Bab. 13 Kedatangan Putri Bilqis...

Gunung Khayangan berdiri kokoh dengan angkuh dan dingin. Terlihat indah dan mempesona dari kejauhan. Kenampakan Gunung Khayangan yang selalu diselimuti kabut tebal kebiruan mulai dari kaki gunung hingga ke puncaknya mengundang decak kagum sekaligus rasa takut pada orang yang memandang.

Bahkan pesawat yang melintasi wilayah Gunung Khayangan selalu terbang berputar untuk menghindari bahaya kabut yang kadang-kadang menganggu pandangan saat penerbangan.

Kabut tebal yang menutup Gunung Khayangan seakan menjadi selimut misteri yang menutupi jutaan rahasia yang tersembunyi di Gunung Khayangan.

Demikian juga dengan hutan di wilayah sekitar Gunung Khayangan yang masih belum terjamah oleh manusia. Hutan itu seakan di selimuti oleh kekuatan magic yang tak kasat mata. Banyak orang yang tak berani memasuki hutan itu.

Sudah banyak rumor yang beredar, bahwa siapa saja yang berani memasuki wilayah hutan di sekitar gunung Khayangan tidak akan pernah bisa keluar dalam keadaan hidup. Sehingga sampai saat ini belum ada yang berani mengadakan pendakian di Gunung Khayangan.

Di tengah hutan, di kaki Gunung khayangan tampak dua sosok bayangan berkelebatan saling berkejar kejaran. Yang satu adalah sosok gadis muda dengan rambut ekor kuda berpakaian ala wanita persia dan yang seorang lagi sosok laki-laki tampan dengan rambut di ikat seluruhnya ke belakang, memakai baju rompi dan celana panjang. Di pinggang keduanya terselip sebilah pedang.

" hahaha, kau tak akan bisa mengalahkan ilmu lari cepatku kanda Hasyeem.!" seru gadis itu sambil terus berlari dari satu pohon ke pohon lainnya. Dia berlari sangat cepat sehingga hanya terlihat bayangannya saja yang berkelebatan dari satu tempat ke tempat lain.

" Hahhaa aku tak pernah kalah olehmu, dinda bilqis ! " seru Hasyeem takkan mau kalah. Bayangannya berkelebatan melesat mengejar bayangan Putri Bilqis di antara pepohonan. Sampailah mereka di tempat terbuka. Bilqis menghentikan larinya. Dia berbalik menghadapi Hasyeem.

" Ayo, kita berlatih ilmu pedang, kanda..! sudah lama kita tidak berlatih bersama! " ajak Bilqis seraya mengeluarkan pedang Kemala Emas miliknya .

Pangeran Hasyeem juga tak mau kalah. Dia mengeluarkan pedang emas berhulu Naga miliknya. Pedang itu berkilauan di tempa sinar matahari.

"Bilqis, hadapi seranganku! " Putri Bilqis berdiri tegak dengan pedang di tangan. Gadis cantik itu tampak fokus dalam menghadapi serangan pedang Pangeran Hasyeem.

Terjadilah adu kepandaian dan kelincahan memainkan pedang antara kakak beradik itu. Sudah tak terhitung berapa banyak jurus yang mereka keluarkan, namun sepertinya belum juga menunjukkan tanda tanda bahwa mereka akan berhenti atau pun mengalah. Sampai pada suatu ketika,....

" Yang mulia Pangeran Hasyeem, Paduka Raja memanggil anda segera ke istana karena tuan putri Azyllla sudah tiba di istana." salah seorang pengawal kerajaan tiba-tiba datang menyampaikan pesan kepada Pangeran Hasyeem.

"Bilqis, ayo pulang. Ayah menunggu kita di istana! " Pangeran Hasyeem mengajak Putri Bilqis pulang.

" Yang di panggil kan kanda, bukan dinda Bilqis! " sahut Putri Bilqis sewot.

" Tapi aku tak tahu bagaimana harus menghadapi putri Azyllla, aku tidak pernah menyukainya sebagai seorang kekasih. Selama ini aku hanya menganggapnya sebagai adik. Kita sudah tumbuh dan besar bersama, mana mungkin ada perasaan lebih. " kata Hasyeem.

