Bab. 9 Minta rujuk kembali

Malam semakin beranjak gelap. Keheningan kini menyelimuti wilayah di sekitar tempat itu. Kegelapan dan keheningan malam terasa begitu mencekam membuat seluruh penghuni hutan Larangan memilih kabur untuk bersembunyi. Kabut tipis perlahan hadir, aura dingin menyelimuti seluruh wilayah Hutan Larangan, membuat hutan itu tampak semakin menyeramkan saja.

Hasyeem berjalan menghampiri Asmi yang masih berdiri terpaku menatap ke arahnya. Mata wanita itu tak berkedip menatap sosok Hasyeem yang kini tampak berbeda. Dia mengenakan pakaian kebesaran sang Pangeran sehingga wajah tampannya semakin bertambah tampan dan penuh kharisma.

Tangan Hasyeem menyentuh kedua bahu Asmi, membuat wanita cantik itu tersadar dari keterpakuan. Dia tertunduk dan tersipu malu. Ada rasa segan di hati wanita itu saat berhadapan dengan kharisma yang terpancar dari sosok pangeran jin yang tampan itu.

" Apakah kamu baik-baik saja? " tanya Hasyeem yang di jawab dengan anggukan oleh Asmi. Pipi wanita itu merona merah karena senang akan perhatian kecil dari Sang Pangeran.

" Asmi, maafkan aku karena datang terlambat. Aku ada sedikit urusan di negeriku, " Hasyeem merasa bersalah pada Asmi karena akibat dari keterlambatannya, nyaris membuat wanita itu tewas di tangan wanita berjubah hitam yang ternyata murid dari Sang Penguasa Hutan Larangan.

" Tak apa-apa Hasyeem, eh maaf maksudku pangeran Hasyeem, aku bersyukur anda datang tepat waktu sehingga aku selamat dari wanita itu. " Asmi menjadi kikuk karena tak tahu harus bagaimana menghadapi Hasyeem setelah dia tahu siapa Hasyeem sebenarnya.

Hasyeem tersenyum menyadari ketidaknyamanannya Asmi padanya. " Kau boleh terus memanggilku Hasyeem sama seperti hari kemarin. Tidak ada yang berubah, Asmi ! " Jawab Hasyeem sambil merangkul tubuh mungil Asmi ke dalam pelukannya.

Asmi tersenyum senang dan balas memeluk Hasyeem. Pelukan Hasyeem memberinya kehangatan dan juga rasa yang indah di hatinya yang tak bisa dia ungkapkan.

" Ayo, aku akan mengantarmu kembali. Tempat ini tak baik untukmu. " Hasyeem mengangkat dan membopong tubuh mungil Asmi dalam pelukannya dan Blass!! Tubuh Hasyeem dan tubuh Asmi kemudian menghilang dari pandangan mata.

Hasyeem membawa wanita itu kembali ke rumahnya, lebih tepatnya lagi ke kamar Asmi. Membaringkan wanita itu dengan lembut di tempat tidurnya. Asmi yang merasa lelah dan mengantuk akhirnya tertidur kembali.

Hasyeem memandang wajah wanita cantik yang kini sudah pulas terlelap di hadapannya. Perlahan tangannya membelai rambut panjang wanita cantik itu dengan lembut lalu mengecup ujung kepala Asmi penuh rasa cinta. Tak lama kemudian Hasyeem menghilang dari kamar Asmi yang masih nyenyak tertidur di pembaringannya.

Matahari baru saja muncul di ufuk timur. Menyapa dunia dengan kehangatan sinarnya. Sementara itu di sebuah rumah terpencil di ujung desa yang terletak di tepi hutan larangan, di atas sebuah bale - bale tampak sesosok tubuh seorang wanita sedang terbaring dengan keadaan yang cukup mengenaskan.

Wanita itu dalam keadaan sedang tidak sadarkan diri.Tubuh bagian atasnya mulai dari dada hingga kepala berwarna hitam seperti habis terbakar. Di depannya duduk seorang laki-laki paruh baya namun berbadan tegap dan tampak masih segar bugar di usianya yang terbilang tidak muda lagi tengah duduk bersemedi. Dia sedang menyalurkan tenaga dalamnya mencoba untuk mengobati luka dalam yang di alami oleh wanita yang kini terbaring di depannya tak sadarkan diri.

