Mereka semua protes jika Kinara tak mungkin memenangkan perlombaan dan memperoleh skor tertinggi, ia pasti melakukan kecurangan dalam ujian, mereka semua menegaskan dan percaya jika Kinara menyontek saat ujian semester kemarin. Semua tuduhan itu berasal dari tim Tiara.
"Iya benar, Kinara kamu pasti menyontek 'kan kamu ngaku aja," ucap Tiara yang juga menuduh Kinara melakukan kecurangan dengan menyontek saat ujian.
"Iya benar, Kamu pasti nyontek kan mana mungkin skor kamu bisa sampai 535 itu tak masuk akal, nilai itu tak jauh dari skor tertinggi 560, bahkan Bayu saja tak pernah mendapatkan skor setinggi itu," ucap Tiara.
Tim Kinara yang tadinya berbangga atas kemenangan timnya juga berpikir hal yang sama, Kinara sama dengan mereka. Mereka selalu berada di posisi terakhir di setiap semester, mereka dan Kinara merupakan level yang sama dalam pendidikan, bahkan tim Kinara pun mulai menyangsikan kemurniaan dari kemenangan Kinara, ketua tim mereka.
"Hey ... kalian itu kenapa sih, Kalian harus sportif dong, jangan karena kalian kalah kalian langsung fitnah Kinara menyontek, kalian iri ya melihat kepintaran Kinara. Kalau kalian juga mau pintar ya belajar dong, lihat nih ketua tim kalian Tiara, hanya mendapatkan 420. Kenapa kalian semua malah menyindir Kinara yang curang, kalau memang skor Tiara tak sebanyak Kinara," geram Claudia yang sejak tadi diam mendengar tuduhan mereka.
"Semua diam, tak ada yang berani membantah apa yang dikatakan oleh Claudia. Apalagi memang tertulis dengan jelas di catatan tersebut nama Kinara lah yang tertulis menjadi pemenang dan mendapatkan juara satu di kelasnya dan Skor 535. Claudia saja tak pernah mendapatkan skor setinggi itu.
Tak lama kemudian wali kelas mereka masuk.
Tiara merampas kertas hasil skor yang dipegang oleh Claudia dan buru-buru menghampiri wali kelas mereka,
"Apa ini benar jika Kinara yang mendapat juara pertama? Apa ini tidak salah, Pak? Apa skornya tidak bermasalah, ini ga masuk akal, Pak," ucap Tiara proses, ia belum menerima kenyataan jika dirinya dikalahkan oleh Kinara.
"Kinara, Bapak bangga sama kamu, asal kamu tahu skor kamu yang paling tertinggi dari semua murid di sekolah ini dan kelas kita akan mendapat penghargaan karena memiliki skor tertinggi diantara semuanya murid dan murid nya berasal dari kelas kita , Kinara," ucap wali kelas tak menghiraukan pertanyaan dari Tiara.
Semua masih tercengang, mendengar jika Kinara bahkan mendatangkan juara umum.
Bayu yang lebih dulu tersadar dari keterkejutannya memberikan tepuk tangan untuk Kinara dan diikuti oleh murid lainnya.
Tiara mengepal tangannya, ia masih belum percaya walau wali kelas mereka sendiri pun yang mengatakannya jika Kinara pemenangnya.
Tiara duduk di tempatmu tegur wali kelas yang melihat Tiara masih berdiri di belakangnya.
Tiara dengan kesal berjalan menuju ke tempat duduknya dan duduk dengan memasang wajah kesal menatap Kinara yang tersenyum penuh kemenangan, sengaja membuat adik tirinya itu semakin kesal. Kinara bahkan menaik turunkan alisnya meledek Tiara.
Nilai tertinggi tahun ini adalah nilai yang paling tinggi dari tahun-tahun sebelumnya yaitu 535 dan itu dicapai murid dari kelas kita, Kinara," ucap wali kelas," Dengan begitu, juga menempatkan Kinara sebagai juara paralel."
"Tapi, Pak! Ini semua nggak mungkin, nggak mungkin Kinara bisa mencapai nilai setinggi itu, ini pasti ada yang salah, pasti ada kecurangan di sini." Tiara yang terus saja protes dengan kenyataan yang ada, ia benar-benar tak terima jika Kinara bahwa menjadi juara paralel.
Seberapa keras pun Tiara protes dengan hasil ujian tersebut. Namun, itulah hasilnya, hasil yang sudah disepakati oleh semua guru, kepala sekolah dan ketua yayasan.
Sebenarnya bukan cuman para murid yang terkejut dengan hasil tersebut, para guru juga tak percaya dengan apa yang mereka lihat. Murid yang dulunya tak dianggap kini menjadi juara 1 umum di sekolahnya bahkan itulah skor tertinggi sepanjang berdirinya sekolah tersebut.
Guru bahkan memeriksa CCTV saat ujian kemarin dan memfokuskan pada Kinara, disana terlihat jelas jika Kinara melakukan ujiannya tanpa adanya kecurangan.
"Ini nggak mungkin," ucap Tiara gelisah.
"Tiara kamu harus sportif dong, kalau wali kelas saja dan para guru sudah memutuskan kalau Kinara yang akan menjadi juara, kenapa kamu yang menolak, Siapa kamu," ucap Claudia yang juga mulai kesal dengan ulah Tiara.
"Pak, bapak Jawab yang jujur! Apakah Bapak yakin jika nilai ini murni?" tanya Kinara pada wali kelas mereka.
Wali kelas terdiam tak menjawab, karena Ia memang masih ragu dengan hasil tersebut.
"Bapak saja meragukan dengan kebenarannya ini, nggak mungkin Pak, Kinara bisa sepintar itu hingga menghasilkan nilai setinggi ini." Tiara bersikeras agar Kinara tak jadi pemenangnya.
Kinara menggebrak meja, ia bahkan lupa jika di kelas tersebut masih ada wali kelas mereka, wali kelas yang tadinya juga larut dalam kebimbangan antara percaya dan tidak ikut terkejut dengan suara gebrakan Kinara.
"Baiklah kalau kalian masih meragukan nilaiku, kalian bisa mengujiku secara lisan tanyakan pertanyaan yang kalian ingin tanyakan, akan aku jawab sekarang juga," tantang Kinara.
Semua murid-murid yang tadi menuduhnya menyontek tersentak.
"Apakah benar Kinara sepintar itu," batin mereka semua menatap tak percaya termasuk guru wali kelas mereka, tadinya ia ingin marah karena Kinara telah mengagetkannya. Namun, saat mendengar ucapan Kinara ia juga sedikit tersentak. Kinara menantangnya ujian lisan.
Disaat semua sedang terkejut Claudia justru merasa semakin kagum dengan sosok Kinara.
"Siapa kau sebenarnya," batinnya semakin curigai Kinara, bahkan pikiran liarnya mengatakan jika Kinara yang ada dekatnya mungkin saja Kinara yang lain, mungkin saja ia menyekap Kinara teman mereka dan menggantikan posisinya.
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Terima kasih sudah membaca 🙏
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 123 Episodes
Comments
Mylla
good
2024-09-21
0
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝘨𝘰𝘰𝘥 𝘒𝘪𝘯𝘢𝘳𝘢 👍👍👍👍👍
2023-04-23
0
kutu kupret🐭🖤🐭
biasa sifat si tiri memang begitu sebagian besar, pecundang ☠️
2023-02-10
0