" Tapi ayah pasti kecewa dan murka jika kanda Hasyeem menolak perjodohan ini. dan juga hati Putri Azyllla pastinya akan terluka. "

" Ya, aku tahu, tapi aku tak mungkin menikah dengan wanita yang tidak aku cintai ..,"

" Aku sarankan sebaiknya kanda berterus terang pada tuan Putri Azyllla, agar Tuan Putri Azylla tak banyak berharap. "

" Kau benar, Bilqis. Aku memang harus berterus terang pada putri Azyllla bahwa Aku tak bisa melanjutkan pernikahan ini karena..... "

" Karena di hati kanda hanya ada wanita dari bangsa manusia itu, kan? Kanda sudah jatuh cinta pada wanita itu.Sehingga kanda tak bisa mencintai Azyllla ! kanda Hasyeem sungguh benar-benar sudah kehilangan akal sehat !" potong Putri Bilqis dengan kesal.

Dia heran mengapa kakaknya yang sangat tampan dan banyak di kagumi oleh wanita wanita cantik dari bangsanya, lebih memilih mencintai seorang wanita biasa dari bangsa manusia.

" Ya, Aku tahu aku sudah gila. Tapi aku sangat mencintai Asmi. Aku hanya ingin menikah dengannya saja. "

" Bagaimana kalau ayahanda mengetahui hal ini. Apa yang akan terjadi pada kanda dan juga wanita itu? " tanya Putri Bilqis sambil menatap Pangeran Hasyeem tajam. Mulut Pangeran Hasyeem terjatuh rapat. Dia tak pernah berpikir sejauh itu bahwa ayahandanya bisa saja mencelakai wanitanya.

" Ayo, kita sebaiknya segera pulang. ayahanda sudah menunggu! " Pangeran Hasyeem dan Putri Bilqis segera melesat terbang menuju Gunung Khayangan, tempat Sang Ayahanda mereka bertahta di singgasananya.

Kerajaan Jin terletak di Gunung Khayangan, tepatnya di dalam gua yang ada di celah gunung. secara kasat mata, orang yang memiliki kemampuan supranatural dapat melihat betapa besar dan megah istana itu. Istana yang di jaga ketat oleh ribuan makhluk ghaib dengan bentuk dan wajah yang menyeramkan.

Pangeran Hasyeem dan Putri Bilqis sudah berada di istana. Mereka berdua segera mendatangi ayahanda mereka yang sudah menanti mereka bersama dengan Putri Azyllla.

" Nah, Mereka sudah datang! " kata paduka Raja Haizzar pada Putri Azyllla. Putri Azyllla menoleh ke arah Pangeran Hasyeem dan Putri Bilqis yang tiba secara bersamaan. Keduanya menghaturkan sembah kepada Paduka Raja Haizzar.

" Hasyeem, Putri Azyllla sudah berada di sini. Ajaklah Putri Azyllla bersama kalian. Bukankah kalian berteman sejak kecil. " titah Sangat Raja.

" Baik, Paduka Raja. kalau begitu kami mohon diri." Pangeran Hasyeem lalu mengajak Putri Azylla bermain di taman. Dia juga ingin berbicara pada Putri Azylla tentang perjodohan mereka. Dia pikir sudah saatnya dia jujur berterus terang pada Putri Azylla tentang perasaannya. Dia tidak bisa mencintai wanita itu karena hanya ada Asmi di hatinya. Perempuan cantik yang berasal dari bangsa manusia.

" Putri Azylla, duduklah di sini. Ada yang ingin saya bicarakan..!" Pangeran Hasyeem mulai berbicara setelah mereka berdua duduk di bangku taman.

" Ada apakah , Pangeran Hasyeem? sepertinya ada hal yang sangat penting sekali yang ingin anda sampaikan padaku. "

" Saya ingin membicarakan tentang perjodohan kita. "

Deg! jantung Putri Azylla langsung berdebar debar . Pangeran Hasyeem akan berbicara tentang perjodohan mereka. Hatinya serasa berbunga-bunga. apakah Pangeran Hasyeem akan mempercepat hari pernikahan mereka.

Putri Azylla tak memungkiri bahwa dia memang mencintai pangeran tampan yang juga merupakan sahabat sekaligus sepupunya itu. Sudah semenjak dari masa kanak-kanak dia mencintai Pangeran Hasyeem hingga saat ini.

Rasa cinta itu semakin hari semakin tumbuh subur di hatinya. Apalagi saat ayahanda pangeran Hasyeem menjodohkan mereka berdua dalam ikatan pernikahan, harapan dan rasa cintanya pada pangeran tampan itu semakin besar.

" Apa yang ingin Pangeran katakan " tanya Putri Azylla.

" Bolehlah aku bertanya sesuatu padamu? "

" tentu saja, pangeran. silahkan anda bertanya sesuka anda. " jawab Putri Azylla, lagi.

