Siapa yang nembak siapa yang di tolak

Semua orang sudah berkerumun mengelilingi lapangan , melihat Revan yang berlari keliling lapangan. Dengan seorang guru yang berdiri mengawasinya tak jauh dari tempat Revan menjalani hukuman.

Mungkin hampir semua murid perempuan menyaksikan apa yang sedang terjadi di lapangan, ada yang mengatakan jika Revan itu mesum. Namun, beberapa murid mengatakan jika mungkin itu memang benar adalah hanya jebakan, ada yang tak suka atau iri pada Revan idola mereka.

Ada juga yang menganggap apa yang Revan alami itu adalah hukum dari perbuatannya, ada juga yang tertawa menjadikan aksi Revan sebuah lelucon dan sangat sayang untuk dilewatkan.

Seorang idola sekolah yang dikagumi hampir setiap murid di sekolah bahkan di sekolah lain kini berlari keliling lapangan hanya dengan menggunakan celana pendek. Di saksikan oleh banyak murid perempuan.

Mungkin jika orang lain yang mendapat hukuman semacam itu maka ia akan merasa sangat malu, tapi tidak dengan Revan. Ia justru melambaikan tangan kepada mereka yang sedang menyaksikannya.

"Revan jangan bercanda kamu," tegur  guru yang sedang mengawasinya.

"Pak, apa tak ada potongan, Pak," mohon Revan yang sudah merasa kelelahan.

"Kamu pikir kamu sedang berbelanja pakaian minta potongan harga."

"Kurangin satu putaran ya, Pak," pinta Revan dengan wajah memelas.

"Kamu lari lagi sekarang atau bapak tambahin putaran kamu."

"Bapak nggak like," ucap Revan kembali berusaha menyelesaikan hukumannya.

Bel masuk berbunyi, murid-murid yang berkumpul mulai bubar meninggalkan lapangan menyaksikan idola mereka sedang melaksanakan hukuman. Namun terlihat bahagia.

Revan melihat mereka semua yang mulai bubar kembali ke kelas, dan tanpa sengaja melihat Kinara.

"Kinara ternyata kau juga disini menyaksikan ku, kita lihat apa yang akan terjadi jika aku juga ikut mempermalukan mu," batin Revan.

"Kinara, kenapa kamu lakukan semua ini padaku, Kenapa kau menjebakku hanya karena aku menolak cintamu," teriak Revan.

Murid-murid yang belum bubar pun mendengarkan semua apa yang Revan teriakkan. Mereka langsung melihat ke arah Kinara dengan hati yang terkejut mencari tau kebenarannya, apakah benar yang di ucapkan Revan, mereka tak ada yang meneruskan langkahnya menunggu jawaban yang akan diberikan oleh Kinara.

"Wah, Kinara hebat sekali dia berani menyatakan cintanya pada Revan," batin mereka semua.

Kinara yang mendengar teriakan Revan ikut tercengang, ia merasa tak pernah menyatakan perasaannya kepada Revan lalu mengapa Revan mengatakan jika ia menolak cintanya, kalau masalah menjebaknya di toilet sih emang benar itu adalah ulahnya. Sepertinya Revan masih ingin bermain-main dengan ku," Pikirnya.

"Emang kamu pernah nembak Revan?" tanya Claudia menatap heran pada Kinara melihat wajah keterkejutannya sama dengan yang lainnya.

"Bukan, nggak, nggak pernah," jawab Kinara menggeleng.

"Lalu mengapa Revan mengatakan jika kamu melakukan itu semua karena dia  menolak cintamu?"

"Tau tuh, aku yang nolak dia waktu itu, kenapa sekarang jadi kebalik malah aku yang di tolak," kesal Kinara.

