Bab. 20 Desa Kemang Balu

Banyak orang menganggap malam Jumat apalagi Jumat Kliwon sebagai malam keramat. Malamnya setan, jin dan arwah bergentayangan turun ke dunia. Juga malam mistis bagi para dukun penganut ajaran ilmu hitam.

Biasanya mereka menebar mantra-mantra atau buhul - buhul pada pertengahan di malam Jumat Kliwon. Dan mereka yang menjadi sasaran mantra mereka adalah mereka yang lemah dalam pertahanan dirinya atau imannya.

Untuk itulah, sebagai manusia yang beriman, hendaknya kita selalu memohon perlindungan kepada-Nya sebelum tidur, karena kita tidak tahu, seperti apa kejadian di luar sana, saat kita tengah lelap tertidur.

Adalah sebuah desa bernama desa Kemang Balu. Desa itu letaknya tak jauh dari Bukit Malaikat. Bukit yang terkenal dengan berbagai keanehan dan keangkeran.

Konon katanya, menurut cerita dari tetua adat desa Kemang Balu, sudah banyak para penjelajah yang hilang ketika menjelajah ke Bukit Malaikat.

" Jadi apakah benar, di Bukit Malaikat itu ada sebuah desa ghaib, Datuk...? " tanya Nazwa dengan penuh rasa penasaran kepada Datuk Melenggang Langit, salah satu tetua adat di desa Kemang Balu.

Nazwa adalah seorang mahasiswa KKN yang kini sedang melakukan penelitian di desa Kemang Balu. Dia ingin meneliti kehidupan masyarakat desa Kemang Balu dan interaksi mereka dengan alam dan kehidupan spiritual.

" Menurut beberapa cerita para tetua kami terdahulu yang pernah berkomunikasi dan berinteraksi, memang desa Ghaib di Bukit Malaikat itu ada. "

" Bisakah anda menceritakan pada saya, seperti apa kira - kira gambaran desa itu, Datuk. " Nazwa semakin antusias.

Dia ingin mengetahui lebih lanjut tentang Desa Ghaib, yang banyak di ceritakan oleh orang - orang, khususnya para penjelajah yang pernah secara tak sengaja berada di tempat tersebut.

"Menurut cerita para tetua kami, desa itu terletak di sebelah utara Bukit Malaikat. Konon, menurut cerita mereka desa itu sama seperti desa pada umumnya. Ada rumah - rumah penduduk, ada pasar tempat jual beli dan juga ada balai pertemuan adat tempat kepala desa tinggal. Hanya saja yang aneh adalah bahwa penduduk desa itu kebanyakan kaum wanita. Hanya terdapat segelintir saja kaum adam di tempat itu." sampai di sini Datuk Malengang Langit menghentikan ceritanya.

Nazwa yang masih penasaran mencoba mengorek lebih banyak lagi informasi tentang desa Ghaib itu dari Datuk Malengang langit.

" mengapa desa itu kebanyakan di huni oleh kaum hawa saja, Datuk? "

" Karena memang pada awalnya, desa itu hanyalah di huni oleh kaum biksuni dan wanita saja yang ingin melupakan hal duniawi dan ingin mengasingkan diri dari kebisingan dunia ini. " jawab Datuk Malengang langit.

" Jadi sejatinya mereka penghuni desa itu adalah manusia seperti kita juga, dulunya? " tanya Nazwa memastikan analisanya.

" Benar. Mereka dulunya memang manusia sama seperti kita. "

" Tapi mengapa sekarang desa itu di sebut desa ghaib, Datuk? "

" Sebuah peristiwa besar yang terjadi di desa itu membuat ketua desa itu dengan kesaktiannya memutuskan untuk menutup desa itu dari dunia luar. "

" Peristiwa besar apa, Datuk? " tanya Nazwa dengan rasa ingin tahu yang makin besar. Tampaknya peristiwa besar ini menjadi kunci terciptanya desa ghaib yang dibicarakan oleh orang-orang itu.

" Kalau masalah itu, saya tidak tahu persis. Para tetua sepertinya enggan untuk bercerita pada kami tentang peristiwa itu. " jawab Datuk sambil menghela nafas.

Tampak seperti dia tengah menyembunyikan sesuatu.

