#10

Acara ulang tahun Xander berjalan lancar, semuanya bahagia di malam pergantian usia sang pemimpin Antraxs, acara memang sederhana, hanya acara makan malam di taman yang sering mereka lakukan dari dulu.

Mereka menikmati hidangan selepas menyanyikan lagu ulang tahun untuk Xander. Jangan tanya seberapa kesal Xander mendengar lagu ulang tahun yang biasanya ada di pesta anak kecil kini ada di hari ulang tahun nya itu, padahal Xander sudah meminta mereka untuk tidak mengadakan acara tiup lilin dan potong kue.

Tapi dengan segala kehebohan nya, Philip, Keenan dan Athes and the geng memaksa semua orang agar menyanyikan lagu untuk Xander.

Xander menatap nanar cake ulang tahun di meja dengan lilin angka delapan puluh tahun di atasnya, ia tersenyum getir menahan tangis nya.

Ia berbicara sendirian dengan suara seraknya. Karena yang lain sibuk menikmati acara makan malam ini.

"Alexa ... delapan puluh tahun aku di dunia sekarang, aku ingin cepat mati dan bertemu denganmu. Kau pasti tetap cantik seperti dulu, iya kan ..."

"Jangan khawatir Alexa ... sesuai janjiku, aku selalu setia denganmu sekalipun kau tidak mencintaiku. Tunggu aku sebentar lagi sayang ... mungkin aku akan segera mati."

Xander menghela nafas berat, setiap pergantian tahun, setiap usianya bertambah itu adalah hal menyakitkan sekaligus hal yang di tunggu-tunggu untuknya. Ia ingin segera mati saja, ia tidak mau merasa kesepian lagi hidup tanpa gadis yang bertahun-tahun ia cintai.

Walaupun banyak orang yang menemani nya, tapi tetap saja tanpa Alexa setiap hari adalah hari kesepian untuknya.

Tanpa di sadari, Maxime memperhatikan sang Kakek di belakang dengan segelas wine di tangan nya, ia melihat helaan nafas berat dari Xander, melihat Xander menatap nanar cake ulang tahun nya dan melihat Xander sekarang yang hanya menunduk sendirian tanpa semangat kala semua orang menikmati acara dengan bahagia.

Ia melangkah menghampiri Xander dan duduk di samping Xander selepas menarik kursi ke dekat kakek nya.

"Grandpa baik-baik saja?" tanya Maxime.

Xander mendongak dan menoleh ke arah Maxime lalu tersenyum tipis dan mengangguk.

"Ingat dengan grandma Alexa lagi?" tanya Maxime lagi.

"Ya, dia memenuhi otakku setiap hari. Tapi grandpa suka kala mengingat wajahnya ada di pikiran grandpa," sahut Xander seraya terkekeh kecil.

Maxime tersenyum getir melihat itu, ia merasa salut dengan kebesaran cinta Xander kepada Alexa. Bagaimana bisa sampai tua Xander masih menyimpan perasaan cinta nya untuk Alexa, hanya itu yang ada di pikiran Maxime.

"Kapan kau akan menikah, Max? grandpa sudah tua, menikahlah cepat. Grandpa ingin melihat cucu darimu."

Maxime berdecak, pembahasan soal pernikahan adalah hal yang membuat mood nya memburuk. Jujur saja Maxime tidak berpikir akan menikah.

"Aku akan tetap hidup walaupun tidak menikah."

Jawaban dari Maxime membuat Xander tak bisa menahan tawa nya dan itu membuat Maxime mengernyit bingung.

"Kalimat itu yang grandpa ucapkan sebelum bertemu grandma Alexa ... sampai akhirnya grandma mu itu yang membuat grandpa tergila-gila," sahut Xander.

"Percayalah ... kau hanya belum menemukan yang cocok saja," lanjut Xander.

*

Acara selesai sekitar pukul dua pagi, hari sudah gelap sekarang waktunya istirahat tapi Maxime malah berpamitan untuk pergi ke petshop nya.

"Tidak bisakah kau diam saja di sini, kau selalu tidak betah dengan mansion ini. Ada apa denganmu, Max?" ucap Sky dengan kesal.

"Ya, anak ini seperti menghindar dari kita," sambung Liana.

"Arsen juga tidur di sini," sambung Kara.

"Petshop ku sedikit bermasalah, pintu nya rusak. Dan aku harus mengganti nya," sahut Maxime.

"Bisa besok," balas Javier.

"Tidak, Dad. Setiap pagi selalu ada pembeli datang dan aku kesulitan jika harus melayani pembeli dan membetulkan pintu."

"Kalau begitu panggil tukang pintu. Kenapa kau selalu merepotkan dirimu sendiri, Maxime." Liana menggeleng tak habis pikir dengan Maxime yang terlalu mandiri ini. Semuanya pria itu ingin ia kerjakan sendiri tanpa bantuan orang lain.

"Sudahlah," potong Javier. "Kasihan dia, harus istirahat. Biarkan dia pulang."

