"Ronald telah mendapatkan bisnis besar dari klien jepang dan korea, saya rasa ini cukup layak untuk mengantikan posisi mu" jawab pemegang saham A dengan yakin
"Hanya karena mendapatkan dua klien ini sudah layak mengantikan posisi ku?" Tanya Stephen dengan tatapan sinis
"Benar, kita butuh atasan yang sehat dan sempurna. Stephen, kami di sini semua adalah teman ayah mu juga dan di saat itu kamu masih kecil sedangkan kami sudah sama-sama menjalankan bisnis ini bersama Ronald, tentu saja kita tidak boleh egois dan harus memikirkan masa depan perusahaan kita, saya harap kamu bisa mengerti" Lanjut pemegang saham B dengan sengaja melawan Stephen
"Setelah ayah ku meninggal maka saya yang memperluaskan bisnis kita, di saat saham kita jatuh siapa yang mengendalikan semua urusan perusahaan? di saat itu apakah kalian semua ada melakukan upaya apa pun? tidak sama sekali dan hanya aku saja yang berjuang sendirian di saat itu" ucap Stephen dengan tegas
"Tapi steph?"
"Tapi apa? semua hadirin di sini kenapa aku memanggil kalian sebagai paman? itu karena kalian seangkatan dengan ayah ku dan aku menghormati kalian, tapi sayang yang kalian pikirkan adalah kedudukan dan bukan masa depan perusahaan ini" lanjut Stephen
"Stephen, maaf jika saya lancang, kesehatan mu sudah mulai menurun kami juga tahu jika kamu sudah banyak berkorban demi perusahaan ini, akan tetapi jika di paksakan ini bukan saja memperburukan kesehatan mu tapi juga perusahaan kita" Kata pemegang saham C
"Kesehatan ku baik-baik saja, apa ada masalah? jika ada maka tunjukan buktinya pada ku" Ujar Stephen dengan senyum
"Stephen, paman hanya khawatir pada mu saja, lebih bagus kamu pergi keluar negeri untuk memeriksa kesehatan mu" kata Ronald dengan niat jahat
"Apa ada bukti untuk mengatakan kesehatan ku ada masalah? tunjukkan pada ku sekarang juga dan jika ingin aku turun maka tunjukan hasil kerja sama mu bersama klien jepang dan korea itu" Kata Stephen dengan menantang
"Baiklah. Stephen, mereka telah dalam perjalanan membawa dokumen untuk di tandatangani" jawab Ronad dengan rasa bangga
"Stephen, dan setelah itu kamu harus mengundurkan diri jika bisa membuktikan kesehatan mu adalah masalah" ujar pemegang saham D
"Kalau begitu silahkan panggil dokter kemari untuk memeriksa kesehatan ku" jawab Stephen dengan senyum
Setelah beberapa menit kemudian klien jepang dan korea tiba di perusahaan Chin
"Tuan Hiroshi dan Tuan Jung won, selamat datang" sambut Ronald dengan bangga dan menghampiri dua klien besar itu..dengan niat ingin menyalami mereka akan tetapi mereka mengabaikan Ronald dan berjalan menghampiri Stephen.
"Tuan Chin, maaf kami terlambat" ucap Serentak mereka dengan sopan
"Selamat datang. Tuan Hiroshi, Tuan Jung won" balas ucapan Stephen dengan ramah
"Tuan, tuan, silahkan duduk" ucap Anton dengan sopan
"Terima kasih, keberuntungan kami jika bisa bertemu dengan anda di sini Tuan Chin" sebut klien jepang dengan senyum
"Bisa bekerjasama dengan anda ini adalah kebanggaan kami, anda memberi kami keyakinan yang tinggi untuk bekerja sama dengan anda" lanjut klien korea
"Ini? Tuan Hiroshi, Tuan Jung won" Sebut Ronald yang tidak bisa berkata apa pun
"Tuan Ronald, saya sudah berpikir dengan teliti saya akan bekerja sama dengan Tuan Stephen Chin" Sebut klien jepang
"Benar, saya juga sama" lanjut klien korea
"Tapi mereka sama saja dari perusahaan yang sama, saya rasa ini tidak ada bedanya walau bekerja sama dengan siapa pun" kata pemegang saham A
"Tentu tidak sama, walau satu perusahaan tapi beda orang, Tuan Stephen Chin membuat kami yakin tanpa ragu untuk menanam modal yang tinggi di perusahaan ini, proyek yang di tawari juga sesuai dengan keinginan saya" jawab klien jepang
"Kami mengeluarkan modal yang cukup tinggi tentu saja kami harus cari yang bisa membuat kami yakin seratus persen, tawaran Tuan Ronald memang lumayan tapi tawaran Tuan Stephen Chin membuat kami lebih yakin oleh karena itu kami ke kemari untuk menandatangani kontrak kerjasama kami" jelas klien korea
Mendengar penjelasan 2 klien itu tentu membuat harapan mereka untuk menurunkan Stephen telah gagal, sementara raut wajah Ronald berubah menjadi kekecewaan.