" Apakah kamu mencintaiku? " Wajah Putri Azylla tertunduk malu dengan semburat merah di pipi. Melihat itu Pangeran Hasyeem tak perlu bertanya lagi karena dia sudah tahu jawabannya. " Tapi aku tak bisa mencintaimu Putri Azylla, karena hatiku hanya mencintai Asmi seorang. " kata Pangeran Hasyeem dalam hati.

Tentu saja dia tak bisa mengatakan hal itu secara langsung. Tadinya Dia ingin sekali berterus terang mengatakan pada Putri Azylla bahwa dia tak bisa untuk meneruskan perjodohan mereka karena dia tidak bisa mencintai Putri Azylla, perasaannya hanya bisa menganggap Putri Azylla sebatas adik saja.

Namun ucapan adiknya Putri Bilqis kembali terlintas dalam pikirannya, dia takut murka ayahandanya yang dapat mencelakai wanita pujaan hatinya.

Sementara itu, Asmi seorang diri di kamar. Sambil rebahan, Dia asyik bermain game di handphone hingga tak menyadari sesosok makhluk cantik berdiri tak jauh dari tempat tidurnya.

Pada suatu ketika, dia menoleh ke samping, dia terkejut sekali melihat seorang wanita cantik sedang berdiri memandang ke arahnya. Pakaian wanita itu bergaya wanita persia. Cantik dan anggun.

" Siapa kamu? mau apa kamu datang ke sini? " tanya Asmi. Dia pun berdiri dengan sikap waspada sambil bersiap siap jika ada serangan.

" Cih, kamu manusia lemah. Kamu tak akan sanggup jika melawanku! " kata wanita itu dengan angkuhnya.

" Aku memang manusia lemah. tapi aku tak takut padamu. Aku tahu kamu bukanlah dari golongan manusia. kamu adalah jin yang ingin memperdaya kami dengan tipu daya dan muslihat mu! "

"Aku memang berasal dari golongan bangsa jin. Tapi aku tak pernah memperdayai atau menipu bangsa manusia. berani sekali kamu mengatakan hal itu, apa kamu tidak takut mati, hah!! "

" hidup matiku di tangan Allah bukan di tangan makhluk seperti kamu. aku tidak takut jika memang hari ini aku harus mati. sekali lagi ku katakan, aku tak takut padamu! " kata Asmi lagi dengan lantang.

Wanita itu memandang Asmi dengan sorot mata yang tajam. " hm, dia memang berbeda dari wanita yang lain. Ada aura aneh yang menakjubkan pada diri wanita ini yang membuat dia sangat menarik. Dia memiliki kekuatan bathin yang sangat kuat! pantaslah kanda Hasyeem sampai jatuh cinta padanya. " kata Putri Bilqis dalam hati.

" Katakan, siapa kamu dan apa maumu datang ke rumahku.! " Suara Asmi memecah keheningan di kamar itu.

"Aku Putri Bilqis, aku adalah adik Pangeran Hasyeem! "

" Hah!???? "

Ya, wanita itu adalah Putri Bilqis yang datang menemui Asmi. Dia penasaran wanita seperti apa yang di cintai oleh kakandanya Pangeran Hasyeem.

Terpopuler

Comments

lily

lily

pertma kali ktmu sama calon adik ipar hohoho

2023-12-10

0

Erni Kusumawati

Erni Kusumawati

weleh.. weleh..

2023-05-20

0

neng citra

neng citra

ya...itu lah "cinta"
di mata terlihat sederhana...
tapi di hati terasa mewah dan luar biasa.

mungkin begitulah...yang di rasa pangeran hasyeem.
walaupun di negeri nya banyak yang mengagumi perempuan dari kalangan bangsa nya yang luar biasa.
tapi beliau lebih memilih yang sederhana..