" Lantas bagaimana para penjelajah itu bisa menemukan desa mereka, Datuk.?

" Itu hanya kebetulan saja. Para penjelajah itu, kebanyakan dari mereka tersesat di hutan Alas Tirta dan tak bisa pulang, hingga mungkin saja mereka di tolong oleh penghuni desa ghaib."

" Hutan Alas Tirta?? dimana itu Datuk?? " tanya Nazwa. Dia baru tahu bahwa di desa itu ada hutan yang bernama Hutan Alas Tirta.

" Hutan itu adalah hutan yang terletak di kaki Bukit Malaikat. Disebut hutan Alas Tirta karena di sana ada sebuah air terjun yang letaknya di tengah hutan."

" Oh, begitu. Apakah Datuk pernah ke Hutan itu.? tanya Nazwa dengan penasaran.

" Dulu saat masih muda, kami sering pergi ke hutan Alas Tirta. Biasanya jika ingin berlatih ilmu silat atau ilmu kanuragan."

" Apakah sekarang masih ada orang yang memasuki hutan Alas Tirta..?"

" Sejak peristiwa hilangnya beberapa orang penjelajah di hutan Alas Tirta, hutan di kaki Bukit Malaikat itu tak pernah lagi di jamah orang." jawab Datuk Malengang langit.

" Baiklah Datuk, saya rasa cukup sampai di sini dulu pertanyaan dari saya. Bolehkah saya kembali lagi kemari, jika saya membutuhkan informasi tentang desa Kemang Balu.? "

" Anak Nazwa boleh datang kemari, kapan saja kamu mau. Saya selalu bersedia untuk menerima kedatangan anak Nazwa. " kata Datuk Malengang langit dengan bijak.

" Terimakasih, Datuk. kalau begitu saya mohon pamit pulang.. Assalamu'alaikum. " Nazwa pamit pada Datuk Malengang langit dan mencium tangan lelaki paruh baya itu dengan takjim.

" Waalaikum salam. Hati-hati di jalan, Nak Nazwa." pesan Datuk Malengang langit pada gadis cantik itu. Nazwa pun kemudian melangkah pergi meninggalkan rumah Ketua adat Desa Kemang Balu itu.

Datuk Malengang langit melepas kepergian Nazwa sampai sosok gadis itu menghilang dari pandangannya. Matanya nanar menatap sesosok bayangan hitam tak berwujud yang bergerak mengikuti gadis belia itu.

" Mudah-mudahan Allah memberikan keselamatan kepadamu dimanapun kamu berada, Nazwa. " Doanya dalam hati. Dia tak tahu apa yang ada di belakang gadis itu.

...🌸🌸🌸...

Matahari baru saja menghilang kembali ke peraduannya, ketika Asmi tiba di rumahnya. Dia baru saja kembali dari di Kalimantan Tengah. Dari rumah kakaknya, Mas Ardi.

Kesehatan Mas Ardi kini sudah berangsur-angsur pulih setelah ditemukan terdampar di pinggir pantai oleh penduduk setempat. Demikian juga dengan kedua anak buahnya yang di temukan penduduk tak jauh lokasinya dari tempat mereka menemukan tubuh Mas Ardi.

Sebenarnya itu semua ulah Hasyeem yang sengaja meletakkan tubuh Mas Ardi dan kedua orang anak buahnya di pantai. Karena adalah hal yang ganjil jika dia langsung mengantar tubuh Ardi, Udin, dan Herman, ke rumah mereka.

Asmi meletakkan tas bawaannya di ruang tamu. Rasa lelah membuat wanita itu langsung mendudukkan bokongnya di kasur empuk miliknya.

Tak lama kemudian handphone Asmi berbunyi tanda ada panggilan masuk. Asmi segera menjawab panggilan tersebut.

" Assalamu'alaikum, "

".... "

" Hai Nazwa. lama nggak nelpon. Bagaimana khabarmu? "

" ..... "

" Hah, kamu ke Sumatra? ngapain? " tanya Asmi penasaran. Setahu dia sepupunya yang cantik itu sedang kuliah di Jawa.

" ...... "

" Eh, jadi gitu. Terus kamu nelpon aku cuma mau kasih tahu kalau kamu sekarang lagi ada di Sumatera.? " tanya Asmi lagi.