"Revan, walaupun kau yang menyatakan cintamu padaku aku pasti akan tetap menolakmu," balas Kinara meneriaki Revan yang semakin membuat murid-murid di sana terkejut dengan jawaban Kinara. Sebenarnya siapa yang menembak siap, dan siapa disini yang di tolak. Mereka pusing sendiri mencari tau siapa sebenarnya yang berbohong dalam hal ini. Sejak awal Revan sudah mengatakan jika ia di jebak oleh Kinara.

Claudia menepuk jidatnya, menyadari kenyataan yang terjadi saat ini. Revan teman masa kecilnya itu sedang di hukum berlari keliling lapangan dengan  bertelanjang dada dan sekarang ditolak mentah-mentah dihadapan semua orang.

Claudia tau jika selama ini Revan memang menyukai Kinara, tapi ia salah, ia tak tau cara mendekati nya, ia lebih memilih cara memaksakan kehendak, sehingga membuat Kinara yang dulu malah takut padanya, belum lagi Tiara yang selalu mengancamnya untuk tidak berhubungan dan menjaga jarak dengan Revan.  

"Ini sudah bel masuk, kenapa kalian masih ada di sini," tegur guru yang sedang berdiri di sisi lapangan bertolak pinggang menunjukkan semua murid yang masih ada di sana. Melihat drama Kinara dan Revan.

Mereka semua berlari masuk ke kelas masing-masing, melihat guru sudah mulai mengangkat penggaris yang di pegangnya.

Lapangan yang begitu luas kini hanya ada Revan seorang diri yang berbaring di atasnya, berbaring di tengah lapangan mencoba mengatur nafasnya yang naik turun karena kelelahan, berlari belum lagi penolakan dari  Kinara, hatinya sangat tersiksa dengan semua itu.

Revan melihat Kinara berjalan menuju ke gedung pengajaran dengan santainya setelah mempermalukannya di depan umum.

"Kenapa Kinara semakin cantik sih," batin Revan. "Tapi kenapa sifatnya juga berubah ya." Mengingat saat Kinara membantingnya di toilet, sampai sekarang Revan masih tak percaya jika Kinara pernah melakukan itu padanya.

sungguh sangat memalukan pikirnya.

"Kinara," panggil Claudia menghampiri Kinara saat  akan masuk ke dalam kelas.

Kinara berbalik menunggu Claudia yang berlari ke arahnya.

"Ada apa?" tanya Kinara saat Claudia sudah sampai padanya. Claudia masih berusaha mengatur nafasnya.

"Apa kamu ga ada perasaan pada Revan?" tanya Claudia.

"Nggak, biasa aja," jawabnya santai.

"Apa bener kamu yang menguncinya di toilet?" tanya Claudia penasaran, ia ingin tau yang sebenarnya.

"udah, jangan di bahas. Kita masuk aja, nanti keburu telat."

Mereka berdua berlarian menuju ke ruang pengajaran.

❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️

Terima kasih sudah membaca🙏

jangan lupa ya beri like vote dan komentarnya💕 bisa beri hadiah juga ya😘

Author M Anha.

❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘙𝘦𝘷𝘢𝘯 𝘢𝘮𝘱𝘶𝘯 𝘥𝘢𝘩 🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️

