Para warga desa berkumpul untuk mengantar kepergian mama Cherry, Lionela. untuk penghormatan terakhir kali, mama Cherry di kenal sebagai wanita yang baik hati dan ramah.
Di saat Cherry masih berusia 5 tahun papanya telah berpaling ke wanita lain, wanita itu yang tidak lain adalah Bos di perusahaannya, demi kekayaan dan hidup mewah Papanya Cherry meninggalkan istri dan anaknya, di saat itu Lionela yang sakit-sakitan akan tetapi berusaha bekerja sebagai pembantu rumah tangga di warga desa sana. untuk membantu biaya rumah tangganya, sambil menyuci pakaian dan menjaga Cherry yang di saat itu masih kecil.
Setelah Suaminya meninggalkan desa itu Kondisi kesehatan Lionela mengalami penurunan drastis, semakin hari semakin parah, akibat masalah biaya maka selama ini hanya merawat di rumah sendiri..selama 18 tahun Lionela bekerja demi untuk biaya sekolah putrinya tanpa merawat kesehatannya, hanya bergantung pada obat-obatan di racik sendiri dari tumbuhan herbal
Setelah 18 tahun Lionela akhirnya menghembuskan nafas terakhir, pergi dengan kondisi yang menyedihkan, di tinggal suami menerima pengkhianatan dari sang suami dan merawat putrinya dengan tangan sendiri, serta melawan penyakit yang membuat kesehatannya semakin hari semakin menurun. tidak ada yang tahu penyakit apa yang ngidap oleh Lionela, karena selama ini Lionela tidak pernah ke rumah sakit.
"Mama, untuk selanjutnya apa yang harus ku lakukan?" Gumam Cherry yang berdiri dan berkabung di depan makam Lionela
"Dia hidup mewah bersama wanita itu di kota, sedangkan selama ini kita hidup menderita di sini, jika bukan karena dia mama tidak mungkin semakin parah penyakitnya. aku akan kota mencari pekerjaan dan aku akan mencarinya juga. aku ingin keluarganya seperti kita suatu saat nanti" gumam Cherry yang menangis tanpa berhenti
"Cherry, bersabarlah! mama mu sudah tenang di sana sudah bebas dari penderitaan" bujuk salah warga yang di sana
"Benar, relakan mama mu pergi! dia sudah tidak menderita lagi" sambung warga lainnya
"Aku ingin kota cari pekerjaan dan mencari pria tidak berhati itu" kata Cherry yang dengan dendam membara
"Cherry, Bibi mengerti perasaan mu, di saat pria jahat itu pergi Bibi ada melihatnya, dia pergi dengan wanita itu dengan mengunakan mobil mewah, sementara Mama mu mengejar mobil itu dengan sekuat tenaga malam itu hujan deras dan angin kencang tapi tidak membuat Mama mu putus asa untuk mengejarnya, sehingga akhirnya Mama mu jatuh dan pingsan" Jelas salah satu warga yang berdiri di samping Cherry
"Aku ingin membalas dendam, dia membuat Mama ku menderita dan menelantarkan ku, aku ingin keluarganya merasakan sakit yang sama seperti yang Mama ku dan aku terima selama ini" Kata Cherry dengan penuh kebencian
Setelah beberapa hari kepergian Lionela, Cherry pun mulai mengemas pakaiannya dengan niat ingin meninggalkan desa itu.
"Mama, lindungi aku untuk perjalanan ke kota, aku harus berjalan kaki karena tidak memiliki biaya, uang yang ku bawa hanya untuk bisa beli makanan, mungkin saja ini butuh waktu selama beberapa hari. mudah-mudahan anak mu ini bertemu dengan orang baik dan bisa inap semalam di rumah mereka dan melanjutkan perjalanan di besok hari." Kata Cherry yang melihat foto Mamanya
"Semua barang rumah sudah ku jual tapi uangnya tidak seberapa, aku hanya bisa berjalan kaki ke kota, tiba di sana mudah-mudahan dapat pekerjaan dan tempat tinggal untuk menyambung hidup" Batin Cherry
"Hidup di desa ini sudah 23 tahun, aku harus bangkit dan keluar dari penderitaan ini, Mama, tenang saja aku ingin pria tidak berhati itu merasa kesal selamanya karena dia sudah menelantarkan kita" Gumam Cherry
Kota S
Sebuah kediaman mewah yang memiliki halaman luas dan beberapa unit mobil mewah di kediaman itu.
Kediaman itu adalah milik seorang pria duda yang kaya raya dengan harta berlimpah. namanya adalah Stephen Chin.
Stephen adalah duda yang cacat pada kakinya, akan tetapi dia di kenal dengan sifatnya yang tegas dan kejam serta bersikap dingin pada sesiapa pun.
