Gunung Khayangan berdiri kokoh dengan angkuh dan dingin. Terlihat indah dan mempesona dari kejauhan. Kenampakan Gunung Khayangan yang selalu diselimuti kabut tebal kebiruan mulai dari kaki gunung hingga ke puncaknya mengundang decak kagum sekaligus rasa takut pada orang yang memandang.
Bahkan pesawat yang melintasi wilayah Gunung Khayangan selalu terbang berputar untuk menghindari bahaya kabut yang kadang-kadang menganggu pandangan saat penerbangan.
Kabut tebal yang menutup Gunung Khayangan seakan menjadi selimut misteri yang menutupi jutaan rahasia yang tersembunyi di Gunung Khayangan.
Demikian juga dengan hutan di wilayah sekitar Gunung Khayangan yang masih belum terjamah oleh manusia. Hutan itu seakan di selimuti oleh kekuatan magic yang tak kasat mata. Banyak orang yang tak berani memasuki hutan itu.
Sudah banyak rumor yang beredar, bahwa siapa saja yang berani memasuki wilayah hutan di sekitar gunung Khayangan tidak akan pernah bisa keluar dalam keadaan hidup. Sehingga sampai saat ini belum ada yang berani mengadakan pendakian di Gunung Khayangan.
Di tengah hutan, di kaki Gunung khayangan tampak dua sosok bayangan berkelebatan saling berkejar kejaran. Yang satu adalah sosok gadis muda dengan rambut ekor kuda berpakaian ala wanita persia dan yang seorang lagi sosok laki-laki tampan dengan rambut di ikat seluruhnya ke belakang, memakai baju rompi dan celana panjang. Di pinggang keduanya terselip sebilah pedang.
" hahaha, kau tak akan bisa mengalahkan ilmu lari cepatku kanda Hasyeem.!" seru gadis itu sambil terus berlari dari satu pohon ke pohon lainnya. Dia berlari sangat cepat sehingga hanya terlihat bayangannya saja yang berkelebatan dari satu tempat ke tempat lain.
" Hahhaa aku tak pernah kalah olehmu, dinda bilqis ! " seru Hasyeem takkan mau kalah. Bayangannya berkelebatan melesat mengejar bayangan Putri Bilqis di antara pepohonan. Sampailah mereka di tempat terbuka. Bilqis menghentikan larinya. Dia berbalik menghadapi Hasyeem.
" Ayo, kita berlatih ilmu pedang, kanda..! sudah lama kita tidak berlatih bersama! " ajak Bilqis seraya mengeluarkan pedang Kemala Emas miliknya .
Pangeran Hasyeem juga tak mau kalah. Dia mengeluarkan pedang emas berhulu Naga miliknya. Pedang itu berkilauan di tempa sinar matahari.
"Bilqis, hadapi seranganku! " Putri Bilqis berdiri tegak dengan pedang di tangan. Gadis cantik itu tampak fokus dalam menghadapi serangan pedang Pangeran Hasyeem.
Terjadilah adu kepandaian dan kelincahan memainkan pedang antara kakak beradik itu. Sudah tak terhitung berapa banyak jurus yang mereka keluarkan, namun sepertinya belum juga menunjukkan tanda tanda bahwa mereka akan berhenti atau pun mengalah. Sampai pada suatu ketika,....
" Yang mulia Pangeran Hasyeem, Paduka Raja memanggil anda segera ke istana karena tuan putri Azyllla sudah tiba di istana." salah seorang pengawal kerajaan tiba-tiba datang menyampaikan pesan kepada Pangeran Hasyeem.
"Bilqis, ayo pulang. Ayah menunggu kita di istana! " Pangeran Hasyeem mengajak Putri Bilqis pulang.
" Yang di panggil kan kanda, bukan dinda Bilqis! " sahut Putri Bilqis sewot.
" Tapi aku tak tahu bagaimana harus menghadapi putri Azyllla, aku tidak pernah menyukainya sebagai seorang kekasih. Selama ini aku hanya menganggapnya sebagai adik. Kita sudah tumbuh dan besar bersama, mana mungkin ada perasaan lebih. " kata Hasyeem.