Tak lama kemudian terdengar seseorang mengetuk pintu rumah itu.

" Nyi, Nyi Darsih! apa kau ada di dalam? Nyi!Nyi ! terdengar suara seseorang memanggil nama Nyi Darsih dari luar. Namun laki-laki paruh baya itu tidak mengindahkan panggilan itu dan tetap memusatkan konsentrasi pada tubuh yang ada di depannya.

Karena lama tak ada respon dari yang empunya rumah, akhirnya orang itu memutuskan untuk pergi. Dia berpikir mungkin Nyi Darsih sedang tak ada di rumah.' Aku akan kembali lagi besok. Semoga besok Nyi Darsih sudah kembali !', pikirnya sambil melangkah pergi meninggalkan tempat itu.

^^^***^^^

Sementara itu, seorang perempuan hamil sedang duduk sendiri di pinggir kolam yang ada di sisi rumah. Ada raut kesal di wajah perempuan itu karena pagi sekali suaminya sudah pergi padahal ada sesuatu yang ingin dia tanyakan.

Sebenarnya bukan itu saja penyebab kekesalannya, kata- kata ibunya beberapa hari yang lalu membuat wanita itu kini dilanda keresahan.

" Ayu, kamu memang nggak becus banget jadi istri. Kamu tau nggak? suami kamu itu, masih sering nyambangin si Asmi ke rumahnya! " lapor Ibunya beberapa hari yang lalu, ketika dia datang ke rumah ibunya.

Memang rumah ibunya tak terlalu jauh dari rumah Asmi sehingga Ibunya dengan mudah bisa mengawasi dan melaporkan semua gerak gerik Ilham suaminya itu padanya.

Ayu meremas tangan dengan geram. Sudah susah payah dia dulu memisahkan Asmi dengan Ilham, namun kenyataannya walaupun sudah bercerai, Ilham masih tidak bisa melupakan mantan istrinya. Terakhir kemarin suaminya itu malahan berniat ingin mencabut gugatan cerai untuk Asmi.

Tentu saja Ayu menjadi geram dan tak terima dengan keputusan Ilham yang berniat rujuk kembali dengan Asmi. Dia merasa di permainkan oleh Mas Ilham suaminya. Mengapa suaminya itu sekarang berbalik lagi mencintai mantan istrinya itu? Ayu bertanya- tanya dalam hati yang telah terjadi. Dia berpikir akan membuat perhitungan dengan perempuan itu.

"Huh , Asmi ! Awas saja!! perempuan mandul itu akan kupastikan lebih menderita lagi daripada sekarang!!" Ayu menghentak kaki dengan kesal.. Ada kebencian yang sangat besar terpancar dari sorot matanya pada perempuan yang dulu pernah menjadi madunya itu.

Rumah Asmi tampak sepi seolah tiada tanda kehidupan di sana. Ilham berjalan memasuki teras rumah Asmi dan mencoba mengetuk pintu sambil berteriak memanggil nama Asmi.

Hari ini dia berniat menemui Asmi dan ingin memberitahukan pada mantan istrinya itu kalau dia sudah mencabut gugatan cerai di pengadilan dan berniat untuk rujuk kembali pada Asmi.

Asmi yang masih mengantuk dan setengah sadar membukakan pintu buat Ilham, tapi hanya setengah.

" Apaan sih mas? pagi pagi sudah teriak teriak?!" Asmi bertanya dengan jengkel karena merasa terganggu dengan teriakan dari Ilham.

" Eh, Asmi. Maaf, Mas hanya mau menyampaikan ke kamu kalau mas telah mencabut gugatan cerai mas ke kamu. Maafkan kesalahan Mas, Asmi. Mas tak bisa hidup tanpa kamu. Mas mau kita rujuk kembali. "

Mata Asmi langsung terbuka lebar. Apa- apaan ini? mengapa Mas Ilham mencabut gugatan cerai dan ingin rujuk dengannya? Asmi tak habis pikir dengan apa yang ada di pikiran mantan suaminya itu.

" NGGAK!! aku nggak mau rujuk sama kamu, mas! Asmi langsung menolak ajakan Ilham.

" Enak saja kamu main cerai rujuk seenak hatimu. Apa kamu pikir hatiku terbuat dari batu? setelah dulu kamu dengan seenaknya mencerai dan mengusir aku, sekarang kamu minta rujuk lagi? Nggak Mas! aku nggak bisa. Aku yang akan ajukan kembali gugatan cerai kita karena aku tak mau kembali pada kamu! " Asmi memandang Ilham dengan tatapan penuh kebencian.