2023-04-23

1

Eni Purwanti

Eni Purwanti

Revan aneh🤔🤔🤔🤔🤔

2022-06-03

5

Hilmy Ramadhan

Hilmy Ramadhan

kak itu Revan jadi Devan heheh

2022-04-26

2

lihat semua
Episodes
1 Dimana Aku.
2 Perubahan Kinara
3 Sang Mafia
4 TARUHAN.
5 Idola Sekolah
6 Otak Mesum.
7 Dia Milikku
8 Mencoba Menahan Emosi
9 Misteri Lipan
10 TEMAN BARU
11 TEMAN BARU (part 2)
12 AKSI KINARA
13 AKSI KINARA ( part 2)
14 Mulai Curiga
15 Sistem + 5 poin.
16 Hukum Revan.
17 Siapa yang nembak siapa yang di tolak
18 Hasil ujian.
19 Pemenangnya
20 Nilai Tertinggi
21 Tak Menerima Kekalahan.
22 Pembuktian.
23 Hukuman Dari Perkataan
24 Taruhan
25 Menjalani Hukuman
26 Kekalahan Tiara
27 Hadiah Sesungguhnya.
28 Singa Betina
29 Peringatan.
30 Fitnah.
31 PEMBUKTIAN
32 Rekaman Sistem.
33 Pulang ke Rumah
34 Kemarahan Kinara
35 Hanya balasan kecil.
36 Berwajah Dua
37 Kebohongan Tiara
38 Luka Kinara.
39 Peringatan Ayah.
40 Pria Menyebalkan.
41 Perkenalan.
42 Pesona Kinara
43 Mulai Tertarik.
44 Gelang onyx
45 Gelang Istimewa.
46 Kekesalan Kinara
47 Jebakan
48 Ruang Penyimpanan.
49 Hanya ingin berteman
50 Kinara Vs Vano
51 Rok pendek.
52 Penguntit.
53 Kecurigaan Kinara.
54 Rumah terasa markas Musuh.
55 Skor Serangan Balik
56 Rumor Foto.
57 Tak ingin Membuang waktu.
58 Pengakuan Keyla
59 Hukuman Keyla.
60 Misi Pencarian informasi.
61 Kemenangan Kinara.
62 Memanfaatkan kesempatan.
63 Membuat jalan menuju Misi
64 Semakin Mendekati Target.
65 Malam Gala Seni.
66 Perubahan Keyla.
67 Tiara Mulai Berulah
68 Rencana Tiara.
69 Persaingan di Atas Panggung
70 Kejutan Tak Terduga
71 Pesona Vincent.
72 Mengagumi dalam diam.
73 Sikap Cuek Kinara.
74 Keistimewaan Nama Vincent
75 Apakah itu alasannya?
76 kesempatan Kinara.
77 Tamu Terhormat.
78 Pantang Menyerah Sebelum Mencoba.
79 Misi Berhasil.
80 Anggota geng Naga Hitam
81 Dua Kubuh
82 Kawan atau Lawan
83 Sambutan anggota Naga Hitam.
84 Jangan meremehkan Kinara.
85 Saling mengagumi.
86 Pria Misterius.
87 Target Kinara.
88 Pendaftar Rahasia
89 Membalikkan keadaan
90 Misteri Kayla
91 Siapa Pelaku Sesungguhnya
92 Bukti Kinara
93 Kemajuan Sistem
94 Kemampuan Kinara
95 Kemenangan yang Sempurna
96 Keputusan Kinara.
97 Kekecewaan Claudia.
98 Saling Jujur.
99 Misi Pertama
100 Menjalankan Misi
101 Rencana Kinara .
102 Identitas tersembunyi
103 Vano menghilang.
104 Hanya dugaan.
105 Mencari Kebenaran
106 Tujuan Kinara.
107 Lencana Mawar Hitam.
108 Saling Melindungi
109 Kinara dan Vincent beraksi.
110 Waktu Beraksi.
111 Merasa kehilangan setelah tak bersama.
112 Kecemasan Anggota geng
113 Jejak darah
114 Semakin Mendekati Target
115 Apa Alasannya?
116 Saling Melindungi
117 Kinara Sang Mafia Terkuat.
118 Cinta dan Takdir
119 Kembalinya sang Mafia
120 Cinta Kinara ( TAMAT)
121 Promo karya ; JBLACK
122 Promo karya: Liana Aksara
123 Promo karyaku.
Episodes