2023-04-16

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Di ceraikan
2 Bab 2. Awal bertemu
3 Bab 3. Berteman...
4 Bab 4. Cemburu.....
5 Bab. 5 Di serang....
6 Bab. 6 Komidi putar...
7 Bab. 7 Menghilang....
8 Bab. 8 Pertarungan di Hutan Larangan
9 Bab. 9 Minta rujuk kembali
10 Bab. 10 Kuyang
11 Bab. 11 Sudah di Tandai..
12 12. Kedatangan Arwah Inah
13 Bab. 13 Kedatangan Putri Bilqis...
14 Bab. 14 Pernyataan Cinta
15 Bab. 15 Mas Ardi sakit
16 Bab. 16 Karma Masa Lalu
17 Bab. 17 Karma Masa Lalu ( part2)
18 Bab. 18 Penebusan Karma ( part 1 )
19 Bab. 19 Penebusan Karma ( part 2)
20 Bab. 20 Desa Kemang Balu
21 Bab. 21 Tamu Tak di Undang
22 Bab.22 Air terjun Alas Tirta
23 Bab. 23 Kencan di Bukit Malaikat
24 Bab. 24 Tamu Tengah Malam
25 Bab. 25 Kedatangan Putri Azylla
26 Bab. 26 Memikirkan kembali
27 Bab.27 Pengantin Air terjun Alas Tirta ( part 1)
28 Bab. 28 Pengantin Air Terjun Alas Tirta ( Part. 2 )
29 Bab. 29 Pengantin Air Terjun Alas Tirta ( Part.3)
30 Bab. 30 Ingin Berteman
31 Bab. 31 Teluh
32 Bab. 32 Antara Hidup dan Mati
33 Bab. 33 Dia Ratuku....
34 Bab. 34 Pangeran Jin yang Sakti
35 Bab. 35 Tertangkap Basah
36 Bab. 36 Kemarahan Raja Haizzar
37 Bab. 37 Ujian Cinta
38 Bab. 38 Cincin Bermata Safir Biru
39 Bab. 39 Rahasia hati Putri Azylla
40 Bab. 40 Di tandai Makhluk Halus
41 Bab. 41 Di Temui Ratu Kalina
42 Bab. 42 Tafakur Rindu
43 Bab. 43 Cincin Bertuah
44 Bab. 44 Hadir Kembali....
45 Bab. 45 Jangan Pergi Lagi Dariku
46 Bab. 46 Lelaki Tampan di Rumah Asmi
47 Bab. 47 Kebersamaan Doni dan Nazwa
48 Bab. 48 Lamaran Wira
49 Bab. 49 Dendam Masa Lalu
50 Bab. 50 Tabrak Lari
51 Bab . 51 Viola
52 Bab. 52 Menggoda Sang Pangeran
53 Bab. 53 Dia Sudah Kembali
54 Bab. 54 Touring Ke Parangtritis
55 Bab. 55 Kejadian di Pantai Parangtritis
56 Bab. 56 Itu Adalah Percobaan Pembunuhan "
57 Bab. 57 Perjalanan ke Negeri Jin
58 Bab. 58 Serangan Pertama
59 Bab. 59 Menghapus Jejak
60 Bab. 60 Resmi Jadi Janda
61 Bab. 61 Janda Kembang
62 Bab. 62 Apakah Aku tidak Pantas Untukmu?
63 Bab. 63 Berpisah.....
64 Bab. 64 Balas Dendam Pak Panca
65 Bab. 65 Melamar Asmi
66 Bab. 66 Duel
67 Bab. 67 Pertanyaan Ratu Kalina
68 Bab. 68 Menjadi Tawanan Raja Haizzar
69 Bab. 69 Kemarahan Pangeran Hasyeem
70 Bab. 70 Keinginan Pangeran Hasyeem
71 Bab. 71 Tamasya
72 Bab. 72 Bantuan untuk Pangeran Anggada
73 Bab. 73 Di bawa Pergi
74 Bab. 74 Negeri atas Angin
75 Bab. 75 Kehilangan Jejak
76 Bab. 76 Negeri Bawah
77 Bab. 77 Kamu Milikku
78 Bab. 78 Kembali Hilang....
79 Bab. 79 Dia Milikku
80 Bab. 80 Yang Tertinggal....
81 Bab. 81 Maukah Kamu Menikah Denganku?
82 Bab. 82 Aku Akan selalu mencintaimu...
83 Bab. 83 Datang Melamar
84 Bab. 84 Kedatangan Keluarga Pangeran Hasyeem
85 Bab 85. Delia Ingin Bunuh Diri
86 Bab. 86 Namaku, Ammar..!
87 Bab. 87 Menjauh Pergi
88 Bab. 88 Pernikahan Dua Dunia
89 Bab. 89 Menjadi Istri Seutuhnya
90 Bab. 90 Pertolongan Ammar
91 Bab. 91 Pulang Ke Indonesia
92 Bab. 92 Siapa Kamu??
93 Bab. 93 Penyelidikan Revan
94 Bab. 94 Nenek Kuntilanak.....
95 Bab. 95 Calon Anak Sakti
96 Bab. 96 Perburuan Sang Penghancur
97 Bab. 97 Lahirnya Sang Penghancur
98 Bab. 98 Alyan Haidar
99 Bab. 99 Bayangan Siapa Itu???
100 Bab. 100 Kakak Ipar dari Bangsa Jin
101 Bab. 101 Alam Sebelah
102 Bab. 102 Mereka yang Tersembunyi
103 Bab. 103 Mengikhlaskan Kamu
104 Bab. 104 Gerhana Bulan Berdarah
105 Bab.105 Bagaimana Jika Kita Menikah ?
106 Bab. 106 Sepasang Anak Ajaib
107 Bab. 107 Alyan dan Luna Tersesat
108 Bab. 108 Dua Bocah Sakti