Amarahnya kembali muncul saat ingat kembali akan perlakuan Ilham dulu yang menceraikan dan mengusirnya keluar dari rumah. Bahkan dia masih ingat rasa sakit di pipinya akibat tamparan Ilham kepadanya beberapa bulan yang lalu

Ilham melongo tak percaya akan penolakan Asmi. Bukankah wanita itu dulu sangat mencintainya. Tapi mengapa sekarang Asmi menolak rujuk kembali dengannya.

Ilham menatap bola mata Asmi dengan tajam " Apa kamu sudah dapat penggantiku? " Ilham bertanya dengan rasa penasaran karena Asmi menolak rujuk dengan nya.

" Ya, Asmi dan aku akan segera menikah! " sebuah suara di belakang mereka mengejutkan Ilham yang segera berbalik ingin tahu siapa laki-laki yang akan menikah dengan mantan istrinya itu.

Terpopuler

Comments

lily

lily

siapa itu yang nyuruh Nyi darsih? dan kenapa ayu sampe jahat gitu sama asmi, ada kejadian apa ,, kek ada dendam gtu k asmi, dan ingin asmi hancur

2023-12-10

0

Lienda nasution

Lienda nasution

yang harus dicari tau apa maksud dari wanita itu yang menginspirasi kamu mati Asmi dan siapa orang dibelakang wanita itu

2023-07-01

0

💞Nia Kurnaen💞

💞Nia Kurnaen💞

Oh,rupanya Ayu mendapatkan Ilham dengan cara tidak wajar,pantas saja Ilham tidak bisa melupakan Asmi karena memang mereka berpisah bukan karena kehendak masing² tapi baik Ilham maupun Asmi tidak menyadari itu,mungkin ibunya Ilham juga sama tidak sadar dengan apa yang dilakukannya terhadap Asmi karena dicerita sebelumnya dikatakan bahwa ibunya Ilham sangat baik sudah seperti orang tua Asmi sendiri.
Hati hati Ayu,kamu bermain curang ntar bisa jadi berbalik ke kamu loh...lagian ya kayak gak ada laki laki lain saja yang bisa kamu dapatkan selain Ilham yang jelas jelas sudah punya istri...hmm...gedek banget nih mah Ayu,harusnya namanya bukan Ayu gak cocok sama karakternya...biasanya yang namanya Ayu itu selain jelas cantik juga lemah lembut...lah,Ayu yang ini malah kebalikannya...😂😂😂
Mungkin nama yang cocok MAK LAMPIR kali ya...😂😂😂 atau tukeran nama aja tuh sama tetangganya yang baik hati,siapa itu JUMIRAh ya kalo gak salah...heheee...🤣🤣🤣

