Bab 10.

Tubuh Ors yang berlubang mulai kembali seperti semula.

Dari dalam lubang itu sel-sel di tubuhnya saling bereaksi dan menyatu satu sama lain. Mereka membangun kembali tubuh Ors dari dalam. Namun bukan hanya itu saja, sel-sel yang aktif itu memberikan kekuatan yang spesial.

Itu lah kenapa Ors termasuk monster rank-S yang sulit untuk di bunuh.

[Ors menunjukkan nafsu membunuh yang luar biasa.]

[Spesial Atribute, 'Legendary Beast Will & Berseker Full Body' telah diaktifkan.]

Skill itu hanya aktif jika tubuh Ors hanya tersisa satu nyawa.

Ors menjadi tidak terkalahkan sekarang.

Kulitnya berubah warna menjadi merah darah, dan matanya berwarna hitam sampai-sampai keluar dan menutupi sebagian wajahnya. Dari mulut, dua buah taring mencuat dari sana dan berwarna ungu.

Aku segera meminta semua orang untuk kabur.

"Apa? Kabur? Jangan bercanda, Komandan Perang kerajaan Leah ada di sini, dasar bodoh!"

Tentu saja mereka tidak mendengarkan perkataanku.

Mereka malah mengatai aku dengan kata-kata toxic seperti bodoh atau tolol berulang kali.

Tidak ada yang merasakan perubahan Ors di sini.

"Tidak. Dia benar, kalian harus lari."

Hanya Elinalise seorang yang sepertinya menyadari hal itu.

"Guoooooooo!!!"

Raungan Ors terdengar sangat kencang dan menggelegar ke mana-mana.

Mungkin raungan ini lah yang membuat mc game "Hall of Heroes" datang.

Semua orang lantas berlari mengikuti perintah Elinalise.

Elinalise berlari paling belakang, dia sesekali melirik ke arah monster itu dan hanya berdecak kesal.

Aku sebenarnya ingin unjuk kebolehan di sini.

Setiap pria pasti akan pamer dan mengeluarkan kelebihannya dihadapan seorang wanita cantik.

Mengalahkan monster raksasa, pastinya akan membuatmu terlihat keren sekali.

Sebagai seorang pria hal itu akan menjadi sebuah kebanggan.

Namun aku masih waras.

Aku berbeda dengan para pria yang selalu mengemis cinta.

Apalagi Elinalise hanyalah seorang karakter game.

Aku juga tidak memiliki skill Armageddon seperti Elinalise.

Untuk mengalahkan Ors yang sekarang, kita memerlukan kekuatan mc.

Melihat musuhnya yang mencoba untuk kabur, Ors pun mendengus marah.

Dia kemudian berlari mengejar kami dengan tenaganya yang gila itu. Bahkan tubrukannya ini sampai bisa menghancurkan sebuah gunung setinggi ratusan meter.

Salah satu dari kami melancarkan sihir udaranya, dia membuat kabut hitam tebal di sekitar sehingga kita semua susah untuk ditemukan.

"Hah... Hah... Apa-apaan tadi? Monster itu bisa lebih kuat lagi?! Aku tidak pernah mendengar ada yang seperti ini!"

Semua orang buru-buru menarik napasnya selagi sempat.

Kita telah berlari terus menerus untuk kabur dari Ors.

Sekarang berbagai pertanyaan menghiasi pikiran mereka.

Semua orang tidak tahu apa yang harus dilakukannya.

Asap kabut ini juga tidak akan bisa melindungi kita selamanya.

"Kalian semua tenanglah. Pertama-tama..."

Elinalise menunjukkan kepiawaiannya dan membuat semua orang seketika terdiam.

"Adakah salah satu dari kalian yang terluka di sini?"

Semua orang lantas menggeleng.

Dia lebih mementingkan kondisi teman-temannya dibandingkan tubuhnya sendiri, yang terlihat terus bergemetaran karena dampak skill Armageddon.

Elinalise kemudian menghela napas lega, karena mengetahui tidak ada yang satu pun yang terluka atau tertinggal.

"Haaa... Ini lah kenapa aku meminta kalian semua untuk tetap di belakang tadinya."

Sepertinya orang-orang ini adalah mereka yang tertinggal karena terluka dari pertarungan sebelumnya.

Mereka memaksakan diri sebagai bala bantuan atau pembantu di sini. Tetapi pada akhirnya semua orang sama sekali tidak berguna dan hanya menjadi beban.

"Komandan. Um... bolehkah aku bertanya?"

"Katakan."

"Bagaimana dengan yang lain?"

Elinalise terdiam mendengarnya.

Dia menggigit bibirnya sendiri sembari membuat ekspresi pahit.

Dari wajahnya semua orang tahu apa yang sedang terjadi.

"Sialan! Dasar monster Rank-S! Keparat itu...!!!"

Mereka kembali mengumpat dan mengeluarkan berbagai bentuk kekesalannya.

"Baiklah. Mari kita lebih baik mundur."

"Tidak."

Tiba-tiba seseorang maju ke depan.

Orang itu begitu tenang dan terlihat percaya diri.

Meskipun sedang diborgol namun dia tetap masih bisa tersenyum.

"Apa maksudmu itu?"

"Tunggulah. Seseorang akan segera muncul dan membantu kita."

Sekali lagi semua orang memiringkan kepalanya.

Menurut waktu dan tempat, maka sebentar lagi dia akan muncul. Itulah apa yang diyakini oleh orang ini. Namun sayang sekali...

Pada akhirnya orang ini tidak pernah muncul.

Pria itu mulai menarik napas dan melirik ke sekitar.

Sudah hampir setengah jam mereka bersembunyi di sini, dan sampai saat itu sang mc yang ditunggu-tunggu tidak pernah muncul.

***

"Hei, apakah dia masih lama?"

Elinalise berbicara kepadaku.

Semua orang memutuskan mendengarkan perkataan ku, karena kata-kataku tentang Ors yang sebelumnya.

"Sabar. Apakah kau sudah memulihkan manamu sesuai yang kukatakan?"

"Yeah. Tidak ada lagi mana yang bisa kuserap."

"Baguslah. Bagaimana dengan kondisimu saat ini?"

"Aku sedikit kelelahan tapi aku masih bisa lanjut. Omong-omong, bukankah gelang besi itu sangat berat? Biar kuminta teman-temanku untuk membukakannya, tunggulah sebentar."

"Tidak. Tidak usah. Aku lumayan nyaman dengan benda ini."

Begitulah kata-kata ku, masih dengan lagak sok keren.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!