" ......... "

" Loh, koq bisa gitu? terus kamu sekarang gimana? apa kamu sudah kasih kabar sama umi sama abah kamu.? "

"...... "

" Kamu hati-hati. Kalau bisa jangan keluar malam sendirian. "

" ..... "

" Oh, gitu. Oke deh hati - hati di kampung orang. Baek - baek lo jaga diri.! " pesan Asmi melalui telpon.

" ..... "

" Walaikumsalam. " jawab Asmi sambil menutup telpon.

' Ada ada saja kejadian aneh yang menimpa keluarga ini' pikir Asmi heran.

Sepupunya itu baru saja menelpon Asmi dan memberitahunya bahwa dia sedang praktek KKN di sebuah desa di Sumatera. Tepatnya di Sumatera Barat. Dan yang aneh, sepupunya itu merasa bahwa dia seperti sedang di ikuti oleh seseorang. Sepupunya itu terdengar seperti orang yang sedang ketakutan saat menelponnya tadi, membuat Asmi menjadi was-was.

Asmi berharap Semoga tidak terjadi apa - apa dengan Nazwa sepupunya.

Sementara itu, di kamarnya. Nazwa sedang memasukkan hasil data - data hasil penelitiannya ke dalam laporan yang tersimpan di laptopnya.

Dia baru saja menelpon kedua orang tuanya setelah sebelumnya menelpon Asmi sepupunya.

Tiba-tiba Nazwa melihat bayangan orang yang berjalan melalui tirai jendelanya. Rasa penasaran, Nazwa mengintip. Namun tak ada seseorang pun yang ada di luar sana. Lalu siapa tadi yang melintasi di depan kamarnya?? pikir Nazwa.

Terpopuler

Comments

Rinda Rahimah

Rinda Rahimah

Aku baca ini pas malam jum'at 😭

2023-07-20

2

Mr.VANO

Mr.VANO

cerita novel ini bagus bangat,,,,ceritany tdk satu titik saja,,,tp byk jd tdk bosan 👍👍👍

2023-06-05

0

Maryah Ria

Maryah Ria

waaaahh Thor ceritax ikut jalan² nih , ,q kira hnya janda cantik ktemu pangeran Hasyim,,,tpi seru sih