2023-06-23

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Di ceraikan
2 Bab 2. Awal bertemu
3 Bab 3. Berteman...
4 Bab 4. Cemburu.....
5 Bab. 5 Di serang....
6 Bab. 6 Komidi putar...
7 Bab. 7 Menghilang....
8 Bab. 8 Pertarungan di Hutan Larangan
9 Bab. 9 Minta rujuk kembali
10 Bab. 10 Kuyang
11 Bab. 11 Sudah di Tandai..
12 12. Kedatangan Arwah Inah
13 Bab. 13 Kedatangan Putri Bilqis...
14 Bab. 14 Pernyataan Cinta
15 Bab. 15 Mas Ardi sakit
16 Bab. 16 Karma Masa Lalu
17 Bab. 17 Karma Masa Lalu ( part2)
18 Bab. 18 Penebusan Karma ( part 1 )
19 Bab. 19 Penebusan Karma ( part 2)
20 Bab. 20 Desa Kemang Balu
21 Bab. 21 Tamu Tak di Undang
22 Bab.22 Air terjun Alas Tirta
23 Bab. 23 Kencan di Bukit Malaikat
24 Bab. 24 Tamu Tengah Malam
25 Bab. 25 Kedatangan Putri Azylla
26 Bab. 26 Memikirkan kembali
27 Bab.27 Pengantin Air terjun Alas Tirta ( part 1)
28 Bab. 28 Pengantin Air Terjun Alas Tirta ( Part. 2 )
29 Bab. 29 Pengantin Air Terjun Alas Tirta ( Part.3)
30 Bab. 30 Ingin Berteman
31 Bab. 31 Teluh
32 Bab. 32 Antara Hidup dan Mati
33 Bab. 33 Dia Ratuku....
34 Bab. 34 Pangeran Jin yang Sakti
35 Bab. 35 Tertangkap Basah
36 Bab. 36 Kemarahan Raja Haizzar
37 Bab. 37 Ujian Cinta
38 Bab. 38 Cincin Bermata Safir Biru
39 Bab. 39 Rahasia hati Putri Azylla
40 Bab. 40 Di tandai Makhluk Halus
41 Bab. 41 Di Temui Ratu Kalina
42 Bab. 42 Tafakur Rindu
43 Bab. 43 Cincin Bertuah
44 Bab. 44 Hadir Kembali....
45 Bab. 45 Jangan Pergi Lagi Dariku
46 Bab. 46 Lelaki Tampan di Rumah Asmi
47 Bab. 47 Kebersamaan Doni dan Nazwa
48 Bab. 48 Lamaran Wira
49 Bab. 49 Dendam Masa Lalu
50 Bab. 50 Tabrak Lari
51 Bab . 51 Viola
52 Bab. 52 Menggoda Sang Pangeran
53 Bab. 53 Dia Sudah Kembali
54 Bab. 54 Touring Ke Parangtritis
55 Bab. 55 Kejadian di Pantai Parangtritis
56 Bab. 56 Itu Adalah Percobaan Pembunuhan "
57 Bab. 57 Perjalanan ke Negeri Jin
58 Bab. 58 Serangan Pertama
59 Bab. 59 Menghapus Jejak
60 Bab. 60 Resmi Jadi Janda
61 Bab. 61 Janda Kembang
62 Bab. 62 Apakah Aku tidak Pantas Untukmu?
63 Bab. 63 Berpisah.....
64 Bab. 64 Balas Dendam Pak Panca
65 Bab. 65 Melamar Asmi
66 Bab. 66 Duel
67 Bab. 67 Pertanyaan Ratu Kalina
68 Bab. 68 Menjadi Tawanan Raja Haizzar
69 Bab. 69 Kemarahan Pangeran Hasyeem
70 Bab. 70 Keinginan Pangeran Hasyeem
71 Bab. 71 Tamasya
72 Bab. 72 Bantuan untuk Pangeran Anggada
73 Bab. 73 Di bawa Pergi
74 Bab. 74 Negeri atas Angin
75 Bab. 75 Kehilangan Jejak
76 Bab. 76 Negeri Bawah
77 Bab. 77 Kamu Milikku
78 Bab. 78 Kembali Hilang....
79 Bab. 79 Dia Milikku
80 Bab. 80 Yang Tertinggal....
81 Bab. 81 Maukah Kamu Menikah Denganku?
82 Bab. 82 Aku Akan selalu mencintaimu...
83 Bab. 83 Datang Melamar
84 Bab. 84 Kedatangan Keluarga Pangeran Hasyeem
85 Bab 85. Delia Ingin Bunuh Diri
86 Bab. 86 Namaku, Ammar..!
87 Bab. 87 Menjauh Pergi
88 Bab. 88 Pernikahan Dua Dunia
89 Bab. 89 Menjadi Istri Seutuhnya
90 Bab. 90 Pertolongan Ammar
91 Bab. 91 Pulang Ke Indonesia
92 Bab. 92 Siapa Kamu??
93 Bab. 93 Penyelidikan Revan
94 Bab. 94 Nenek Kuntilanak.....
95 Bab. 95 Calon Anak Sakti
96 Bab. 96 Perburuan Sang Penghancur
97 Bab. 97 Lahirnya Sang Penghancur
98 Bab. 98 Alyan Haidar
99 Bab. 99 Bayangan Siapa Itu???
100 Bab. 100 Kakak Ipar dari Bangsa Jin
101 Bab. 101 Alam Sebelah
102 Bab. 102 Mereka yang Tersembunyi
103 Bab. 103 Mengikhlaskan Kamu
104 Bab. 104 Gerhana Bulan Berdarah
105 Bab.105 Bagaimana Jika Kita Menikah ?
106 Bab. 106 Sepasang Anak Ajaib
107 Bab. 107 Alyan dan Luna Tersesat
108 Bab. 108 Dua Bocah Sakti
