Dia Milikku

Revan dan sekolompok murid perempuan saling berdebat,

Perdebatan itu mengundang para murid lain untuk berdatangan.

"Gawat ini, sepertinya semakin banyak yang menuju kemari, aku bisa dipermalukan. Aku harus pergi dari sini secepatnya," batin Revan mencoba untuk pergi dari sana. 

"Kamu mau kemana," ucap salah satu dari mereka menghadang jalan Revan dan yang lainnya menarik tangan Revan sehingga Revan tak bisa kemana-mana.

"Lepaskan," menepis tangan, "Aku nggak salah," bentak Revan.

Bukannya takut, mereka semua justru semakin menghalangi Revan untuk pergi dari sana.

"Ada apa ini?" tanya murid yang baru datang.

Beberapa murid yang lain juga sudah berkumpul disana.

"Ini nih, idola sekolah kita ketahuan ngintip," ucap salah satu murid yang sejak tadi berada di sana.

"Nggak kok, aku nggak ngintip. Jangan fitnah ya kamu," tunjuk Revan pada murid yang tadi menuduhnya.

"Aku nggak fitnah, emang kenyataannya kamu ngintip, kalau ga ngintip ngapain coba kamu disana tadi," kekeh murid yang tadi mendapati Revan.

"Iya, aku percaya sama Revan. Nggak mungkin dia ngintip," ucap murid yang baru datang.

Perdebatan terus berlangsung. Akhirnya terbentuklah dua tim yang satu tim yang tak percaya jika sosok Revan yang mereka kagumi tak melakukan hal mesum seperti yang mereka tuduhkan, sedangkan tim lain yang percaya jika Revan memang melakukan hal mesum itu, ia mengintip di toilet wanita dan ada yang mendapatinya.

"Kinara," ucap Revan saat melihat Kinara berada di kelompok orang-orang yang menuduhnya berbuat mesum. Semua melihat kepada Kinara saat Revan meneriakan namanya.

"Semua ini terjadi karena Kinara,  dia sudah mengunciku di toilet wanita tadi dan membuang sampah padaku, coba kalian lihat, aku sangat kotor 'kan, bau sampah juga."  Revan mencoba mendekatkan pakaiannya yang bau sampah kepada para kelompok yang menuduhnya berbuat mesum.

Mereka membenarkan jika Revan memang bau dan kotor, kalau dia memang mengintip tak mungkin dia sengaja menumpahkan sendiri sampah itu pada dirinya, semua berbalik menatap pada Kinara.

"Claudia," panggil Revan saat melihat Claudia berjalan tak jauh dari mereka. Claudia yang merasa terpanggil menghentikan langkahnya dan berjalan menghampiri Revan. Dia mengenal Revan karena rumah mereka berdekatan, mereka berdua berasal dari keluarga konglomerat sehingga mereka berdua disegani di sekolah itu terutama Claudia.

"Ada apa ini?" tanya Claudia yang tak tahu menahu masalah mereka.

Revan pun menjelaskan apa yang terjadi padanya, Ia berpikir jika Claudia akan membelanya, melihat kedekatan diantara mereka berdua. Revan berpikir jika Claudia bisa percaya padanya dia yakin semua murid pun akan percaya padanya.

"Kamu yakin semua itu perbuatan Kinara, kok aku nggak yakin, ya! Kinara bisa melakukan itu semua padamu, bagaimana mungkin seorang pengecut seperti Kinara mampu mengunci mu di dalam toilet, nggak masuk akal deh," kata Claudia menatap tak percaya.

Bukannya membela Revan, Claudia justru membela Kinara.

Semua yang tadinya berpikir jika perkataan Revan benar dan menganggap jika Kinara lah yang bersalah, setelah mendengar pernyataan Claudia mereka kembali menuduh Revan.

Mereka semua ikut berpikir yang sama seperti apa yang dikatakan Claudia, mana mungkin seorang pengecut seperti Kinara mampu mengunci seorang Revan di dalam toilet dengan sengaja.

"Kalian salah, Kinara itu menjebakku," ucapnya. Namun, tak ada satupun yang percaya padanya.

"Sudahlah Revan" kalau kamu memang bersalah Akui saja," ucap Claudia yang dibenarkan oleh mereka semua.

Revan pun tak bisa menjawab lagi, ia tak tau harus membela dirinya dengan apa,  selain ia memang sudah terbukti berada di toilet wanita, Claudia juga sudah menggiring opini semua murid yang ada disana untuk menyalahkannya.