2023-04-30

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Di ceraikan
2 Bab 2. Awal bertemu
3 Bab 3. Berteman...
4 Bab 4. Cemburu.....
5 Bab. 5 Di serang....
6 Bab. 6 Komidi putar...
7 Bab. 7 Menghilang....
8 Bab. 8 Pertarungan di Hutan Larangan
9 Bab. 9 Minta rujuk kembali
10 Bab. 10 Kuyang
11 Bab. 11 Sudah di Tandai..
12 12. Kedatangan Arwah Inah
13 Bab. 13 Kedatangan Putri Bilqis...
14 Bab. 14 Pernyataan Cinta
15 Bab. 15 Mas Ardi sakit
16 Bab. 16 Karma Masa Lalu
17 Bab. 17 Karma Masa Lalu ( part2)
18 Bab. 18 Penebusan Karma ( part 1 )
19 Bab. 19 Penebusan Karma ( part 2)
20 Bab. 20 Desa Kemang Balu
21 Bab. 21 Tamu Tak di Undang
22 Bab.22 Air terjun Alas Tirta
23 Bab. 23 Kencan di Bukit Malaikat
24 Bab. 24 Tamu Tengah Malam
25 Bab. 25 Kedatangan Putri Azylla
26 Bab. 26 Memikirkan kembali
27 Bab.27 Pengantin Air terjun Alas Tirta ( part 1)
28 Bab. 28 Pengantin Air Terjun Alas Tirta ( Part. 2 )
29 Bab. 29 Pengantin Air Terjun Alas Tirta ( Part.3)
30 Bab. 30 Ingin Berteman
31 Bab. 31 Teluh
32 Bab. 32 Antara Hidup dan Mati
33 Bab. 33 Dia Ratuku....
34 Bab. 34 Pangeran Jin yang Sakti
35 Bab. 35 Tertangkap Basah
36 Bab. 36 Kemarahan Raja Haizzar
37 Bab. 37 Ujian Cinta
38 Bab. 38 Cincin Bermata Safir Biru
39 Bab. 39 Rahasia hati Putri Azylla
40 Bab. 40 Di tandai Makhluk Halus
41 Bab. 41 Di Temui Ratu Kalina
42 Bab. 42 Tafakur Rindu
43 Bab. 43 Cincin Bertuah
44 Bab. 44 Hadir Kembali....
45 Bab. 45 Jangan Pergi Lagi Dariku
46 Bab. 46 Lelaki Tampan di Rumah Asmi
47 Bab. 47 Kebersamaan Doni dan Nazwa
48 Bab. 48 Lamaran Wira
49 Bab. 49 Dendam Masa Lalu
50 Bab. 50 Tabrak Lari
51 Bab . 51 Viola
52 Bab. 52 Menggoda Sang Pangeran
53 Bab. 53 Dia Sudah Kembali
54 Bab. 54 Touring Ke Parangtritis
55 Bab. 55 Kejadian di Pantai Parangtritis
56 Bab. 56 Itu Adalah Percobaan Pembunuhan "
57 Bab. 57 Perjalanan ke Negeri Jin
58 Bab. 58 Serangan Pertama
59 Bab. 59 Menghapus Jejak
60 Bab. 60 Resmi Jadi Janda
61 Bab. 61 Janda Kembang
62 Bab. 62 Apakah Aku tidak Pantas Untukmu?
63 Bab. 63 Berpisah.....
64 Bab. 64 Balas Dendam Pak Panca
65 Bab. 65 Melamar Asmi
66 Bab. 66 Duel
67 Bab. 67 Pertanyaan Ratu Kalina
68 Bab. 68 Menjadi Tawanan Raja Haizzar
69 Bab. 69 Kemarahan Pangeran Hasyeem
70 Bab. 70 Keinginan Pangeran Hasyeem
71 Bab. 71 Tamasya
72 Bab. 72 Bantuan untuk Pangeran Anggada
73 Bab. 73 Di bawa Pergi
74 Bab. 74 Negeri atas Angin
75 Bab. 75 Kehilangan Jejak
76 Bab. 76 Negeri Bawah
77 Bab. 77 Kamu Milikku
78 Bab. 78 Kembali Hilang....
79 Bab. 79 Dia Milikku
80 Bab. 80 Yang Tertinggal....
81 Bab. 81 Maukah Kamu Menikah Denganku?
82 Bab. 82 Aku Akan selalu mencintaimu...
83 Bab. 83 Datang Melamar
84 Bab. 84 Kedatangan Keluarga Pangeran Hasyeem
85 Bab 85. Delia Ingin Bunuh Diri
86 Bab. 86 Namaku, Ammar..!
87 Bab. 87 Menjauh Pergi
88 Bab. 88 Pernikahan Dua Dunia
89 Bab. 89 Menjadi Istri Seutuhnya
90 Bab. 90 Pertolongan Ammar
91 Bab. 91 Pulang Ke Indonesia
92 Bab. 92 Siapa Kamu??
93 Bab. 93 Penyelidikan Revan
94 Bab. 94 Nenek Kuntilanak.....
95 Bab. 95 Calon Anak Sakti
96 Bab. 96 Perburuan Sang Penghancur
97 Bab. 97 Lahirnya Sang Penghancur
98 Bab. 98 Alyan Haidar
99 Bab. 99 Bayangan Siapa Itu???
100 Bab. 100 Kakak Ipar dari Bangsa Jin
101 Bab. 101 Alam Sebelah
102 Bab. 102 Mereka yang Tersembunyi
103 Bab. 103 Mengikhlaskan Kamu
104 Bab. 104 Gerhana Bulan Berdarah
105 Bab.105 Bagaimana Jika Kita Menikah ?
106 Bab. 106 Sepasang Anak Ajaib
107 Bab. 107 Alyan dan Luna Tersesat
108 Bab. 108 Dua Bocah Sakti