109 Bab. 109 Ayah Yang Terbaik
110 Bab. 110 Ciuman Pertama
111 Bab. 111 Kepergianmu
112 Bab. 112 Apa Yang Terjadi Pada Aluna
113 Bab. 113 Bayangan Transparan
114 Bab. 114 Pertarungan akan Segera di Mulai.
115 Bab. 115 Bertemu Sonia
116 Bab. 116 Pedang Naga Jiwo
117 Bab. 117 Penyerbuan Ke Istana Bukit Malaikat
118 Bab. 118 Pertempuran Kedua di Bukit Malaikat
119 Bab. 119 Ruang Bawah Tanah Rahasia
120 Bab. 119 Ruang Bawah Tanah Rahasia
121 Bab. 120 Aluna
122 Bab. 121 Apakah Kamu Bisa Menerimanya..!
123 Bab. 122 Rencana Besar
124 Bab. 123 Gerbang Oreon
125 Bab. 124 Hancurnya Gerbang Oreon
126 Bab. 125 Season 2
127 Bab. 126 Kematian Ratu Amirah
128 Bab. 127 Pembongkar Makam Amirah
129 Bab. 128 Makhluk Apa Itu
130 Bab. 129 Keinginan Arryan
131 Bab.130 Pertemuan Pertama
132 Bab. 131 Berapa Nomor Teleponmu
133 Bab. 132 Aluna di Serang
134 Bab. 133 Sumur Mata Air Keabadian
135 Bab. 134 Padepokan Pasir Hitam
136 Bab. 135 Palasik
137 Bab. 136 Sepasang Bayi Kembar
138 Bab. 137 Utusan Dari Negeri Atas Angin
139 Bab. 138 Lamaran Alyan
140 Bab. 139 Kisah Elisa
141 Bab. 140 Dewa Mautmu
142 Bab. 141 Dimana Aluna Berada???
143 Bab. 142 Menangkap Basah Sang Penculik
144 Bab. 143 Bukan Gadis Biasa
145 Bab. 144 Bertemu dengan Profesor Alfred.
146 Bab. 145 Serangan Gelap
147 Bab. 146 Kecelakaan Tragis
148 Bab. 147 H a n a
149 Bab. 148 Akhir Tragis
150 Bab. 149 Masa Lalu Yang Kembali
151 Bab. 150 Lepaskan Bundaku
152 Bab. 151 Hadiah dari Papa
153 Bab. 152 Pertolongan Untuk Sang Juragan ( Part 1)
154 Bab. 153 Pertolongan Untuk Sang Juragan ( Part 2 )
155 Bab. 154 Namaku Ammar.....
156 Bab. 155 Namaku Ammar ( part 2 )
157 Bab . 156 Lamaran Keanan
158 Bab. 157 Rumah Keluarga Keanan
159 Bab. 158 Perjanjian Ghaib ( Part 1)
160 Bab. 159 Perjanjian Ghaib ( part 2)
161 Bab. 160 Perjanjian Ghaib ( Part 3 )
162 Bab. 161 Perjanjian Ghaib ( part 4 )
163 Bab. 162 Perjanjian Ghaib ( Part 5 )
164 Bab. 163 Pertempuran Di Hutan Alas Purwo ( part 1)
165 Bab. 164 Pertarungan di Hutan Alas Purwo ( part 2 )
166 Bab. 165 Siapa yang menyambung Rambut akan......
167 Bab. 166 Siapa Yang Menyambung Rambut Akan..... ( part 2)
168 Bab. 167 Bolehkah Aku menciummu?
169 Bab. 168 Jangan Keluar Rumah Selepas Senja.
170 Bab. 169 Serangan Elathan
171 Bab. 170 Kerajaan Di Pulau Hantu.
172 Bab. 171 Kerajaan di pulau Hantu ( part 2 )
173 Bab. 172 Kerajaan di Pulau Hantu
174 Bab. 173 Perjalanan Ke Dimensi Alpa ( Part 1)
175 Bab. 174 Perjalanan ke Dimensi Alpa ( part 2)
176 Bab. 175 Perempuan Setengah Immortal
177 Bab. 176 Catatan Perjalanan Putri Arryan ( Part 1 )
178 Bab. 177 Catatan Perjalanan Arryan ( Part 2 )
179 Bab. 178 Catatan Perjalanan Arryan ( Part 3 )
180 Bab. 179
181 Bab. 180 Catatan Perjalanan Arryan ( Part 5)
182 Bab. 181 Ada Asmara di Hutan Larangan ( Part 1 )
183 Bab.182 Ada Asmara di Hutan Larangan ( Part 2)
184 Bab. 183 Kecemburuan Andros
185 Bab. 184 Hantu Anak Bajang
186 Bab. 185 Hantu Anak Bajang ( Part 2 )
187 Bab. 186 Hantu Anak Bajang ( Part 3 )
188 Bab. 187 Hantu Anak Bajang ( Part 4 )
189 Bab. 188
190 Bab. 189
191 Bab. 190 Hantu Anak Bajang
192 Bab. 191 Pelet Ajian Jaran Goyang
193 Bab. 192 Ajian Pelet Jaran Goyang ( Part 2 )
194 Bab. 193 Ajian Pelet Jaran goyang ( Part3)
195 Bab. 194 Pelet Ajian Jaran Goyang ( Part 4)
196 Bab. 195
197 Bab.196
198 Bab.197. Kelahiran Arsya
199 Bab. 198
200 Bab. 199
201 Bab. 200
202 Ektra Bab. 201
203 Extra Bab. 202
204 Extra Bab. 203
205 Extra Bab 204
206 Promosi Novel
Episodes