"Tapi, By--"

"Sudah sayang." Javier memotong ucapan istrinya seraya mengelus punggung Sky.

"Max, pulanglah. Hati-hati di jalan."

Maxime mengangguk. "Oke, Dad."

Maxime pergi dari taman masuk ke mobil dan melajukan mobilnya keluar dari mansion Javier.

Sesampainya di petshop, ia melihat lampu petshop menyala padahal tadi pagi ia sudah mematikan semua lampu nya.

Dan pecahan beling yang berserakan sudah bersih entah kemana, hanya tersisa pintu yang bolong saja.

Maxime masuk tergesa-gesa ke dalam petshop lalu ia terkejut kala melihat seorang gadis tidur di meja kasir dengan menelungkupkan wajahnya.

Dan lagi, gadis itu memakai kaos polos miliknya. Maxime perlahan mendekati gadis itu.

"Hei bangun ..."

"Hei ..."

Ia mengguncang pundak gadis itu tapi dia masih saja pulas tertidur.

BRUKH

Merasa tak ada cara lain, Maxime mendorong gadis itu sampai jatuh.

"Auwww ..."

"Kau ..." teriak Maxime kala melihat Milan sedang berusaha berdiri dengan sempoyongan.

"Kenapa kau ada di sini? dan kenapa kau memakai bajuku?!!"

Milan mendesis memegangi pelipisnya lalu mendongak.

"Aku tidak tau harus pulang kemana, orang tuaku tidak mau merawatku lagi."

"Tapi aku juga tidak mau merawatmu," sahut Maxime.

Milan merasa tangan yang menempel di pelipisnya terasa basah, di lihatlah tangan itu dan ternyata ada darah di sana akibat benturan ke lantai.

Tiba-tiba kepala nya terasa pusing, pandangan nya kabur. Wajah Maxime saja menjadi tak jelas di mata nya sampai akhirnya Milan jatuh pingsan. Bukan hanya benturan, gadis itu belum makan seharian.

Sebelum jatuh Maxime lebih dulu menangkap tubuh gadis itu dan membawa nya ke kamar dengan panik.

Maxime menelpon Dokter Aliandra, dokter pribadi keluarga Javier De Willson sekaligus adik angkat Ibunya.

"Ada apa?" tanya Aliandra dengan malas.

"Datang ke petshop ku sekarang!!"

"Ini jam setengah tiga, kau gila!!" sahut Aliandra.

"Cepat uncle, ada gadis sekarat di petshop ku," sahut Maxime dengan nada panik sengaja agar memancing Aliandra datang.

"Ah yang benar saja!"

"Aku serius, cepatlah datang. Kau tau Ayahku sangat melindungi perempuan, bukan? jika dia tau ada gadis mati di sini bukan hanya aku yang di salahkan, tapi kau juga! karena kau dokter terakhir yang aku hubungi!!"

Aliandra segera bangun dari tempat tidurnya dengan tergesa-gesa ia mengganti pakaian nya. "Sial*n kau, Max!! kenapa harus petshop, petshop mu sangat jauh dari rumahku!!"

Aliandra semakin menggeram kesal kala Maxime mematikan panggilan nya.

Maxime duduk di samping ranjangnya, membuka laci lalu mengambil p3k di sana, ia mengobati luka di pelipis gadis itu dengan pelan seraya meneliti wajah Milan.

"Milan ..." gumam Maxime pelan. "Namamu Milan ..."

Ia ingat orang tua nya berteriak memanggil gadis ini dengan nama Milan.

Maxime menarik sudut bibirnya tersenyum dengan tangan terus membersihkan darah di pelipis Milan.

"Kau cantik juga ternyata ..."

Baru kali ini Maxime bisa mengamati wajah Milan dari dekat.