109 Bab. 109 Ayah Yang Terbaik
110 Bab. 110 Ciuman Pertama
111 Bab. 111 Kepergianmu
112 Bab. 112 Apa Yang Terjadi Pada Aluna
113 Bab. 113 Bayangan Transparan
114 Bab. 114 Pertarungan akan Segera di Mulai.
115 Bab. 115 Bertemu Sonia
116 Bab. 116 Pedang Naga Jiwo
117 Bab. 117 Penyerbuan Ke Istana Bukit Malaikat
118 Bab. 118 Pertempuran Kedua di Bukit Malaikat
119 Bab. 119 Ruang Bawah Tanah Rahasia
120 Bab. 119 Ruang Bawah Tanah Rahasia
121 Bab. 120 Aluna
122 Bab. 121 Apakah Kamu Bisa Menerimanya..!
123 Bab. 122 Rencana Besar
124 Bab. 123 Gerbang Oreon
125 Bab. 124 Hancurnya Gerbang Oreon
126 Bab. 125 Season 2
127 Bab. 126 Kematian Ratu Amirah
128 Bab. 127 Pembongkar Makam Amirah
129 Bab. 128 Makhluk Apa Itu
130 Bab. 129 Keinginan Arryan
131 Bab.130 Pertemuan Pertama
132 Bab. 131 Berapa Nomor Teleponmu
133 Bab. 132 Aluna di Serang
134 Bab. 133 Sumur Mata Air Keabadian
135 Bab. 134 Padepokan Pasir Hitam
136 Bab. 135 Palasik
137 Bab. 136 Sepasang Bayi Kembar
138 Bab. 137 Utusan Dari Negeri Atas Angin
139 Bab. 138 Lamaran Alyan
140 Bab. 139 Kisah Elisa
141 Bab. 140 Dewa Mautmu
142 Bab. 141 Dimana Aluna Berada???
143 Bab. 142 Menangkap Basah Sang Penculik
144 Bab. 143 Bukan Gadis Biasa
145 Bab. 144 Bertemu dengan Profesor Alfred.
146 Bab. 145 Serangan Gelap
147 Bab. 146 Kecelakaan Tragis
148 Bab. 147 H a n a
149 Bab. 148 Akhir Tragis
150 Bab. 149 Masa Lalu Yang Kembali
151 Bab. 150 Lepaskan Bundaku
152 Bab. 151 Hadiah dari Papa
153 Bab. 152 Pertolongan Untuk Sang Juragan ( Part 1)
154 Bab. 153 Pertolongan Untuk Sang Juragan ( Part 2 )
155 Bab. 154 Namaku Ammar.....
156 Bab. 155 Namaku Ammar ( part 2 )
157 Bab . 156 Lamaran Keanan
158 Bab. 157 Rumah Keluarga Keanan
159 Bab. 158 Perjanjian Ghaib ( Part 1)
160 Bab. 159 Perjanjian Ghaib ( part 2)
161 Bab. 160 Perjanjian Ghaib ( Part 3 )
162 Bab. 161 Perjanjian Ghaib ( part 4 )
163 Bab. 162 Perjanjian Ghaib ( Part 5 )
164 Bab. 163 Pertempuran Di Hutan Alas Purwo ( part 1)
165 Bab. 164 Pertarungan di Hutan Alas Purwo ( part 2 )
166 Bab. 165 Siapa yang menyambung Rambut akan......
167 Bab. 166 Siapa Yang Menyambung Rambut Akan..... ( part 2)
168 Bab. 167 Bolehkah Aku menciummu?
169 Bab. 168 Jangan Keluar Rumah Selepas Senja.
170 Bab. 169 Serangan Elathan
171 Bab. 170 Kerajaan Di Pulau Hantu.
172 Bab. 171 Kerajaan di pulau Hantu ( part 2 )
173 Bab. 172 Kerajaan di Pulau Hantu
174 Bab. 173 Perjalanan Ke Dimensi Alpa ( Part 1)
175 Bab. 174 Perjalanan ke Dimensi Alpa ( part 2)
176 Bab. 175 Perempuan Setengah Immortal
177 Bab. 176 Catatan Perjalanan Putri Arryan ( Part 1 )
178 Bab. 177 Catatan Perjalanan Arryan ( Part 2 )
179 Bab. 178 Catatan Perjalanan Arryan ( Part 3 )
180 Bab. 179
181 Bab. 180 Catatan Perjalanan Arryan ( Part 5)
182 Bab. 181 Ada Asmara di Hutan Larangan ( Part 1 )
183 Bab.182 Ada Asmara di Hutan Larangan ( Part 2)
184 Bab. 183 Kecemburuan Andros
185 Bab. 184 Hantu Anak Bajang
186 Bab. 185 Hantu Anak Bajang ( Part 2 )
187 Bab. 186 Hantu Anak Bajang ( Part 3 )
188 Bab. 187 Hantu Anak Bajang ( Part 4 )
189 Bab. 188
190 Bab. 189
191 Bab. 190 Hantu Anak Bajang
192 Bab. 191 Pelet Ajian Jaran Goyang
193 Bab. 192 Ajian Pelet Jaran Goyang ( Part 2 )
194 Bab. 193 Ajian Pelet Jaran goyang ( Part3)
195 Bab. 194 Pelet Ajian Jaran Goyang ( Part 4)
196 Bab. 195
197 Bab.196
198 Bab.197. Kelahiran Arsya
199 Bab. 198
200 Bab. 199
201 Bab. 200
202 Ektra Bab. 201
203 Extra Bab. 202
204 Extra Bab. 203
205 Extra Bab 204
206 Promosi Novel
Episodes