Stephen dan 2 klien besar itu telah menandatangani kontrak kerja sama mereka, Anton yang sebelumnya telah mencari 2 klien tersebut untuk membahas proyek besar yang akan di jalankan oleh Stephen, mereka yang tergiur dengan tawaran Stephen membuat mereka membatalkan niat kerja sama dengan Ronald.
"Terima kasih untuk waktunya, saya berharap kita bisa makan bersama" ucap klien jepang dengan senyum
"Malam ini saya akan traktir makan malam," kata Stephen
"Anton, aturkan restoran terbaik dan makanan kesukaan Tuan Hiroshi dan Tuan Jung won" perintah Stephen
"Baik Tuan" jawab Anton dengan hormat
Sesaat kemudian Anton mengantar 2 klien keluar dari ruangan rapat itu. sementara ruang rapat itu masih di penuhi oleh perdebatan antara para pemegang saham dan Stephen Chin
"Sebentar, Stephen, walau kau berhasil kerjasama dengan mereka tapi mengenai kesehatan mu ini tetap saja diri mu tidak bisa untuk menjadi Ceo di perusahaan ini" Kata pemegang saham C
"Apa ada bukti untuk membuktikan jika aku sakit?"tanya Stephen
"Sebentar lagi dokter akan tiba"jawab pemegang saham C
"Baik, jika saja kesehatan ku tidak bermasalah apa kalian akan bertanggung jawab atas tuduhan yang kalian lakukan pada ku?" tanya Stephen dengan kesal
"Tentu kami akan bertanggung jawab" jawab pemegang saham C dengan yakin
"Iya kami semua juga" jawab serentak semua pemegang saham yang di sana
"Paman, bagaimana dengan mu? apakah kamu berani menerima resikonya karena telah menuduh ku?" tanya Stephen dengan menoleh ke arah Ronald
"Tentu saja" jawab Ronald dengan yakin
Tidak lama kemudian Dokter panggilan dari salah satu pemegang saham masuk ke ruang rapat dan menghampiri Stephen
"Tuan, nama saya dokter Micheal" sapa Micheal dengan sopan
"Tidak perlu buang waktu lagi, periksalah kesehatan ku" sebut Stephen dengan tatapan dingin
Micheal memeriksa Stephen selama beberapa menit untuk memastikan kondisi kesehatannya.
"Dokter, bagaimana?" tanya Ronald
"Kesehatan Tuan Chin baik-baik saja tidak ada masalah sama sekali pun" Jelas Micheal
"Tidak mungkin, bukankah beberapa hari ini kesehatannya menurun dan sakit bagian dadanya?" jawab Ronald keceplosan
"Tuan Ronald, kenapa anda bisa berkata demikian?" tanya Anton yang baru ke ruangan itu
"Aku mendapat info jika Stephen sering mengalamin kesakitan bagian di dadanya" jelas Ronald
"Paman, apakah Leo yang memberitahu mu?" tanya Stephen dengan senyum
"Benar, aku hanya khawatir jika kesehatan mu menurun maka aku bertanya padanya mengenai kondisi mu"jawab Ronald dengan alasan
"khawatir kesehatan ku menurun atau khawatir jika kesehatan ku baik-baik saja?"
"Stephen, kamu adalah keponakan ku satu-satunya jadi mana mungkin aku mengharapkan yang tidak baik terjadi pada mu" jelas Ronald dengan alasan
"Paman, selama ini aku tidak merasa sakit di bagian dada ku, Leo dia berbohong pada mu" kata Stephen
"Stephen, walau dokter mengatakan jika diri mu sehat-sehat saja itu bukan berarti jika Ronald tidak layak ganti posisi mu" ketus pemegang saham A
"Kenapa aku tidak layak? aku yang memperbesarkan bisnis kita dan semua klien yang kerja sama dengan kita adalah aku yang mendapatkannya, jika tidak apakah kalian di sini masih sombong di depan ku" bentak Stephen dengan kesal
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 247 Episodes
Comments
zoro
habis lah c leo.
2023-02-18
0
Pristy Arian
Ronald sen
2022-08-22
0
Nurmali Pilliang
lanjuuut
2022-07-02
0