Updated 206 Episodes

1
Bab 1. Di ceraikan
2
Bab 2. Awal bertemu
3
Bab 3. Berteman...
4
Bab 4. Cemburu.....
5
Bab. 5 Di serang....
6
Bab. 6 Komidi putar...
7
Bab. 7 Menghilang....
8
Bab. 8 Pertarungan di Hutan Larangan
9
Bab. 9 Minta rujuk kembali
10
Bab. 10 Kuyang
11
Bab. 11 Sudah di Tandai..
12
12. Kedatangan Arwah Inah
13
Bab. 13 Kedatangan Putri Bilqis...
14
Bab. 14 Pernyataan Cinta
15
Bab. 15 Mas Ardi sakit
16
Bab. 16 Karma Masa Lalu
17
Bab. 17 Karma Masa Lalu ( part2)
18
Bab. 18 Penebusan Karma ( part 1 )
19
Bab. 19 Penebusan Karma ( part 2)
20
Bab. 20 Desa Kemang Balu
21
Bab. 21 Tamu Tak di Undang
22
Bab.22 Air terjun Alas Tirta
23
Bab. 23 Kencan di Bukit Malaikat
24
Bab. 24 Tamu Tengah Malam
25
Bab. 25 Kedatangan Putri Azylla
26
Bab. 26 Memikirkan kembali
27
Bab.27 Pengantin Air terjun Alas Tirta ( part 1)
28
Bab. 28 Pengantin Air Terjun Alas Tirta ( Part. 2 )
29
Bab. 29 Pengantin Air Terjun Alas Tirta ( Part.3)
30
Bab. 30 Ingin Berteman
31
Bab. 31 Teluh
32
Bab. 32 Antara Hidup dan Mati
33
Bab. 33 Dia Ratuku....
34
Bab. 34 Pangeran Jin yang Sakti
35
Bab. 35 Tertangkap Basah
36
Bab. 36 Kemarahan Raja Haizzar
37
Bab. 37 Ujian Cinta
38
Bab. 38 Cincin Bermata Safir Biru
39
Bab. 39 Rahasia hati Putri Azylla
40
Bab. 40 Di tandai Makhluk Halus
41
Bab. 41 Di Temui Ratu Kalina
42
Bab. 42 Tafakur Rindu
43
Bab. 43 Cincin Bertuah
44
Bab. 44 Hadir Kembali....
45
Bab. 45 Jangan Pergi Lagi Dariku
46
Bab. 46 Lelaki Tampan di Rumah Asmi
47
Bab. 47 Kebersamaan Doni dan Nazwa
48
Bab. 48 Lamaran Wira
49
Bab. 49 Dendam Masa Lalu
50
Bab. 50 Tabrak Lari
51
Bab . 51 Viola
52
Bab. 52 Menggoda Sang Pangeran
53
Bab. 53 Dia Sudah Kembali
54
Bab. 54 Touring Ke Parangtritis
55
Bab. 55 Kejadian di Pantai Parangtritis
56
Bab. 56 Itu Adalah Percobaan Pembunuhan "
57
Bab. 57 Perjalanan ke Negeri Jin
58
Bab. 58 Serangan Pertama
59
Bab. 59 Menghapus Jejak
60
Bab. 60 Resmi Jadi Janda
61
Bab. 61 Janda Kembang
62
Bab. 62 Apakah Aku tidak Pantas Untukmu?
63
Bab. 63 Berpisah.....
64
Bab. 64 Balas Dendam Pak Panca
65
Bab. 65 Melamar Asmi
66
Bab. 66 Duel
67
Bab. 67 Pertanyaan Ratu Kalina
68
Bab. 68 Menjadi Tawanan Raja Haizzar
69
Bab. 69 Kemarahan Pangeran Hasyeem
70
Bab. 70 Keinginan Pangeran Hasyeem
71
Bab. 71 Tamasya
72
Bab. 72 Bantuan untuk Pangeran Anggada
73
Bab. 73 Di bawa Pergi
74