Updated 206 Episodes

1
Bab 1. Di ceraikan
2
Bab 2. Awal bertemu
3
Bab 3. Berteman...
4
Bab 4. Cemburu.....
5
Bab. 5 Di serang....
6
Bab. 6 Komidi putar...
7
Bab. 7 Menghilang....
8
Bab. 8 Pertarungan di Hutan Larangan
9
Bab. 9 Minta rujuk kembali
10
Bab. 10 Kuyang
11
Bab. 11 Sudah di Tandai..
12
12. Kedatangan Arwah Inah
13
Bab. 13 Kedatangan Putri Bilqis...
14
Bab. 14 Pernyataan Cinta
15
Bab. 15 Mas Ardi sakit
16
Bab. 16 Karma Masa Lalu
17
Bab. 17 Karma Masa Lalu ( part2)
18
Bab. 18 Penebusan Karma ( part 1 )
19
Bab. 19 Penebusan Karma ( part 2)
20
Bab. 20 Desa Kemang Balu
21
Bab. 21 Tamu Tak di Undang
22
Bab.22 Air terjun Alas Tirta
23
Bab. 23 Kencan di Bukit Malaikat
24
Bab. 24 Tamu Tengah Malam
25
Bab. 25 Kedatangan Putri Azylla
26
Bab. 26 Memikirkan kembali
27
Bab.27 Pengantin Air terjun Alas Tirta ( part 1)
28
Bab. 28 Pengantin Air Terjun Alas Tirta ( Part. 2 )
29
Bab. 29 Pengantin Air Terjun Alas Tirta ( Part.3)
30
Bab. 30 Ingin Berteman
31
Bab. 31 Teluh
32
Bab. 32 Antara Hidup dan Mati
33
Bab. 33 Dia Ratuku....
34
Bab. 34 Pangeran Jin yang Sakti
35
Bab. 35 Tertangkap Basah
36
Bab. 36 Kemarahan Raja Haizzar
37
Bab. 37 Ujian Cinta
38
Bab. 38 Cincin Bermata Safir Biru
39
Bab. 39 Rahasia hati Putri Azylla
40
Bab. 40 Di tandai Makhluk Halus
41
Bab. 41 Di Temui Ratu Kalina
42
Bab. 42 Tafakur Rindu
43
Bab. 43 Cincin Bertuah
44
Bab. 44 Hadir Kembali....
45
Bab. 45 Jangan Pergi Lagi Dariku
46
Bab. 46 Lelaki Tampan di Rumah Asmi
47
Bab. 47 Kebersamaan Doni dan Nazwa
48
Bab. 48 Lamaran Wira
49
Bab. 49 Dendam Masa Lalu
50
Bab. 50 Tabrak Lari
51
Bab . 51 Viola
52
Bab. 52 Menggoda Sang Pangeran
53
Bab. 53 Dia Sudah Kembali
54
Bab. 54 Touring Ke Parangtritis
55
Bab. 55 Kejadian di Pantai Parangtritis
56
Bab. 56 Itu Adalah Percobaan Pembunuhan "
57
Bab. 57 Perjalanan ke Negeri Jin
58
Bab. 58 Serangan Pertama
59
Bab. 59 Menghapus Jejak
60
Bab. 60 Resmi Jadi Janda
61
Bab. 61 Janda Kembang
62
Bab. 62 Apakah Aku tidak Pantas Untukmu?
63
Bab. 63 Berpisah.....
64
Bab. 64 Balas Dendam Pak Panca
65
Bab. 65 Melamar Asmi
66
Bab. 66 Duel
67
Bab. 67 Pertanyaan Ratu Kalina
68
Bab. 68 Menjadi Tawanan Raja Haizzar
69
Bab. 69 Kemarahan Pangeran Hasyeem
70
Bab. 70 Keinginan Pangeran Hasyeem
71
Bab. 71 Tamasya
72
Bab. 72 Bantuan untuk Pangeran Anggada
73
Bab. 73 Di bawa Pergi
74