" Tapi ayah pasti kecewa dan murka jika kanda Hasyeem menolak perjodohan ini. dan juga hati Putri Azyllla pastinya akan terluka. "
" Ya, aku tahu, tapi aku tak mungkin menikah dengan wanita yang tidak aku cintai ..,"
" Aku sarankan sebaiknya kanda berterus terang pada tuan Putri Azyllla, agar Tuan Putri Azylla tak banyak berharap. "
" Kau benar, Bilqis. Aku memang harus berterus terang pada putri Azyllla bahwa Aku tak bisa melanjutkan pernikahan ini karena..... "
" Karena di hati kanda hanya ada wanita dari bangsa manusia itu, kan? Kanda sudah jatuh cinta pada wanita itu.Sehingga kanda tak bisa mencintai Azyllla ! kanda Hasyeem sungguh benar-benar sudah kehilangan akal sehat !" potong Putri Bilqis dengan kesal.
Dia heran mengapa kakaknya yang sangat tampan dan banyak di kagumi oleh wanita wanita cantik dari bangsanya, lebih memilih mencintai seorang wanita biasa dari bangsa manusia.
" Ya, Aku tahu aku sudah gila. Tapi aku sangat mencintai Asmi. Aku hanya ingin menikah dengannya saja. "
" Bagaimana kalau ayahanda mengetahui hal ini. Apa yang akan terjadi pada kanda dan juga wanita itu? " tanya Putri Bilqis sambil menatap Pangeran Hasyeem tajam. Mulut Pangeran Hasyeem terjatuh rapat. Dia tak pernah berpikir sejauh itu bahwa ayahandanya bisa saja mencelakai wanitanya.
" Ayo, kita sebaiknya segera pulang. ayahanda sudah menunggu! " Pangeran Hasyeem dan Putri Bilqis segera melesat terbang menuju Gunung Khayangan, tempat Sang Ayahanda mereka bertahta di singgasananya.
Kerajaan Jin terletak di Gunung Khayangan, tepatnya di dalam gua yang ada di celah gunung. secara kasat mata, orang yang memiliki kemampuan supranatural dapat melihat betapa besar dan megah istana itu. Istana yang di jaga ketat oleh ribuan makhluk ghaib dengan bentuk dan wajah yang menyeramkan.
Pangeran Hasyeem dan Putri Bilqis sudah berada di istana. Mereka berdua segera mendatangi ayahanda mereka yang sudah menanti mereka bersama dengan Putri Azyllla.
" Nah, Mereka sudah datang! " kata paduka Raja Haizzar pada Putri Azyllla. Putri Azyllla menoleh ke arah Pangeran Hasyeem dan Putri Bilqis yang tiba secara bersamaan. Keduanya menghaturkan sembah kepada Paduka Raja Haizzar.
" Hasyeem, Putri Azyllla sudah berada di sini. Ajaklah Putri Azyllla bersama kalian. Bukankah kalian berteman sejak kecil. " titah Sangat Raja.
" Baik, Paduka Raja. kalau begitu kami mohon diri." Pangeran Hasyeem lalu mengajak Putri Azylla bermain di taman. Dia juga ingin berbicara pada Putri Azylla tentang perjodohan mereka. Dia pikir sudah saatnya dia jujur berterus terang pada Putri Azylla tentang perasaannya. Dia tidak bisa mencintai wanita itu karena hanya ada Asmi di hatinya. Perempuan cantik yang berasal dari bangsa manusia.
" Putri Azylla, duduklah di sini. Ada yang ingin saya bicarakan..!" Pangeran Hasyeem mulai berbicara setelah mereka berdua duduk di bangku taman.
" Ada apakah , Pangeran Hasyeem? sepertinya ada hal yang sangat penting sekali yang ingin anda sampaikan padaku. "
" Saya ingin membicarakan tentang perjodohan kita. "
Deg! jantung Putri Azylla langsung berdebar debar . Pangeran Hasyeem akan berbicara tentang perjodohan mereka. Hatinya serasa berbunga-bunga. apakah Pangeran Hasyeem akan mempercepat hari pernikahan mereka.
Putri Azylla tak memungkiri bahwa dia memang mencintai pangeran tampan yang juga merupakan sahabat sekaligus sepupunya itu. Sudah semenjak dari masa kanak-kanak dia mencintai Pangeran Hasyeem hingga saat ini.