Bab. 74 Negeri atas Angin
75
Bab. 75 Kehilangan Jejak
76
Bab. 76 Negeri Bawah
77
Bab. 77 Kamu Milikku
78
Bab. 78 Kembali Hilang....
79
Bab. 79 Dia Milikku
80
Bab. 80 Yang Tertinggal....
81
Bab. 81 Maukah Kamu Menikah Denganku?
82
Bab. 82 Aku Akan selalu mencintaimu...
83
Bab. 83 Datang Melamar
84
Bab. 84 Kedatangan Keluarga Pangeran Hasyeem
85
Bab 85. Delia Ingin Bunuh Diri
86
Bab. 86 Namaku, Ammar..!
87
Bab. 87 Menjauh Pergi
88
Bab. 88 Pernikahan Dua Dunia
89
Bab. 89 Menjadi Istri Seutuhnya
90
Bab. 90 Pertolongan Ammar
91
Bab. 91 Pulang Ke Indonesia
92
Bab. 92 Siapa Kamu??
93
Bab. 93 Penyelidikan Revan
94
Bab. 94 Nenek Kuntilanak.....
95
Bab. 95 Calon Anak Sakti
96
Bab. 96 Perburuan Sang Penghancur
97
Bab. 97 Lahirnya Sang Penghancur
98
Bab. 98 Alyan Haidar
99
Bab. 99 Bayangan Siapa Itu???
100
Bab. 100 Kakak Ipar dari Bangsa Jin
101
Bab. 101 Alam Sebelah
102
Bab. 102 Mereka yang Tersembunyi
103
Bab. 103 Mengikhlaskan Kamu
104
Bab. 104 Gerhana Bulan Berdarah
105
Bab.105 Bagaimana Jika Kita Menikah ?
106
Bab. 106 Sepasang Anak Ajaib
107
Bab. 107 Alyan dan Luna Tersesat
108
Bab. 108 Dua Bocah Sakti
109
Bab. 109 Ayah Yang Terbaik
110
Bab. 110 Ciuman Pertama
111
Bab. 111 Kepergianmu
112
Bab. 112 Apa Yang Terjadi Pada Aluna
113
Bab. 113 Bayangan Transparan
114
Bab. 114 Pertarungan akan Segera di Mulai.
115
Bab. 115 Bertemu Sonia
116
Bab. 116 Pedang Naga Jiwo
117
Bab. 117 Penyerbuan Ke Istana Bukit Malaikat
118
Bab. 118 Pertempuran Kedua di Bukit Malaikat
119
Bab. 119 Ruang Bawah Tanah Rahasia
120
Bab. 119 Ruang Bawah Tanah Rahasia
121
Bab. 120 Aluna
122
Bab. 121 Apakah Kamu Bisa Menerimanya..!
123
Bab. 122 Rencana Besar
124
Bab. 123 Gerbang Oreon
125
Bab. 124 Hancurnya Gerbang Oreon
126
Bab. 125 Season 2
127
Bab. 126 Kematian Ratu Amirah
128
Bab. 127 Pembongkar Makam Amirah
129
Bab. 128 Makhluk Apa Itu
130
Bab. 129 Keinginan Arryan
131
Bab.130 Pertemuan Pertama
132
Bab. 131 Berapa Nomor Teleponmu
133
Bab. 132 Aluna di Serang
134
Bab. 133 Sumur Mata Air Keabadian
135
Bab. 134 Padepokan Pasir Hitam
136
Bab. 135 Palasik
137
Bab. 136 Sepasang Bayi Kembar
138
Bab. 137 Utusan Dari Negeri Atas Angin
139
Bab. 138 Lamaran Alyan
140
Bab. 139 Kisah Elisa
141
Bab. 140 Dewa Mautmu
142
Bab. 141 Dimana Aluna Berada???
143
Bab. 142 Menangkap Basah Sang Penculik
144
Bab. 143 Bukan Gadis Biasa