109 Bab. 109 Ayah Yang Terbaik
110 Bab. 110 Ciuman Pertama
111 Bab. 111 Kepergianmu
112 Bab. 112 Apa Yang Terjadi Pada Aluna
113 Bab. 113 Bayangan Transparan
114 Bab. 114 Pertarungan akan Segera di Mulai.
115 Bab. 115 Bertemu Sonia
116 Bab. 116 Pedang Naga Jiwo
117 Bab. 117 Penyerbuan Ke Istana Bukit Malaikat
118 Bab. 118 Pertempuran Kedua di Bukit Malaikat
119 Bab. 119 Ruang Bawah Tanah Rahasia
120 Bab. 119 Ruang Bawah Tanah Rahasia
121 Bab. 120 Aluna
122 Bab. 121 Apakah Kamu Bisa Menerimanya..!
123 Bab. 122 Rencana Besar
124 Bab. 123 Gerbang Oreon
125 Bab. 124 Hancurnya Gerbang Oreon
126 Bab. 125 Season 2
127 Bab. 126 Kematian Ratu Amirah
128 Bab. 127 Pembongkar Makam Amirah
129 Bab. 128 Makhluk Apa Itu
130 Bab. 129 Keinginan Arryan
131 Bab.130 Pertemuan Pertama
132 Bab. 131 Berapa Nomor Teleponmu
133 Bab. 132 Aluna di Serang
134 Bab. 133 Sumur Mata Air Keabadian
135 Bab. 134 Padepokan Pasir Hitam
136 Bab. 135 Palasik
137 Bab. 136 Sepasang Bayi Kembar
138 Bab. 137 Utusan Dari Negeri Atas Angin
139 Bab. 138 Lamaran Alyan
140 Bab. 139 Kisah Elisa
141 Bab. 140 Dewa Mautmu
142 Bab. 141 Dimana Aluna Berada???
143 Bab. 142 Menangkap Basah Sang Penculik
144 Bab. 143 Bukan Gadis Biasa
145 Bab. 144 Bertemu dengan Profesor Alfred.
146 Bab. 145 Serangan Gelap
147 Bab. 146 Kecelakaan Tragis
148 Bab. 147 H a n a
149 Bab. 148 Akhir Tragis
150 Bab. 149 Masa Lalu Yang Kembali
151 Bab. 150 Lepaskan Bundaku
152 Bab. 151 Hadiah dari Papa
153 Bab. 152 Pertolongan Untuk Sang Juragan ( Part 1)
154 Bab. 153 Pertolongan Untuk Sang Juragan ( Part 2 )
155 Bab. 154 Namaku Ammar.....
156 Bab. 155 Namaku Ammar ( part 2 )
157 Bab . 156 Lamaran Keanan
158 Bab. 157 Rumah Keluarga Keanan
159 Bab. 158 Perjanjian Ghaib ( Part 1)
160 Bab. 159 Perjanjian Ghaib ( part 2)
161 Bab. 160 Perjanjian Ghaib ( Part 3 )
162 Bab. 161 Perjanjian Ghaib ( part 4 )
163 Bab. 162 Perjanjian Ghaib ( Part 5 )
164 Bab. 163 Pertempuran Di Hutan Alas Purwo ( part 1)
165 Bab. 164 Pertarungan di Hutan Alas Purwo ( part 2 )
166 Bab. 165 Siapa yang menyambung Rambut akan......
167 Bab. 166 Siapa Yang Menyambung Rambut Akan..... ( part 2)
168 Bab. 167 Bolehkah Aku menciummu?
169 Bab. 168 Jangan Keluar Rumah Selepas Senja.
170 Bab. 169 Serangan Elathan
171 Bab. 170 Kerajaan Di Pulau Hantu.
172 Bab. 171 Kerajaan di pulau Hantu ( part 2 )
173 Bab. 172 Kerajaan di Pulau Hantu
174 Bab. 173 Perjalanan Ke Dimensi Alpa ( Part 1)
175 Bab. 174 Perjalanan ke Dimensi Alpa ( part 2)
176 Bab. 175 Perempuan Setengah Immortal
177 Bab. 176 Catatan Perjalanan Putri Arryan ( Part 1 )
178 Bab. 177 Catatan Perjalanan Arryan ( Part 2 )
179 Bab. 178 Catatan Perjalanan Arryan ( Part 3 )
180 Bab. 179
181 Bab. 180 Catatan Perjalanan Arryan ( Part 5)
182 Bab. 181 Ada Asmara di Hutan Larangan ( Part 1 )
183 Bab.182 Ada Asmara di Hutan Larangan ( Part 2)
184 Bab. 183 Kecemburuan Andros
185 Bab. 184 Hantu Anak Bajang
186 Bab. 185 Hantu Anak Bajang ( Part 2 )
187 Bab. 186 Hantu Anak Bajang ( Part 3 )
188 Bab. 187 Hantu Anak Bajang ( Part 4 )
189 Bab. 188
190 Bab. 189
191 Bab. 190 Hantu Anak Bajang
192 Bab. 191 Pelet Ajian Jaran Goyang
193 Bab. 192 Ajian Pelet Jaran Goyang ( Part 2 )
194 Bab. 193 Ajian Pelet Jaran goyang ( Part3)
195 Bab. 194 Pelet Ajian Jaran Goyang ( Part 4)
196 Bab. 195
197 Bab.196
198 Bab.197. Kelahiran Arsya
199 Bab. 198
200 Bab. 199
201 Bab. 200
202 Ektra Bab. 201
203 Extra Bab. 202
204 Extra Bab. 203
205 Extra Bab 204
206 Promosi Novel
Episodes