Rasa cinta itu semakin hari semakin tumbuh subur di hatinya. Apalagi saat ayahanda pangeran Hasyeem menjodohkan mereka berdua dalam ikatan pernikahan, harapan dan rasa cintanya pada pangeran tampan itu semakin besar.
" Apa yang ingin Pangeran katakan " tanya Putri Azylla.
" Bolehlah aku bertanya sesuatu padamu? "
" tentu saja, pangeran. silahkan anda bertanya sesuka anda. " jawab Putri Azylla, lagi.
" Apakah kamu mencintaiku? " Wajah Putri Azylla tertunduk malu dengan semburat merah di pipi. Melihat itu Pangeran Hasyeem tak perlu bertanya lagi karena dia sudah tahu jawabannya. " Tapi aku tak bisa mencintaimu Putri Azylla, karena hatiku hanya mencintai Asmi seorang. " kata Pangeran Hasyeem dalam hati.
Tentu saja dia tak bisa mengatakan hal itu secara langsung. Tadinya Dia ingin sekali berterus terang mengatakan pada Putri Azylla bahwa dia tak bisa untuk meneruskan perjodohan mereka karena dia tidak bisa mencintai Putri Azylla, perasaannya hanya bisa menganggap Putri Azylla sebatas adik saja.
Namun ucapan adiknya Putri Bilqis kembali terlintas dalam pikirannya, dia takut murka ayahandanya yang dapat mencelakai wanita pujaan hatinya.
Sementara itu, Asmi seorang diri di kamar. Sambil rebahan, Dia asyik bermain game di handphone hingga tak menyadari sesosok makhluk cantik berdiri tak jauh dari tempat tidurnya.
Pada suatu ketika, dia menoleh ke samping, dia terkejut sekali melihat seorang wanita cantik sedang berdiri memandang ke arahnya. Pakaian wanita itu bergaya wanita persia. Cantik dan anggun.
" Siapa kamu? mau apa kamu datang ke sini? " tanya Asmi. Dia pun berdiri dengan sikap waspada sambil bersiap siap jika ada serangan.
" Cih, kamu manusia lemah. Kamu tak akan sanggup jika melawanku! " kata wanita itu dengan angkuhnya.
" Aku memang manusia lemah. tapi aku tak takut padamu. Aku tahu kamu bukanlah dari golongan manusia. kamu adalah jin yang ingin memperdaya kami dengan tipu daya dan muslihat mu! "
"Aku memang berasal dari golongan bangsa jin. Tapi aku tak pernah memperdayai atau menipu bangsa manusia. berani sekali kamu mengatakan hal itu, apa kamu tidak takut mati, hah!! "
" hidup matiku di tangan Allah bukan di tangan makhluk seperti kamu. aku tidak takut jika memang hari ini aku harus mati. sekali lagi ku katakan, aku tak takut padamu! " kata Asmi lagi dengan lantang.
Wanita itu memandang Asmi dengan sorot mata yang tajam. " hm, dia memang berbeda dari wanita yang lain. Ada aura aneh yang menakjubkan pada diri wanita ini yang membuat dia sangat menarik. Dia memiliki kekuatan bathin yang sangat kuat! pantaslah kanda Hasyeem sampai jatuh cinta padanya. " kata Putri Bilqis dalam hati.
" Katakan, siapa kamu dan apa maumu datang ke rumahku.! " Suara Asmi memecah keheningan di kamar itu.
"Aku Putri Bilqis, aku adalah adik Pangeran Hasyeem! "
" Hah!???? "
Ya, wanita itu adalah Putri Bilqis yang datang menemui Asmi. Dia penasaran wanita seperti apa yang di cintai oleh kakandanya Pangeran Hasyeem.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 206 Episodes
Comments
lily
pertma kali ktmu sama calon adik ipar hohoho
2023-12-10
0
Erni Kusumawati
weleh.. weleh..
2023-05-20
0
neng citra
ya...itu lah "cinta"
di mata terlihat sederhana...
tapi di hati terasa mewah dan luar biasa.
mungkin begitulah...yang di rasa pangeran hasyeem.
walaupun di negeri nya banyak yang mengagumi perempuan dari kalangan bangsa nya yang luar biasa.
tapi beliau lebih memilih yang sederhana..
2023-04-16
0