Bersambung

Terpopuler

Comments

Firanty Ranty

Firanty Ranty

cieeee... Maxime awas Bucin kau nanti

2024-05-26

1

Angraini Devina Devina

Angraini Devina Devina

dah tergoda tuh

2023-09-13

1

ponakan Bang Tigor

ponakan Bang Tigor

hilihh. awas kau terpesona. katanya gamau nikah🙂 dasar megelin kau, Maxime

2022-08-20

1

lihat semua
Episodes
1 #01
2 #02
3 #03
4 #04
5 #05
6 #06
7 #07
8 #08
9 #09
10 #10
11 #11
12 #12
13 #13
14 #14
15 #15
16 #16
17 #17
18 #18
19 #19
20 #20
21 #21
22 #22
23 #23
24 #24
25 #25
26 #26
27 #27
28 #28
29 #29
30 #30
31 #31
32 #32
33 #33
34 #34
35 #35
36 #36
37 #37
38 #38
39 #39
40 #40
41 #41
42 #42
43 #43
44 #44
45 #45
46 #46
47 #47
48 #48
49 #49
50 #50
51 #51
52 #52
53 #53
54 #54
55 #55
56 #56
57 #57
58 #58
59 #59
60 #60
61 #61
62 #62
63 #63
64 #64
65 #65
66 #66
67 #67
68 #68
69 #69
70 #70
71 #71
72 #72
73 #73
74 #74
75 #75
76 #76
77 #77
78 #78
79 #79
80 #80
81 #81
82 #82
83 #83
84 #84
85 #85
86 #86
87 #87
88 #88
89 #89
90 #90
91 #91
92 #92
93 #93
94 #94
95 #95
96 #96
97 #97
98 #98
99 #99
100 #100
101 #101
102 #102
103 #103
104 #104
105 #105
106 #106
107 #107
108 #108
109 #109
110 #110
111 #111
112 #112
113 #113
114 #114
115 #115
116 #116
117 #117
118 #118
119 #119
120 #120
121 #121
122 #122
123 #123
124 #124
125 #125
126 #126
127 #127
128 #128
129 #129
130 #130
131 #131
132 #132
133 #133
134 #134
135 #135
136 #136
137 #137
138 #138
139 #139
140 #140
141 #141
142 #142
143 #143
144 #144
145 #145
146 #146
147 #147
148 #148
149 #149
150 #150
151 #151
152 #152
153 #153
154 #154
155 #155
156 #156
157 #157
158 #158
159 #159
160 #160
161 #161
162 #162
163 #163
164 #164
165 #165
166 #166
167 #167
168 #168
169 #169
170 #170
171 #171
172 #172
173 #173
174 #174
175 #175
176 #176
177 #177
178 #178
179 #179
180 #180
181 #181
182 #182
183 #183
184 #184
185 #185
186 #186
187 #187
188 #188
189 #189
190 #190
191 #191
192 #192
193 #193
194 #194
195 #195
196 #196
197 #197
198 #198
199 #199
200 #200
201 201
202 #202
203 #203
204 #204
205 #205
206 #206
207 #207
208 #208
209 #209
210 #210
211 #211
212 #212
213 #213
214 #214
215 #215
216 #216
217 #217
218 #218
219 #219
220 #220
221 #221
222 #222
223 #223
224 #224
225 #225
226 #226
227 #227
228 #228
229 #229
230 #230
231 #De Willson series 3
Episodes

Updated 231 Episodes

1
#01
2
#02
3
#03
4
#04
5
#05
6
#06
7
#07
8
#08
9
#09
10
#10
11
#11
12
#12
13
#13
14
#14
15
#15
16
#16
17
#17
18
#18
19
#19
20
#20
21
#21
22
#22
23
#23
24
#24
25
#25
26
#26
27
#27
28
#28
29
#29
30
#30
31
#31
32
#32
33
#33
34
#34
35
#35
36
#36
37
#37
38
#38
39
#39
40
#40
41
#41
42
#42
43
#43
44
#44
45
#45
46
#46
47
#47
48
#48
49
#49
50
#50
51
#51
52
#52
53
#53
54
#54
55
#55
56
#56
57
#57
58
#58
59
#59
60
#60
61
#61
62
#62
63
#63
64
#64
65
#65
66
#66
67
#67
68
#68
69
#69
70
#70
71
#71
72
#72
73
#73
74
#74
75
#75
76
#76
77
#77
78
#78
79
#79
80
#80
81
#81
82
#82
83
#83
84
#84
85
#85
86
#86
87
#87
88
#88
89
#89
90
#90
91
#91
92
#92
93
#93
94
#94
95
#95
96
#96
97
#97
98
#98
99
#99
100
#100
101
#101
102
#102
103
#103
104
#104
105
#105
106
#106
107
#107
108
#108
109
#109
110
#110
111
#111
112
#112
113
#113
114
#114
115
#115
116
#116
117
#117
118
#118
119
#119
120
#120
121
#121
122
#122
123
#123
124
#124
125
#125
126
#126
127
#127
128
#128
129
#129
130
#130
131
#131
132
#132
133
#133
134
#134
135
#135
136
#136
137
#137
138
#138
139
#139
140
#140
141
#141
142
#142
143
#143
144
#144
145
#145
146
#146
147
#147
148
#148
149
#149
150
#150
151
#151
152
#152
153
#153
154
#154
155
#155
156
#156
157
#157
158
#158
159
#159
160
#160
161
#161
162
#162
163
#163
164
#164
165
#165
166
#166
167
#167
168
#168
169
#169
170
#170
171
#171
172
#172
173
#173
174
#174
175
#175
176
#176
177
#177
178
#178
179
#179
180
#180
181
#181
182
#182
183
#183
184
#184
185
#185
186
#186
187
#187
188
#188
189
#189
190
#190
191
#191
192
#192
193
#193
194
#194
195
#195
196
#196
197
#197
198
#198
199
#199
200
#200
201
201
202
#202
203
#203
204
#204
205
#205
206
#206
207
#207
208
#208
209
#209
210
#210
211
#211
212
#212
213
#213
214
#214
215
#215
216
#216
217
#217
218
#218
219
#219
220
#220
221
#221
222
#222
223
#223
224
#224
225
#225
226
#226
227
#227
228
#228
229
#229
230
#230
231
#De Willson series 3

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!