145
Bab. 144 Bertemu dengan Profesor Alfred.
146
Bab. 145 Serangan Gelap
147
Bab. 146 Kecelakaan Tragis
148
Bab. 147 H a n a
149
Bab. 148 Akhir Tragis
150
Bab. 149 Masa Lalu Yang Kembali
151
Bab. 150 Lepaskan Bundaku
152
Bab. 151 Hadiah dari Papa
153
Bab. 152 Pertolongan Untuk Sang Juragan ( Part 1)
154
Bab. 153 Pertolongan Untuk Sang Juragan ( Part 2 )
155
Bab. 154 Namaku Ammar.....
156
Bab. 155 Namaku Ammar ( part 2 )
157
Bab . 156 Lamaran Keanan
158
Bab. 157 Rumah Keluarga Keanan
159
Bab. 158 Perjanjian Ghaib ( Part 1)
160
Bab. 159 Perjanjian Ghaib ( part 2)
161
Bab. 160 Perjanjian Ghaib ( Part 3 )
162
Bab. 161 Perjanjian Ghaib ( part 4 )
163
Bab. 162 Perjanjian Ghaib ( Part 5 )
164
Bab. 163 Pertempuran Di Hutan Alas Purwo ( part 1)
165
Bab. 164 Pertarungan di Hutan Alas Purwo ( part 2 )
166
Bab. 165 Siapa yang menyambung Rambut akan......
167
Bab. 166 Siapa Yang Menyambung Rambut Akan..... ( part 2)
168
Bab. 167 Bolehkah Aku menciummu?
169
Bab. 168 Jangan Keluar Rumah Selepas Senja.
170
Bab. 169 Serangan Elathan
171
Bab. 170 Kerajaan Di Pulau Hantu.
172
Bab. 171 Kerajaan di pulau Hantu ( part 2 )
173
Bab. 172 Kerajaan di Pulau Hantu
174
Bab. 173 Perjalanan Ke Dimensi Alpa ( Part 1)
175
Bab. 174 Perjalanan ke Dimensi Alpa ( part 2)
176
Bab. 175 Perempuan Setengah Immortal
177
Bab. 176 Catatan Perjalanan Putri Arryan ( Part 1 )
178
Bab. 177 Catatan Perjalanan Arryan ( Part 2 )
179
Bab. 178 Catatan Perjalanan Arryan ( Part 3 )
180
Bab. 179
181
Bab. 180 Catatan Perjalanan Arryan ( Part 5)
182
Bab. 181 Ada Asmara di Hutan Larangan ( Part 1 )
183
Bab.182 Ada Asmara di Hutan Larangan ( Part 2)
184
Bab. 183 Kecemburuan Andros
185
Bab. 184 Hantu Anak Bajang
186
Bab. 185 Hantu Anak Bajang ( Part 2 )
187
Bab. 186 Hantu Anak Bajang ( Part 3 )
188
Bab. 187 Hantu Anak Bajang ( Part 4 )
189
Bab. 188
190
Bab. 189
191
Bab. 190 Hantu Anak Bajang
192
Bab. 191 Pelet Ajian Jaran Goyang
193
Bab. 192 Ajian Pelet Jaran Goyang ( Part 2 )
194
Bab. 193 Ajian Pelet Jaran goyang ( Part3)
195
Bab. 194 Pelet Ajian Jaran Goyang ( Part 4)
196
Bab. 195
197
Bab.196
198
Bab.197. Kelahiran Arsya
199
Bab. 198
200
Bab. 199
201
Bab. 200
202
Ektra Bab. 201
203
Extra Bab. 202
204
Extra Bab. 203
205
Extra Bab 204
206
Promosi Novel

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!