"Ampun Tuan, Maafkan aku. aku bukan sengaja ingin memakan uang mu aku berhutang pada pejudi jika aku tidak membayarnya maka tangan ku akan di potong" Mohon pria paruh baya sambil berlutut
"Kau makan uang ku dan sekarang mengatakan tidak sengaja, alasan yang tidak masuk akal, mengkhianati ku ingin mendapatkan ampun dari ku? jangan berharap" Bentak Stephen dengan tatapan kejam yang sedang duduk di kursi rodanya
"Anton, beri pelajaran padanya, aku tidak ingin melihatnya lagi" Perintah Stephen dengan tegas
"Siap Tuan" Jawab Anton dengan hormat.
Setelah beberapa menit Anton memerintah dua pria untuk menyeret Pria paruh baya itu keluar dari kediamannya Stephen
"Tolong ampuni aku, Tuan" Teriakan pria itu yang kena seret keluar dari tempat itu
"Tuan, Bibi Ella mengatakan jika dia mungkin terpaksa berhenti kerja, karena suaminya sakit di kampung dan dia harus kembali ke sana" Kata Anton yang berdiri di samping majikannya itu
"Berikan biaya perjalanannya, ada lagi biaya pengobatan untuk suaminya, bagaimana pun dia sudah bekerja selama bertahun-tahun lamanya" Ujar Stephen
"Baik Tuan, akan segera saya siapkan dananya" Jawab Anton dengan menurut
"Tuan, bagaimana jika mencari pekerja lain? untuk mengantinya?"
"Tidak ada yang bisa di harapkan, aku tidak akan percaya pada siapa pun" Jawab Stephen dengan sikap dingin
"Baik Tuan" Jawab Anton dengan sopan
Selain sifat keras dan dingin, Stephen juga di kenal tidak percaya pada siapa pun, termasuk saudara dan mantan istrinya itu.
Pengkhianatan yang dia dapatkan dari mantan istrinya dan saudaranya yang ingin mencelakainya membuatnya semakin tidak percaya pada semua orang.
Di malam hari..
Dor...dor...dor...dor...dor...dor..dor...dor...dor...dro....dor....dor
Bunyi tembakan beruntun yang menakuti burung-burung di pohon sehingga berterbangan jauh ke arah lain.
Sebuah rumah perjudian yang terjadi kasus pembunuhan.
Di dalam rumah itu terdapat para pejudi sebanyak 15 orang.
Rumah itu khusus untuk para penjudi yang menghabiskan waktu semalaman serta minum minuman keras.
Keberadaan mereka sangat meresahkan warga kesekitaran sana. setiap mereka mabuk maka mereka akan melempar botol ke rumah warga sehingga serpihan botol kaca berserakan di lantai
Di malam itu para penjudi tewas dalam waktu sekejap. bagaimana tidak pembunuh yang membunuh mereka yang tidak lain adalah King Devil.
"Para manusia sampah" Gumam King Devil dengan tatapan kejam ke arah semua korbannya itu
Selain membunuh mereka King Devil juga menyiram minyak tanah ke rumah itu dan kemudian menyalakan mancis dan lempar ke rumah itu tersebut, hingga menyebabkan api membara membakar seluruh rumah itu
"Nikmatilah kematian dari ku" Batin King Devil dengan yang meninggalkan tempat itu setelah niatnya tercapai
Dengan berjalan santai tanpa rasa takut seperti tidak ada kejadian. para warga sekitar yang mendengar bunyi tembakan pada lari keluar untuk melihat keadaan, mereka melihat pria itu yang keluar dari rumah pejudi dan serta membakarnya, walau di ketahui oleh warga sana King Devil sama sekali tidak peduli dan berjalan santai meninggalkan tempat itu.
Para warga yang melihat pembunuh itu hanya diam tidak berani berkata apa pun. sambil melihat pria itu berjalan dengan tenang meninggalkan sana.
"Dia telah membunuh para pejudi itu" Ucap salah satu warga sana dengan suara pelan
"Iya, bisa di katakan hidup kita sudah aman" Ujar warga lainnya
"Iya, mereka pantas mati" Lanjut warga lainnya lagi
"Benar, mulai saat ini tidak ada lagi yang membuat keributan" Sambung warga lainnya
Kematian para pejudi itu membuat para warga merasa senang hati karena selama ini mereka telah hidup dalam ketakutan dan keresahan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 247 Episodes
Comments
Ajrian Dika
sebenernya saya sudah baca sampai akhir. tapi karna akun saya yang kemarin ganti dan hpnya hilang jadi saya mau baca lagi soalnya seru banhets ceritanya. tanpa di duga
2024-04-01
0
Alexandra Juliana
Apakah King Devil adalah Stephen Chin? Tp Stephen kan tdk bisa berjalan dan duduk di kursi roda, apakah dia hanya pura2 lumpuh?
2023-12-16
1
Pristy Arian
siapakah dia????
2022-08-21
0