Updated 206 Episodes

1
Bab 1. Di ceraikan
2
Bab 2. Awal bertemu
3
Bab 3. Berteman...
4
Bab 4. Cemburu.....
5
Bab. 5 Di serang....
6
Bab. 6 Komidi putar...
7
Bab. 7 Menghilang....
8
Bab. 8 Pertarungan di Hutan Larangan
9
Bab. 9 Minta rujuk kembali
10
Bab. 10 Kuyang
11
Bab. 11 Sudah di Tandai..
12
12. Kedatangan Arwah Inah
13
Bab. 13 Kedatangan Putri Bilqis...
14
Bab. 14 Pernyataan Cinta
15
Bab. 15 Mas Ardi sakit
16
Bab. 16 Karma Masa Lalu
17
Bab. 17 Karma Masa Lalu ( part2)
18
Bab. 18 Penebusan Karma ( part 1 )
19
Bab. 19 Penebusan Karma ( part 2)
20
Bab. 20 Desa Kemang Balu
21
Bab. 21 Tamu Tak di Undang
22
Bab.22 Air terjun Alas Tirta
23
Bab. 23 Kencan di Bukit Malaikat
24
Bab. 24 Tamu Tengah Malam
25
Bab. 25 Kedatangan Putri Azylla
26
Bab. 26 Memikirkan kembali
27
Bab.27 Pengantin Air terjun Alas Tirta ( part 1)
28
Bab. 28 Pengantin Air Terjun Alas Tirta ( Part. 2 )
29
Bab. 29 Pengantin Air Terjun Alas Tirta ( Part.3)
30
Bab. 30 Ingin Berteman
31
Bab. 31 Teluh
32
Bab. 32 Antara Hidup dan Mati
33
Bab. 33 Dia Ratuku....
34
Bab. 34 Pangeran Jin yang Sakti
35
Bab. 35 Tertangkap Basah
36
Bab. 36 Kemarahan Raja Haizzar
37
Bab. 37 Ujian Cinta
38
Bab. 38 Cincin Bermata Safir Biru
39
Bab. 39 Rahasia hati Putri Azylla
40
Bab. 40 Di tandai Makhluk Halus
41
Bab. 41 Di Temui Ratu Kalina
42
Bab. 42 Tafakur Rindu
43
Bab. 43 Cincin Bertuah
44
Bab. 44 Hadir Kembali....
45
Bab. 45 Jangan Pergi Lagi Dariku
46
Bab. 46 Lelaki Tampan di Rumah Asmi
47
Bab. 47 Kebersamaan Doni dan Nazwa
48
Bab. 48 Lamaran Wira
49
Bab. 49 Dendam Masa Lalu
50
Bab. 50 Tabrak Lari
51
Bab . 51 Viola
52
Bab. 52 Menggoda Sang Pangeran
53
Bab. 53 Dia Sudah Kembali
54
Bab. 54 Touring Ke Parangtritis
55
Bab. 55 Kejadian di Pantai Parangtritis
56
Bab. 56 Itu Adalah Percobaan Pembunuhan "
57
Bab. 57 Perjalanan ke Negeri Jin
58
Bab. 58 Serangan Pertama
59
Bab. 59 Menghapus Jejak
60
Bab. 60 Resmi Jadi Janda
61
Bab. 61 Janda Kembang
62
Bab. 62 Apakah Aku tidak Pantas Untukmu?
63
Bab. 63 Berpisah.....
64
Bab. 64 Balas Dendam Pak Panca
65
Bab. 65 Melamar Asmi
66
Bab. 66 Duel
67
Bab. 67 Pertanyaan Ratu Kalina
68
Bab. 68 Menjadi Tawanan Raja Haizzar
69
Bab. 69 Kemarahan Pangeran Hasyeem
70
Bab. 70 Keinginan Pangeran Hasyeem
71
Bab. 71 Tamasya
72
Bab. 72 Bantuan untuk Pangeran Anggada
73
Bab. 73 Di bawa Pergi
74
