"Racun apa yang akan kau gunakan?"
"Racun dari 7 tanaman, setiap yang kena racun ini hanya bisa bertahan selama 24 jam, jika tidak menemukan penawar maka orang itu akan mati, setelah satu jam kena racun ku ini, maka racun akan mulai bekerja dan tidak lama kemudian akan menyerang ke jantung dan di saat mati tubuh orang itu akan menghitam semuanya" jawab Jhon
"Kelihatannya ini adalah ujian berat untuk keponakan ku itu, jika saja dia tidak dapat penawar maka dia akan mati"
"Dan setelah itu, Tuan Ronald, akan mendapat perusahaan nya" lanjut Jhon dengan senyum sinis
Ronald tertawa senang saat mendengar penjelasan Jhon si peracun iblis, dengan yakin bisa membunuh keponakannya itu.
"Lagi-lagi tewas di tangannya" ketus Jimmy yang memeriksa tubuh Leo
"Kelihatannya King Devil ini sangat banyak musuh" ujar Owen yang melihat luka di dahi Leo
"Detektif, korban namanya Leo dan dia pekerja di rumah mewah Stephen Chin" kata salah satu anggota Owen
"Pekerja dia?" ujar Owen yang merasa heran
"Detektif, anda sudah mengenal Stephen Chin tapi kenapa anda tidak mengenal si korban?" tanya Jimmy dengan penasaran
"Aku belum pernah kerumahnya jadi aku mana kenal dia" jawab Owen
"Jadi apa kita akan bertemu denganya?"
"Iya, kita ke perusahaannya saja" jawab Owen dengan berjalan meninggalkan lokasi kejadian bersama Jimmy
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 247 Episodes
Comments
Alexandra Juliana
Enak banget si Leo cuma di usir aja, malah msh diberi pesangon, klo majikan lain mah pasti di hukum tuh pengkhianatnya..
2023-12-16
1
Qaisaa Nazarudin
Masih untung cuman di usir,kalo CEO atau Mafia mah kamu itu udah di sekap di bilik penyiksaan..
2023-12-13
1
Pristy Arian
king devil(Steve)
2022-08-22
0