Bab 8.

Pertemuan yang mengejutkan.

"Klang."

Akhirnya aku ditahan.

Kesalahpahaman itu terus berlanjut.

Aku dianggap sebagai rekan salah satu penjahat. Tanganku diikat menggunakan borgol besi berwarna hitam. Padahal aku tidak berencana untuk memberontak di sini.

Namun jika semuanya menjadi lebih buruk, maka jujur aku akan kabur.

Tenang saja sodara-sodara, dengan skill Steal (Mencuri) Lv.1 milikku. Aku telah berhasil mengamankan kunci borgolnya. Sekarang kunci itu sudah masuk ke dalam slot inventori ku.

"Hoaaah."

Aku mulai mengantuk.

"Hoi, berjalanlah dengan benar! Siapa namamu tadi?"

"Teo."

"Benar! Itu! Entah siapa pun kau, pokoknya cepatlah ikuti kami!"

Ada puluhan orang di sini.

Mereka secara suka rela melakukan tugas pengawalan super ketat padaku. Aku seperti seorang yang sangat penting di sini. Mereka sudah mirip seperti bodyguard untukku, tapi dengan seragam prajurit suatu kerajaan.

Mereka selalu saja waspada dan bahkan perhatian kepadaku. Setiap kali aku ijin ke belakang mereka selalu saja menemani. Lalu saat kakiku lelah mereka bahkan sampai menggendongku.

Betapa enaknya memiliki seorang bodyguard.

Hanya saja mereka memiliki satu kelemahan di sini. Jika saja mereka semua itu adalah cewek...

Mereka semua adalah sekelompok om-om yang kolot dan juga kekar, ditambah dengan wajah seriusnya lengkap sudah semua kombinasi itu.

Yah, aku tidak boleh terlalu banyak mengeluh, sangat sulit menemukan fasilitas gratisan seperti ini di dunia manapun.

"Semuanya berhenti!"

Seseorang paling depan tiba-tiba mengangkat tangannya.

Dia menghentikan laju semua orang dan membuat suasana malam hari ini semakin dingin.

Sebenarnya bersiap dari apa?

Aku pun melihat sekitar dan tidak menemukan apa pun. Tapi lagi-lagi aku tidak perlu terlalu khawatir, karena orang-orang di sampingku ini adalah para bodyguard.

Orang-orang ini adalah yang pro dan ahli di bidangnya. Yang artinya, tidak akan pernah ada bahaya satupun yang dapat mengancamku.

Kami telah berdiri di tengah pedalaman hutan untuk waktu yang cukup lama.

Karena terlalu lama, aku pun memberanikan diri untuk berbicara di sini.

"...Kurasa tidak ada apa pun."

"Siapa! Siapa orang yang sudah berani bicara itu?!"

Oops!

Aku tidak sengaja mengatakannya.

Tapi memang tidak ada apa pun di sini, kan?

Anehnya yang membentak ku tadi bukanlah sang kapten, melainkan hanya seorang anggota rombongan biasa.

"Itu, dia. Dia lah orangnya." Kataku.

"Huh?! Jadi itu kau, sialan!"

"Apa?! Aku sama sekali tidak mengatakan apa pun!"

Saat semua orang sedang sibuk bertengkar dan saling berdebat.

Anehnya sang kapten masih tetap diam dan memasang wajah serius.

Dia tidak mencoba melerai atau pun melakukan sesuatu kepada anak buahnya itu. Lalu...

Beberapa detik kemudian.

Tanah tiba-tiba berguncang dan pohon-pohon mulai runtuh. Meskipun saat itu tengah malam, namun semua orang dapat melihatnya dengan jelas.

Mata emas yang menyala di keheningan malam. Tubuh yang sebesar gunung dan kulit berbulu cokelat. Dia memiliki beberapa sisik hitam aneh di bagian belakang tubuhnya.

Saat itu semua orang berdiri dengan mulut yang tergagap dan kaki yang terus bergetaran. Semua orang tidak tahu apa yang harus dilakukannya disaat seperti ini.

"Makhluk apa itu sebenarnya?"

Mataku terbuka lebar, makhluk itu terlihat sangat menakutkan.

Harus kuakui jika game ini sangat bagus sekali karena dibuat dengan sangat realistis. Kita dapat berinteraksi dengan semua hal di dalamnya. Disuguhkan dengan cerita yang menarik di awalan opening dan emosi kuat dari para karakter di dalamnya menambah kesan kuat game ini.

Mereka juga sampai memberikan sebuah perasaan ngeri dan takut kepada para pemainnya.

Aku berdiri terdiam melihat monster itu.

Di atasnya aku menemukan sebuah layar hologram dan papan nama dari sang monster raksasa.

[Lv. ??? Legendary Wild Boar 'Ors'.]

Monster itu mirip semacam babi hutan.

"Dia... Apakah dia adalah sang Legenda itu?"

"Tidak mungkin..."

"Apakah... Sang Penggilas, Babi Gunung Ors!?"

Sepertinya para bodyguard ku terlihat mengenalinya. Mereka juga entah kenapa sangat ketakutan.

Mataku kemudian langsung melihat ke arah sang pemimpin. Jika ketuanya masih menunjukkan ketenangan atau kepiawaiannya, maka kelompok ini masih belum berakhir.

Tapi nyatanya, yang ditunjukkan pemimpin itu malah berbeda dari bayanganku.

Wajahnya begitu pucat dan keringat mengucur deras dari kepalanya.

Sayang sekali...

"Haaa."

Sulit untuk menyewa seorang bodyguard, apalagi secara gratis di jaman seperti ini.

Tapi aku harus segera membuat keputusan atau jika tidak aku juga akan ikut mati.

Namun, saat aku sebentar lagi aku mau melangkah pergi.

Awan tebal yang tadinya menutupi sinar bulan perlahan mulai menghilang dengan hembusan angin.

"...Eh?"

Darah?

Tidak hanya sedikit tapi bahkan darah itu hampir menutupi seluruh tubuhnya.

Aku tidak tahu apa yang sedang terjadi, namun monster yang disebut Ors itu... Sebentar lagi akan mati.

Dia sudah sekarat.

Semua orang ikut termangu seperti ku. Apa yang sebenarnya sedang terjadi? Mereka penasaran dan ikut bertanya-tanya.

Semua pertanyaan itu akhirnya mulai terjawab setelah seseorang muncul dari atas langit.

"Perempuan?"

Semua orang mulai heboh membicarakannya.

Cahaya bulan seakan menyorot kepadanya.

Dia mengangkat pedang dan mengarahkannya kepada bulan.

Tidak mungkin.

Di sini mungkin aku lah orang pertama yang langsung mengenali siapa perempuan itu.

"Bisa-bisanya aku bertemu dengan salah satu karakter game ini."

Perempuan itu bukan lah karakter utama yang sembarangan. Dia adalah seorang fmc atau female main character.

Orang-orang juga biasa memanggilnya dengan, "...Heroine?"

Aku tersenyum saat melihatnya.

Aku bertemu dengan karakter utama wanita di dalam game.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!