Bab. 74 Negeri atas Angin
75
Bab. 75 Kehilangan Jejak
76
Bab. 76 Negeri Bawah
77
Bab. 77 Kamu Milikku
78
Bab. 78 Kembali Hilang....
79
Bab. 79 Dia Milikku
80
Bab. 80 Yang Tertinggal....
81
Bab. 81 Maukah Kamu Menikah Denganku?
82
Bab. 82 Aku Akan selalu mencintaimu...
83
Bab. 83 Datang Melamar
84
Bab. 84 Kedatangan Keluarga Pangeran Hasyeem
85
Bab 85. Delia Ingin Bunuh Diri
86
Bab. 86 Namaku, Ammar..!
87
Bab. 87 Menjauh Pergi
88
Bab. 88 Pernikahan Dua Dunia
89
Bab. 89 Menjadi Istri Seutuhnya
90
Bab. 90 Pertolongan Ammar
91
Bab. 91 Pulang Ke Indonesia
92
Bab. 92 Siapa Kamu??
93
Bab. 93 Penyelidikan Revan
94
Bab. 94 Nenek Kuntilanak.....
95
Bab. 95 Calon Anak Sakti
96
Bab. 96 Perburuan Sang Penghancur
97
Bab. 97 Lahirnya Sang Penghancur
98
Bab. 98 Alyan Haidar
99
Bab. 99 Bayangan Siapa Itu???
100
Bab. 100 Kakak Ipar dari Bangsa Jin
101
Bab. 101 Alam Sebelah
102
Bab. 102 Mereka yang Tersembunyi
103
Bab. 103 Mengikhlaskan Kamu
104
Bab. 104 Gerhana Bulan Berdarah
105
Bab.105 Bagaimana Jika Kita Menikah ?
106
Bab. 106 Sepasang Anak Ajaib
107
Bab. 107 Alyan dan Luna Tersesat
108
Bab. 108 Dua Bocah Sakti
109
Bab. 109 Ayah Yang Terbaik
110
Bab. 110 Ciuman Pertama
111
Bab. 111 Kepergianmu
112
Bab. 112 Apa Yang Terjadi Pada Aluna
113
Bab. 113 Bayangan Transparan
114
Bab. 114 Pertarungan akan Segera di Mulai.
115
Bab. 115 Bertemu Sonia
116
Bab. 116 Pedang Naga Jiwo
117
Bab. 117 Penyerbuan Ke Istana Bukit Malaikat
118
Bab. 118 Pertempuran Kedua di Bukit Malaikat
119
Bab. 119 Ruang Bawah Tanah Rahasia
120
Bab. 119 Ruang Bawah Tanah Rahasia
121
Bab. 120 Aluna
122
Bab. 121 Apakah Kamu Bisa Menerimanya..!
123
Bab. 122 Rencana Besar
124
Bab. 123 Gerbang Oreon
125
Bab. 124 Hancurnya Gerbang Oreon
126
Bab. 125 Season 2
127
Bab. 126 Kematian Ratu Amirah
128
Bab. 127 Pembongkar Makam Amirah
129
Bab. 128 Makhluk Apa Itu
130
Bab. 129 Keinginan Arryan
131
Bab.130 Pertemuan Pertama
132
Bab. 131 Berapa Nomor Teleponmu
133
Bab. 132 Aluna di Serang
134
Bab. 133 Sumur Mata Air Keabadian
135
Bab. 134 Padepokan Pasir Hitam
136
Bab. 135 Palasik
137
Bab. 136 Sepasang Bayi Kembar
138
Bab. 137 Utusan Dari Negeri Atas Angin
139
Bab. 138 Lamaran Alyan
140
Bab. 139 Kisah Elisa
141
Bab. 140 Dewa Mautmu
142
Bab. 141 Dimana Aluna Berada???
143
Bab. 142 Menangkap Basah Sang Penculik
144
Bab. 143 Bukan Gadis Biasa