Claudia merasa senang karena berhasil memojokkan Revan dan melepaskan Kinara dari tuduhan anak-anak, Claudia berfikir jika Kinara bakal berterima kasih padanya karena telah membantunya. Namun, dugaannya salah. Kinara tak mengatakan terima kasih atau bahkan tak melihatnya sama sekali, tak peduli dengan apa yang sudah terjadi disana.

Kinara langsung pergi dari sana setelah masalahnya selesai, berhubung bel masuk sudah berbunyi.

"Hah ... benarkah dia tak berterima kasih pada aku," batin Claudia yang semakin tertarik melihat sikap Kinara.

Semua anak-anak sudah bubar seiring bel masuk telah berbunyi, semua meninggalkan Revan dengan rasa malunya, ia akan dicap sebagai pria mesum oleh semua murid wanita.

******

Saat jam istirahat kedua, murid- murid heboh memberitakan jika idola sekolah mereka tertangkap basah sedang mengintip seorang murid perempuan di toilet wanita  dan kabar itu terdengar di telinga Tiara.

Tiara yang  tak percaya dengan berita itu segera mencari Revan dan ingin menayangkan kebenaran itu semua.

Tak ingin mendengar kabar yang simpang siur dan belum tentu kebenarannya Tiara mendatangi Revan yang sedang bersama teman-temannya di kantin.

Begitulah Revan walau berita itu sudah heboh. Namun, dia tetap santai tak memperdulikan mereka semua.

"Apa benar apa yang dikatakan anak,  jika Kamu sengaja mengintip? Benarkah itu?" tanya Tiara.

"Apa kau percaya kalau aku melakukan hal serendah itu?" tanya balik Revan.

"Justru itu aku menanyakan langsung padamu kebenarannya, aku sama sekali tak percaya dengan berita itu."

"Semua ini karena ulah Kirana, dia yang mengunciku  di toilet wanita, sehingga aku tak bisa keluar dari sana," ucap Revan santai.

Tiara mengepal tangannya, ia pergi dari sana dengan emosi dan menghampiri Kinara di dalam kelas.

"Apa maksud kamu melakukan semua itu pada Revan, Kamu sengaja ya ingin mempermalukannya," garam Tiara menggebrak meja tempat Kinara duduk.

Kinara menepis tangan Tiara dengan kasar,

"Aku melakukannya bukan tanpa sebab," Jawab Kinara singkat dan tak memperdulikan tatapan Tiara yang menatapnya berapi-api.

"Sebab. Kamu melakukan karena ada sebabnya? Apa ha' apa sebabnya kau melakukan semua itu, katakan," tanya Tiara tak terima jika seseorang menghina orang yang di kaguminya. 

"Kau yakin ingin mendengar apa alasanku melakukan semua itu ? Tapi saranku sebaiknya kau tak mendengarkannya."

"Apa alasanmu melakukan semua itu pada Revan?"

Tiara semakin geram mendengar jawaban dari Kinara yang sok tak bersalah.

"Katakan!" bentaknya.

"Ya, Revan kamu itu yang lebih dulu menggangguku, maksudku ia memaksaku untuk menjadi pacarnya," jawabnya berdiri menantang Tiara.

Tiara tertawa, "Itu tidak mungkin, kamu jangan bermimpi. Tidak mungkin Revan memintamu menjadi pacarnya," kesal Tiara mendengar ucapan Kinara, ia tak terima jika Kinara sampai merebut Revan darinya, "Lihat saja, suatu saat nanti Revan akan menjadi milikku," batin Tiara menatap Kinara dengan berapi-api.

Merasa sudah berhasil memancing amarah adik tirinya Kinara duduk kembali, mengabaikan tatapan Tiara yang seolah ingin mencabik-cabik nya.

"Denger ya, Kinara. Jangan coba-coba menggoda Revan lagi, kami itu sudah dijodohkan dan jangan coba-coba mengganggu perjodohan kami." Mencengkeram dasi Kinara.

"Sebaiknya kamu jaga jodohmu itu, beritahu padanya agar tak menggangguku," ucap Kinara menepis tangan Tiara yang memegang dasinya, merapikan kembali bajunya yang kusut karena ulah Tiara.

Kinara yang mulai terpancing emosi mulai mengatur nafasnya, ia tak ingin terpancing emosi pada anak ingusan seperti Tiara. Ia tak ingin membuat keributan  yang akan semakin membuatnya dibenci oleh para guru.

"Awas ya kamu Kinara, aku aduin ke Papa," ucap pelan Tiara mengandung ancaman.

Keluarga Tiara dan keluarga Revan sama-sama berasal dari keluarga kaya raya.