Bab. 74 Negeri atas Angin
75
Bab. 75 Kehilangan Jejak
76
Bab. 76 Negeri Bawah
77
Bab. 77 Kamu Milikku
78
Bab. 78 Kembali Hilang....
79
Bab. 79 Dia Milikku
80
Bab. 80 Yang Tertinggal....
81
Bab. 81 Maukah Kamu Menikah Denganku?
82
Bab. 82 Aku Akan selalu mencintaimu...
83
Bab. 83 Datang Melamar
84
Bab. 84 Kedatangan Keluarga Pangeran Hasyeem
85
Bab 85. Delia Ingin Bunuh Diri
86
Bab. 86 Namaku, Ammar..!
87
Bab. 87 Menjauh Pergi
88
Bab. 88 Pernikahan Dua Dunia
89
Bab. 89 Menjadi Istri Seutuhnya
90
Bab. 90 Pertolongan Ammar
91
Bab. 91 Pulang Ke Indonesia
92
Bab. 92 Siapa Kamu??
93
Bab. 93 Penyelidikan Revan
94
Bab. 94 Nenek Kuntilanak.....
95
Bab. 95 Calon Anak Sakti
96
Bab. 96 Perburuan Sang Penghancur
97
Bab. 97 Lahirnya Sang Penghancur
98
Bab. 98 Alyan Haidar
99
Bab. 99 Bayangan Siapa Itu???
100
Bab. 100 Kakak Ipar dari Bangsa Jin
101
Bab. 101 Alam Sebelah
102
Bab. 102 Mereka yang Tersembunyi
103
Bab. 103 Mengikhlaskan Kamu
104
Bab. 104 Gerhana Bulan Berdarah
105
Bab.105 Bagaimana Jika Kita Menikah ?
106
Bab. 106 Sepasang Anak Ajaib
107
Bab. 107 Alyan dan Luna Tersesat
108
Bab. 108 Dua Bocah Sakti
109
Bab. 109 Ayah Yang Terbaik
110
Bab. 110 Ciuman Pertama
111
Bab. 111 Kepergianmu
112
Bab. 112 Apa Yang Terjadi Pada Aluna
113
Bab. 113 Bayangan Transparan
114
Bab. 114 Pertarungan akan Segera di Mulai.
115
Bab. 115 Bertemu Sonia
116
Bab. 116 Pedang Naga Jiwo
117
Bab. 117 Penyerbuan Ke Istana Bukit Malaikat
118
Bab. 118 Pertempuran Kedua di Bukit Malaikat
119
Bab. 119 Ruang Bawah Tanah Rahasia
120
Bab. 119 Ruang Bawah Tanah Rahasia
121
Bab. 120 Aluna
122
Bab. 121 Apakah Kamu Bisa Menerimanya..!
123
Bab. 122 Rencana Besar
124
Bab. 123 Gerbang Oreon
125
Bab. 124 Hancurnya Gerbang Oreon
126
Bab. 125 Season 2
127
Bab. 126 Kematian Ratu Amirah
128
Bab. 127 Pembongkar Makam Amirah
129
Bab. 128 Makhluk Apa Itu
130
Bab. 129 Keinginan Arryan
131
Bab.130 Pertemuan Pertama
132
Bab. 131 Berapa Nomor Teleponmu
133
Bab. 132 Aluna di Serang
134
Bab. 133 Sumur Mata Air Keabadian
135
Bab. 134 Padepokan Pasir Hitam
136
Bab. 135 Palasik
137
Bab. 136 Sepasang Bayi Kembar
138
Bab. 137 Utusan Dari Negeri Atas Angin
139
Bab. 138 Lamaran Alyan
140
Bab. 139 Kisah Elisa
141
Bab. 140 Dewa Mautmu
142
Bab. 141 Dimana Aluna Berada???
143
Bab. 142 Menangkap Basah Sang Penculik
144
Bab. 143 Bukan Gadis Biasa