145
Bab. 144 Bertemu dengan Profesor Alfred.
146
Bab. 145 Serangan Gelap
147
Bab. 146 Kecelakaan Tragis
148
Bab. 147 H a n a
149
Bab. 148 Akhir Tragis
150
Bab. 149 Masa Lalu Yang Kembali
151
Bab. 150 Lepaskan Bundaku
152
Bab. 151 Hadiah dari Papa
153
Bab. 152 Pertolongan Untuk Sang Juragan ( Part 1)
154
Bab. 153 Pertolongan Untuk Sang Juragan ( Part 2 )
155
Bab. 154 Namaku Ammar.....
156
Bab. 155 Namaku Ammar ( part 2 )
157
Bab . 156 Lamaran Keanan
158
Bab. 157 Rumah Keluarga Keanan
159
Bab. 158 Perjanjian Ghaib ( Part 1)
160
Bab. 159 Perjanjian Ghaib ( part 2)
161
Bab. 160 Perjanjian Ghaib ( Part 3 )
162
Bab. 161 Perjanjian Ghaib ( part 4 )
163
Bab. 162 Perjanjian Ghaib ( Part 5 )
164
Bab. 163 Pertempuran Di Hutan Alas Purwo ( part 1)
165
Bab. 164 Pertarungan di Hutan Alas Purwo ( part 2 )
166
Bab. 165 Siapa yang menyambung Rambut akan......
167
Bab. 166 Siapa Yang Menyambung Rambut Akan..... ( part 2)
168
Bab. 167 Bolehkah Aku menciummu?
169
Bab. 168 Jangan Keluar Rumah Selepas Senja.
170
Bab. 169 Serangan Elathan
171
Bab. 170 Kerajaan Di Pulau Hantu.
172
Bab. 171 Kerajaan di pulau Hantu ( part 2 )
173
Bab. 172 Kerajaan di Pulau Hantu
174
Bab. 173 Perjalanan Ke Dimensi Alpa ( Part 1)
175
Bab. 174 Perjalanan ke Dimensi Alpa ( part 2)
176
Bab. 175 Perempuan Setengah Immortal
177
Bab. 176 Catatan Perjalanan Putri Arryan ( Part 1 )
178
Bab. 177 Catatan Perjalanan Arryan ( Part 2 )
179
Bab. 178 Catatan Perjalanan Arryan ( Part 3 )
180
Bab. 179
181
Bab. 180 Catatan Perjalanan Arryan ( Part 5)
182
Bab. 181 Ada Asmara di Hutan Larangan ( Part 1 )
183
Bab.182 Ada Asmara di Hutan Larangan ( Part 2)
184
Bab. 183 Kecemburuan Andros
185
Bab. 184 Hantu Anak Bajang
186
Bab. 185 Hantu Anak Bajang ( Part 2 )
187
Bab. 186 Hantu Anak Bajang ( Part 3 )
188
Bab. 187 Hantu Anak Bajang ( Part 4 )
189
Bab. 188
190
Bab. 189
191
Bab. 190 Hantu Anak Bajang
192
Bab. 191 Pelet Ajian Jaran Goyang
193
Bab. 192 Ajian Pelet Jaran Goyang ( Part 2 )
194
Bab. 193 Ajian Pelet Jaran goyang ( Part3)
195
Bab. 194 Pelet Ajian Jaran Goyang ( Part 4)
196
Bab. 195
197
Bab.196
198
Bab.197. Kelahiran Arsya
199
Bab. 198
200
Bab. 199
201
Bab. 200
202
Ektra Bab. 201
203
Extra Bab. 202
204
Extra Bab. 203
205
Extra Bab 204
206
Promosi Novel

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!