Orang tua Revan ingin menjodohkan Tiara dan juga Revan, kedua orang tua mereka sudah setuju. Namun, sepertinya Revan lebih menyukai jika ia dijodohkan dengan Kinara, hal itu membuat Tiara menjadi kesal dan tak senang dengan keinginan Revan. Membuat Tiara semakin membenci Kinara.

Tiara bertekad akan melakukan segala cara agar Revan tetap menjadi memilihnya menjadi tunangannya.

💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖

Terpopuler

Comments

Aprilia Amanda

Aprilia Amanda

remaja Labil😂

2024-12-13

0

Kustri

Kustri

Kinara ato Kirana yg penting kita tau yg maksudkan othor👍💪✍️

2023-05-10

0

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝘵𝘩𝘰𝘳 𝘩𝘳𝘴𝘯𝘺𝘢 𝘤𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘢𝘯𝘢𝘬 𝘚𝘔𝘈 𝘫𝘥 𝘱𝘢𝘴 𝘬𝘭 𝘚𝘔𝘗 𝘮𝘶𝘥𝘢 𝘵𝘦𝘶𝘪𝘯𝘨

2023-04-23

0

lihat semua
Episodes
1 Dimana Aku.
2 Perubahan Kinara
3 Sang Mafia
4 TARUHAN.
5 Idola Sekolah
6 Otak Mesum.
7 Dia Milikku
8 Mencoba Menahan Emosi
9 Misteri Lipan
10 TEMAN BARU
11 TEMAN BARU (part 2)
12 AKSI KINARA
13 AKSI KINARA ( part 2)
14 Mulai Curiga
15 Sistem + 5 poin.
16 Hukum Revan.
17 Siapa yang nembak siapa yang di tolak
18 Hasil ujian.
19 Pemenangnya
20 Nilai Tertinggi
21 Tak Menerima Kekalahan.
22 Pembuktian.
23 Hukuman Dari Perkataan
24 Taruhan
25 Menjalani Hukuman
26 Kekalahan Tiara
27 Hadiah Sesungguhnya.
28 Singa Betina
29 Peringatan.
30 Fitnah.
31 PEMBUKTIAN
32 Rekaman Sistem.
33 Pulang ke Rumah
34 Kemarahan Kinara
35 Hanya balasan kecil.
36 Berwajah Dua
37 Kebohongan Tiara
38 Luka Kinara.
39 Peringatan Ayah.
40 Pria Menyebalkan.
41 Perkenalan.
42 Pesona Kinara
43 Mulai Tertarik.
44 Gelang onyx
45 Gelang Istimewa.
46 Kekesalan Kinara
47 Jebakan
48 Ruang Penyimpanan.
49 Hanya ingin berteman
50 Kinara Vs Vano
51 Rok pendek.
52 Penguntit.
53 Kecurigaan Kinara.
54 Rumah terasa markas Musuh.
55 Skor Serangan Balik
56 Rumor Foto.
57 Tak ingin Membuang waktu.
58 Pengakuan Keyla
59 Hukuman Keyla.
60 Misi Pencarian informasi.
61 Kemenangan Kinara.
62 Memanfaatkan kesempatan.
63 Membuat jalan menuju Misi
64 Semakin Mendekati Target.
65 Malam Gala Seni.
66 Perubahan Keyla.
67 Tiara Mulai Berulah
68 Rencana Tiara.
69 Persaingan di Atas Panggung
70 Kejutan Tak Terduga
71 Pesona Vincent.
72 Mengagumi dalam diam.
73 Sikap Cuek Kinara.
74 Keistimewaan Nama Vincent
75 Apakah itu alasannya?
76 kesempatan Kinara.
77 Tamu Terhormat.
78 Pantang Menyerah Sebelum Mencoba.
79 Misi Berhasil.
80 Anggota geng Naga Hitam
81 Dua Kubuh
82 Kawan atau Lawan
83 Sambutan anggota Naga Hitam.
84 Jangan meremehkan Kinara.
85 Saling mengagumi.
86 Pria Misterius.
87 Target Kinara.
88 Pendaftar Rahasia
89 Membalikkan keadaan
90 Misteri Kayla
91 Siapa Pelaku Sesungguhnya
92 Bukti Kinara
93 Kemajuan Sistem
94 Kemampuan Kinara
95 Kemenangan yang Sempurna
96 Keputusan Kinara.
97 Kekecewaan Claudia.
98 Saling Jujur.
99 Misi Pertama
100 Menjalankan Misi
101 Rencana Kinara .
102 Identitas tersembunyi
103 Vano menghilang.
104 Hanya dugaan.
105 Mencari Kebenaran
106 Tujuan Kinara.
107 Lencana Mawar Hitam.
108 Saling Melindungi
109 Kinara dan Vincent beraksi.
110 Waktu Beraksi.
111 Merasa kehilangan setelah tak bersama.
112 Kecemasan Anggota geng
113 Jejak darah
114 Semakin Mendekati Target
115 Apa Alasannya?
116 Saling Melindungi
117 Kinara Sang Mafia Terkuat.
118 Cinta dan Takdir
119 Kembalinya sang Mafia
120 Cinta Kinara ( TAMAT)
121 Promo karya ; JBLACK
122 Promo karya: Liana Aksara
123 Promo karyaku.
Episodes