Updated 123 Episodes

1
Dimana Aku.
2
Perubahan Kinara
3
Sang Mafia
4
TARUHAN.
5
Idola Sekolah
6
Otak Mesum.
7
Dia Milikku
8
Mencoba Menahan Emosi
9
Misteri Lipan
10
TEMAN BARU
11
TEMAN BARU (part 2)
12
AKSI KINARA
13
AKSI KINARA ( part 2)
14
Mulai Curiga
15
Sistem + 5 poin.
16
Hukum Revan.
17
Siapa yang nembak siapa yang di tolak
18
Hasil ujian.
19
Pemenangnya
20
Nilai Tertinggi
21
Tak Menerima Kekalahan.
22
Pembuktian.
23
Hukuman Dari Perkataan
24
Taruhan
25
Menjalani Hukuman
26
Kekalahan Tiara
27
Hadiah Sesungguhnya.
28
Singa Betina
29
Peringatan.
30
Fitnah.
31
PEMBUKTIAN
32
Rekaman Sistem.
33
Pulang ke Rumah
34
Kemarahan Kinara
35
Hanya balasan kecil.
36
Berwajah Dua
37
Kebohongan Tiara
38
Luka Kinara.
39
Peringatan Ayah.
40
Pria Menyebalkan.
41
Perkenalan.
42
Pesona Kinara
43
Mulai Tertarik.
44
Gelang onyx
45
Gelang Istimewa.
46
Kekesalan Kinara
47
Jebakan
48
Ruang Penyimpanan.
49
Hanya ingin berteman
50
Kinara Vs Vano
51
Rok pendek.
52
Penguntit.
53
Kecurigaan Kinara.
54
Rumah terasa markas Musuh.
55
Skor Serangan Balik
56
Rumor Foto.
57
Tak ingin Membuang waktu.
58
Pengakuan Keyla
59
Hukuman Keyla.
60
Misi Pencarian informasi.
61
Kemenangan Kinara.
62
Memanfaatkan kesempatan.
63
Membuat jalan menuju Misi
64
Semakin Mendekati Target.
65
Malam Gala Seni.
66
Perubahan Keyla.
67
Tiara Mulai Berulah
68
Rencana Tiara.
69
Persaingan di Atas Panggung
70
Kejutan Tak Terduga
71
Pesona Vincent.
72
Mengagumi dalam diam.
73
Sikap Cuek Kinara.
74
Keistimewaan Nama Vincent
75
Apakah itu alasannya?
76
kesempatan Kinara.
77
Tamu Terhormat.
78
Pantang Menyerah Sebelum Mencoba.
79
Misi Berhasil.
80
Anggota geng Naga Hitam
81
Dua Kubuh
82
Kawan atau Lawan
83
Sambutan anggota Naga Hitam.
84
Jangan meremehkan Kinara.
85
Saling mengagumi.
86
Pria Misterius.
87
Target Kinara.
88
Pendaftar Rahasia
89
Membalikkan keadaan
90
Misteri Kayla
91
Siapa Pelaku Sesungguhnya
92
Bukti Kinara
93
Kemajuan Sistem
94
Kemampuan Kinara
95
Kemenangan yang Sempurna
96
Keputusan Kinara.
97
Kekecewaan Claudia.
98
Saling Jujur.
99
Misi Pertama
100
Menjalankan Misi
101
Rencana Kinara .
102
Identitas tersembunyi
103
Vano menghilang.
104
Hanya dugaan.
105
Mencari Kebenaran
106
Tujuan Kinara.
107
Lencana Mawar Hitam.
108
Saling Melindungi
109
Kinara dan Vincent beraksi.
110
Waktu Beraksi.
111
Merasa kehilangan setelah tak bersama.
112
Kecemasan Anggota geng
113
Jejak darah
114
Semakin Mendekati Target
115
Apa Alasannya?
116
Saling Melindungi
117
Kinara Sang Mafia Terkuat.
118
Cinta dan Takdir
119
Kembalinya sang Mafia
120
Cinta Kinara ( TAMAT)
121
Promo karya ; JBLACK
122
Promo karya: Liana Aksara
123
Promo karyaku.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!