145
Bab. 144 Bertemu dengan Profesor Alfred.
146
Bab. 145 Serangan Gelap
147
Bab. 146 Kecelakaan Tragis
148
Bab. 147 H a n a
149
Bab. 148 Akhir Tragis
150
Bab. 149 Masa Lalu Yang Kembali
151
Bab. 150 Lepaskan Bundaku
152
Bab. 151 Hadiah dari Papa
153
Bab. 152 Pertolongan Untuk Sang Juragan ( Part 1)
154
Bab. 153 Pertolongan Untuk Sang Juragan ( Part 2 )
155
Bab. 154 Namaku Ammar.....
156
Bab. 155 Namaku Ammar ( part 2 )
157
Bab . 156 Lamaran Keanan
158
Bab. 157 Rumah Keluarga Keanan
159
Bab. 158 Perjanjian Ghaib ( Part 1)
160
Bab. 159 Perjanjian Ghaib ( part 2)
161
Bab. 160 Perjanjian Ghaib ( Part 3 )
162
Bab. 161 Perjanjian Ghaib ( part 4 )
163
Bab. 162 Perjanjian Ghaib ( Part 5 )
164
Bab. 163 Pertempuran Di Hutan Alas Purwo ( part 1)
165
Bab. 164 Pertarungan di Hutan Alas Purwo ( part 2 )
166
Bab. 165 Siapa yang menyambung Rambut akan......
167
Bab. 166 Siapa Yang Menyambung Rambut Akan..... ( part 2)
168
Bab. 167 Bolehkah Aku menciummu?
169
Bab. 168 Jangan Keluar Rumah Selepas Senja.
170
Bab. 169 Serangan Elathan
171
Bab. 170 Kerajaan Di Pulau Hantu.
172
Bab. 171 Kerajaan di pulau Hantu ( part 2 )
173
Bab. 172 Kerajaan di Pulau Hantu
174
Bab. 173 Perjalanan Ke Dimensi Alpa ( Part 1)
175
Bab. 174 Perjalanan ke Dimensi Alpa ( part 2)
176
Bab. 175 Perempuan Setengah Immortal
177
Bab. 176 Catatan Perjalanan Putri Arryan ( Part 1 )
178
Bab. 177 Catatan Perjalanan Arryan ( Part 2 )
179
Bab. 178 Catatan Perjalanan Arryan ( Part 3 )
180
Bab. 179
181
Bab. 180 Catatan Perjalanan Arryan ( Part 5)
182
Bab. 181 Ada Asmara di Hutan Larangan ( Part 1 )
183
Bab.182 Ada Asmara di Hutan Larangan ( Part 2)
184
Bab. 183 Kecemburuan Andros
185
Bab. 184 Hantu Anak Bajang
186
Bab. 185 Hantu Anak Bajang ( Part 2 )
187
Bab. 186 Hantu Anak Bajang ( Part 3 )
188
Bab. 187 Hantu Anak Bajang ( Part 4 )
189
Bab. 188
190
Bab. 189
191
Bab. 190 Hantu Anak Bajang
192
Bab. 191 Pelet Ajian Jaran Goyang
193
Bab. 192 Ajian Pelet Jaran Goyang ( Part 2 )
194
Bab. 193 Ajian Pelet Jaran goyang ( Part3)
195
Bab. 194 Pelet Ajian Jaran Goyang ( Part 4)
196
Bab. 195
197
Bab.196
198
Bab.197. Kelahiran Arsya
199
Bab. 198
200
Bab. 199
201
Bab. 200
202
Ektra Bab. 201
203
Extra Bab. 202
204
Extra Bab. 203
205
Extra Bab 204
206
Promosi Novel

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!