Updated 123 Episodes

1
Dimana Aku.
2
Perubahan Kinara
3
Sang Mafia
4
TARUHAN.
5
Idola Sekolah
6
Otak Mesum.
7
Dia Milikku
8
Mencoba Menahan Emosi
9
Misteri Lipan
10
TEMAN BARU
11
TEMAN BARU (part 2)
12
AKSI KINARA
13
AKSI KINARA ( part 2)
14
Mulai Curiga
15
Sistem + 5 poin.
16
Hukum Revan.
17
Siapa yang nembak siapa yang di tolak
18
Hasil ujian.
19
Pemenangnya
20
Nilai Tertinggi
21
Tak Menerima Kekalahan.
22
Pembuktian.
23
Hukuman Dari Perkataan
24
Taruhan
25
Menjalani Hukuman
26
Kekalahan Tiara
27
Hadiah Sesungguhnya.
28
Singa Betina
29
Peringatan.
30
Fitnah.
31
PEMBUKTIAN
32
Rekaman Sistem.
33
Pulang ke Rumah
34
Kemarahan Kinara
35
Hanya balasan kecil.
36
Berwajah Dua
37
Kebohongan Tiara
38
Luka Kinara.
39
Peringatan Ayah.
40
Pria Menyebalkan.
41
Perkenalan.
42
Pesona Kinara
43
Mulai Tertarik.
44
Gelang onyx
45
Gelang Istimewa.
46
Kekesalan Kinara
47
Jebakan
48
Ruang Penyimpanan.
49
Hanya ingin berteman
50
Kinara Vs Vano
51
Rok pendek.
52
Penguntit.
53
Kecurigaan Kinara.
54
Rumah terasa markas Musuh.
55
Skor Serangan Balik
56
Rumor Foto.
57
Tak ingin Membuang waktu.
58
Pengakuan Keyla
59
Hukuman Keyla.
60
Misi Pencarian informasi.
61
Kemenangan Kinara.
62
Memanfaatkan kesempatan.
63
Membuat jalan menuju Misi
64
Semakin Mendekati Target.
65
Malam Gala Seni.
66
Perubahan Keyla.
67
Tiara Mulai Berulah
68
Rencana Tiara.
69
Persaingan di Atas Panggung
70
Kejutan Tak Terduga
71
Pesona Vincent.
72
Mengagumi dalam diam.
73
Sikap Cuek Kinara.
74
Keistimewaan Nama Vincent
75
Apakah itu alasannya?
76
kesempatan Kinara.
77
Tamu Terhormat.
78
Pantang Menyerah Sebelum Mencoba.
79
Misi Berhasil.
80
Anggota geng Naga Hitam
81
Dua Kubuh
82
Kawan atau Lawan
83
Sambutan anggota Naga Hitam.
84
Jangan meremehkan Kinara.
85
Saling mengagumi.
86
Pria Misterius.
87
Target Kinara.
88
Pendaftar Rahasia
89
Membalikkan keadaan
90
Misteri Kayla
91
Siapa Pelaku Sesungguhnya
92
Bukti Kinara
93
Kemajuan Sistem
94
Kemampuan Kinara
95
Kemenangan yang Sempurna
96
Keputusan Kinara.
97
Kekecewaan Claudia.
98
Saling Jujur.
99
Misi Pertama
100
Menjalankan Misi
101
Rencana Kinara .
102
Identitas tersembunyi
103
Vano menghilang.
104
Hanya dugaan.
105
Mencari Kebenaran
106
Tujuan Kinara.
107
Lencana Mawar Hitam.
108
Saling Melindungi
109
Kinara dan Vincent beraksi.
110
Waktu Beraksi.
111
Merasa kehilangan setelah tak bersama.
112
Kecemasan Anggota geng
113
Jejak darah
114
Semakin Mendekati Target
115
Apa Alasannya?
116
Saling Melindungi
117
Kinara Sang Mafia Terkuat.
118
Cinta dan Takdir
119
Kembalinya sang Mafia
120
Cinta Kinara ( TAMAT)
121
Promo karya ; JBLACK
122
Promo karya: Liana Aksara
123
Promo karyaku.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!